Hold on Love Choice ( Part 14 )

Tags

, , , , , , , , , , , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                : Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 3875 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 14

“The winter had passed

And the spring has come

We have withered

And our hearts are bruised from longing

(i’m singing my blues)

Used to the blue tears, blue sorrow

(i’m singing my blues)

The love that i have sent away with the floating clouds, oh oh

Under the same sky, at different places

Because you and i are dangerous

I am leaving you”

( Big Bang – Blue )

SIWON POV

“ TOP-ssi ? Kau ? Kenapa kau berada disini ? Aku tidak mengetahui jika kau berada disini.” ujarku dengan nada panik yang tidak terkendali.

“ Aku sudah sejak kemarin berada disini untuk mendampingi GD, dia tidak bercerita bahwa dia bertemu denganmu. Dan mengapa kau terlihat panic ? Ada apa ? ” tanya TOP kepadaku sembari melihat sekitar.

“ Aku ingin bertanya kepadamu.” ucapku sembari menarik TOP menjauh dari kerumunan tamu. Kuceritakan pertemuanku dengan GD hingga permasalahan GD menculik Kyuhyun dan kuberikan surat dari GD padanya. Otakku terlalu berat mencerna semuanya, semua terjadi sangat mendadak dan membuatku tidak dapat berfikir apapun sekarang. Dapat kulihat wajah TOP mulai berubah saat membaca surat tersebut. Dia menatapku dengan pandangan tak kalah panik.

a83b35bec7f5c5e618e68ef8645afc6afe586a2a_hq.jpg

“ Istrimu. Dia sedang dalam keadaan berbahaya. Kau harus cepat menjemputnya Siwon-ssi. Aku tahu tempat yang sekiranya dipakai olehnya untuk menyembunyikan istrimu. Ayo cepat ikuti aku.” ujar TOP sembari berlari. Aku pun segera mengikutinya, namun aku masih tidak dapat mengerti maksud dari surat tersebut dan apa yang sedang terjadi dengannya.

“ TOP-ssi. Tolong jelaskan apa yang terjadi ? Aku sungguh tidak mengerti apa tujuan GD membawa Kyuhyun.” tanyaku sembari memasuki mobil TOP.

“ Apa kau tidak tahu bahwa selama ini GD mencintai Kibum ? Dan sekarang dia sedang mengincar istrimu setelah tau dia memiliki apa yang dimiliki Kibum.” jawab TOP sembari mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Aku hanya terdiam dan membelalakan mataku. Apa ? Berarti selama ini dia. Oh tidak. Tuhan kumohon berilah keselamatan untuk Kyuhyun. Aku terlalu bodoh, bukankah kemarin Kyuhyun sudah memberikan peringatan kepadaku untuk menjauhinya. Mengapa bukan aku saja yang menjadi sasarannya, mengapa harus Kyuhyun ?

============================================================================================

Aku hanya berdiam diri dan masih berdoa dalam hatiku untuk mengharapkan keselamatan istriku.

“ Kau tahu bukan bahwa aku mencintai GD sejak lama ?” tanya TOP memecahkan keheningan kami. Mendengar suaranya, aku sontak menoleh kearahnya.

“ Ya aku sangat mengetahuinya. Kau selalu berada di belakang GD, bahkan ketika GD pindah keluar negeri pun kau mengikutinya.” jawabku sembari melihat kearahnya.

“ Aku sejak dahulu mengetahui bahwa GD adalah lain. Dia tidak dapat menyukai pemuda seperti kita, karena traumatis masa lalu. Pada saat itu lah Kibum muncul dan menolongnya dari keterpurukan. Kibum adalah orang yang berbeda , dia lembut dan sangat baik terhadapnya. Sejak saat itu GD mulai mempunyai perasaan yang berbeda terhadap Kibum.” jelas TOP sembari fokus menyetir. Aku sungguh terkejut mendengar pernyataan TOP. Namun aku tetap diam dan menarik nafas perlahan untuk menstabilkan emosiku.

“ Aku hanya takut bahwa dia sekarang sedang terobsesi dengan istrimu, jadi kita harus cepat menemukannya dan berharap tidak terjadi apapun kepadanya.” ujar TOP sembari melirikku.

“ Apakah kau masih mencintainya walaupun kau sudah mengetahui fakta tersebut ?” tanyaku sembari melirik TOP. Kulihat TOP tersenyum dengan tulus dan menganggukan kepalanya.

“ Tentu saja. Aku mencintainya karena aku ingin menolongnya dari trauma tersebut. Bukankah itu perbuatan yang baik ? Apapun yang terjadi aku akan tetap mencintainya, Siwon-ssi.” jawabnya sembari tersenyum. Aku hanya terdiam mendengarkan alasannya dan menatap kearah depan.

“ Ah, pegang ini.” ucapnya sembari memberiku sebuah pistol yang diambilnya dari tas pinggang miliknya. Kuterima pemberiannya dan melihatnya meminta penjelasan.

“ Aku hanya takut sesuatu hal buruk terjadi pada istrimu jadi peganglah ini. Ini hanya berisi obat bius saja bukan sesuatu yang membahayakan. Jangan berfikiran yang tidak-tidak Siwon-ssi.” ujarnya sembari tersenyum.

GDragon POV

Pemuda itu kini sudah terikat dikursi yang telah kusediakan untuknya. Cepatlah bangun Kyuhyun, aku ingin melihat mata indah tersebut, mata coklat milik Kibum. Kulihat pergerakan dari Kyuhyun, sepertinya ada tanda-tanda dia akan segera bangun. Kudekatkan diriku kewajahnya. Wajahnya sangat cantik, bibirnya yang berwarna kemerahan pun indah. Sama seperti Kibum. Tetapi jika boleh aku memilih, aku akan tetap memilih Kibum. Bagiku dia adalah pemuda yang sempurna.

“ Dimana aku ? Oh ? GD ssi ?” ujarnya perlahan. Aku pun tersenyum tipis.

g-dragon2.jpg

“ Kau sudah bangun rupanya, selamat datang di gedung tua milikku, maaf jika tidak nyaman untuk putra kesayangan keluarga Cho seperti mu.” ujarku sembari mendekatkan diriku kepadanya.

“ Apa maksudmu memperlakukanku seperti ini ? Bukankah Siwon telah menolakmu ? Bukankah kau bilang kau akan berlaku adil mengenai hal itu ?” tanyanya dengan nada dingin.

“ Rupanya kau berada didekat kami saat itu. Kuakui aku telah kalah darimu, namun ada satu hal yang tidak kau ketahui Kyuhyun-ah. Bahwa orang yang kusukai bukanlah Siwon, aku sama sekali tidak pernah dan tidak akan mencintainya.” jawabku sembari tersenyum.

“ Lalu apa maksudmu dengan mengajakku bermain hal yang tidak berarti seperti itu ? Kau ingin mempertaruhkan cinta dari suamiku ?” tanyanya dengan nada kesal.

“ Kau sendiri yang berfikiran seperti itu, jadi kuikuti saja permainan prasangkamu itu tuan muda Cho.” ujarku dengan nada meremehkan. Kulihat dia nampak terkejut dan matanya mengikuti setiap langkahku. Mata itu, mata indah yang sangat kurindukan.

“ Aku mencintai Kibum. Aku tidak terima Siwon mengambil alih hatinya padamu. Karena Siwon seharusnya tetap mencintai Kibum.” ucapku dengan nada tegas.

“ Kau ? Kau mencintai Kibum ? Apa kau gila ? Dia sudah milik orang lain. Kau tidak pantas untuknya.” jawabnya dengan nada dingin.

g-dragon-tattoo-neck-7-cxy4rgkveaaiiiy-jpg.jpg

“ Terserah kau ingin berkata apa kepadaku, kau akan merasakannya jika kau pernah diperkosa dan disiksa oleh beberapa pemuda tidak bertanggung jawab. Dia yang yang menyelamatkanku dari keterpurukan, dia yang memberikanku perhatian saat yang lain meninggalkanku. Dia adalah penyelamatku,tetapi dia mencintai Siwon dan dia terlihat sangat bahagia saat bersama dengan Siwon. Kulihat Siwon adalah pemuda yang baik dan mencintai Kibum. Aku hanya dapat melihat mereka berdua dengan rasa sakit didadaku. Namun asal Kibum bahagia, itu sudah cukup bagiku. “ ujarku sembari memandang kearahnya.

Kulihat Kyuhyun hanya diam memandangiku, kufikir dia akan memandangiku dengan pandangan menjijikan, namun tidak, dia memandangiku dengan tatapan kasihan, tatapan yang sama dengan yang kutemukan pada Kibum sebelumnya.

“ Kau ! Mengapa kau menatapku seperti itu !” seruku dengan nada marah.

“ Kau merasa kesepian ? Kau merasa sangat kesepian setelah Kibum mempunyai Siwon, sehingga dahulu kau memilih pergi keluar negeri untuk menjauh dari mereka. Lalu setelah Kibum meninggal kau tidak tahu harus berbuat apa hingga akhirnya kau bertemu dengan Siwon. Tatapanmu kepadanya, seakan-akan sedang mencari Kibum dalam pandangan mata miliknya.” ujarnya dengan nada pelan.

“ DIAM !!” teriakku. Kulemparkan vas yang berada didekatku kearah samping pemuda itu. Vas tersebut pun pecah mengenai dinding sehingga pecahannya mengenai dirinya.

“ Kau ingin membaca fikiranku ? Jangan seakan-akan kau mengetahui semuanya. Kau tau bukan bahwa pisau ini untuk apa ? Kau tidak berhak mempunyai mata tersebut. Mata indah Kibum hanya untukku saja. Dengan mata itu, aku dapat merasakan Kibum memandangiku” ucapku sembari mendekat kearahnya dengan membawa pisau ditanganku.

BRAKKKK !!!!!

 

KYUHYUN POV

Pemuda ini sungguh gila. Kucoba untuk mengulur waktuku untuk melepaskan ikatan pada tanganku. Keahlianku dalam melepaskan ikatan cukup mahir karena latihanku sejak kecil untuk mengatasi penculikan. Kumulai secara perlahan namun pasti. Kubiarkan dia untuk berbicara tentang masa lalunya. Rasanya aku mengetahui permasalahannya. Dia seseorang yang kesepian, sangat kesepian tanpa perhatian dari orang lain. Kasih sayang dari seorang sahabat seperti Kibum terhadapnya, membuatnya menyayangi Kibum lebih dari apapun hingga akhirnya berubah menjadi cinta.

“ Kau merasa kesepian ? Kau merasa sangat kesepian setelah Kibum mempunyai Siwon, sehingga dahulu kau memilih pergi keluar negeri untuk menjauh dari mereka. Lalu setelah Kibum meninggal kau tidak tahu harus berbuat apa hingga akhirnya kau bertemu dengan Siwon. Tatapanmu kepadanya, seakan-akan sedang mencari Kibum dalam pandangan mata miliknya.” ujarku dengan nada pelan dan menundukan pandanganku kebawah.

11051745_808897189199384_1327483526159290299_n.jpg

“ DIAM !!” teriaknya.  Dia lemparkan vas yang berada didekatnya kearah sampingku. Vas tersebut pun pecah mengenai dinding sehingga pecahannya mengenai diriku. Beruntung sedikit pecahannya berada di genggaman tanganku saat ini. Kucoba untuk membuka ikatan tali ini sedikit demi sedikit.

“Kau ingin membaca fikiranku ? Jangan seakan-akan kau mengetahui semuanya. Kau tau bukan bahwa pisau ini untuk apa ? Kau tidak berhak mempunyai mata tersebut. Mata indah Kibum hanya untukku saja. Dengan mata itu, aku dapat merasakan Kibum memandangiku”.

Kulihat dia berjalan kearahku, oh tidak, sedikit lagi, kumohon. Aku selesai membuka tali ini. Kini aku tinggal menunggu kesempatanku.

BRAAAAKKK !!!!

Pintu ruangan tiba-tiba terbuka lebar, kulihat GD tidak fokus kembali terhadapku. Aku segera melepaskan ikatanku dan merebut pisau dari dirinya. Dengan sedikit beladiri yang pernah kupelajari, kudapat melumpuhkannya dengan cepat dan kini keadaannya berbalik, aku yang menodongkan pisau miliknya kepadanya. Dapat kulihat siluent dari 2 orang pemuda tinggi memasuki ruangan tempat kami berada. Namun aku masih tidak dapat menebak mereka tersebut siapa.

a8014c086e061d95a092749f7bf40ad163d9ca45.jpg

“ Angkat tangan.” ucap seseorang dengan suara yang berat dan tegas, dia pun mengacungkan pistolnya kearah kami.

“ DIAM !!!” teriakku dengan tegas dan keras. Kulakukan hal itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi pada salah satu diantara aku dan GD.

“ Baby.”

Dapat kudengar suara Siwon dari kejauhan, aku merasa lega mengetahui bahwa dia mencariku. Namun aku tidak dapat menoleh, aku harus fokus kepada pemuda ini yang sekarang terlihat tidak berdaya dihadapanku.
“ Lebih baik kau bunuh saja aku. Dengan begitu aku dapat bertemu dengan Kibum lebih cepat.” ujarnya sembari menatapku. Dia menatap kedua mataku, dapat kurasakan kerinduannya begitu dalam terhadap Kibum. Tidak mungkin aku membunuhnya. Bagaimanapun dia adalah sahabat Kibum. Aku merasa harus menolongnya sekarang. Kulepaskan pisau dari tanganku dan kududukan diriku didepannya.

“ Baby ?” Kudengar suara Siwon memanggilku dengan perlahan, seakan tidak ingin menggangguku. Kupeluk pemuda dihadapanku dengan erat, sangat erat. Bagaimanapun yang dia harapkan hanyalah kasih sayang.

“ Maafkan aku. Aku tidak dapat menggantikan Kibum untuk memberikan kasih sayang kepadamu. Namun aku sangat yakin bahwa Kibum akan melakukan ini juga terhadapmu.” ucapku perlahan untuk menenangkannya. Dapat kurasakan tubuhnya menegang dan detak jantungnya semakin cepat, tarikan nafasnya pun memburu. Pemuda itu berbalik memelukku dengan erat.

“ Hiks. Kibum ah. Mengapa kau harus meninggal ? Kenapa ?!” tangisnya pecah menggema didalam ruangan. Kulihat Siwon memandangiku dari kejauhan. Pandangannya menyiratkan kelegaan yang amat sangat. Sesaat kemudian dia menutup pandangannya dan mengalihkan pandangannya dariku. Ada apa ? Apa aku bersalah karena memaafkan GD ?

SIWON POV
Aku hanya dapat terdiam memandangi adegan yang berada dihadapanku dengan nafasku yang mulai memburu. Kualihkan pandanganku kearah lain, siapa yang menyangka bahwa aku akan menangis ? Aku menangis karena merasa lega karena istri yang kucintai selamat. Terimakasih Tuhan, kau telah melindungi istriku. Kulihat TOP berjalan kearah GD, dan memakaikannya jas miliknya dan menuntunnya kearahku. Dapat kulihat dia masih menangis walaupun dengan perlahan.

“ Aku akan kembali ke Amerika 3 hari lagi. Aku ingin kalian mengantarku kebandara. Kuharap kalian belum pulang saat itu. Maafkan aku karena sudah hampir mencelakai istrimu, dia orang yang sangat baik. Sekarang aku mengerti mengapa Kibum menitipkan mata indahnya kepada istrimu. Mata indah itu semakin indah padanya.” ujarnya sembari membungkukan tubuhnya kepadaku. TOP pun melakukan hal yang sama dihadapanku.

unnamed1.jpg

“ Aku akan mengantarkan GD terlebih dahulu, aku akan kembali untuk menjemput kalian.” Ujarnya sembari berjalan pergi membawa GD.

Saat ini hanya tersisa kami berdua diruangan ini. Kulihat Kyuhyun yang terduduk lemas, aku pun menghampirinya dan memeluknya dengan erat.

“ Maafkan hyung, maafkan hyung baby karena tidak dapat menjagamu. Padahal hyung sudah berjanji untuk menjagamu. Apakah ini sakit ? Kau tidak takut dengannya ? ” ujarku sembari mengusap pipinya yang sedikit berdarah.

“ Tidak hyungie. Aku tidak takut dengannya. Maafkan aku karena aku kurang percaya kepadamu dan berprasangka buruku denganmu. Aku lebih takut dia akan menggodamu dan kau akan melepaskanku begitu saja.” jawabnya sembari menatapku. Aku pun tersenyum tipis dan mengecup keningnya perlahan, kedua pipi chubby miliknya yang terluka dan kedua pelupuk matanya yang hampir saja tidak akan selamat jika terjadi hal yang buruk.

“ Hyungie.” ucapnya perlahan.

“ Sttt..” Kucium bibirnya untuk menyampaikan perasaanku kepadanya bahwa hanya dia pemuda yang kucintai. Kucium dia lebih lama untuk menenangkan perasaannya, menenangkan perasaanku dan semoga dia dapat merasakan rasa cinta yang kusalurkan kepadanya. Kupeluk dia dengan erat, sangat erat. Aku sangat takut akan kehilangan dirinya.

“ Hyung mencintaimu baby. Kumohon jangan meragukan perasaan hyung ini terhadapmu. Hyung hampir mati karena mengetahui kau diculik. Hyung tidak tahu harus seperti apa jika kehilanganmu. Hyung tidak ingin kehilangan orang yang hyung cintai untuk kedua kalinya.” ucapku dengan perlahan. Tanpa kusadari air mataku menetes membasahi pipiku, sungguh aku sangat takut. Aku sangat takut kehilangan orang yang kucintai didepan mataku sendiri. Kali ini dia memelukku dengan erat. Tangannya yang merengkuhku menandakan dia masih kuat dan tidak mengalami luka yang parah. Aku begitu lega karena merasakan hangat tubuhnya yang nyata.

“ Aku tidak akan meragukan perasaanmu kembali hyung. Aku janji. Aku juga mencintaimu.” ujarnya sembari mengusap kedua pipiku dan kembali memelukku.

===========================================================================================

“ Maafkan aku telah merepotkan kalian berdua.” ucap GD sembari membungkukan tubuhnya dihadapan kami.

“ Aku akan berusaha memperbaiki diriku, Kyuhyun-ssi. Terimakasih telah memaafkanku, aku berjanji akan menjadi seseorang yang lebih baik serta aku juga tidak ingin Kibum marah dan membenciku.” ujarnya kembali dengan senyuman.

“ Kau dapat memanggilku Kyuhyun atau Kyunie saja.” ucap Kyuhyun sembari tersenyum manis. Aku hanya diam dan memperhatikan interaksi mereka berdua.

“ Benarkah, Kyunie ? Itu sungguh nama yang menggemaskan. Cocok sekali untukmu.” ujar GD sembari mengusak rambut Kyuhyun.

“ Hey. Kau tidak boleh jatuh cinta pada istriku.” sela diriku diantara interaksi mereka. Jangan sampai kejadian dahulu terulang kembali. Walaupun dia berniat baik pada istriku, kecenderungan untuk menyukai seseorang yang lembut sepertinya masih ada.

“ Tidak mungkin itu terjadi Siwon-ah. Aku sekarang sedang ingin berusaha untuk mencintai seseorang yang selama ini memperhatikan dan menjagaku.” ujarnya sembari tersenyum dan memperhatikan TOP dari kejauhan yang sedang mengurus keperluan mereka.

“ Bagus jika kau berfikiran seperti itu. Kami berharap kau akan bahagia bersama seseorang yang selalu mencintaimu apa ada nya.” ujarku sembari tersenyum dan merangkul Kyuhyun.

tumblr_m4hfacvOZM1r68kbko1_250.png

“ Heun, apakah kalian berdua belum melakukan hubungan itu ya ?” tanya GD dengan wajah penasaran.

“ Yak ! Apa urusanmu ?” tanyaku dengan nada sedikit gugup. Mengapa dia menanyakan hal yang sangat pribadi seperti itu disini. Kulihat Kyuhyun menunduk dengan wajah yang memerah.

“ Sepertinya benar dugaanku. Pantas saja saatku mendekati Kyuhyun, wajahnya terlihat masih sangat polos. Apa benar kalian ini sudah menjadi pasangan suami istri ?” tanya GD sembari menyipitkan matanya. Aku pun mencoba menetralkan suaraku yang gugup dengan pertanyaannya.

“ Hey sudahlah. Kau sudah dipanggil. Pergilah sebelum tertinggal pesawat.” ujarku sembari menunjuk keatas.

“ Baiklah, baiklah Siwon. Aku akan pergi. Kuharap nanti saat kita bertemu kembali, aku sudah dapat melihat anak kalian. Oh ya, ini ada hadiah untukmu Kyunie.” ujar GD sembari memberikan sebuah kotak pada Kyuhyun. Kyuhyun pun menerimanya dan tersenyum pada GD.

“ Terimakasih GD. Aku pasti akan menyukai pemberianmu ini.” ujar Kyuhyun sembari memeluk kotak pemberian GD.

“ Kuharap itu dapat membantu. Aku pergi dulu. Terimakasih untuk semuanya Kyunie, Siwon.” ujar GD sembari melambaikan tangan dan segera melangkah menghampiri TOP yang sudah menunggunya. Setelah GD dan TOP tidak terlihat kembali, Kyuhyunpun menarikku ke kursi untuk duduk.

“ Mari kita membukanya bersama sama hyung.” ujarnya sembari meletakan kotak tersebut di depanku. Aku pun menganggukan kepalaku dan membuka kotak tersebut.Kulihat sebuah kemeja besar berwarna putih dan sebuah surat.

“ Kyuhyun-ah pakailah kemeja pemberianku ini saat kau akan tidur. Aku memodifikasinya sedikit untukmu. Kau pasti akan terlihat menggemaskan memakainya dan jangan mengambil kemeja ini sebelum kau dihotel. Selamat bersenang-senang.”

– GD-

Kulihat kearah Kyuhyun, Kyuhyun hanya mengangkat kedua bahunya dengan wajah bingung. Sepertinya kami berdua harus bersabar menunggu malam untuk mengetahui apa istimewanya kemeja tersebut.

===========================================================================================

“ Babykyu ? Baby ? Apa kau sakit ? Apa ada sesuatu yang terjadi ? Mengapa kau lama sekali dikamar mandi ?” tanyaku sembari menyandarkan tubuhku di tempat tidur. Sudah 20 menit aku menunggunya untuk keluar dari kamar mandi, namun dia tidak kunjung keluar dari kamar mandi.

“ Sebentar hyungie.” teriaknya dari dalam kamar mandi.

“ Ini sudah lebih dari 20 menit baby. Apa terjadi sesua….”  ucapanku terputus saat melihat pintu kamar mandi terbuka dan Kyuhyun keluar dari kamar mandi. Kulihat kemeja yang dikenakan olehnya. Apa itu kemeja pemberian GD ? Sungguh ? Itu benar-benar membuatku menahan nafas. Aku berjanji tidak akan pernah memperbolehkannya keluar dengan kemeja itu.

“ Ada apa hyungie ? Apakah ini aneh ? Kufikir pakaian ini sangat aneh hyung. Ini terlihat seperti pakaian untuk perempuan.” ujarnya sembari melihat kemeja yang dia kenakan.

“ Tidak ada yang aneh babykyu. Kau terlihat sangat cantik dan semakin cantik dengan kemeja itu.” ujarku sembari tersenyum. Kulihat rona merah yang samar terpancar dari pipi chubby miliknya.

“ Babykyu, dapatkah kau berputar?” tanyaku sembari melihatnya.

“ Baiklah hyung namun aku akan berputar dengan cepat, karena aku tidak yakin kau akan tahan untuk melihatnya.” ujar Kyuhyun sembari memutar tubuhnya. Aku menahan tawaku melihat tingkahnya, antara senang, malu semua bercampur menjadi satu. Kulihat bagian punggung dari kemeja tersebut terbuka. Oh apakah itu yang dimaksud modifikasi oleh GD ? Ah, telingaku terasa sangat panas karena hal tersebut, jika seperti ini terus aku akan mimisan dan pingsan. Eh ? Tunggu sebentar ? Sepertinya aku melihat ada sesuatu yang aneh.

“ Babykyu ? Bisa berbalik kembali sebentar ?” tanyaku sembari beranjak menghampirinya. Kyuhyun pun mengenyitkan keningnya.

“ Berbalik kembali ? Kau benar-benar mesum hyung.” ujarnya sembari melipat tangannya didada.

“ Bukan babykyu. Bukan seperti itu. Berbaliklah sebentar.” ujarku sembari mengeluarkan nada khawatirku. Kyuhyun pun membalikan tubuhnya dengan ragu karena melihat ekspresi dan suaraku yang terdengar khawatir. Kulihat beberapa goresan kecil dan satu goresan yang cukup besar dan dalam dipunggung putih mulus miliknya.

“ Baby ini kenapa ?” tanyaku sembari menyentuh perlahan salah satu luka dipunggungnya.

“ Ah. Hyungie sakit. Apa ada sesuatu disana ? Itu benar-benar sakit.” ujarnya sembari merintih.

“ Ya ada beberapa goresan kecil dan satu goresan yang cukup panjang dan dalam, baby. Apa yang terjadi padamu ?” tanyaku sembari melihatnya. Dia pun membalikan tubuhnya dan tersenyum.

“ Oh, pantas saja setiap saat aku mandi terasa perih. Tidak ada apa-apa hyung. Jangan khawatir. Sepertinya itu terkena pecahan vas bunga waktu itu. Jangan khawatir okay.” jawabnya sembari mengusap pipiku.

“ Pecahan vas bunga ? Kapan ? Mengapa kau tidak bilang padaku baby ? Mari kuobati.” ujarku sembari menatapnya dalam.

“ Tidak apa-apa hyungie. Ini pasti akan kering dan hilang dengan sendirinya.” ujarnya sembari menenangkan diriku. Aku hanya diam dan melihatnya. Kulihat dia mengerti kekhawatiranku, dia beranjak dari tempatnya dan mengambil kotak persiapan obat miliknya kemudian dia menyerahkannya kepadaku. Kuoleskan dengan perlahan obat luka tersebut pada luka dipunggung kecil miliknya. Melihat luka tersebut semakin membuatku merasa sangat bersalah padanya, seharusnya aku datang lebih cepat saat kejadian tersebut terjadi. Mengapa aku datang terlambat. Jika aku datang lebih cepat mungkin luka ini tidak akan ada pada dirinya.

“ Hyungie ? Sudah hyung oleskan ?” tanyanya sembari menoleh kearahku.

“ Babykyu maafkan aku.” ujarku perlahan sembari menutup obat yang telah kuoleskan padanya.

“ Maaf ? Maaf untuk apa hyungie ? Hyung tidak mempunyai salah padaku.” ujarnya sembari membalikan tubuh mungilnya kearahku.

“ Maafkan aku karena tidak dapat menepati janjiku untuk menjagamu baby.” ujarku sembari menundukan kepalaku sebagai tanda penyesalanku. Kudengar helaan hafas pelan dari mulutnya.

“ Hyung ? Hyung mencintaiku bukan ?” tanyanya sembari mengangkat wajahku dan menatap mataku dalam. Aku hanya menganggukan kepalaku.

“ Kalau seperti itu, aku ingin kau mempercayaiku bahwa aku juga dapat menjaga diriku tanpa harus selalu bergantung padamu hyung. Aku ini seorang pemuda yang kuat tapi ada kalanya aku ini sangat lemah. Pada saat aku merasa lemah itulah aku ingin kau selalu menjadi sandaranku, hyung. Kau dapat mempercayaiku bukan ?” ujarnya sembari menatapku dengan senyumannya. Aku hanya terdiam menatap pemuda yang berada dihadapanku. Semakin hari aku mengenalnya, dia semakin membuatku jatuh dalam pesonanya. Aku tidak tahu bagaimana cara membendung pesonanya yang hampir saja meruntuhkan pertahananku.

“ Aku juga mengerti bahwa kau ini adalah pemuda yang kuat dan dapat diandalkan. Tetapi aku juga mengerti bahwa kau mempunyai kelemahan. Dan aku harap kau dapat bersandar padaku saat kau merasa lemah hyung.” ujarnya kembali sembari mengusap pipiku dengan lembut. Ya tuhan, pemuda ini.. Dapatkah aku ?

“ Babykyu ? Apakah kau tau ? Pada saat ini aku sudah merasa sangat lemah. Dapatkah ? Dapatkah aku bersandar kepadamu ?”

============================================================================================

Incheon airport

KYUHYUN POV

“ Kyunie.. Siwonie.. Disini..” dapat kudengar suara orang tua kami didepan pintu kedatangan di airport untuk menjemput kami. Kami pun melambaikan tangan kami kepada mereka dan berjalan menghampiri mereka.

3b602db4b451a5882d96aacdd4a1da08841c50b3.jpg

“ Woah, sepertinya menyenangkan liburan kalian, wajah kalian terlihat lebih cerah dibandingkan beberapa minggu lalu. Oh ? Ada apa dengan wajahmu kyunie ?” tanya Heechul umma, ummaku yang sangat over protektif kepadaku.

“ Oh ? Ini hanya tergores karena aku terjatuh dipasir mom. Aku terlalu semangat bermain di pantai.” ucapku berbohong sembari tersenyum.

“ Babykyu pakai dahulu jaketmu baby. Hari ini sedang berangin.” ujar Siwon sembari menghampiriku dengan jaketku dengan lengannya. Aku pun segera menghampirinya dan memakai jaketku.

“ Bagaimana dengan Pattaya, kyunie ?” tanya Kangin appa, appa mertuaku dengan suara bass miliknya sembari tersenyum.

“ Sangat indah. Tidak jauh berbeda saat kita semua terakhir kesana appa.” jawab Siwon sembari merapikan jaket yang kukenakan.

“ Wah kalian pasti sangat bersenang-senang bukan disana ?” tanya Leeteuk umma sembari tersenyum.

“ Ya umma. Bahkan Siwon hyung tidak ingin pulang.” jawabku sembari memeluk lengan suamiku. Suamiku pun tersenyum dan mengusap rambutku.

“ Lalu bagaimana kyunie ?” tanya Hankyung appa, appaku sembari tersenyum aneh.

“ Heun ? Ada apa appa ? Bagaimana  ? Bagaimana apa ?” tanyaku dengan nada bingung.

“ Apakah kami berempat akan segera mempunyai cucu ?” tanya appaku kembali. Kami berdua pun berpandangan satu sama lain dan hanya dalam sepersekian detik memalingkan wajah kami masing-masing. Kulirik sedikit wajah Siwon yang memerah hingga telinga bahkan kurasa keadaanku juga tidak jauh berbeda dengannya. Aku bingung harus mengatakan apa kepada kedua orang tua kami. Aku pun menetralkan perasaanku dan tersenyum.

“ Heun. Kurasa kalian harus menunggu untuk kabar baik itu. Kurasa cucunya akan datang lebih cepat atau tertunda itu kehendak tuhan.” ujarku sembari tersenyum.

“ Baiklah jika seperti itu. Ternyata anak kami sudah menjadi orang dewasa sekarang.” ucap ummaku sembari tersenyum. Orang tua kami menertawakan tingkah kami yang masih terlihat canggung satu sama lain. Aku dan Siwon hanya dapat berpandangan dan menahan rasa malu kami serta berusaha untuk memadamkan wajah kami yang memerah entah seperti apa.

“ Semoga lain kali kita dapat berusaha dengan baik kedepannya. Aku juga ingin mempunyai anak denganmu.” bisik Siwon dengan wajah memerah dan senyuman tulusnya. Aku hanya tersenyum dan menatapnya.

“ Namun aku masih ingin berdua denganmu hyung.” ujarku pelan. Aku pun segera menundukan wajahku setelah menyadari apa yang kukatakan. Aku juga ingin mempunyai anak namun tidak dalam waktu dekat ini. Aku masih ingin merasakan kehangatanmu berdua sedikit lebih lama. Kurasakan sesuatu yang hangat menyergap tubuhku. Kulihat kearah Siwon yang ternyata telah memelukku dari belakang.

“ My babykyu ternyata sangat menggemaskan. Sepertinya sekarang kau telah menjadi lebih jujur. Aku menyukai nya.” ujarnya sembari tersenyum. Sepertinya dia mengira aku akan kalah dengan rayuannya padaku kali ini, namun maaf aku akan menang hari ini hyung. Segera saja ku balikan tubuhku dan kucium bibirnya tanpa peduli kami berada di tempat umum, dia adalah suamiku, jadi aku tidak salah bukan ?

“ Baby ? Eh ? Sejak kapan kau mulai berani menciumku ditempat umum seperti ini ?” tanyanya sembari melihatku.

“ Sekarang aku tidak akan kalah dengan sifatmu yang suka merayuku itu. Tahan saja dirimu menghadapiku yang seperti ini jika kau bisa.” ujarku sembari tersenyum.

“ Oh ? Kau. Baiklah kau menang hari ini babykyu. Namun aku akan membalasnya, jangan berharap kau dapat berjalan malam ini.” ujar Siwon sembari memandangku dengan penuh perhitungan. Kehidupan kami berdua nampaknya akan semakin berwarna dari hari ke hari. Kami dapat memulainya dengan baik sekarang, kuharap itu akan terjadi selamanya, semoga saja kami berdua dapat menjaga perasaan kami satu sama lain.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

 

Advertisements

Hold on Love Choice (Part 13)

Tags

, , , , , , , , , , , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                :           Choi Si won as Choi Si won

                                      Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

                                      Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

                                      Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

                                      Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

                                      Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

                                      Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

                                      Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

                                      Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

                                      Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

                                      Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 4425 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 13

“ Don’t look at me like that
Don’t grow distant from me anymore
I gave you all my love love
All of my love love
I never wanna let you go ”

(K.A.R.D – Don’t Recall)

AUTHOR POV

Kyuhyun memandang suaminya dan pemuda itu dengan penuh kebingungan dalam dirinya. Suasana akrab diantara keduanya membuat Kyuhyun secara tidak sadar merasakan cemburu didalam hatinya. Dia hanya terdiam dan mengaduk-aduk makanan didepannya.

“ Aku sudah pulang beberapa minggu yang lalu, dan aku sedang berlibur untuk beberapa minggu di Thailand. Bagaimana kabarmu, Siwon ? Kudengar dan kulihat dari beberapa acara tv dan majalah kau sekarang menjadi pengusaha yang sukses. Kudengar juga kau akan membuka cabang baru ?” tanya pemuda itu sembari tersenyum dan memandang Siwon.

“ Tidak seperti itu. Sebenarnya aku harap kau tidak mendengar kabar itu. Yang sangat ingin kau dengar tentangku yaitu tentang pernikahanku.” ujar Siwon sembari tersenyum. Mendengar perkataan Siwon dalam seketika wajah pemuda itu berubah. Semula dia adalah pemuda yang ramah, berubah menjadi tidak ramah. Dia mencoba kembali tersenyum dihadapan Siwon.

“ Oh ? Benarkah ? Siapa pemuda atau perempuan beruntung itu ?” tanyanya dengan nada yang dibuat antusias. Siwon pun tersenyum dan merangkul Kyuhyun.

“ Perkenalkan, dia adalah huswife ku, Choi Kyuhyun, kau pasti mengenalnya bukan ? Putra dari keluarga Cho.” jawab Siwon sembari mengusap kepala Kyuhyun.

“ Babykyu perkenalkan dia adalah Kwon Jiyoung, kau dapat memanggilnya GD. Dia sahabat Kibum sejak SMA. Mungkin kau tidak mengenalnya karena dia telah pindah London sejak awal semester 4.” ujar Siwon sembari menatap Kyuhyun.

“ Sahabat Kibummie ? Benarkah ? Sangat disayangkan aku baru mengenalnya hari ini.” ucap Kyuhyun sembari melihat Jiyoung. Kyuhyun yang sedari awal berfikiran negative pun mulai menemukan fikiran positive mengenai pemuda didepannya.

“ Pantas saja dia sangat akrab dengannya. Ternyata dia adalah sahabat dari Kibummie.” Pikir Kyuhyun sembari menghembuskan nafas perlahan.

“ Perkenalkan, Cho Kyuhyun. Kau dapat memanggilku Kyuhyun, Jiyoung,sii.” ujar Kyuhyun sembari mengulurkan tangannya dan tersenyum. Senyum serta uluran tangannya pun dibalas oleh Jiyoung.

G-Dragon_1491373114_af_org.jpg

“ Kau cukup memanggilku GD, Kyuhyun ah. OK, Kyu ?” ujar Jiyoung sembari membuat tanda didepan mata dengan tangannya.

 

KYUHYUN POV

Pemuda itu memandangiku dengan senyum dan pandangan yang sangat dalam. Karena pandangan tersebut aku merasa ditelanjangi olehnya. Seolah-olah dia sangat ingin mencengkramku dengan erat. Pandangannya membuatku sangat tidak nyaman.

“ Kau sudah makan Jiyoung ah, eh GD ? Makanlah bersama kami, aku akan membayarnya. Sudah sangat lama kita tidak bertemu. Kau harus bercerita banyak hal padaku. Dan bagaimana kabar Seunghyun atau TOP hyung ?” tanya Siwon sembari tersenyum.

“ Sebentar Siwon ah. Boleh aku duduk disini ?” tanya GD sembari melihatku. Dengan segera, kuanggukan kepalaku pertanda setuju.

“ Dan Siwon, kabar TOP hyung baik, namun aku sudah putus dengannya beberapa waktu yang lalu.” jawabnya sembari tersenyum tipis.

“ Oh ? Benarkah ? Mengapa ? Kulihat kalian sangat cocok dan saling mencintai.” tanya Siwon hyung dengan nada penasaran.

“ Heun, itu …” ujarnya perlahan sembari menatap Siwon dengan pandangan yang, entah mengapa menurutku sangat aneh. Terlihat seperti pandangan mencari sesuatu hal, mencari sesuatu yang sangat lama dia rindukan. Kurasakan tatapan tersebut terlihat sedih walau hanya sesaat saja.

“ Kau tidak perlu mengetahui hal itu Siwon ah, aku mempunyai alasan lain.” jawabnya sembari tersenyum.

“ Baiklah Jiyoung ah, kuambilkan minuman istimewa dari restaurant ini. Kau disini lah dahulu dan berbincang-bincang dengan huswifeku.” ujar Siwon sembari mengusap rambutku. Siwon pun meninggakan kami berdua. Suasana kami sangat canggung, aku sama sekali tidak dapat membuka pembicaraan, kulihat dia sedang melihat kearah buku menu. Tiba-tiba saja dia melihat kearahku, dia menatapku sangat dalam seperti saat dia menyalamiku, tatapan yang sama sekali tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata.

“ Tom yam disini cukup enak, kau dapat mencobanya.” ucapku berusaha untuk membuka pembicaraan dan menghindari tatapannya tersebut.

“ Kau mengenal Kibum ?” tanyanya dengan tatapan dalam. Kutolehkan kepalaku kearahnya untuk menatapnya.

“ Heun, ya aku mengenalnya, mungkin tidak sebaik seperti kau mengenalnya.” jawabku sembari tersenyum tipis.

“ Bagaimana kau dapat mengenalnya ?” tanyanya dengan nada penasaran.

“ Kami berdua saling berkenalan saat dirawat di rumah sakit yang sama.” jawabku sembari menaruh garpuku dipiring.

“ Oh. Like that. Lalu bagaimana kau dapat mengenal Siwon ? Kapan ?” tanyanya sembari membuka lagi daftar menu dan memanggil pelayan untuk memberitahu pesanannya.

“ Sekitar setahun setelah kematian Kibum. “ ujarku sembari mengambil minumanku dan mencoba bersikap tenang.

“ Apakah kau mencintainya ?” tanyanya kembali.

“ Heun, tentu saja. “ ucapku sembari menundukan kepalaku karena malu. Bagaimana aku tidak malu ditanya hal seperti itu.

“ Jangan menunduk.” ujarnya tegas. Aku terkejut mendengarnya. Aku pun menatapnya tajam.

“ Mata milikmu berwarna hazel, mirip dengan ..” ujarnya sembari memegang pelupuk mataku secara perlahan. Akupun memundurkan wajahku untuk menghindari sentuhannya yang mungkin akan lebih intens kepadaku. Sungguh perlakuannya sangat membuatku tidak nyaman. Siwon kau dimana. Aku mulai takut.

“ Ah.. Maafkan aku. Aku hanya merasa bahwa mata milikmu sangat indah. Seperti indahnya mata Kibum. Namun pandangan kalian sangat berbeda. Pandanganmu terlihat lebih tegas.” ucapnya sembari tersenyum miris. Aku hanya terdiam dan menatapnya. Apakah dia sangat kehilangan Kibum ? Sampai saat ini dia selalu mengaitkan obrolan kami dengan Kibum. Sebenarnya aku penasaran apa hubungannya dengan Kibum ? Mengapa aku merasa pemuda ini mempunyai rahasia tersimpan dibalik sikapnya. Entahlah mungkin ini hanya perasaanku saja. Tatapannya kepadaku dan Siwon membuatku mulai berfikir hal yang tidak beres. Tetapi menurut perkataan Siwon bahwa mereka hanya bersahabat. Mungkin jika Siwon dan Kibum dapat bersahabat dengannya, aku pun dapat bersahabat dengannya. Hnn, fikiranku untuknya mulai terlalu jauh, stop it Kyuhyun.

“ Maaf menunggu lama. Apa yang kalian bicarakan ? Kelihatannya sangat serius.” tanya Siwon sembari duduk disampingku.

“ Kami hanya membicarakan kapan kalian bertemu saja. Aku tidak menyangka bahwa huswifemu ini mengenal Kibum.” ujarnya sembari tersenyum manis.

“ Ya itu mungkin takdir. Tidak menyangka bahwa Kibum mempertemukan kita bertiga seperti ini.” ucap Siwon sembari tertawa. Aku berusaha untuk tertawa , tertawa formalitas merupakan keahlianku. Bagaimanapun aku merasa sangat tidak nyaman dengannya. Aku pun mengambil coklat yang ada di dessert kami dan memakannya. Kulihat Siwon memperhatikanku dan tersenyum.

“ Kau mau hyung ?” tanyaku sambil mengambil sepotong kecil cake dan menyuapinya, dia hanya tersenyum dan menerima suapanku.

10659252_285478301640306_3437091566636278295_n.jpg

Tanpa kusadari mata seseorang menatap kami dengan tatapan yang sulit diartikan. Kami berdua hanya ingin menikmati masa kebersamaan kami tanpa ada gangguan siapapun.

====================================================================================

“ Siwon ah, terimakasih atas traktiranmu malam ini. Dan aku ingin memberitahu bahwa lusa aku akan merayakan ulang tahunku dengan kapal pesiarku. Come and join with us, okay. Don’t forget about that. You too, Mrs. Choi.” ujar GD sembari melihat ku dan tersenyum. Aku hanya diam dan mengalihkan pandanganku kearah Siwon.

“ Kami akan menyempatkan untuk datang walaupun sebentar.” ujar Siwon sembari merangkul pinggangku dan mengusapnya perlahan. Fikiranku mulai tidak fokus dan terus berfokus memikirkan pandangan misterius milik GD kepada kami berdua. Sepertinya benar-benar ada yang dia sembunyikan kepada kami.

“ Baby ? “ panggil Siwon dengan perlahan. Aku terus berjalan dengan lamunanku menuju kamar hotel yang kami tempati.

“ Baby ?” panggil Siwon dengan perlahan sembari mengusap rambutku. Aku sedikit terkejut dan tersentak. Aku pun melihat kearah Siwon.

“ A..ada apa hyung ?” tanyaku sembari menetralkan keterkejutanku. Siwon pun menatapku khawatir dan memegang lenganku.

“ Apa ada yang kau fikirkan ? Babykyu ku ini terlihat aneh sejak bertemu dengan GD.” ujarnya sembari mengenyitkan dahi. Aku hanya tersenyum dan menggelengkan kepala serta memasuki kamar kami. Siwon hanya mengikutiku tanpa menanyakan apapun. Kubuka jaketku dan merebahkan tubuhku di tempat tidur. Aku merasa sangat lelah malam ini, padahal kami hanya makan malam, sepertinya ini efek bertemu dengan pemuda itu. Kulihat Siwon sudah mengganti pakaiannya dengan piyama dan merebahkan tubuhnya disampingku. Aku pun tersenyum tipis dan memeluknya. Dapat kurasakan gerakan tiba-tibaku membuatnya terkejut.

“ Ada apa baby ?” tanyanya sembari mendongakan kepalaku dengan telunjuknya.

“ Hyungie. Bagaimana hubungan kalian dengan GD ?” tanyaku sembari menatap mata hitam kelam milik suamiku itu.

“ Kalian ? Apakah kau sedang bertanya tentang aku dan Kibum ?” tanya Siwon sembari mengerutkan dahi. Aku pun menganggukan kepalaku dengan semangat. Kulihat dia tertawa dan mengusak rambutku karena melihatku bersemangat ketika menjawab pertanyaannya.

“ Aku sendiri tidak terlalu akrab dengannya, namun kami sering bertemu dan berjalan jalan bertiga. Aku merasa seperti sedang tidak berkencan dengan Kibum karena dia selalu ada bersama kami.” jawabnya sembari menyelipkan rambutku kebelakang telingaku.

“ Lalu bagaimana hubungannya dengan uri Kibum ?” tanyaku sembari mengusap dagu milik Siwon.

“ Mereka berdua sangat akrab, terkadang aku merasa cemburu pada mereka. Heun, ada apa kau bertanya tentangnya terus ? Apa ada yang membuatmu tidak nyaman ?” tanyanya sembari mengusap pipiku.

“ Heun, aku hanya merasa sedikit ada yang aneh dengan dirinya, pandangannya kepada kita berdua, seperti heun mencari sesuatu tetapi aku tidak tau itu. Entahlah, lebih baik kau berhati-hati dengannya hyungie. Aku merasa ada yang tidak benar.” jawabku sembari menundukan kepalaku dan membuat bentuk abstrak pada dada bidang miliknya dengan jariku. Tanpa kusadari, Siwon mulai merengkuh tubuhku.

“ Apa babykyu sedang cemburu ?” bisik Siwon ditelingaku. Aku pun menggelengkan kepalaku.

“ Tidak hyungie. Kyunie tidak cemburu. Hanya merasa tidak nyaman saja. Perasaan yang aneh.” ujarku sembari memegang dadaku.

“ Itu cemburu baby.” ujarnya sembari tertawa.

“ Aish hyungie. Aku ini sudah dewasa, aku tahu beda cemburu dan bukan. Aku ini sedang mengkhawatirkanmu tetapi hyung malah menggodaku.” ujarku sembari melepaskan pelukanku padanya dan membalikan tubuhku. Kurasakan pelukan dari belakang tubuhku dan kemudian tubuhku pun dibalik kearahnya.

“ Ada apa baby ? Mengapa wajahmu sedari tadi berkerut. Bisa tidak kau tidak membuatku gemas, itu membuatku ingin menciummu.” ujar Siwon sembari mengusap bibirku. Tubuhku pun menegang. Aku tidak dapat seperti dahulu yang dapat dengan leluasa menolaknya untuk menciumku. Sekarang dia adalah suamiku, dia dapat melaukannya kapanpun yang dia inginkan dan tanpa seizinku.

“ Mengapa kau selalu tegang saat aku berkata ingin menciummu baby ? Apakah kamu tidak menyukainya ?” tanyanya sembari melihatku. Aish bukankah dia sudah lama mengenalku Aku ini tegang karena nya, tidak mungkin seorang huswife tidak menyukai bila suaminya menciumnya. Aku pun menarik nafas dalam dan menatapnya serta mendekatkan tubuhku kepadanya hingga tersisa beberapa centi.

“ Ada apa ?” tanyanya sembari mengerutkan dahi. Kutarik piyamanya dengan cepat dan mencium bibirnya terlebih dahulu. Setelah beberapa lama, aku pun menjauhan wajahku secara perlahan dan mendapati Siwon dengan wajah terkejutnya.

“ Aku bukan tidak suka kau cium namun aku harus mempersiapkan diriku dulu jika ingin menciummu. Lagipula bukankah kau lebih senang jika aku yang menciummu terlebih dahulu. Ini untuk membayar yang tadi pagi.” ujarku sembari melihatnya.

 

SIWON POV

Kyuhyun melihat kearahku dan aku masih belum mendapatkan kesadaranku kembali. Bagaimanapun ada perbedaan ketika dia yang menciumku dengan aku yang menciumnya terlebih dahulu. Oh.. otaS jahatku mulai berputar kembali. Tenanglah Siwon, dia masih belum siap, jadi kau harus menunggunya. Aku harus menjaga janjiku terhadap diriku sendiri, menjaga Kyu dari fikiran jahatku. Namun jika seperti ini ? Hhhh. Dia sangat senang memancingku. Aku tidak tahu dapat bertahan hingga kapan jika seperti ini terus. Di sisi lain dari dirinya terlihat terlalu cantik untukku. Aku masih sibuk dengan fikiranku hingga tidak menyadari Kyuhyun telah mengganti pakaiannya dengan piyama. Aku pun mengusak rambutku frustasi karena fikiran jahatku.

“ Hyungie kenapa ?” tanya Kyuhyun sembari memperhatikanku dengan kening berkerut. Aku pun mengalihkan pandanganku kearahnya.

“ Tidak apa apa baby.” jawabku sembari tersenyum.

“ Kalau seperti itu, mari kita tidur hyungie.” ujar Kyuhyun sembari merebahkan tubuhnya disampingku.

Aku hanya mampu menganggukan kepalaku pertanda setuju. Syukurlah Kyuhyun tidak berfikiran macam-macam denganku.Aku tersenyum lega melihatnya. Aku hanya takut dia tidak merasa nyaman bila aku bertingkah macam-macam dengannya. Kutatap langit-langit kamar dan menghembuskan nafas perlahan. Kutolehkan wajahku kearah Babykyu-ku, tak kusangka dia sedang memperhatikanku dengan seksama.

“ Ada apa baby ?” tanyaku sembari mengerutkan kening.

“ Rasanya berbeda saja saat melihat hyungie dalam keadaan berbaring seperti ini denganku, diranjang yang sama, habis kemarin aku ketiduran.” ujarnya sembari tersenyum. Oh, baby please don’t do that.

Tiba-tiba saja tanganku di pegang olehnya dan dia bersandar dilenganku. Sebenarnya apa maumu babykyu ? Kau sedang menguji kesabaranku ? Apa dia tidak tahu bahwa aku ini pemuda yang normal.

“ Babykyu ? Kau ini sedang mengujiku untuk bersabar atau seperti apa ?” tanyaku sembari menatapnya. Dan seperti biasa dia hanya menatapku dengan polos tanpa sadar apa yang telah diperbuat olehnya.

“ Kenapa hyungie ? Kepala kyunie berat ya untuk bersandar di lengan hyungie ? Aku sangat ingin seperti ini dari dahulu.

“ Apa kyunie tidak sadar bahwa hyung ini pemuda yang normal ?” tanyaku sembari mengusap pipi chubby miliknya. Sontak saja dia terbangun dari lenganku dengan wajah merah padam.

“ Lain kali jangan mengujiku seperti ini baby jika kau memang belum siap.” ucapku dengan tersenyum. Lebih baik seperti ini datipada aku berbuat yang tidak-tidak dengannya. Kubalikan tubuhku untuk menjemput kantukku, tidur mungkin akan membuat segalanya lebih baik. Kutolehkan kepalaku kearahnya, Kyuhyun memunggungik punggungku sekarang.

“ Hyungie, maafkan kyunie karena belum dapat menjadi huswife yang baik, namun aku memang belum siap untuk melakukannya. Dapatkah hyung bersabar sedikit lagi ?” ucapnya dengan suara lirih. Mengapa dia meminta maaf padaku ? Oh tidak Choi Siwon kau telah melukai perasaan istrimu. Kubalikan tubuhku dengan cepat dan memeluknya perlahan dari belakang.

“ Kenapa babykyu meminta maaf ? Hyung tidak berniat seperti itu, aku akan menjagamu, itu adalah janjiku, jadi kau tidak perlu terlalu memikirkan hal itu.” ucapku sembari menggenggam tangan miliknya. Kurasakan jemarinya pun bergerak menggenggam tanganku.

“ Terimakasih hyungie telah menjagaku.” ujarnya sembari mengusap jemariku.

“ Bolehkah kita melewati mala mini dengan seperti ini ? Nyaman rasanya memelukmu seperti ini.” tanyaku sembari melihat kearahnya.

“ Hyungie suka kyunie punggungi ?” tanya dengan suara menggemaskan miliknya. Dia pun membalikan tubuhnya kearahku.

“ Kau ingin mengujiku kembali babykyu ? Kukatakan padamu, bahwa aku bukanlah pemuda yang sesabar itu.” ucapku sembari mengerutkan keningku.

“ Kyunie tahu hyungie. Namun kyunie tahu bahwa hyungie adalah seseorang yang sangat menepati janji. Jadi aku akan tidur bersandar pada lenganmu dan hyungie boleh memelukku. Dengan seperti itu kita berdua sama-sama nyaman untuk tidur.” ujarnya sembari tersenyum. Dia pun bersandar dilenganku dengan nyaman.

“ Kau ini tetap saja membuat perjanjian dengan suamimu sendiri.” ujarku sembari mengusap rambut lembut miliknya. Dia hanya terkekeh dan menundukan kepalanya. Kami berdua pun tidur dengan nyenyak disertai mimpi indah kami masing-masing.

====================================================================================

“ Hyungie ayo bangun, sudah beranjak siang.”

Kudengar sayup-sayup suara milik Kyuhyun yang membangunkanku. Kurasakan pipiku dikecup olehnya agar aku membuka kedua mataku.

“ Bagaimana hyungie ? Apakah tidurmu nyenyak ?” tanyanya sembari tersenyum. Aku masih berusaha untuk membuka kedua mataku dan oh tidak ini benar-benar tidak dapat bergerak.

“ Hyungie ? Hyungie kenapa ? Apakah ada yang sakit ?” tanyanya dengan nada khawatir.

“ Babykyu, sepertinya idemu untuk tidur diatas lenganku adalah ide yang buruk untukku.” jawabku dengan mata tertutup.

“ Heun ? Memangnya ada apa hyung ?” tanyanya sembari menghampiriku.

“ Tanganku sekarang kram baby, tidak dapat digerakan.” ujarku sembari melirik kearahnya. Kyuhyun hanya tertawa dan mendekatkan wajahnya padaku.

“ Maafkan aku hyungie.” ujarnya sembari membuat wajah yang menggemaskan.

12801441_976684255754009_1905496902170572645_n.png

 

====================================================================================

Kuberjalan keluar dari mobilku dan membukakan pintu untuk huswifeku. Hari ini kami akan menghadiri acara pesta GD yang diselenggarakan diatas kapal pesiar miliknya. Kulihat Kyuhyun menuruni mobil dan berjalan kearah lain.

b92fd03942916dbd961cbe4f83179637.jpg

“ Babykyu mau kearah mana ? Kita seharusnya kearah sana.” ujarku sembari meletakan tanganku dipinggang. Kyuhyun hanya tersenyum dan menarikku kearah lain.

“ Ayo fotokan aku disini dahulu hyungie.” ujarnya sembari tersenyum. Aku pun tersenyum melihatnya bersemangat saat melihat lautan. Aku pun mengambil foto untuknya.

10409038_989545611134540_6949323772727965710_n.jpg

“ Kau sungguh cantik baby.” ujarku sembari melihat foto miliknya. Kyuhyun hanya dapat tersenyum malu karena ucapanku. Kami berdua pun berjalan menuju kapal pesiar milik GD yang berada diarah lain.

====================================================================================

“ Silakan menikmati makanan dan minuman yang tersedia. Terimakasih kalian sudah menyempatkan diri datang kepesta kecil ku.” ujar GD sembari tersenyum kepada para undangan.

G-Dragon.jpeg

GD sebagai bintang malam ini, dia terlihat bahagia dengan senyumannya dan penampilannya yang terbaik malam ini. Dia sesekali tersenyum dengan para tamu. Senyumnya tidak berbeda ketika kami masih bertiga dengan Kibum beberapa tahun lalu.

“ Jangan terlalu lama menatapnya, kau akan jatuh cinta padanya hyung.” ujar Kyuhyun sembari memakan buah yang berada didepan kami. Aku hanya tersenyum dan mengusak surai lembut milik Kyuhyun.

“ Tenang saja baby, itu tidak akan terjadi. Karena itu pasti akan menghilangkan semua pengorbanan yang sudah kulakukan untuk mendapatkanmu.” ujarku sembari mengecup pipi chubby miliknya. Kyuhyun hanya diam dan menghindari pandangannya dari mataku. Tingkahnya yang salah tingkah seperti ini selalu membuatku merindukan dirinya walaupun tidak bertemu hanya untuk waktu sebentar.

“ Hyung kebelakang dulu babykyu. Sepertinya hyung tadi banyak minum.” ujarku sembari berdiri. Kyuhyun pun menganggukan kepalaku dan tersenyum.

“ Jangan terlalu lama hyungie, kyunie takut sendiri.” ujarnya sembari memberikan tatapan puppy eyesnya. Aku pun tertawa pelan dan mengusak rambutnya serta segera ke belakang untuk menyelesaikan urusanku.

 

KYUHYUN POV

Suasana gemerlap pesta ini sangat membuatku tidak nyaman. Kualihkan perhatianku pada makanan yangdisajikan. Makanannya pun cukup mengundang selera makanku.

“ Dimana Siwon ?” tanya seseorang dari belakangku. Aku sontak menoleh kearah suara tersebut. Rupanya GD menghampiriku.

“ Oh. Hyung sedang kebelakang karena terlalu banyak minum.” jawabku sembari tersenyum tipis.

“ Kebetulan sekali. Ada yang ingin kubicarakan denganmu.” ujarnya sembari duduk dihadapanku. Aku pun mengenyitkan keningku.

“ Aku adalah tidak suka berbasa-basi. Kurasa kaupun seperti itu Cho Kyuhyun. Benar bukan ?” tanyanya sembari menatapku tajam. Pandangan aneh kemarin kini tidak kurasakan kembali, sekarang pandangan tersebut berubah menjadi pandangan menantang.

g-dragon-bigbang-enterbay-figures-101

“ Ya kau benar Kwon Jiyong-ssi. Aku bukanlah seseorang yang suka berbelit-belit. Katakan saja. Namun kau salah menyebutkan namaku. Namaku adalah ‘Choi’ Kyuhyun.” jawabku dengan nada tegas dan dingin serta memberikan penekanan pada saat menyebutkan namaku.

“ Kau tahu bukan bahwa aku telah putus dengan kekasihku ?” tanya GD sembari menyilangkan tangannya didada.

“ Ya aku mengetahuinya, kemarin kau memberitahukannya pada kami.” jawabku sembari menatapnya.

“ Sebenarnya aku memutuskan kekasihmu karena hubunganku dengannya bukanlah karena cinta. Pada dasarnya aku mencintai seseorang selain dia.” ujarnya sembari menatapku.

DEG ! Baiklah. Sepertinya aku mulai mengerti arah pembicaraannya ini. Apa firasat anehku kemarin benar ?

“ Kau mencintai Siwon hyung ?” tanyaku tanpa ragu dan menatapnya tajam. Pemuda itu hanya menatapku, tatapannya berubah kembali menjadi tatapan aneh yang kurasakan kembali. Dia menatapku begitu lama tanpa menjawab sedikit pun menjawab pertanyaanku.  Lalu dia tersenyum.

“ Ternyata kau sangat sensitive dengan sekitarmu. Dengan begitu aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar jika seperti itu.” ujarnya sembari menunjukan senyum meremehkanku. Aku pun menarik nafasku perlahan.

“ Lalu apa maksudmu mengatakannya padaku ? Kau tau bukan aku ini istrinya ?” tanyaku dengan nada datar.

“ Aku hanya ingin bersaing secara sehat tentunya. Jika dia tiba-tiba mencintaiku, apa kau rela melepaskannya untukku ?” tanyanya sembari mendekatkan wajahnya padaku.

“ Aku akan rela melepaskannya. Namun aku tidak yakin dia akan melepaskanku walaupun itu terjadi.” jawabku dengan nada meremehkannya.

“ Jika seperti itu, aku rela menjadi yang kedua untuknya.” ujarnya sembari memundurkan wajahnya dan menyandarkan tubuhnya dikursi.

Sepertinya pemuda ini benar-benar sudah gila. Oh Kibum-ah. Sebenarnya dia sahabatmu dalam hal seperti apa ? Dalam hal berbagi cinta dengan Siwon hyung ? Kurasa tidak seperti itu. Aku pun menetralkan perasaanku dan tetap memasang wajah dingin ku.

“ Jika dia akan memilihmu, berarti dia memang sangat tidak pantas untuk menjadi suamiku. Aku akan pergi dengan senang hati.” ujarku sembari tersenyum.

“ Kau sangat percaya diri ya nyonya Choi.” ujarnya sembari mendekati wajahku kembali. Sangat dekat hingga aku dapat merasakan hembusan nafasnya diwajahku. Disentuhnya wajahku dengan perlahan, aku hanya terdiam dan tidak melepaskan pandanganku darinya. Aku tidak takut dengan apapun untuk mempertahankan rumah tangga kami yang baru saja kami bangun dengan segala rintangan.

“ Kau cantik, sungguh sungguh cantik dan sangat mempesona. Pemuda dengan pendirian yang kuat, charisma yang tegas dan aura kepemimpinan yang menakutkan. Walaupun sifat kalian berdua berbeda, namun pada dasarnya kalian sama saja. Sepertinya aku mengerti mengapa Siwon dapat jatuh cinta padamu.” ujarnya sembari mengusap pipiku. Dia sedang membandingkanku dengan siapa ? Kibum kah ?

“ Tetapi aku tidak akan kalah, tenang saja, aku adalah seseorang yang adil. Jika dia menolakku, kupastikan aku akan mundur dan menjauh. Namun jika dia bingung, aku akan terus mendekatinya, berarti dia ada sedikit perasaan kepadaku. Katakan pada Siwon jika aku ingin berbicara empat mata dengannya jika dia kembali.” ujarnya sembari memundurkan wajahnya dan bangkit dari duduknya.

“ Okay. Pasti akan kusampaikan.” jawabku dengan tersenyum. Kucoba seteang mungkin dalam menghadapi semua masalah yang baru saja timbul. Diapun meninggalkanku sendiri dengan otakku yang sedang dipenuhi fikiran dengannya dan Siwon.

“ KYAAAA…!!!” Aku pun terlonjak dari kursi ku karena terkejut. Kurasakan pipiku disentuh dengan sesuatu yang sangat dingin.

“ Delivery service untuk babykyu.” ucap Siwon dengan senyuman khas nya dan dapat kulihat dia membawa dua cocktail di tangannya. Ditaruhnya cocktail tersebut dimeja kami.

B8FBDCmCQAAfJv9.jpg

“ Menurut orang-orang ini sangat enak. Jadi aku mengambilkannya untuk kita berdua. Maafkan hyung jika terlalu lama babykyu. Apakah kau sudah bertemu dengan GD, baby ?” ujarnya sembari memegang tanganku.

“ Heun ya sudah hyungie. Dia menitipkan pesan untukmu. Dia ingin bertemu denganmu di deck belakang. Katanya ingin bicara empat mata denganmu.” ucapku sembari mengambil cocktail yang dibawa olehnya.

“ Heung ?? Tidak apa-apakah jika aku bertemu dengannya ? Hanya berdua dengannya ? Aku tidak ingin jika baby berfikir macam-macam dengan hyung. Jika baby tidak suka lebih baik hyung tidak memenuhi permintaanya.” ucapnya sembari menggenggam tanganku. Aku pun tersenyum dan menggenggam erat tangannya.

“ Tidak apa-apa hyungie. Aku percaya padamu. Sepertinya dia ingin membicarakan sesuatu yang penting denganmu. Pergilah hyungie. Aku akan menunggumu disini hingga kalian selesai berbicara.” ujarku sembari tersenyum lebar. Maafkan aku hyung, bukannya aku ingin menguji dirimu.Namun aku ingin percaya padamu. Buktikan bahwa kau adalah pemuda yang mempunyai teguh pendirian daripada pemuda lain yang kukenal. Karena itu aku ingin mempercayaimu.

“ Baiklah jika kau mengizinkannya. Aku akan kesana sekarang. Minumlah cocktailnya dan aku akan segera kembali kemari.” ujarnya sembari beranjak dari kursinya dan mengecup keningku.

“ Baik hyung. Pasti akan kuminum. Pergilah.” ujarku sembari melambaikan tangan kepadanya dengan berdoa dalam hati.

====================================================================================

Aku menunggu dan terus menunggu. 10 menit, 30 menit, 45 menit. Oh baiklah ini sudah cukup lama. Aku akan menyusul mereka berdua. Kucari kesana kemari tempat pertemuan mereka berdua. Kapal pesiar ini cukup besar untuk menyesatkanku. Tiba-tiba saja aku mendengar suara tawa dari salah satu sisi kapal, aku pun segera menuju arah suara tersebut dan benar saja, itu Siwon dan GD sedang bercengkrama satu sama lain. Apa yang mereka bicarakan hingga Siwon melupakanku ? Aku mencoba mencari satu sisi lain yang tersembunyi untuk mendengarkan percakapan mereka berdua.

“ Kau ingat kah ketika Kibum terjatuh ketika pentas di salah satu panti asuhan ?” ujarnya sembari tertawa.

“ Ya aku mengingat itu. Dia memang sedikit ceroboh, tapi itu cukup lucu.” jawab Siwon dengan suara tawanya.

Sayup-sayup aku mendengar pembicaraan mereka, rupanya mereka saling bernostalgia tentang ingatannya dengan Kibum, pantas saja Siwon melupakanku. Walaupun terkadang aku merasakan sakit, namun aku mengerti bahwa bagaimanapun tempatmu lah yang paling istimewa dihatinya, Kibum. Pada akhirnya aku ikut tersenyum mendengarkan pembicaraan mereka, sampai aku ikut tersenyum mendengarnya. Kibum ah, andai saja aku dapat mengenalmu lebih awal.

“ Jadi mata milik Kyuhyun adalah donor mata dari Kibum ? Dan Kibum meminta Kyuhyun untuk menjagamu ?” tanyanya dengan nada antusias. Baiklah sepertinya inti pembicaraan mereka akan dimulai dari sini.

“ Ya kurang lebih seperti itu.” ujar Siwon sembari tersenyum, senyuman tulus dan lembut yang selalu kulihat. Kau mengingat siapa hyung ? Aku atau Kibum ? Bolehkah aku sedikit berharap bahwa itu adalah untukku ?

“ Bolehkah aku berandai Kibum tidak menitipkanmu kepada Kyuhyun ? Kalau boleh jujur, aku putus dengan TOP kurang lebih karenamu Siwon.” ujarnya sembari mendekati Siwon. Pemuda itu mulai mendekati suamiku. Oh Tidak ! Apakah dia mulai berniat menggoda suamiku ?

 

WRITER POV

Siwon pun melangkah mundur untuk menghindari GD, sampai dia merasa tersudut.

“ Tunggu dulu, apa maksudmu GD ? Aku benar-benar tidak mengerti.” ujar Siwon dengan tatapan bingung.

“ Sejujurnya aku mencintaimu Siwon-ah. Aku mencintaimu sejak pertama kali Kibum mengenalkanmu padaku.” ucap GD pada Siwon sembari mulai meletakan tangannya di dada Siwon.

“ Hentikan itu. KAu tahu bahwa aku sudah memiliki seorang istri dan aku sangat mencintainya. Jangan kau fikir Kibum meninggal dan kau dapat menggantikannya. Kukira kau mengerti Kibum lebih dari apapun.” ujar Siwon sembari menyingkirkan tangan GD dari dadanya.

“ Aku bersedia untuk menjadi yang kedua jika kau menginginkannya, aku tidak berniat menjadi istrimu, aku juga ingin menjadi simpananmu.” ucap GD sembari tersenyum.

“ Kau sudah gila GD.” ujar Siwon sembari berjalan menjauh darinya. GD menatap kepergian Siwon dengan tatapan dingin lalu mengatakan kata-kata yang membuat Siwon menoleh dengan cepat.

“ Kau mencintai Kyuhyun atau Kibum yang ada pada diri pemuda itu ?” tanyanya dengan nada dingin. Kyuhyun yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut pun mendengarkan dengan seksama dan penuh harap. Dia berharap bahwa Siwon memberikan jawaban yang dia harapkan.

“ Kyuhyun dan Kibum adalah dua pemuda yang berbeda, dengan sifat yang cukup berbeda. Dahulu aku mencintai Kibum namun kini aku mencintai Kyuhyun lebih dari apapun, jangan samakan keduanya karena mereka berbeda. Kuingatkan padamu jangan pernah mengganggu Kyuhyun dengan perkataanmu yang tidak-tidak seperti ini jika kau ingin aku masih menganggapmu sahabat.” ujar Siwon dengan nada tegas.

Kyuhyun pun langsung tersenyum terharu mendengar jawaban tegas suaminya. Dia merasa dapat mempercayainya lebih dari apapun. Dia yakin bahwa cinta suaminya kini hanya untuknya. Kyuhyun pun memutuskan untuk kembali ketempat semula untuk menunggu Siwon.

SIWON POV

“ Bukankah pada dasarnya sifat mereka berdua itu sama ?” tanya GD kepadaku. Ada apa sebenarnya dengannya ? Mengapa dia berubah sejak dari luar negeri ? Aku benar-benar tidak mengenal GD yang seperti ini, dia terus mencecarku seakan tidak terima dengan penolakanku.

“ Sebenarnya siapa yang lebih mengenal mereka berdua ? Kau atau aku ? Lebih kau tenangkan dirimu sekarang.” ujarku sembari berjalan pergi. Tidak peduli dia ingin berbicara apa, aku tidak akan menoleh.

“ Jika aku menjadi kau, aku tidak akan pernah berhenti mencintai Kibum sampai aku mati.” ucapnya penuh dengan penekanan.

Ucapannya kali ini sontak membuatku berhenti dan menoleh. Dia hanya menyunggingkan senyum miliknya dan memunggungiku sembari berjalan pergi meninggalkanku yang masih berusaha mencerna perkataaanya. Aku mencoba berfikir sembari berjalan menuju tempatku bersama Kyuhyun tadi. Aku pun sampai di tempat tersebut dan kucari sosok Kyuhyun tetapi aku tidak menemukannya. Aku mulai merasa panic, kucoba untuk mencarinya kesemua sudut tempat namun tidak kutemukan. Aku kini berlari menelusuri setiap sudut dan ruangan kapal. Aku mulai merasa ada yang tidak beres, firasatku sangat tidak enak. Tiba-tiba saja aku terfikir mengenai perkataan GD tadi kepadaku.

“ Tuan Choi.” Merasa namaku dipanggil oleh seseorang, aku pun menoleh. Kulihat seorang waitress menghampiriku dan memberikan sebuah amplop kepadaku.

“ Ini dari Tuan Kwon. Silakan dibaca.” ujarnya sembari membungkuk dan berjalan pergi.

Kubuka amplop tersebut dengan cepat dan isinya membuatku bergetar hebat.

Choi Siwon, orang yang paling kau cintai ada padaku sekarang

Aku juga ingin memiliki dirinya sepertimu

Aku ingin merebut semuanya darimu

Tak taukah andai Kibum tidak mencintaimu

Aku tidak akan mungkin menjadi sahabatmu

Pandanganmu yang dahulu saat melihat Kibum sudah tidak ada lagi

Pandanganmu yang lembut untuk Kibum pun sudah menghilang

Apa hanya aku yang kini memikirkan tentang Kibum sedangkan kau sudah tidak lagi ?

AKu hanya dapat melihat Kibum dari Kyuhyun

Setidaknya aku dapat memiliki mata indah itu sekarang

Bukan begitu Choi Siwon ? “

 

Kuremas surat tersebut dan kubuang kesembarang arah. Dasar pemuda gila. Segera saja ku menelfon orang-orang kepercayaanku untuk membantuku. Dalam kepanikanku, seseorang memanggil namaku.

“ Siwon-ssi.”

Kualihkan pandanganku dengan cepat dan membelalakan mataku.

“ TOP-ssi ?”

top-067512b598d3d4626615f02a0c7a947e_420x280.jpg

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

Hold on Love Choice (Part 12)

Tags

, , , , , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                :           Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 3975 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 12

“ Wherever I am, even in a dream
oh, You’re the only one for me
I promise to the rest of my life
There’s no second chance, you’re my last love “

( NCT Dream – My First and Last )

 

SIWON POV

Hari ini hatiku sangat penuh dengan kebahagiaan. Pernikahanku dengan Kyuhyun berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun yang terjadi. Aku sangat bersyukur akan hal itu. Selain itu tepat mulai hari ini kami akan hidup sebagai suami istri yang sesungguhnya. Sekarang ini, kami berdua dalam perjalanan menuju rumah baru kami sembari mendengarkan alunan musik. Tangan kami saling bertautan dan senyuman terpatri diwajah kami seakan menggambarkan kenyaman perjalanan kami menuju rumah.

“ Apa rencana kita besok hyung ?” tanya Kyuhyun yang berada disampingku sembari menyandarkan kepalanya kebahuku.

“ Apa yang kau inginkan baby ? Jika masih lelah, kita akan berjalan-jalan disekitar rumah atau beristirahat saja dikamar seharian.” jawabku sembari memutar arah mobilku. Tak ada jawaban apapun dari makhluk indah disebelahku. Kulirik Kyuhyun yang terdiam, dapatku lihat wajah Kyuhyun yang merengut kesal. Aku pun berdeham untuk memecahkan kesunyian.

“ Heun, jika sekiranya besok kita sudah dalam keadaan tidak lelah, kita dapat berangkat ke Thailand. Bagaimana baby ?” tanyaku sembari mengusap jemarinya yang berada ditanganku.

“ Thailand ? Pattaya ? Benarkah Siwonnie hyung ? Apa kau sungguh-sungguh ? Aku sungguh bahagia jika itu sungguhan.” tanyanya dengan wajah dan nada antusias.

“ Tentu saja babykyu. Apa aku pernah berbohong padamu ? Bukankah kau tau bahwa aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia.” jawabku sembari mencubit pipi chubby miliknya. Kyuhyun pun tersenyum dan memelukku dengan erat.

“ Terimakasih hyung. Hyung memang yang terbaik.” ujarnya sembari tersenyum.

“ Baby ? Bukankah aku pernah mengatakan padamu akan pergi ke Thailand bersamamu untuk honeymoon ?” tanyaku sembari meliriknya. Kyuhyun pun menggelengkan kepalanya dengan cepat.

“ Tidak. Hyung tidak pernah mengatakannya kepadaku. Atau aku lupa hal itu ?” jawabnya sembari memerjapkan mata indah miliknya.

“ Bukankah aku baru saja mengatakannya padamu ? Belum berapa lama masa kamu sudah lupa baby.” ujarku sembari terkekeh.

“ Aish hyung. Kau benar-benar menyebalkan dan selalu membuat keputusan sendiri.” ujarnya sembari melepaskan pelukannya dariku dan memukul bahuku dengan keras. Aku pun tertawa perlahan.

“ Apa kau tidak menyukai keputusanku ini ?” tanyaku sembari menusuk pipinya. Kyuhyun hanya memanyunkan bibirnya.

“ Babykyu, lebih baik kau tidur, kau terlihat sangat lelah.” ujarku sembari mengusap kepala kyu. Kyuhyun pun menganggukan kepala.

“ Ya hyung, aku sangat lelah. Bangunkan aku jika kita sudah sampai. Good night hyung.” ujarnya sembari mengecup pipiku. Kulirik pandanganku kearahnya sebentar, dia terlihat sedang menyamankan posisinya untuk tidur.  Tak berapa lama, Kyuhyun pun tertidur lelap. Selama perjalanan, sesekali kupandangi wajahnya yang sedang tertidup lelap. Wajah itu yang selalu membuatku ingin melihatnya lebih lama. Wajah cantik miliknya itu kini akan dapat kupandangi setiap hari, setiap menit, setiap detik seumur hidupku. Selang beberapa jam kamipun tiba di rumah baru kami. Kuparkirkan mobilku dihalaman depan rumah.

“ Babykyu. Kita sudah sampai.” ujarku sembari mengusap perlahan pipi miliknya.

“ Heungg ?” gumamnya sembari menyamankan posisinya dan kembali terlelap dengan tidurnya. Aku pun menggelengkan kepalaku dan tersenyum melihat tingkahnya.

Kulangkahkan kakiku keluar dari mobil dan membuka pintu mobil disampingnya untuk mempermudahku mengangkat Kyuhyun.  Padahal aku sangat ingin menggendongnya seperti ini disaat dia terbangun. Wajah salah tingkah miliknya pasti akan sangat lucu dan menarik untuk digoda. Tetapi wajah tidurnya pun sangat menggemaskan untukku. Kuangkat perlahan tubuh miliknya memasuki rumah kami menuju kamar kami berdua. Kubuka pintu kamar kami dengan susah payah agar tidak membangunkannya kemudian kubaringkan secara perlahan diatas tempat tidur. Kyuhyun tetap terlelap dalam tidurnya. Sungguh beruntung kami sudah tidak memakai baju pengantin, jadi aku tidak perlu membangunkannya untuk mengganti pakaiannya. Kulepas jasku karena merasakan hawa panas pada diriku. Akupun bersiap untuk mandi mungkin mandi pilihan terbaik agar melepaskan lelahku. Kupejamkan mataku untuk menikmati air hangat yang merendam tubuhku. Semua rasa lelah dalam mempersiapkan pernikahan kami, tapi semua rasa lelah tersebut telah terbalas dengan indah.

Kuseka tubuhku yang basah, dan segera kupakai piyamaku. Kulangkahkan kakiku keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju tempat tidur kami dengan sosok kyuhyun yang tertidur lelap tanpa menunjukan tanda-tanda akan bangun. Kubaringkan tubuhku perlahan disampingnya. Kubelai pipi chubby miliknya sembari memandangi wajah indahnya. Mengapa aku tidak pernah bosan memandangi wajahnya ? Aish Siwon ah, memandanginya secara intens membuat otakmu berfikiran yang tidak baik. Sepertinya malam ini aku harus tidur dikamar lain. Kuusap wajahku perlahan dan beranjak dari tempat tidur. Tunggu dulu mengapa aku tidak dapat bergerak turun dari tempat tidur, terasa sedikit berat. Kulihat kearah piyamaku, sejak kapan tangan Kyuhyun memegang piyamaku ? Kulirik wajahnya sepertinya dia masih tertidur. Kucoba melepaskan tangannya perlahan dari piyamaku, dapat kurasakan genggam tangannya semakin erat memegang piyamaku. Hhh.. Maafkan aku babykyu, sepertinya aku harus tidur disampingmu malam ini. Tunggu, mengapa aku merasa bersalah padanya ? Aku sudah menjadi suaminya, jadi tidak apa-apa bukan aku tidur disampingnya ?

Aku pun membaringkan diriku kembali, kurasakan pergerakan darinya, dapat kurasakan bahwa dia memeluk tubuhku secara perlahan. Aku pun tersenyum melihatnya. Kuusapkan surai halus miliknya, sembari mengucapkan kata maaf. Kuselipkan tanganku ke kepalanya untuk menyamankan posisi kami. Kukecup kening Kyuhyunku dan kupejamkan mataku untuk menjemput mimpi indahku.

KYUHYUN POV

Kurasakan bias sinar matahari dimataku, dengan perlahan kucoba untuk membuka mataku. Sungguh terasa berat dan kurasa membutuhkan usaha yang cukup kuat untuk membukanya. Sepertinya kemarin aku sangat lelah sehingga tidur sangat nyenyak dan lama.  Kukerjapkan mataku perlahan untuk mendapatkan kesadaran secara utuh. Kufokuskan pandanganku kedepan, aku sangat terkejut mendapati wajah Siwon hyung yang sangat dekat dengan wajahku. Apakah ini mimpi ? Sepertinya ini bukan mimpi, karena ini terasa sangat nyata. Kuperhatikan wajah tidurnya, terlihat sangat damai dan tampan. Aku pun tersenyum tipis dan mencoba menata detak jantugku yang baru saja terkena shock therapy dipagi hari ini. Mengapa dia sangat tampan ? Aku baru menyadari bahwa wajahnya sangat tampan. Baru hari ini aku melihatnya secara seksama. Mata hitam tajamnya yang terpejam, bentuk hidungnya tegas, garis wajahnya yang menampakan bahwa dia seorang pemuda yang sangat berwibawa.

Tunggu sebentar, mengapa wajahku terasa sangat panas ? Kuturunkan pandanganku kebawah, aku baru saja sadar jika aku sedang memeluk tubuhnya. Apakah dia semalaman membiarkanku memeluknya ? Kupejamkan mataku untuk mengingat kejadian semalam. Tunggu, semalam aku bahkan belum mandi, pasti dia dapat mencium bau tubuhku. Pemuda macam apa aku ini ? Aku pun ingin beranjak dari tempat tidur dan akan segera mandi. Tetapi jika aku melakukan hal itu secara terburu-buru, bagaimana jika dia terbangun karena gerakanku ? Sungguh, posisiku sekarang ini merasa serba salah. Hal yang dapat kulakukan saat ini adalah memandangi wajahnya dan tidak membuat gerakan yang akan mengganggunya. Kuusap wajahnya secara perlahan dengan jari telunjukku mulai dari kening, mata, hidung dan pipi miliknya. Sepertinya aku baru sekali ini menyentuh wajahnya  seintens ini. Wajah tidurnya sangat damai dan terlihat seperti anak-anak. Entah mengapa aku gemas padanya dan ingin menciumnya. Bolehkah aku menciumnya ? Hanya sebentar saja ? Bukankah tidak apa jika aku menciumnya sekarang , aku ini sudah menjadi huswife nya. Kudekatkan wajahku perlahan kearah wajahnya dan kukecup bibir tipis miliknya yang masih tertidur lelap.

“ Heunn, Aku sangat menyukai kau menciumku saat tidur baby. Tapi aku akan lebih menyukai jika kau melakukannya saat aku membuka mataku.”

Mendengar suara khas miliknya, aku sontak memundurkan wajahku dan melepaskan pelukanku karena terkejut. Dapat kurasakan wajahku menjadi panas dalam beberapa detik.

“ Kau ? Kau sudah bangun hyungie ? Pasti kau senang mengerjaiku ya hyung ?” tanyaku sembari mendudukan tubuhku.

“ Tidak babykyu. Aku baru saja bangun beberapa saat yang lalu baby sebelum kau menciumku. Aku sangat bahagia ternyata kau mempunyai keinginan untuk menciumku.” jawabnya sembari tersenyum. Kulemparkan bantal disampingku kearah wajahnya dan aku segera berlari menuju kamar mandi. Terdengar suara tertawa dari kamar kami. Kulihat wajahku dicermin yang berwarna seperti kepiting rebus. Kuputuskan untuk mandi dengan segera agar menghilangkan pikiran-pikiran aneh dari kepalaku. Semoga setelah mandi juga dapat menurunkan suhu tubuhku yang panas akibat malu. Tubuhku yang masih basah segera kuseka dengan handuk dan kubalut dengan piyama mandi. Rambut basahku kubiarkan saja dan kugosokan perlahan dengan handuk kecil. Aku pun keluar dari kamar mandi dan kudapati Siwon hyung yang tengah mempersiapkan barang-barang keperluannya.

“ Kita akan berangkat jam berapa hyung ?” tanyaku sembari mendekatinya. Siwon hyung pun menoleh kearahku karena pertanyaanku. Dia hanya terdiam melihat kearahku tanpa menjawab pertanyaanku, menatapku dengan pandangan yang tidak dapat aku mengerti, beberapa detik kemudian dia menggelengkan kepala dan memalingkan pandangannya. Aish ! Mengapa dia memalingkan wajahnya dariku ? Apa aku memiliki kesalahan ?

“ Hyungie ? Apa hyung tidak mendengar pertanyaanku ? Kita akan berangkat jam berapa hyungie ?” tanyaku sembari mendekati wajahnya yang sedari tadi berusaha tetap berpaling dariku.

“ Jam 10 babykyu.” jawabnya singkat dan berjalan menuju lemari pakaian. Kuikuti langkah kakinya dan memincingkan mataku kearahnya.

“ Mengapa kau menghindariku hyungie ? Coba lihat kearahku hyung. Hyung ini kenapa ?” tanyaku sembari memegang tangannya. Aku tertegun mendapati wajah Siwon yang berwarna merah salah tingkah, eh ? ada apa dengannya ? apakah dia sakit ? Sedari tadi aku tidak melakukan apapun padanya, wajahnya saat ini sangat jarang kulihat. Biasanya aku yang terlihat salah tingkah seperti ini.

“ Hyungie ? Hyungie kenapa ? Hyung sakit ?” kudekati wajahnya yang masih sedikit menghindariku. Kupegang keningnya untuk merasakan suhu tubuhnya.

“ Tidak apa.” Dengan segera tanganku ditepisnya secara perlahan. Aku hanya terdiam dan memincingkan mataku kepadanya. Aku pun tersenyum tipis melihatnya setelah tau jawabannya.

“ Mengapa ? Apa kau terpesona melihatku dalam keadaan rambut basah seperti ini hingga kau salah tingkah seperti ini ?” tanyaku sembari mendekatinya.

“ Tidak, tidak begitu. Kamu terlalu percaya diri babykyu.” jawabnya gugup. Sungguh aku sangat ingin menggodanya. Jarang sekali dia dapat salah tingkah seperti ini karenaku. Biasanya dia selalu menggodaku.

“ Benarkah begitu hyung ? Lalu mengapa wajahmu sangat merah ?” tanyaku semabri mendekatkan tubuhku kearahnya yang mengambil langkah mundur untuk menjauhiku.

“ AC nya kumatikan.” ucapnya sembari melirikku.

“ Benarkah ? Kurasa AC nya tidak mati, kau yakin tidak ada apapun yang kau sembunyikan dariku ?” tanyaku sembari menyentuhkan tanganku kedada bidangnya dan tiba-tiba saja pergelang tanganku digenggamnya dengan erat dan dipandanginya wajahku dalam. Sepertinya dia marah padaku, apa yang harus ku lakukan ? Tapi wajah merahnya terlihat masih belum padam. Dia mendekatkan wajahnya kepadaku secara perlahan hingga aku menelan ludahku, jantungku terasa berdetak sangat cepat sekarang. Kurasakan bibirnya menyentuh bibirku secara lembut dan tak berapa lama beralih kearah telingaku dan kudengarnya berbisik denganku.

“ Jangan kau harap bila aku akan melepaskanmu di Thailand baby jika kau menggodaku seperti ini. Ingat itu my babykyu.” ujarnya secara perlahan. Mendengar perkataannya membuatku kaku seketika. Dia pun melepaskan genggamannya dan mengecup pipiku perlahan kemudian berjalan menuju kamar mandi dan meninggalkanku yang berdiri kaku disamping tempat tidur.

“ Aa..aa..pa ? Apa maksud perkataannya barusan ?” tanyaku sembari memerjapkan mataku. Bagaimana pun fikiranku tidak dapat berpikir logis sekarang.

“ Tidak perlu kujawab bukan baby ? Sebagai huswife yang baik seharusnya kau mengerti bukan ?” tanya Siwon sembari tersenyum. Aku hanya dapat memandanginya yang memasuki kamar mandi sembari bersiul riang. Hah, aku tidak mengerti. Mengapa aku haru memikirkan itu ? Dan mengapa aku selalu kalah dengannya sekarang ? Ya tuhan bantu aku untuk menghadapinya. Aku pun segera menuju lemari untuk berganti pakaian. Tunggu dulu ? Pakaian ? Bukankah barang-barangku belum kubawa semua kerumah ini ? Lalu sekarang aku memakai pakaian apa ?

“ Hyungie !!!” teriakku memanggilnya.

“ Ya baby ? Ada apa ?” tanyanya dari kamar mandi.

“ Bajuku bagaimana hyung ? Aku sekarang memakai baju apa ? Aku tidak memiliki baju.” ujarku sembari mendudukan diriku ditempat tidur.

“ Bajumu ? Bajumu semua berada di lemari putih besar dekat tempat tidur baby.” Setelah mendengar jawaban darinya aku segera membuka lemari yang dikatakannya. Benar yang dikatakan olehnya semua pakaianku tertata rapi didalam lemari. Kuambil satu pakaian dan segera kupakai. Kulihat dengan seksama, sepertinya beberapa pakaian favoritku tidak ada.

“ Kenapa babykyu ? Apakah ada yang kurang ?” tanyanya sembari mendekatiku.

20150227103723138d4_5500.jpg

Aku pun menolehkan kepalaku untuk melihatnya. DEG ! Jantungku terasa berhenti berdetak. Apa ini yang dirasakan olehnya tadi ?

“ Sudah selesai mandinya hyung ?” tanyaku sembari memalingkan wajahku.

“ Jika aku sudah keluar bukankah berarti aku sudah selesai baby ? “ tanya nya sembari mengambil salah satu kaus berlengan pendek.

“ Heun ne hyung.” jawabku sembari mencari pakaian untuk mengatasi kegugupanku padanya.

“ Ah aku lupa mengatakannya padamu, bahwa pakaianmu sudah kupersiapkan, kau tinggal mempersiapkan barang-barang lain yang kau butuhkan.” ucapnya sembari memakai kaus tersebut dan mengusap rambut basah miliknya dengan handuk.

“ Apa ? Kau sudah mempersiapkannya ? Dimana hyungie ?” tanyaku sembari melihat kearahnya. Dia pun menunjuk koper berwarna putih didekat meja nakas. Segera saja kubuka koper tersebut dan melihat isi didalam koper, benar saja semua pakaian favoritku sudah terlipat rapi didalam koper.

“ Bagaimana kau… ?” tanyaku terputus dengan jawabannya.

“ Baby, Aku ini sudah bersamamu dalam waktu yang cukup lama, dengan begitu aku sudah mengerti seleramu seperti apa. Jadi ada beberapa baju yang kulihat cocok untuk kau pakai, jadi kumasukan saja. Oh satu lagi, sepatu dan koleksi tas ranselmu ada diwardrobe sebelah kamar kita. Lalu buku-buku kesukaanmu serta berkas perusahaan sudah berada di ruang kerja kita. Aku tidak tau apa lagi tertinggal baby, sepertinya sudah kubawa semua kerumah ini.” jawabnya sembari duduk ditempat tidur.

“ Dan baju kerja kita sudah ada diruangan itu.” ujarnya sembari menunjuk ruangan disamping kamar kami.

black-and-white-style-modern-bedroom-design-64

Aku hanya terdiam. Sejak kapan dia membawa barang-barangku kemari ? Bahkan semuanya sudah tertata dengan rapi. Mengapa dia melakukan semuanya sendiri tanpa memberitahuku.

“ Ada apa babykyu ? Kau tidak menyukai aku membawakan semua barang-barangmu kemari ?” tanyanya sembari memandangku. Aku hanya menggelengkan kepalaku dan tersenyum tipis.

“ Apakah kau tersinggung karena aku bersama orang tuamu mengurus semua keperluanmu ?” tanyanya sembari menatapku serius. Kubalikan tubuhku memunggunginya dan mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa. Siwon mendekatiku secara perlahan dan memelukku dari belakang.

“ Baby. Maafkan aku sudah melakukan hal yang salah.” ujarnya perlahan. Aku pun menoleh kearahnya dan mengerutkan kening bingung. Kulihat tatapannya yang begitu lembut, tatapan yang selalu membuatku terdiam dan membuat jantungku berdetak lebih cepat.

“ Kau sudah memberikanku begitu banyak hal, semua yang kuberikan padamu bukanlah hal yang berarti dibandingkan semua apa yang telah kau lakukan dan berikan kepadaku babykyu. Jangan merasa kau tidak berguna dan menganggapku melakukan ini untuk membalas budi padamu. Semua yang kulakukan hanya karena aku benar benar mencintaimu. Kurasa itu sudah cukup untukku.” ucapnya perlahan. Untuk kesekian kali perkataannya selalu berhasil mengatasi rasa gundah dalam diriku. Aku merasa malu pada diriku sendiri karena berfikiran kekanakan. Pandangannya begitu dewasa dan membuatku merasa seperti anak-anak. Kulihat kearahnya dan tersenyum. Dia pun ikut tersenyum dan mengecup pipiku perlahan. Kurasakan basah di bajuku bagian bahu, kulirik rambutnya yang masih basah. Kugelengkan kepalaku perlahan dan melepaskan pelukannya.

“ Kemarilah hyung, kita keringkan dahulu rambutmu. Aku tidak ingin kau sakit.” ujarku sembari menariknya ketempat tidur. Kutarik dia untuk duduk dan meletakan handuk kecil diatas kepalanya kemudian mulai mengeringkan rambutnya serta memijat kepalanya perlahan. Kulihat dia memejamkan mata menikmati pijatan dariku, sepertinya dia lelah akhir-akhir ini. Semoga dengan liburan nanti fikirannya kembali fresh seperti sedia kala.

SIWON POV

“ Baby ayo cepat. Kita hampir terlambat.” ujarku sembari menggenggam tangannya.

Kami berdua berlari dibandara untuk mengejar jadwal pesawat kami. Entah bagaimana, jam dirumah kami terlambat setengah jam dan baru kami sadari setelah Kyuhyun melihat ponselnya.

“ Tuan Choi dan Tuan Cho, silakan masuk.”

“ hhh.. kita beruntung hyungie. Sangat tidak lucu bila kita menunggu penerbangan berikutnya. Kita pasti akan bosan menunggu.” ujar Kyuhyun sembari melemparkan tubuhnya di tempat duduk pesawat. Aku hanya mengangguk dan mengatur nafasku karena berlarian tadi. Sebenarnya bisa saja kami menggunakan pesawat pribadi kami, tetapi Kyuhyun lebih menyukai transportasi umum dibandingkan pribadi, jadi aku ingin dia lebih merasa nyaman pergi bersamaku kali ini.

Tak berapa lama pesawat kami pun lepas landas. Kami pun menghabiskan waktu untuk berbincang dan bercanda. Kami pun menonton film bersama, sesaat setelah menonton film ternyata membuat Kyuhyun mengantuk dan dia tertidur dengan kepala yang tersandar di dadaku.  Sedangkan aku ? Aku hanya dapat terjaga karena aku tidak mengantuk sama sekali. Aku juga ingin tidur seperti Kyuhyun namun mataku sungguh tak dapat dipejamkan. Perjalanan udara yang sedikit lama membuatku mulai merasa pusing. Sebenarnya aku tidak terlalu suka melakukan perjalanan udara walaupun itu dengan pesawat pribadi. Mual dan sakit kepala mulai menderaku. Oh, kumohon jangan sekarang. Aku benar-benar tidak ingin terlihat lemah didepan Kyuhyun. Kucoba pejamkan mataku dan menundukan kepalaku. Tetapi mualku sudah parah dan beruntung saja Kyuhyun tertidur jadi dia tidak melihatku yang tampak sangat buruk sekarang. Kudongakan kepalaku dan tetap memejamkan mataku, kurasakan keringat dingin keluar dari tubuhku dan membasahi kemeja yang kupakai. Kurasakan pergerakan dari Kyuhyun dan aku hanya dapat diam dengan perasaan pusing dikepalaku.

“ Hyungie ? Hyung tidak apa-apa ? Hyung sakit ?” tanyanya sembari mengusap pipiku. Oh ini hari kesialanku. Kyuhyun terbangun dari tidurnya, aku pasti terlihat sangat jelek sekarang.

“ Hyung pusing ? Hyung mabuk ? Wajahmu sangat pucat hyung. Kenapa hyung tidak membangunkanku. Tunggu sebentar okay, aku akan meminta obat kepada pramugari.” ujarnya sembari mengusap pipiku. Kyuhyun pun segera menekan tombol untuk memanggil pramugari. Seorang pramugari pun menghampiri kami dan menanyakan keperluan kami. Dengan cepat, pramugari mengambil dan memberikan obat dengan air kepada Kyuhyun. Dia pun pamit untuk pergi yang dibalas ucapan terimakasih dari Kyuhyun. Aku hanya menundukan tubuhku untuk menghindari rasa mualku yang menjadi semakin parah.

“ Hyung, sekarang minum obat dahulu, setelah itu beristirahatlah.” ujar Kyuhyun sembari memberikan obat kepadaku. Kuambil obat tersebut dan segera kuminum dengan cepat. Beruntung Kyuhyun terbangun dan memberikan obat ini, jika tidak sudah dipastikan aku akan tetap meringkuk sekarang. Berkatnya rasa mualku berkurang dan membuatku mulai mengantuk.

“ Maafkan aku babykyu. Kau melihatku disaat aku seperti ini. Aku merasa buruk didepanmu. Kau tau bukan aku tidak ingin terlihat lemah didepanmu.” ujarku perlahan dengan mata tertutup.

“ Hyungie bicara apa. Hyung sedang sakit, lebih baik sekarang hyung tidur. Pada saat seperti inilah aku merasa sangat berguna sebagai huswifemu hyung. Setidaknya biarkan aku merawatmu saat sakit dan menjadi sandaranmu saat kau lemah.” ucapnya sembari menaruh kepalaku dibahu miliknya dan mengusap kepalaku. Ucapannya semakin membuatku nyaman dan mengantarkanku kepada tidur lelapku.

============================================================================================

“ Akhirnya sampai.” ucapku sembari mengibas-kibaskan kemejaku. Kyuhyun tersenyum dan menghampiriku.

“ Panas ?” tanyanya sembari usap kepalaku dengan sapu tangan. Aku menganggukan kepalaku.

“ Ya seperti inilah Thailand. Bagaimana keadaanmu hyung ? Sudah merasa lebih baik ?” tanyanya sembari mengusap keringatku yang mengalir di pipi.

“ Terimakasih sudah membantuku dan membiarkanku tidur bersandar dibahumu yang sangat nyaman itu babykyu. Mualku juga sudah lebih baik dari tadi.” ujarku sembari tersenyum. Kyuhyun pun tersenyum dan mengusak rambutku, sontak saja diriku melihat kearahnya. Dia dan yang lain tidak pernah memperlakukanku seperti anak kecil. Aku hanya terdiam dan memerjapkan mataku.

“ Maafkan aku hyung, aku gemas dengan wajah tidur hyung tadi. Terlihat sangat damai seperti bayi. Sangat manis. Ayo kita pergi.” ujarnya sembari mengalungkan tangannya ke lenganku. Kamipun berjalan untuk menaiki taxi menuju hotel.

===========================================================================================

“ Huaa lelah sekali.” ujar Kyuhyun sembari merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur.

“ Hari ini kita beristirahat dahulu saja baby, esok hari kita baru berjalan-jalan.” ujarku sembari meletakan koper di dekat lemari.

“ Tentu saja hyungie. Hyung harus beristirahat hari ini untuk menghilangkan rasa mual dan pusingmu. Dan lebih baik hyung mandi dahulu lalu beristirahat.” jawab Kyuhyun sembari mendudukan dirinya. Aku pun menyetujui perkataannya dan segera melangkah memasuki kamar mandi.

Sungguh aku tidak menyangka bahwa Thailand cukup panas. Segera kubasuh tubuhku dengan air dingin dan segera menyelesaikan mandiku. Kupakai kaus vneck putih dan celana jeans berwarna hitam. Kemudian aku pun keluar dari kamar mandi.

1002657_1531946637030777_1804697241_n.jpg

“ Babykyu, lekaslah mandi. Sebentar lagi saatnya makan malam.” ujarku sembari merapikan koper.

“ Ya baiklah. Hyung !” teriak nya kearahku sembari memincingkan matanya. Aku pun terkejut mendengar teriakannya. Apa ada yang aneh ?

“ Kau benar-benar akan menggunakan pakaian itu untuk makan malam ? Kita bukan ingin berenang di pantai hyung. Pakailah yang lebih pantas, setidaknya kemeja berwarna bukan kaus polos seperti itu.” ujarnya sembari melipat tangannya.

“ Apakah aku salah dalam berpakaian ? Bukankah seperti ini juga sopan ?” tanyaku dengan wajah bingung.

“ Aku baru mengetahui bahwa kau cuek dalam hal penampilanmu tuan Choi. Bukan seperti tuan muda keluarga Choi. Busana itu mencerminkan diri seseorang. Terserah kau saja hyung. Jika ingin berganti baju silakan, jika tidak ya tidak apa-apa.” ujarnya sembari berjalan kearah kamar mandi. Aku pun terdiam dan mencari pakaian lainnya dikoper.

KYUHYUN POV

Kuberjalan memasuki kamar mandi hotel. Sejujurnya saja tadi aku berbohong mengatakan pakaian yang dipakainya tidak pantas untuk makan malam. Ditempat seperti ini banyak sekali orang yang berwisata menggunakan pakian casual sederhana seperti itu. Namu aku tidak menyukai dengan pakaian vneck putih yang dia kenakan. Pasti akan banyak perempuan dan pemuda yang memperhatikannya karena bayangan tubuhnya yang berotot tercetak jelas. Aku tidak ingin hal seperti itu terjadi. Aku pun segera mandi untuk menyegarkan tubuh dan fikiran ku. Selesai mandi, kuhanduki tubuhku lalu kupakai baju yang tadi kusiapkan. Aku pun keluar dari kamar mandi dan kulihat Siwon sudah menganti pakaiannya dengan kemeja biru. Jauh lebih baik daripada kaus vneck tadi.

1912161_1531935517031889_623200957_n.jpg

Mendengar pintu kamar mandi yang terbuka olehku Sesaat dia terlihat senang dengan pakaian kupakai tetapi tidak lama kemudian wajahnya berubah menjadi kesal.

“ Aku bodoh sekali ya.” ujarnya sembari menyandarkan tubuhnya di meja rias kamar kami.

“ Hnn ? Ada apa hyung ? Apa ada sesuatu yang salah denganku ? Bukankah hyung yang memasukan pakaian ini kekoper untukku ?” tanyaku sembari melihat pakaianku.

“ Tidak babykyu. Kamu terlihat manis, terlalu manis menurutku. Aku takut akan banyak perempuan dan pemuda yang memperhatikanmu. Aku sangat tidak menyukai hal itu.” ujarnya sembari melipat tangan didada. Aku terkejut tak menyangka bahwa fikiran kami sama. Tanpa aku sadari aku tertawa, menertawakan kemiripan kami yang mempunyai sifat posesif terhadap satu sama lain.

“ Babykyu, jangan menertawakanku. Aku sungguh sungguh dengan hal itu.” ujarnya sembari memincingkan mata. Aku menggelengkan kepalaku dan tersenyum.

“ Aku tidak menertawakan hyung. Aku menertawakan diriku sendiri hyung. Aku akan memakai jaket nanti.” jawabku sembari menghampirinya. Siwon pun mengangguk dan tersenyum.

16830631_1275832362505862_2594978554121381821_nn.jpg

“ Bagaimana jika seperti ini ?” tanyaku sembari melihat kearah meja mencari ponselku.

“ Baiklah, itu lebih baik. Ayo babykyu.” jawabnya sembari menggandeng tanganku untuk keluar kamar. Aku pun melepaskan genggamannya dan merangkul lengannya dengan erat. Aku ingin menunjukan bahwa dia adalah suamiku. Aku benar-benar tidak ingin dia diperhatikan oleh perempuan dan pemuda lain karena hotel ini ada hiburan malamnya. Siwon melihatku dengan wajah heran.

“ Ada apa hyung ? Hyung tidak menyukainya ?” tanyaku sembari melihatnya.

“ Tidak baby. Hyung sangat menyukainya. Aku hanya heran melihatmu memeluk lenganku seerat ini.” jawabnya sembari mengusap tanganku dan tersenyum. Apa hari ini sifatku terlalu agresif dengannya ? Tak apa selama dia menyukainya, aku senang. Kamipun berjalan menuju restaurant hotel. Restaurant terlihat tertata rapi dan elegan yang dilengkapi dengan view pantai yang sangat indah.

restaurant-with-sea-view-krabi

 

 

Kami pun makan makanan yang disediakan. Kami bercengkrama satu sama lain membahas hal-hal perusahaan, perjalanan, tata letak rumah kami dan rencana kedepan yang akan kami bangun.

“ Menurutmu apakah kita akan memiliki seorang anak ?” tanyaku sembari melihatnya. Dia pun tersenyum dan menggenggam tanganku.

“ Tentu saja jika tuhan menghendakinya baby. Jangan bersedih baby. Kita hanya perlu berdoa dan berusaha.” jawabnya sembari menggenggam erat tanganku. Aku pun mengangguk dan tersenyum tipis.

“ Menurutku lebih baik jika dirimu sehat babykyu. Memangnya kita akan membuatnya kapan baby ?” tanyany sembari melihatku dengan lekat.

“ Uhuk..uhuk..” pertanyaannya membuatku tersedak. Aku ini terlalu bodoh atau apa ? Aku membuka topic yang membuatku sama sekali tidak mempunyai jawabannya dan aku pun belum siap memulai hal itu sekarang.

“ Heun ? Kenapa baby ? Mengapa kau tersedak ?” tanyanya dengan senyum jahil yang terpatri diwajahnya. Aku pun mengalihkan pandanganku dengan cepat karena bingung harus menjawab apa.

“ Babykyu-ku ini memang sangat menggemaskan. Kita akan membicarakannya lain waktu karena saat ini aku masih ingin menikmati waktu berdua saja denganmu. Jika kamu siap kita akan merencanakannya kembali.” ujarnya sembari mengusap kepalaku dengan lembut. Aku hanya diam dan menusuk-nusuk makanan didepanku untuk menghilangkan salah tingkahku karena memilih topic yang salah untuk dibahas.

“ Siwon-ah ? Kamu benar Siwon ?”

Kudengar suara seorang pemuda memanggil suamiku. Kudongakan kepalaku untuk melihat kearah pemuda tersebut.

“ Oh kau ? Bagaimana kau dapat berada disini ? Bukankah kau sedang berada di Inggris ?” tanya Siwon dengan nada antusias. Aku terdiam menatap mereka berdua dalam kebingunganku. Siwon terlihat sangat akrab dengannya. Dadaku terasa nyeri dalam sekejab. Siapa pemuda itu ?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

Hold on Love Choice (Part 11)

Tags

, , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                :Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 6542 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 11

“All problems are sure to pass and change with happiness”

KYUHYUN POV

Hari ini adalah H-3 pernikahan kami, dan Siwon sibuk dengan pekerjaannya diperusahaan karena menginginkan semua terkendali sehingga pernikahan kami akan berjalan dengan lancar. Sebenarnya appa kami sudah membiarkannya mengambil libur agar dia hanya focus dengan pernikahan kami. Tetapi tetap saja suamiku yang keras kepala itu melakukan pekerjaannya. Hhh. Entah bagaimana dia dapat menjadi seseorang workaholic, walaupun dalam batas yang wajar dan tetap dapat memperhatikanku setiap hari.

Hari ini, aku hanya berdiam diri didalam kamar dengan kedua sahabatku. Aku merasa sedikit pusing, sepertinya aku terkena flu. Bagaimana ini ? Sebentar lagi kami akan menikah namun aku jatuh sakit. Aku dapat merasakan suhu tubuhku yang meningkat sehingga aku merasa lemas dan tidak mampu beranjak dari tempat tidurku. Kedua sahabatku terus saja menyalahkanku karena aku tidak menjaga kondisiku padahal sebentar lagi adalah hari yang paling penting dalam kehidupanku. Aku hanya memejamkan mataku mendengar mereka mengomel. Bukankah aku beruntung mempunyai 2 sahabat yang perhatian padaku ?

“ Kyunie, ayo buka matamu dan makan sarapanmu ini, lalu minum obat. Aku sudah membuatkan mu soup. Bukankah kau menyukai soup buatanku ?” ujar Ryeowook sembari duduk ditempat tidurku. Aku pun membuka mataku perlahan dan melihat kearahnya. Eunhyuk memegang keningku dengan punggung tangannya untuk memastikan demamku tidak terlalu tinggi. Aku hanya terdiam.

“ Sepertinya tidak terlalu parah. Ayo bangun kyunie.” ujar Eunhyuk sembari membantuku duduk. Aku hanya mengikuti perintahnya. Sebenarnya aku tidak selemas itu sehingga dibantu mereka. Aku hanya ingin merasakan perhatian mereka sebelum aku menikah dan itu akan membuatku jarang mendapatkan perhatian mereka. Ryeowook pun memberikan soup dan bubur buatannya kepadaku kemudian memberikanku suapan demi suapan. Aku pun tersenyum tipis melihat perhatian mereka padaku. Bukankah aku seperti mengerjai mereka ? Ya mungkin tidak apa-apa untuk terakhir kalinya. Setelah makan dan minum obat, mereka pun keluar kamar dan membiarkanku untuk beristirahat. Sebenarnya aku ingin mereka didalam kamarku saja, namun mereka memarahiku karena pasti aku tidak akan tidur jika ada mereka didalam kamarku. Sepeninggal mereka, aku hanya berguling-guling karena merasa bosan. Aku pun mengambil ponselku dan melihat pesan, namun tidak ada satu pun pesan penting terutama dari Siwon. Mengapa dia tidak mengabariku pagi ini ? Tidak tau kah dia bahwa aku sedikit merindukannya ? Aku pun menggembungkan pipiku dan melihat sekelilingku. AH! Aku dapat ide. Aku akan mengerjainya hari ini karena dia tidak memberiku kabar.

To : My Husband (Choi)

I’m sick wonnie.

1619222_1531983280360446_18945482_n.jpg

Kukirimkan pesan singkat kepadanya. Dan menunggunya membalas, namun setelah beberapa lama dia tidak membalas pesanku. Sepertinya dia benar-benar sibuk dan tidak memegang ponselnya. Gagal sudah rencanaku untuk mengerjainya. Tak berapa lama aku pun merasa kantuk pada diriku, sepertinya reaksi obat mulai berjalan. Aku pun menaruh ponselku dimeja nakas dan menarik selimut kemudian memejamkan mataku.

Belum juga diriku mencapai gerbang mimpiku, pintu terbuka dengan cepat dan menimbulkan suara yang kencang. Aku pun terkejut dan segera duduk. Siapa yang berani menggangguku ? Belum sempat aku marah, kepalaku terasa sakit dan berdenyut, apakah ini karena aku gerakanku yang tiba-tiba duduk ? Aku pun menundukan wajahku dan memijat pelipisku. Kurasakan seseorang duduk didepanku dengan nafas yang terengah-engah.

“ Babykyu, hhhh. Kau tidak hhh apa hhh apa ?” tanyanya dengan suara khawatir dan nafas yang memburu. Aku pun mengangkat kepalaku untuk melihatnya. Oh ? Siwon ? Mengapa dia disini ? Aku hanya terdiam dan mengerutkan keningku.

“ Apa ada yang sakit ? Sepertinya aku membuatmu terkejut. Maafkan aku.” ujarnya sembari mengusap bahuku. Aku ingin menjawabnya, namun tiba-tiba kepalaku berdenyut kembali. Aku pun memejamkan mataku dan menunduk. Siwon yang melihatku terdiam pun menggendongku dan membenarkan posisiku agar berbaring. Dia pun menaruh bantal serta selimut dengan posisi yang benar agar aku merasa nyaman. Setelah itu dia pun duduk disampingku dan memegang jemariku. Dia mengecup jemariku dan sesekali mengucapkan kata maaf. Sementara aku ? Aku hanya diam menunggu rasa sakit kepala ini berkurang. Setelah merasakan sakit kepalaku berkurang, aku pun membuka mataku dan menggenggam tangannya.

“ Wonnie, mengapa kau disini ? bukankah kau sibuk dengan pekerjaanmu ?” tanyaku pelan sembari menatapnya.

“ Aku kemari karena khawatir denganmu. Saat aku menyerahkan dokumenku ke appa, aku menerima pesan singkat darimu dan aku segera membacanya saat tau itu darimu. Sesaat setelah aku membaca isi dari pesanmu, aku berlari dari ruangan appa menuju mobilku dan menuju kemari. Aku benar-benar khawatir denganmu babykyu. Aku merasa ini kesalahanku karena tidak menjagamu dengan baik. Maafkan aku. ” jawabnya sembari mengecup punggung tanganku.

21052012-siwon-crying.jpg

Oh. Sepertinya perbuatanku kali ini membuatnya benar-benar khawatir. Aku pun menggenggam tangannya erat. Aku harus meminta maaf sekarang.

“ Ini bukan kesalahanmu. Aku hanya demam dan kepalaku sedikit sakit karena flu. Jadi jangan menyalahkan dirimu. Aku mengirimkan pesan kepadamu karena aku tadi sedikit merindukanmu.” ujarku tanpa sadar menyebutkan bahwa aku merindukannya. Aku pun sedikit terkejut ketika menyadari apa yang kukatakan. Segera saja aku menarik tanganku darinya dan menutup wajahku dengan selimut. Siwon sendiri hanya diam terkejut dengan pernyataanku. Kemudian dapat kurasakan dia mengusap kepalaku dari balik selimut dan terdengar juga suara tawanya yang pelan.

“ Hhhh. Babykyu, kau sudah membuatku sangat khawatir. Tapi aku menyukai pernyataanmu ini. Mengapa tidak bilang saja bahwa kau merindukanku dan menyuruhku kemari tanpa membuatku khawatir. Kau benar-benar sangat berbeda babykyu. Aku menyukai semua tindakanmu kepadaku, dan aku selalu tidak dapat marah denganmu. Bukankah seharusnya marah karena kau mengerjaiku hari ini ? Babykyu, lepaskan selimutmu ini, aku juga merindukan wajahmu itu. Biarkan aku melihatnya.” ujarnya sembari menarik selimut dari wajahku. Aku pun menyingkirkan selimut dari wajahku dan melihatnya.

“ Wonnie tidak marah?” tanyaku sembari menatapnya. Siwon pun menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Aku pun segera beranjak duduk dan memeluknya.

“ Maafkan aku wonnie. Aku aahh.” ucapanku terputus karena kepalaku berdenyut kembali. Oh sepertinya aku membuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Mengapa aku sangat bodoh saat ada dirinya ? Dapat kurasakan tubuhku terangkat dan kembali dalam posisi berbaring. Kubuka mataku perlahan untuk melihatnya.

“ Hhhh. Babykyu, kau selalu membuatku khawatir. Jangan berbuat seperti itu lagi. Sekarang pejamkan matamu dan tidur. Bukankah kau habis minum obat ? Aku akan menemanimu disini.” ujar Siwon sembari mengusap kepalaku. Aku pun menarik tangannya dari kepalaku dan menggenggamnya. Dia pun menatapku dengan tatapan bertanya.

“ Hnn, wonnie. Ber.. berbaringlah disebelahku. Aku…. Aku ingin … Aku ingin memelukmu.” ujarku sembari mengalihkan pandanganku kearah lain. Ada apa denganku hari ini ? Mengapa aku dengan semudah itu mengucapkan apa yang kufikirkan ? Dan mengapa aku menjadi manja bersamanya ? Oh, kau kehilangan wajahmu Cho Kyuhyun. Sementara aku sibuk dengan fikiranku, aku tidak sadar bahwa Siwon sudah berbaring disampingku. Ketika aku merasakan tangannya melingkar dipinggangku barulah aku kembali dari alam fikiranku. Kulihat dia tersenyum dan kurasakan dia mengecup keningku dengan lembut.

“ Tidurlah baby. Aku akan menjagamu disini. I love you.” bisiknya perlahan sembari mengecup pelipisku. Aku hanya terdiam dan merasakan kantukku kembali datang. Tak perlu waktu yang lama, aku pun memasuki alam mimpiku.

KYUHYUN POV END

Hari pernikahan.

SIWON POV

“ Hey Siwon ah. Dapatkah kau duduk diam ? Kepalaku pusing melihatmu berjalan tanpa arah seperti itu. Kau itu sedaritadi membuatku kesal saja.” ujar Donghae sembari melihatku dan melipat satu kakinya. Mendengarnya bicara seperti itu, aku pun duduk namun tidak berapa lama aku berdiri kembali dan meneruskan kegiatanku berjalan mengitari ruangan ini.

“ Siwon, kau benar-benar tidak dapat tenang sebentar saja. Kau akan kelelahan jika seperti itu.” ujar Yesung yang sepertinya juga sudah cukup kesal sedaritadi karena melihatku tidak dapat duduk dengan tenang seperti yang lain.

“ Mengapa aku gugup seperti ini ? Aku sangat gugup sekarang. Padahal sebelumnya tidak seperti ini.” ucapku sembari melihat Yesung dan Donghae yang duduk disofa dengan nyaman. Aku pun duduk diantara mereka dan bersandar disofa.

“ Aku tidak mengerti mengapa kau gugup. Mungkin itu biasa terjadi pada saat akan melakukan pernikahan. Tanya saja pada appamu.” ujar Donghae hyung sembari memberiku air mineral yang sedaritadi dipegang olehnya. Aku pun menerimanya dan meminum air tersebut hingga habis. Yesung dan Donghae hanya menggelengkan kepalanya dan mengalihkan pandangan mereka saat mendengar pintu terbuka. Kulihat appa dan umma memasuki ruangan tempat kami menunggu. Kami bertiga pun berdiri dan membungkukan tubuh kami. Umma mengusap pipiku perlahan dan tersenyum.

“ Kau terlihat tampan Wonnie. Umma tidak menyangka kau hari ini akan menikah. Sepertinya umma baru kemarin mengantarkanmu untuk pergi ke sekolah dasar. Apa ini benar-benar Choi Siwon umma ?” ujar umma sembari tersenyum. Aku pun tersenyum dan memeluk ummaku.

“ Ya umma, ini adalah Choi Siwon, anak umma yang telah beranjak dewasa yang dahulu umma selalu antar saat sekolah. Apakah aku terlihat tampan seperti appa saat akan menikah dengan umma ?” tanyaku dengan nada menggoda ummaku. Umma hanya tertawa pelan dan mengusap bahuku.

“ Tentu saja kau tampan seperti appamu ini Choi. Tapi sepertinya appa saat dahulu akan menikah dengan ummamu ini lebih tampan disbanding dirimu sekarang. Lihatlah dirimu, wajahmu terlihat seperti seseorang yang frustasi. Tenangkan dirimu Choi. Kau itu anak dari Choi Young Woon atau Kangin.” ujar appaku sembari menepuk bahuku. Kulihat umma menggelengkan kepala dan menghampiri appaku.

“ Hey, kalian berdua itu adalah Choi, jadi jangan memanggilnya seperti itu. Dan dahulu appamu itu juga gugup sepertimu ini Wonnie. Wajahnya dahulu terlihat pucat namun  dia berhasil melewatinya tanpa gugup sedikit pun.” ujar umma sembari memeluk lengan appaku. Aku pun menatap appa dengan tatapan menggoda. Appa pun tertawa dan mengusap tangan ummaku.

“ Walaupun seperti itu, aku tidak membuat teman-temanku kesal karena tingkahku chagy. Siwon-ah, kau tau. Gugup dalam melaksanakan sebuah pernikahan itu adalah hal yang wajar, semua orang pasti akan melewatinya. Jadi coba tenangkan fikiranmu dan fikirkan saja seseorang yang sangat kau cintai itu.” ujar appa sembari menekan bahuku pelan dan tersenyum. Kulirik Donghae dan Yesung yang tertawa kecil karena perkataan appa. Aku hanya merunduk malu. Hnn, bagaimana dengan Kyuhyun ? Apakah dia sama gugupnya seperti ku ?

“ Siwon-ah, ayo kita kealtar. Para tamu sudah menunggu. 10 menit lagi acara akan dimulai.” ujar Appa sembari berjalan keluar ruangan. Aku pun mengikuti mereka ketempat acara diikuti oleh Yesung dan Donghae .

treetop-ballroom-1

Setelah sesampainya dialtar, aku tetap melakukan kegiatanku seperti didalam ruang tunggu tadi. Berjalan didepan appa,umma dan kedua sahabatku tanpa fikiran dan tujuan yang jelas. Kutolehkan kepalaku kekiri dan kanan. Bermain dengan jemariku, namun semua itu tidak menghentikan kegugupan dalam diriku. Ah~! Mengapa 10 menit itu sangat lama disaat seperti ini ? Kurasakan punggung ku ditepuk oleh seseorang. Aku pun menoleh kan kepala.

“ Hey Siwon ah, kalian kan sudah resmi jadi suami istri di mata hukum. Mengapa kau gugup ?” tanya Yesung sembari menatapku. Aku pun menghela nafas perlahan dan sedikit tersenyum.

“ Tapi hyung, kami belum resmi menjadi suami istri dalam agama. Kau tau bukan, mengucapkan janji didepan banyak orang itu membuatku sangat gugup. Aish apa yang terjadi padaku ?” jawabku sembari mengusap wajahku. Donghae pun menepuk bahuku dengan sedikit keras.

“ Hey, kau sudah terbiasa mempresentasikan proyekmu didepan banyak orang, jadi anggap aja sekarang itu sama seperti itu. Namun, bedanya adalah sekarang kau sedang menangani proyek yang lebih besar untuk dirimu.” ujar Donghae dengan tegas sembari melempar tatapan kesal miliknya. Aku pun tersenyum dan menganggukan kepalaku.

“ Kau benar hyung. Aku sudah terbiasa akan hal ini. Pasti aku dapat melakukannya dengan baik.” ujarku sembari tersenyum dan mengatur nafasku agar lebih tenang

Tak berselang lama, Pintu altarpun terbuka dan menampakan sesosok pemuda manis dengan seorang laki-laki yang lebih tua darinya dan dibelakang mereka pun terlihat 2 pemuda manis sedang tersenyum mengiringi dua sosok ayah dan anak didepan mereka. Kulihat pemuda yang sangat kucintai sedang berjalan menuju arahku. Tanpaku sadari aku tersenyum saat melihat dirinya menatapku.

78a4a-20130507_siwon_metgala-600x800.jpg

Dia terlihat cantik dengan tuxedo pilihannya dahulu. Kulihat senyumnya yang tidak pernah pudar saat berjalan menuju arahku bersama appa dan kedua sahabatnya. Aku merasakan jantungku berdegub sangat cepat karena melihat dia semakin dekat denganku namun aku merasa lebih tenang dan gugupku hilang begitu saja.

302894_200260580098866_1757643192_n.jpg

Tanpa kusadari, Kyuhyun sudah berada didepanku bersama Hangeng appa. Aku pun sedikit membungkukan kepalaku dan tersenyum pada Hangeng appa.

“Kuserahkan anakku kepadamu Choi Siwon, tolong mulai sekarang kau jaga dia dengan baik.” ujar Hangeng appa sembari menyerahkan tangan halus milik Kyuhyun kedepanku. Aku pun mengangguk perlahan dan menggamit tangan Kyuhyun. Kami berdua pun berpandangan dan tersenyum satu sama lain.

“ Kau terlihat sangat cantik dan manis babykyu.” bisikku perlahan sembari tersenyum. Kyuhyun hanya menanggapiku dengan gelengan kepala dan senyuman manisnya. Sepertinya dia juga gugup sepertiku.

“ Gugup ?” tanyaku singkat sembari mengusap jemarinya dengan ibu jariku. Dia pun mengangguk dan menghembuskan nafas perlahan. Setelah sedikit berbicara dengan Kyuhyun, kami pun menghadap ke pendeta yang ada didepan kami. Pendeta pun tersenyum dan berjalan ke depan kami.

“ Kalian sudah siap ?” tanyanya sembari tersenyum. Kami pun menganggukkan kepala kami.

“ Baiklah. Sekarang saling berhadapan dan genggam tangan satu sama lain.” ujarnya sembari melihat kearahku. Kami berdua pun saling berhadapan dan menatap satu sama lain. Genggaman tangan kami terasa begitu hangat dan erat bagiku, sepertinya Kyuhyun benar-benar gugup. Kulemparkan senyuman kepadanya untuk menenangkan dirinya dan menggerakan bibirku tanpa suara “ Tidak apa-apa ”. Dapat kurasakan dia lebih tenang daripada sebelumnya, aku pun tersenyum dan mengangguk kecil kepadanya.

“ Baiklah. Kita mulai sekarang. Didepan tuhan. Kita akan mengikat janji suci dari dua insan yang berada didepan kita semua. Choi Siwon apa kau bersedia Cho Kyuhyun menjadi istrimu, dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan sakit maupun sehat ?” tanya Pendeta kepadaku dengan tegas dan lantang.

“ Ya. Saya bersedia.” jawabku dengan tegas.

“ Cho Kyuhyun apa kau bersedia Choi Siwon menjadi suamimu, dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan sakit maupun sehat ?” tanya Pendeta kepada Kyuhyun dengan tegas dan lantang.

“ Ya. Saya bersedia.” jawab Kyuhyun dengan lembut namun terdengar tegas.

“ Baiklah Choi Siwon dan Choi Kyuhyun dengan ini kalian berdua sudah sah menjadi sepasang suami istri. Dan Choi Siwon, kau dapat mencium istrimu.” ucap Pendeta sembari memundurkan langkahnya. Kami pun melemparkan senyum satu sama lain dan aku memandang Kyuhyun untuk meminta izin untuk menciumnya. Kyuhyun pun mengangguk pelan dan memejamkan matanya. Aku pun mendekatkan wajahku kearah wajah miliknya dan mencium bibirnya secara perlahan.

1017348_479777448778028_793595233_nn.jpg

Kami pun melepaskan ciuman kami dan menghadap kearah para tamu kami. Tak berapa lama kami mendengar tepuk tangan dari para tamu dan sahabat kami. Kami pun memasang cincin dijari kami secara bergantian dan menghampiri orang tua kami.

“ Selamat kyunie sayang. Kau sudah menyandang marga Choi sekarang.” ujar Heechul umma sembari memeluk putra kesayangannya itu. Aku hanya tersenyum melihat Kyuhyun yang tidak malu untuk bermanja-manja dengan Heechul umma. Dia pun memeluk ummaku dan appa kami. Sekarang keluargaku terasa semakin lengkap.

35mjfv7.jpg

“ Kemarilah Siwon. Kau harus berfoto dengan Appa mertuamu. Untuk disimpan dialbum kenangan.” ujar Yesung sembari mengarahkan kameranya kearah Hanggeng appa. Aku pun menghampiri Hanggeng appa dan menghadap kekamera milik Yesung.

“ Kerja bagus Choi Siwon. Sudah kubilang kau akan berhasil mengatasi kegugupanmu itu.” ujar Donghae sembari menepuk bahuku. Aku pun menjabat tangan miliknya dan memeluknya kemudian mengucapkan terima kasih. Yesung hyung pun menepuk punggungku dan tersenyum. Aku pun beralih memeluknya dan mengucapkan terima kasih kepadanya. Kulihat Kyuhyun pun memeluk kedua sahabatnya dan tersenyum dengan lebar. Akhirnya kami pun mengakhiri perjalanan cinta kami yang rumit ini dengan janji suci pernikahan hari ini. Aku sangat bersyukur atas semua yang terjadi padaku dengan dirinya beberapa tahun terakhir ini. Jika bukan karena nya mungkin aku tidak akan disini sekarang.

SIWON POV END

KYUHYUN POV

“ Cho Kyuhyun, eh ? Choi Kyuhyun. Akhirnya kau melepas masa lajangmu sekarang. Kau harus dapat mengurus suamimu dengan baik mulai sekarang.” ujar Eunhyuk sembari memelukku. Aku pun mengangguk dan memeluknya dengan erat.

“ Kalau kau membutuhkan pelajaran memasak lagi, hubungi aku saja Kyunie. Aku akan membantumu.” ujar Ryeowook sembari mengusap kepalaku. Aku tersenyum dan beralih memeluknya.

“ Aku akan menelfonmu saat kau tidak sibuk hyung. Cepatlah kalian berdua menyusul kami. Aku tau kalian sudah mempersiapkan semua rencana pernikahan kalian berdua.” jawabku sembari melepaskan pelukanku kepada Ryeowook. Dapat kulihat semburat merah muda di pipi kedua sahabatku itu. Aku pun tertawa pelan dan menggelengkan kepalaku. Mereka berdua masih saja malu untuk mengungkap tentang berita pernikahan mereka. Kurasakan sebuah tangan yang hangat melingkar dibahuku, kutolehkan kepalaku kearah pemilik tangan tersebut yang terlihat tersenyum saat melihatku sedikit terkejut.

“ Ada apa babykyu ? sepertinya seru sekali perbincangan kalian.” ujar pemilik tangan itu yang tidak lain adalah suamiku, Choi Siwon. Aku tersenyum dan menghadap kearahnya kemudian meletakan tanganku didadanya.

“ Itu hyung, Wookie dan Hyukie tidak mau memberitahuku kapan pernikahan dilaksanakan. Aku juga ingin membantu mereka mempersiapkannya. Mereka kan sudah banyak membantu kita dalam pelaksanaan pertunangan hingga pernikahan ini. Tetapi mereka merahasiakannya dariku.” ujarku dengan nada sedikit kesal. Siwon tertawa pelan dan melingkarkan tangannya di pinggangku.

“ Mereka akan memberitahumu nanti babykyu. Mereka masih terlalu malu mengungkapkan kabar bahagia tersebut. Jadi jangan bersedih seperti itu, bukankah ini hari bahagia kita ?” ucap Siwon sembari mencuri kecupan dari bibirku. Kutundukan kepalaku dengan cepat saat merasakan hangat yang menjalar disekitar pipiku. Tak berapa lama terdengar suara rintihan kesakitan darinya. Kudongakan kepalaku melihat kearahnya dan memandangnya khawatir.

“ Kau itu Siwon ah. Jangan bermesraan sekarang. Kau harus berganti pakaian untuk acara resepsi. Para tamu sudah  menunggu di ruang ballroom. Kalian cepat bergantilah pakaian. Kalian berempat temani mereka okay. Kami akan kesana terlebih dahulu untuk menyambut tamu.” ujar ummaku sembari melipat kipas yang berada ditangannya. Sepertinya aku tau mengapa Siwon merintih kesakitan dan mengusap kepalanya. Dapat kulihat orang tua dan sahabat kami menahan tawa mereka melihat Siwon dimarahi oleh ummaku. Siwon hanya menganggukan kepala kearah ummaku dan melihat kearahku.

“ Ayo kita keruang ganti wonnie. Sebelum umma semakin bertambah marah.” ujarku sembari memeluk lengannya. Kami pun berjalan keluar dari altar dan berjalan menuju villa yang didalamnya ada ruang ganti untuk kami berdua. Sahabat kami pun mengikuti kami menuju villa. Sesampainya didepan ruang gantiku, Siwon menghentikan langkahnya dan membukakan pintu untukku. Kedua sahabatku memasuki ruang gantiku terlebih dahulu tanpa menungguku.

“ Masuklah babykyu. Aku akan berganti pakaian dikamar sebelah dan menunggumu di pintu ballroom.” ucapnya sembari tersenyum.

“ Baiklah wonnie. Sampai bertemu nanti.” ujarku sembari mengusap pipinya dan menghampiri sahabatku yang menungguku didalam. Siwon pun menghampiri sahabatnya dan berjalan memasuki ruang ganti untuknya. Kulihat Ryeowook sudah menyodorkan pakaian lain untukku. Aku terkejut melihatnya menyodorkan pakaian itu kepadaku dan melebarkan mataku.

“ Kau bercanda hyung ? Mengapa aku mengenakan itu ? Dimana tuxedoku yang telahku siapkan kemarin ?” tanyaku sembari memundurkan langkahku darinya. Ryeowook dan Eunhyuk pun tersenyum dan menggeleng.

“ Ummamu yang menyuruhku memberikan ini kepadamu. Kau harus memakainya sekarang. Kau tidak dapat menolaknya. Kau tau bukan ummamu seperti apa ? Hanya beberapa jam Kyunie. Tenang saja kami akan selalu berada disampingmu.” ujar Eunhyuk sembari menggenggam tanganku dan menenangkan diriku. Aku pun menghembuskan nafasku perlahan kemudian menerimanya dan memasuki kamar mandi untuk berganti pakaian. Setelah mengganti kemeja dan tuxedoku, kulangkahkan kakiku keluar dan menghampiri mereka.

“ Kyunie, kau tampak cantik dan menggemaskan dengan itu. Aku semakin gemas melihatmu. Kemarilah agar stylish merapihkan rambutmu.” ujar Ryeowook sembari menggenggam tanganku dan membawaku kearah meja rias. Aku hanya tersenyum menanggapinya. Kedua sahabatku selalu mengatakan bahwa diriku cantik dan menggemaskan. Tidakkah mereka berfikir bahwa aku ini seorang laki-laki yang tampan dan keren ? Bahkan mereka lebih menggemaskan, cantik dan imut dibandingkan denganku. Aku pun mendudukan diriku didepan meja rias. Tak berapa lama beberapa stylish menghampiriku dan mulai mengerjakan beberapa pekerjaan mereka terhadapku. Sebenarnya aku tidak menginginkan ini semua namun jika aku menolaknya, aku dipastikan mendapat masalah besar dengan ummaku.

Dalam 30 menit, semua stylish telah menyelesaikan pekerjaannya dan hanya satu stylish yang terlihat sedang merapikan rambut milikku. Setelah merapikan rambutku, dia pun tersenyum kepadaku.

“ Kau tampak sangat cantik Ny.Choi.” ujarnya sembari memberikan sebuket bunga berwarna putih dan ungu kepadaku. Stylish tersebut adalah Jung Jaejoong, istri dari saudara sepupu Siwon yang bernama Jung Yunho. Kami belum pernah bertemu sebelumnya, dan ini pertama kalinya kami bertemu tetapi dia suda menggodaku. Siwon pun pernah bercerita bahwa dia sudah beberapa tahun tidak bertemu dengan saudara sepupunya tersebut dikarenakan pekerjaan mereka yang sangat sibuk dan sepupunya yang memilih menetap di Jepang sejak kami kuliah. Dan pernikahan kami ini memberikan kami kesempatan bertemu dengan mereka. Walaupun aku belum bertemu Yunho secara langsung, aku dapat mengatakan bahwa mereka pasangan yang sempurna dari foto-foto yang ditunjukan Siwon beberapa waktu lalu. Dan sekarang aku bertemu dengan Jung Jaejoong yang ternyata lebih cantik dan baik dibandingkan difoto. Bukankah aku beruntung mendapatkan anggota keluarga baru yang sangat baik denganku ?

“ Heun, terimakasih hyung. Namun aku ini seorang laki-laki. Seharusnya kau mengatakan bahwa aku ini tampan.” ujarku sembari memegang bunga yang diberikannya. Kulihat dia tertawa pelan dan melihat kembali kearah rambutku untuk memastikan pekerjaannya telah sempurna.

jaejoongowow.png

“ Sekarang kau dapat menuju ballroom bersama pangeranmu, permaisuri Choi. Aku akan panggilkan kedua sahabatmu itu. Aku akan pergi ke ballroom terlebih dulu. Sampai bertemu disana kyunie.” ujarnya sembari merapikan lengan kemejanya dan berjalan keluar ruangan. Setelah Jaejoong keluar, kedua sahabatku pun masuk dan melebarkan matanya saat melihat kearahku.

“ Kyunie ? Apakah itu dirimu ?” tanya Eunhyuk sembari memerjapkan matanya dan menghampiriku perlahan.

“ Ya ini aku hyukie.” ujarku sembari berdiri dari kursiku dan melihat kearahnya. Eunhyuk hanya terdiam dan disibuk dengan fikirannya sendiri. Ryeowook pun menghampiriku dan memegang tanganku.

140714-ryeowook-11.jpg

“ Kau sangat menakjubkan Kyunie. Aku hampir tidak mengenalimu. Siwon pasti akan terkejut.” ujar Ryeowook sembari berdiri didepanku.

“ Ya dipastikan dia akan terkejut wookie. Aku sendiri terkejut melihat diriku sekarang ini.” ujarku sembari tersenyum dan melirik kearah cermin. Eunhyuk yang sedari tadi terdiam pun menghampiriku dan memegang bahuku.

“ Panggil aku Oppa hari ini.” ujarnya secara tiba-tiba dengan wajah serius. Aku sedikit membuka mulutku karena terkejut dengan ucapannya yang tiba-tiba. Ryeowook pun tertawa dan menganggukan kepalanya.

“ Ya benar,kyunie. Kau harus memanggil kami Oppa.” ucap Ryeowook sembari beralih menggenggam tangan kiriku.

“ Yak ! Kalian ini apa-apaan ? Aku ini laki-laki. Mengapa aku harus memanggil kalian Oppa ?” tanyaku dengan nada sedikit meninggi karena kesal. Eunhyuk pun menggenggam tangan kananku dan tersenyum.

“ Tidak ada penolakan permaisuri Kyu. Pangeranmu sudah menunggu kita. Mari kita keluar.” ujar Eunhyuk sembari menuntunku berjalan keluar ruang ganti. Aku hanya dapat memutar mata malas menanggapi permintaan kedua sahabatku ini. Mereka sangat baik terhadapku namun mereka juga sering sekali menjahiliku. Walaupun begitu aku sangat menyayangi mereka berdua. Aku bersyukur karena mereka dapat membuat rasa gugupku yang sedaritadi kupendam menghilang begitu saja. Kami pun berjalan beriringan keluar dari ruang ganti dan menuju ballroom.

KYUHYUN POV END

AUTHOR POV

the-reverie-saigon-welcome.jpg

Didepan pintu ballroom, Siwon berserta Donghae dan Yesung menunggu kedatangan dari Kyuhyun dengan Ryeowook dan Eunhyuk. Mereka berbincang-bincang ringan sembari menunggu kedatangan dari orang yang mereka tunggu. Tak beberapa lama, terdengar suara beberapa langkah kaki menghampiri mereka. Mereka pun melirik kearah suara tersebut, mereka pun dapat melihat Eunhyuk yang memakai tuxedo putih berjalan sendiri.

bfe6c4e5dcba0e76de83504bea0076de.jpg

“Hati-hati Kyunie.” ujar Eunhyuk sembari melihat kebelakang. Mereka yang mendengar suara Eunhyuk pun membalikan tubuh mereka kearah suara tersebut berasal. Mereka terkejut melihat apa yang mereka lihat.

5882b2b7d0a20cf418de839776094b36acaf992f.jpg

“ Oh Siapa dia ?” tanya Yesung dengan mulut dan mata terbuka lebar. Ryeowook yang melihat Yesung terkejut pun tertawa pelan. Ryeowook pun menghampiri Yesung dan memeluk lengan Yesung.

“ Kyuhyun semakin cantik bukan ?” tanya Ryeowook dengan wajah cerianya. Yesung pun menoleh kearah Ryeowook dan menganggukan kepalanya. Eunhyuk melihat kearah Donghae yang terdiam pun menepuk lengan Donghae pelan. Donghae pun sadar akan lamunannya dan tersenyum.

donghae-tuxedo-crop.jpg

“ Hallo Kyuhyun ah. Kau terlihat luar biasa hari ini.” ujar Donghae sembari merangkul Eunhyuk. Eunhyuk pun tersenyum dan mengangguk menyetujui ucapan Donghae. Yesung, Ryeowook, Donghae dan Eunhyuk pun melihat kearah Siwon. Dapat dilihat oleh mereka bagaimana ekspresi Siwon yang hanya dapat menatap Kyuhyun dalam diam. Kyuhyun sendiri hanya menundukan wajahnya karena rona merah sudah menjalar diwajah cantiknya. Yesung pun menepuk pelan punggung Siwon. Siwon pun terkejut dan salah tingkah karena sikapnya. Dia pun menghampiri Kyuhyun secara perlahan.

11896173_880580712031031_7426165662038773959_n.jpg

“ Kau sangat cantik dan menakjubkan babykyu.” ujar Siwon sembari mengulurkan tangannya. Kyuhyun pun menggamit tangan Siwon dan tersenyum tipis.

“ Terimakasih wonnie.” ujar Kyuhyun dengan wajah yang semakin memerah. Siwon pun menggamit tangan Kyuhyun dan menaruhnya di lengannya kemudian mereka berjalan kearah pintu masuk ballroom diikuti sahabat mereka.

“ Kedua mempelai memasuki ruangan.” teriak penjaga yang berada di balik pintu ballroom. Perlahan-lahan pintu ballroom pun terbuka. Siwon dan Kyuhyun secara bersamaan menarik nafas perlahan untuk menghilangkan kegugupan mereka.

ballroom_ritz_theatre_style.jpg

Mereka berdua pun memasuki ruangan yang terlihat megah dan mewah tersebut. Terdengar sorak sorai dari tamu undangan pernikahan mereka. Mereka terseyum dan melemparkan pandangan mereka ke setiap undangan yang berada didekat mereka.

AUTHOR POV END

SIWON POV

“ Kedua mempelai memasuki ruangan.” teriak penjaga yang berada di balik pintu ballroom. Perlahan-lahan pintu ballroom pun terbuka. Aku menarik nafasku perlahan. Jika boleh aku berterus terang, aku sama sekali tidak menyukai pesta yang mewah ataupun semacam hal itu. Tetapi semua yang kulakukan hari ini menyangkut nama baik dari perusahaan Cho ataupun perusahaan Choi. Aku tidak ingin karena keegoisanku, semua usaha dan hasil yang kuraih sekarang menghilang begitu saja. Pintu ballroom pun terbuka lebar didepanku. Kami berdua memasuki ruangan yang cukup mewah dan megah. Dapat kudengar sorak sorai para tamu undangan kami saat melihat kami memasuki ruangan. Dan dapat kulihat juga banyak anak laki-laki dari relasi bisnis kami diam terpaku melihat kearah Kyuhyun. Aku hanya tersenyum mengikuti senyuman dari Kyuhyun yang ramah menyambut para tamu kami. Kami berjalan di lantai hall yang terbuat dari marmer berwarna coklat menuju podium hall. Umma kami memang paling terbaik dalam hal-hal seperti ini. Banyak lampu yang menghiasi ruangan ini, kursi dan meja tertata dengan rapi. Ukiran-ukiran di sekitar ruangan menambah kesan mewah pada acara ini.

Ballroom46.jpg

Walaupun aku tidak menyukai hal semacam ini. Tetapi semua penataan di ruangan ini cukup membuatku takjub. Kuedarkan pandanganku kearah para tamu yang hadir. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada seseorang, bukankah itu Zhoumi ? Mengapa Kyuhyun mengundangnya keacara kami ?

C0rxm4XUcAAT1Wh.jpg

“ Kau mengundangnya ?” bisikku kepada Kyuhyun yang telah duduk disampingku. Kyuhyun pun melihat kearahku dengan tatapan bingung.

“ Hnn Siapa maksudmu Wonnie ?” tanyanya sembari memerjapkan mata. Oh. Lihatlah dia tampak sangat menggemaskan.

“ Zhoumi. Apakah kau yang mengundangnya ? Mengapa kau mengundangnya ? Bukankah lebih baik jika dia tidak perlu kau undang ?” ucapku dengan nada sedikit kesal karena perasaan cemburu. Dapatku lihat Kyuhyun memutar matanya dengan malas.

“ Tuan Choi. Apakah kau tidak melihat bahwa disebelah Zhoumi ada istrinya ? Itu Henry dan kau tau, mereka sudah saling mencintai satu sama lain. Masalahku dengannya pun sudah selesai sejak kau berada di Amerika. Bukankah kau sudah tau itu ?” jawab Kyuhyun sembari memincingkan matanya kepadaku. Aku pun menggelengkan kepalaku dan melihat kearahnya.

“ Jadi, selama aku di Amerika, kau bertemu dengannya ?” tanyaku sembari menatapnya. Kyuhyun pun menghembuskan nafasnya dan menatapku.

“ Sudahlah Siwonnie. Sudah kubilang bukan bahwa masalahku dengannya sudah selesai. Kau tidak percaya padaku ? Sangat tidaklah lucu kita bertengkar pada hari ini hanya karena kesalahpahamanmu kepadaku.” jawabnya sembari menggembungkan pipinya kesal. Kutahan tawaku, sebenarnya aku sudah mengetahui semuanya dan aku sangat mempercayainya. Namun aku ingin sekali melihat wajahnya saat marah, karena itu terlihat sangat manis menurutku. Kucubit pipi chubbynya secara perlahan dan dia pun memincingkan matanya kesal.

“ Mengapa kau mencubitku ? Mengapa kau sangat suka mencubit ku ?” tanya Kyuhyun sembari mengusap pipinya. Aku pun tersenyum dan merangkulnya.

“ Ya aku sangat menyukainya. Apakah kau mau mengajukan pernyataan keberatan atas perlakuanku ini padamu Ny. Choi ?” tanyaku sembari tersenyum menggodanya. Kyuhyun pun mencubit pinggangku dengan kencang dan dia segera melepaskannya saat melihat appa dan umma menghampiri kami. Aku hanya dapat meringis pelan dan meliriknya.

“ Ini sangat sakit babykyu.” bisikku perlahan. Dia pun menunjukan wajah bersalahnya dan mengusap bekas cubitannya tersebut. Aku hanya dapat tersenyum karena Kyuhyun itu sangat polos dan mudah sekali merasa bersalah kepadaku. Acara pun dimulai, pada acara awal kami diperkenalkan melalui biografi kami masing-masing. Setelah kami diperkenalkan oleh pembawa acara, acara berlanjut keacara kata sambutan dari orang tua kami kemudian dilanjutkan dengan kerabat terdekat dan sahabat-sahabat kami.

“ Choi Siwon. Dia adalah seorang yang begitu terkenal dikalangan wanita saat masa kuliah. Dan itu menjadikannya sebagai seorang player atau playboy. Namun saat bertemu dengan Kyuhyun, dia berubah 360 derajat menjadi lebih baik. Aku sangat mensyukuri perubahan yang terjadi padanya. Karena Kyuhyun juga dia dapat termotivasi menjadi lebih baik hingga dia berubah menjadi sukses seperti saat ini.” ucap Yesung diatas podium, dan ucapannya itu berhasil membuatku tersedak karena minumanku. Kulihat Kyuhyun terkekeh memandangku. Aku hanya dapat mengusap dadaku yang sedikit sakit karena tersedak.

“ Cho Kyuhyun. Anda semua pasti mengenalnya. Cho Kyuhyun adalah seorang yang perfect, dingin, keras kepala dan tidak suka berbasa-basi. Menurutku Siwon sangat hebat karena dapat bertahan dengan sifatnya yang seperti itu. Seiring berjalannya waktu pula, Siwon dapat merubah Kyuhyun menjadi lebih manis, ramah dan suka tersenyum.” ucap Eunhyuk diatas podium, aku pun mengangguk untuk menyetujui ucapan dari EunHyuk namun aku merasakan cubitan di lenganku karena Kyuhyun melihatku mengangguk.

“ Sakit babykyu. Kau suka sekali mencubitku.” ujarku sembari mengusap lenganku. Kyuhyun hanya menjulurkan lidahnya dan mengalihkan pandangannya. Aku hanya dapat tersenyum dan mengusap rambutnya ketika melihat tingkah kekanakannya yang muncul.

Setelah acara kata sambutan, acara hiburan pun dimulai. Ada beberapa kerabat yang menyuguhkan nyanyian dengan berbagai alat music, dan juga ada yang menari. Kami semua pun sangat menikmati suguhan mereka satu persatu.

“ Eheumm, kami disini tidak akan menyuguhkan sebuah lagu ataupun tarian. Kami disini akan memberikan sesuatu hal yang sedikit berbeda dari yang lainnya. Kami membuat ini hanya untukmu Siwon dan Kyuhyun.” ujar Ryeowook dengan senyuman diwajahnya.

Tak berapa lama ruangan ballroom pun digelapkan. Terlihat sebuah layar LCD yang sangat besar di turunkan dan beberapa saat kemudian tampak slide dengan judul First and Last WONKYU . Slide pertama pun muncul yang menampilkan pertemuan pertama kami dimansionku.Ya dapat kalian lihat wajahku terlihat tidak menyukai pertemuan tersebut, karena kami tidak saling mengenal satu sama lain. Namun Kyuhyun tetaplah menggemaskan sedari dulu hingga saat ini.

img_20150419_2103155

Tunggu sebentar, darimana mereka mendapatkan itu ? Aku pun menoleh kearah Kyuhyun, yang dijawab dengan gelengan kepala oleh Kyuhyun. Sepertinya mereka meminta bantuan orang tua kami. Slide selanjutnya menampilkanku yang sedang memarahi dengan jari menunjuk kepada Kyuhyun. Ya saat itu dimana aku menerima 7x tamparan dari para wanita yang menjadi pacarku karena Kyuhyun menyebarkan fotonya saat menciumku.

10514690_354513608070108_7517837514279495522_n.jpg

Slide selanjutnya terdapat fotoku yang mulai berubah menjadi yang lebih baik. Siapa yang mengambil fotoku saat dikelas ? Pasti Donghae atau Yesung ? Mengapa mereka suka sekali mengambil fotoku diam-diam ?

rw6x18zf7rlzop7lc331

Slide selanjutnya pun muncul, bukankah itu saat kami mulai menerima satu sama lain dan sedang merencanakan peraturan saat mendekatkan diri satu sama lain ? Bagaimana mungkin mereka juga mendapatkannya ?

tumblr_mucmmnWK9Z1rnll76o1_500.png

Kami pun disuguhkan kembali foto saat kami sedang berkencan untuk pertama kalinya di taman bermain. Itu pertama kalinya dan terakhir kalinya kami berkencan sebelum diriku berangkat ke Amerika untuk melanjutkan kuliahku.

tumblr_m9myasTLBw1rxa5j3o5_250.gif

Foto selanjutnya menampilkan kami yang sedang dibandara, dimana Kyuhyun mengantarkanku dan Donghae untuk berangkat ke Amerika.

13920950_1087775431311557_5881804620347162335_n.jpg

Kulihat slide demi slide yang ditampilkan dilayar, mereka membuat setiap adegan kami yang pernah kami lalui seakan terkenang kembali. Semua di tampilkan hingga sampai saat beberapa jam sebelum kami menikah. Setelah slide selesai, tepuk tangan riuh pun mulai terdengar. Kami berdua pun bertepuk tangan dan tersenyum pada mereka sebagai tanda bahwa kami sangat menyukai hasil karya mereka.

“ Untuk Kyuhyun dan Siwon, kami berharap kalian berdua akan berbahagia hingga maut memisahkan kalian berdua. Dan cepat berikan kami keponakan.” ujar EunHyuk sembari tersenyum pada kami. Ucapan EunHyuk sedikit banyak membuat kami berdua saling melirik atu sama lain dan salah tingkah. Mengapa dia mengatakan hal itu sekarang, kami baru saja menikah tetapi sudah dimintai hal seperti itu. Kulirik Kyuhyun yang menundukan kepalanya, dapat kulihat rona merah tersamar di pipinya.

“ Baiklah kita memasuki acara puncak pada malam ini. Ya itu pemotongan kue oleh kedua pengantin. Mempelai kami persilakan kemari untuk memotong kue.” ujar pembawa acara sembari berjalan menjauhi kue pengantin. Aku pun berdiri dan mengulurkan tanganku pada Kyuhyun serta membantunya bangun karena dia terlihat kesulitan dengan gaun yang dikenakan olehnya. Aku pun belum sempat bertanya padanya mengapa dia dapat memakai gaun seperti itu. Kami pun berjalan ke tengah podium hall.

Kue pengantin berwarna emas yang cukup tinggi dengan hiasan mutiara serta bunga yang menghiasinya sudah diletakan dihadapan kami. Seorang pelayan pun memberikan pisau kepada kami dan kami pun memegangnya secara bersamaan kemudian perlahan kami memotong kue tersebut.

metallic-gold-wedding-cake-for-Gatsby-style-wedding-vintage-1920s-image-via-Pinterest.jpg

Potongan pertama tentu saja kami berikan kepada orang tua kami masing-masing kemudian kepada sahabat kami lalu relasi bisnis kami.

“ Silakan menikmati makanan yang telah tersedia, dan yang ingin berdansa silakan ke tengah ballroom.” ujar pembawa acara sembari mempersilakan para tamu menikmati acara. Beberapa pasangan pun ada yang berdansa di tengah ballroom dan ada yang menikmati makanan. Kami berdua hanya duduk dan memperhatikan sekitar kami, tak berapa lama dua orang laki-laki pun menghampiri meja kami berdua dan duduk didepan kami.

oMGPv.jpg

“ Bagaimana kabarmu Choi Siwon ?” tanyanya sembari tersenyum. Aku pun melihat kearahnya dan memeluknya.

“ Oh ! Hyung ! Sejak kapan kau datang ? Dan mengapa kau baru menghampiriku ?” tanyaku dengan nada terkejut. Yunho hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya. Kyuhyun hanya diam dan memperhatikan interaksi kami. Kyuhyun pun menyipitkan matanya kearah pemuda yang datang bersama Yunho. Kyuhyun pun menutup mulutnya dan sedikit memundurkan tubuhnya.

“ Changmin ? Apakah itu kau ?” tanya Kyuhyun sembari memerjapkan matanya. Aku pun melihat kearah pemuda yang dipanggil oleh Kyuhyun. Tunggu sebentar, sepertinya aku pernah melihatnya disuatu tempat. Aku terdiam dan memandang wajahnya dengan seksama. Oh ! Dia itu pemuda yang berada di desa Kibum waktu itu. Mengapa dia dapat kemari ? Dan mengapa dia bersama Yunho ? Aku pun melihat kearah Yunho dengan tatapan bertanya.

“ Oh. Dia Shim Changmin assistant baruku, Jaejoong bertemu dia saat pergi ke Busan. Changmin, dia adik sepupu ku Choi Siwon dan Huswife nya Choi Kyuhyun.” ujar Yunho sembari menepuk bahu Changmin. Changmin pun berdiri dan membungkukan tubuhnya.

“ Senang bertemu kalian kembali tuan Choi dan nyonya Choi. Bagaimana kabar kalian ?” ucap Changmin sembari duduk kembali. Aku pun mengangguk dan melirik kearah Kyuhyun. Kyuhyun pun menoleh kearahku dan memeluk lenganku. Sepertinya dia tau bahwa aku masih menyimpan cemburu dengan pemuda itu.

“ Kami baik-baik saja Changmin. Panggil aku dengan Kyuhyun saja. Bukankah kita ini teman ? Apa kau tidak menganggapku sebagai teman lagi ?” tanya Kyuhyun dengan nada kesal. Changmin pun menggelengkan kepala nya dan melihat kearah Kyuhyun.

“ Ah bukan maksudku begitu Kyuhyun-ssi. Aku tidak bermaksud untuk seperti itu.” ujar Changmin sembari menunjukan wajah bersalahnya. Aku pun menggeleng kan kepalaku, sepertinya BabyKyu-ku ini bermaksud menjahilinya. Kulihat Kyuhyun menggembungkan pipinya dan mengalihkan pandangannya. Dan Changmin pun melirik kearahku dengan ragu seakan meminta bantuan kepadaku. Aku hanya menghembuskan nafas perlahan dan melihat Changmin. Aku harus mengikuti permainan huswifeku ini.

“ Walaupun aku adalah suami dari Kyuhyun. Aku tidak dapat membantumu Changmin ssi. Kau yang tidak menganggapnya sebagai temanmu, padahal dia sudah menganggapmu sebagai temannya. Dan kau harus minta maaf, karena aku tidak mau dia akan marah padaku juga karena seakan-akan aku tidak memperbolehkan kalian berteman.” ujarku sembari melihat kearah Kyuhyun dan Changmin secara bergantian. Dapat kulihat wajah Kyuhyun yang menahan senyum karena aku sudah mengikuti permainannya dan mengizinkannya berteman dengan Changmin. Aku hanya memutar malas mataku dan melihat kearah Yunho yang tertawa karena melihatku mengalah kepada Kyuhyun.

“ Bagaimana dengan perusahaanmu Siwon-ah ? Apakah kau akan membuka cabang kembali ?” tanya Yunho kepadaku mengalihkan suasana. Aku pun mengabaikan pertengkaran Kyuhyun dan Changmin.

“ Ya aku akan membuka cabang kembali. Apa kau akan menawarkan kerja sama kepadaku ?” tanyaku sembari tersenyum menggoda Yunho.

“ Ya jika kau membuka sebuah mall yang besar, aku akan menawarkan kerja sama yang akan menguntungkan kita berdua dan beberapa perusahaan lain.” jawabnya sembari meminum wine yang disediakan oleh pelayan.

“ Benarkah seperti itu ? Biasanya kau tidak ingin bekerja sama dengan perusahaan saudaramu.” ujarku menyindirnya. Dia pun tertawa dan menepuk bahuku.

“ Kau ini selalu mengungkit permasalahan itu. Aku hanya bercanda saat itu, tidak serius. Kau terlalu serius Choi Siwon. Santailah sedikit jangan terlalu kaku. Bahkan aku sudah bekerja sama dengan perusahaan Cho tahun lalu.” ujar Yunho sembari tertawa. Aku hanya memutar mata malas dan menggelengkan kepalaku.

“ Kau pasti mengatakan bahwa aku ini ….”

“ Wonnie. Mengapa kau membahas urusan pekerjaan disaat seperti ini ? Kau ingin mengabaikanku ?” ucapanku terhenti saat Kyuhyun tiba-tiba berbicara dan memeluk lenganku. Yunho tertawa melihatku terdiam karena ucapan Kyuhyun. Disaat yang sama, seorang laki-laki duduk dengan santai di pangkuan Yunho dan mengecup pipinya.

“Kau jangan mengganggu mereka bear. Mereka itu pengantin baru. Dan Changmin ah, kenapa kau diam saja ? Lebih baik kau bersenang-senang di lantai dansa atau makanlah makanan yang disediakan. Pergilah.” ujarnya sembari melingkarkan tangannya di leher milik Yunho. Changmin pun mengangguk dan mengikuti perkataan Jaejoong. Aku pun menggelengkan kepalaku melihat perbuatannya dengan Yunho.

“ Wonnie. Mengapa mereka mengumbar kemesraan mereka didepan kita ? Apakah mereka tidak malu dengan kita ?” bisik Kyuhyun dengan tatapan polos terhadapku. Aku pun menahan tawaku saat mendengar pertanyaan polos dari Kyuhyun. Yunho pun mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun saat mendengar pertanyaan tersebut.

“ Hey Kyunie. Kita tidak perlu malu menunjukan rasa cinta kita pada suami kita. Karena kita itu sudah sah menjadi miliknya dan juga kita harus menjaga mereka agar tidak pergi dari kita. Jadi kita harus selalu jujur, tidak menutupi permasalahan apapun yang terjadi dan selalu menunjukan rasa cinta kita kepada mereka.” jawab Jaejoong sembari menghampiri Kyuhyun dan mendudukan dirinya disamping Kyuhyun. Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya saat mendengar pernyataan dari Jaejoong.

“ Apakah kamu tidak pernah menyatakan rasa cintamu kepada Siwon ?” tanya Jaejoong sembari melihat Kyuhyun. Kyuhyun pun menoleh kearahku kemudian kearah Jaejoong.

“ Aku pernah mengatakannya walaupun tidak sering. Apakah aku harus menunjukan dan melakukan hal yang seperti itu ?” tanya Kyuhyun sembari memerjapkan matanya. Jaejoong pun tersenyum dan mencubit pelan pipi milik Kyuhyun.

“ Ya kau harus melakukannya. Jika kau malu bermesraan didepan umum, kau harus melakukannya saat berdua bersamanya. Itu akan membuat ikatan cinta kita semakin kuat dan menjauhkan hal-hal buruk pada hubungan kita. Kau tidak ingin hal buruk terjadi antara kalian bukan ? Jadi Kau harus melakukannya, mengerti ?” jawab Jaejoong sembari tersenyum.Kyuhyun pun mengangguk dengan cepat dan mengeratkan pelukannya pada lenganku.

“ Sekarang berdansalah dengan Siwon.” ujar Jaejoong sembari melihat Kyuhyun dan diriku. Aku pun melihat kearah Kyuhyun. Terlihat sekali dari  wajahnya jika Kyuhyun sedang berfikir dengan mengerutkan kening dan pandangannya tengah mengamati beberapa pasangan yang berdansa.

“ Mau berdansa denganku babykyu ?” tanyaku sembari mengusap tangannya. Kyuhyun pun mengalihkan pandangannya kearahku.

“ Heun aku mau wonnie. Tetapi.. hnn aku tidak pandai berdansa.” ujarnya sembari menatapku. Aku pun tersenyum dan beranjak berdiri kemudian menggamit tangannya. Dia pun berdiri dan menggenggam tanganku erat seakan takut terjatuh. Kamipun berjalan ketengah ballroom dan mulai berdansa secara perlahan. Tak kusangka Kyuhyun cukup pandai berdansa. Seiring berjalannya waktu, kami pun menikmati moment berdansa kami.

royalyork.jpg

Tanpa kami sadari pasangan lain yang sedang berdansa perlahan-lahan menyingkir dan mulai mengabadikan moment saat kami berdansa. Lampu disekitar kami meredup dan music berhenti secara perlahan. Kami pun menghentikan dansa kami dan melihat sekeliling kami. Oh sejak kapan hanya kami berdua ditengah hall ini ? Kami pun saling bertatapan dan menundukan kepala malu.

“ Kiss-ue, Kiss-ue, Kiss-ue.” Tiba-tiba terdengar suara para tamu undangan kami dengan nada menggoda kami. Kulihat Kyuhyun terlihat salah tingkah dihadapanku saat mendengar suara para tamu. Aku pun melihat kearah pembawa acara untuk menenangkan teriakan para tamu undangan.

“ Baiklah. Kita akan meredupkan lampunya dan kalian dapat berciuman agar kami tidak dapat melihatnya.” ujar pembawa acara sembari memberikan arahan pada penata lampu. Aku menghembuskan nafasku, sepertinya pembawa acara itu salah paham dengan tatapanku. Kulihat Kyuhyun menghembuskan nafas pelan dan menatapku. Kamipun saling berhadapan satu sama lain. Aku pun menatapnya dengan tatapan bertanya dan dijawab dengan sebuah anggukan pelan. Kudekatkan kepalaku perlahan, seiring mendekatnya wajah kami berdua, lampu ballroom pun semakin meredup dan setelah bibirku bersentuhan dengan bibirnya, ruangan ballroom pun hanya bercahayakan lampu gantung seakan menambah keromantisan malam ini. Teriakan dan tepuk tangan tamu undangan riuh terdengar, namun kami berdua belum memisahkan tautan kedua bibir kami. Sepertinya ciuman ini sedikit lebih lama dibandingkan sebelumnya yang pernah kami lakukan. Seiring diterangkannya lampu ruangan, aku pun menjauhkan wajahku darinya. Kulihat wajah Kyuhyun memerah sempurna, menambah kesempurnaan kecantikannya malam ini.

“ You’re mine. Always mine.” ujarku sembari mengusap pipi chubby miliknya. Kyuhyun pun menatapku dengan senyuman malu. Kupastikan dia tetap menjadi milikku selamanya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

 

Hold on Love Choice (Part 10)

Tags

, , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                : Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 4322 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 10

“My Happiness is not perfect without you by my side”

 

KYUHYUN POV

Kutarik nafasku perlahan dan kutatap wajahku didepan cermin kamarku. Kulihat tatanan rambutku dan pakaianku dengan seksama. Perfect. Itu yang kufikirkan ketika melihat penampilanku di cermin. Tak berapa lama, kudengar deru mobil yang menuju kearah mansionku. Kulangkahkan kakiku kearah jendela kamarku dan kulihat kearah mobil yang berhenti tepat dipintu masuk mansionku.

boysinthecityparis4superjunior-210.jpg

Kulihat pemuda tinggi dengan senyuman yang menawan keluar dari mobil tersebut. Kuhembuskan kembali nafasku perlahan untuk menghilangkan kegelisahan dalam diriku. Degub jantungku semakin cepat dan terdengar cukup kencang, tubuhku terasa lemas dan tidak mampu untuk beranjak dari kamarku. Oh tenanglah Cho Kyuhyun, semua akan berjalan seperti hari sebelumnya, tenanglah kau itu seorang Cho Kyuhyun. Kucoba untuk tersenyum tenang seperti biasa yang kulakukan didepan pemuda tersebut.

“ Kyunie. Siwon sudah datang. Turunlah sekarang.”

DEG !

Mendengar suara ummaku memanggilku membuat jantungku semakin berdegub dengan cepat. Kulangkahkan kakiku keluar dari kamarku menuju ruang tamu. Kulihat raut wajah Siwon yang tersenyum saat melihatku datang kearahnya. Aku hanya dapat membalas senyumannya dengan senyuman tipis dan sedikit gugup.

tumblr_m1jrb1QYUV1r68kbko4_250.png

“ Apakah kau sudah siap babykyu ?” tanyanya dengan suara lembut. Akupun menganggukan kepalaku perlahan dan tersenyum.

“ Ayo kita berangkat.” ujar ummaku sembari menggamit lengan appaku dan berjalan keluar dari mansion kami. Kulihat Siwon berjalan kearahku dan mengisyaratkan padaku untuk menggamit lengannya. Akupun menggamit lengannya dengan ragu. Oh tidak degub jantungku semakin kencang, mengapa aku dapat segugup ini. Kulirik Siwon yang tampak sangat tenang disampingku. Bagaimana dia dapat setenang itu ? Apa hanya aku yang merasakan segugup ini ? Kuhembuskan nafasku perlahan dan mencoba tenang.

“ Gugup ?” tanyanya singkat sembari melihat kearahku. Aku sedikit tersentak saat mendengarnya berbicara. Aku pun menganggukan kepalaku perlahan. Diusapnya tanganku yang menggamitnya.

“ Akupun demikian.” ujarnya sembari tersenyum. Kutatap wajahnya dengan pandangan tidak percaya.

“ Kau ? Gugup ? Sepertinya itu tidak mungkin. Kulihat sedaritadi kau sangat tenang wonnie.” ujarku dengan nada tidak percaya. Digenggamnya tanganku yang tadi menggamit lengannya dan meletakkannya didadanya. Kurasakan degub jantungnya yang kencang dan cepat.

“ Apa kau percaya sekarang ?” tanyanya sembari menatapku. Aku pun tersenyum dan menganggukan kepalaku. Dibukakannya pintu mobilnya dan akupun beranjak menaiki mobilnya. Hari ini adalah H-7 dari acara pernikahan kami, dan sekarang kami berserta orang tua kami menuju kantor catatan sipil untuk mendaftarkan dan mencatatkan aku serta Siwon sebagai Suami Istri. Bisa dibilang bahwa status kami hari ini adalah sepasang suami istri walaupun pernikahan kami masih 7 hari lagi. Dan itulah mengapa aku tampak gugup sedaritadi.

Kumainkan ponselku, membuka menu, pesan, e-mail tanpa tujuan yang jelas. Kulirikan mataku kearah Siwon yang tampak menikmati kegiatan menyetirnya. Kutarik nafas panjang dan kuhembuskan perlahan. Tiba-tiba kurasakan sentuhan perlahan dikepalaku.

“ Tenanglah babykyu. Menikah bukanlah hal serumit yang kau fikirkan sekarang.” ucapnya sembari tersenyum untuk menenangkanku. Aku hanya dapat membalasnya dengan senyuman dan mengalihkan pandanganku kearah luar jalan. Tak berapa lama, kami pun sampai di kantor catatan sipi. Orangtua kami memasuki kantor tersebut terlebih dahulu. Siwon beranjak keluar dari mobil dan membukakan pintu untukku. Digamitnya tanganku perlahan dan mengisyaratkanku untuk mengikutinya.

============================================================================================

“ Baiklah, tolong isi formulir ini, jika sudah selesai anda dapat memanggil saya kembali.” ujar seorang pegawai sembari menyerahkan beberapa formulir kepada kami.

“ Terimakasih.” ujar kami sembari menerima formulir tersebut. Kuamati formulir tersebut dengan seksama dan kurasakan keringat dingin mulai membasahi tanganku.

“ Aku atau kau dahulu babykyu ?” tanya Siwon kepadaku sembari mengusap bahuku. Kuraih ballpoint milikku dengan cepat dan kububuhkan tandatangan diatas formulir tersebut. Setelah selesai mengisi beberapa pernyataan, kuberikan formulir tersebut kepada Siwon dan dengan cepat dibubuhkan olehnya tanda tangan. Setelah kami selesai, orang tua kami pun mencantumkan tanda tangan masing-masing sebagai saksi kami.

“ Semua sudah selesai. Sekarang kalian sudah resmi menjadi suami istri, Siwon ah, Kyuhyun ah.” ujar Leeteuk umma sembari mengusap pipiku. Aku pun tersenyum dan menggenggam tangan Leeteuk umma.

“ You are my huswife now.” bisik Siwon sembari memeluk bahuku secara mendadak dan membuatku sedikit menjauh darinya karena terkejut. Orangtua kami hanya tertawa pelan karena melihat sikap malu-maluku. Kini secara resmi kami berdua telah menjadi suami istri, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan status kami saat ini. Tetapi entah mengapa ada keterikatan khusus dengan status ini. Status yang membuat kami merasa semakin dekat satu sama lain. Setelah selesai, kami pun keluar dari kantor tersebut bersama orang tua kami.

“ Kami harus kembali kekantor sekarang. Kalian uruslah semua keperluan pernikahan kalian, tidak perlu memikirkan masalah kantor. Serahkan semua kepada kami.” ujar Kangin appa sembari menepuk bahu Siwon.

“ Terimakasih appa, maafkan aku telah merepotkan appa.” ujar Siwon sembari membungkukan kepalanya.

“ Tidak perlu berkata seperti itu Siwon-ah. Kami juga mempunyai tanggung jawab besar diperusahaan kami. Jadi tidak perlu sungkan. Dan umma kalian akan membantu kalian mempersiapkan semuanya.” ujar Hanggeng appa, appaku. Siwon pun menganggukan kepala dan tersenyum. Kulihat umma kami terlihat sedang membicarakan sesuatu.

“ Kami pergi dulu, nanti kami akan menemui kalian kembali. Ada beberapa yang harus kami urus.” ujar ummaku sembari memasuki mobilnya. Leeteuk umma hanya tersenyum kemudian mengusap kepalaku dan memasuki mobilnya. Mereka semua pun pergi meninggalkan kami berdua didepan kantor catatan sipil. Kulihat kearah Siwon dan menggamit lengannya.

“ Kita akan kemana setelah ini ? Bukankah permasalahan pernikahan kita sudah selesai ?” tanyaku. Dia pun tersenyum dan mencubit pipiku pelan.

“ Apa kau lupa babykyu bahwa kita belum melakukan foto prewedding karena acara menghilangmu itu ?” tanyanya sembari melepaskan tangannya dari pipiku. Aku pun tersenyum polos dan menggelengkan kepalaku. Kulihat Siwon hanya mengusak rambutku dan membuka pintu mobilnya mempersilakan diriku untuk masuk. Aku pun beranjak memasuki mobilnya tanpa dapat mengajukan protes.

“ Tenang saja babykyu, kita tidak akan melakukan pemotretan prewedding yang rumit. Kita hanya akan prewedding di tempat yang disarankan Heechul umma.” ujar Siwon sembari menjalankan mobilnya.

KYUHYUN POV

SIWON POV

“ Hey Siwon ah, gamit tanganmu di pinggang Kyuhyun. Ah benar seperti. Perfect. Cobalah saling berpandangan. Kyuhyun pertahankan ekspresimu yang malu itu.” KLIK! KLIK! KLIK!

super-junior-siwon-kyuhyun1

“ Coba sekarang kalian saling memeluk. Yup bagus sekali. KLIK ! Coba lepas blazermu Kyu, dan Siwon coba bercanda dengannya dan seperti ingin mengelitiki lehernya dengan hidung anda. Ya Perfect. Pertahankan ekspresimu Kyuhyun. KLIK !”

tumblr_mt5t98MxZg1rdt2lmo1_500.jpg

Setelah beberapa foto diambil, beberapa pegawai pun menghampiri kami dan merapikan make up kami kemudian memakaikan Kyuhyun jas panjang. Sepertinya mereka tau bahwa Kyuhyun tidak bersahabat dengan cuaca dingin seperti sekarang ini. Kulihat Kyuhyun tampak menikmati pemotretan hari ini dan dia tidak terlihat gugup sedikitpun. Aku senang melihatnya tampak bersenang-senang hari ini walaupun sedikit khawatir dengan kegugupannya pagi tadi.

“ Sekarang, coba kalian berdiri menghadap kesana, dan siwon rangkul pinggang Kyuhyun dari belakang. KLIK! KLIK! Coba Siwon kau seperti membisikan sesuatu kepada Kyuhyun, dan Kyuhyun bersikaplah tertawa malu. Oh bagus bagus. KLIK!KLIK!KLIK!”

tumblr_n1rrgtojuz1rl2o8io10_250

tumblr_n1i6gqbMSK1qc9g1uo3_500.jpg

“ Siwon ah, coba kau berpose seperti berbisik kepada Kyuhyun, dan Kyuhyun pertahankan ekspresimu itu. KLIK! KLIK!”

tumblr_n1gowxQk5z1qfwvmmo1_500.jpg

“ Okay Perfect ! Kurasa cukup setting ini. Sekarang kalian dapat berganti pakaian dan beralih ke setting yang lainnya.” Kulihat Kyuhyun mengangguk dan mengikuti stylish yang sudah disiapkan untuknya. Melihatnya tersenyum, akupun merasa lega dengan apa yang terjadi hari ini.

Tak berapa lama, kulihat Kyuhyun berlari kecil dan membawa beberapa balon biru. Beberapa fotografer kami pun berlari kearahnya dan mengikutinya berlari. Mereka mengambil foto Kyuhyun dari berbagai sudut.

kyuhyun_by_madpotato13-d388c0k.jpg

Sepertinya ini bukanlah seperti rencana untuk prewedding kami,  namun para fotografer itu tetap mengikuti Kyuhyun yang sedang membagikan balon balon tersebut kepada anak-anak yang berada ditaman itu.

tumblr_m3ac7hPFE51qjrp0ao3_1280.jpg

Kulihat tawanya yang lepas membuatku ikut tersenyum. Seperti nya itu akan menjadi foto yang bagus untuk koleksi fotoku. Mataku pun selalu mengikuti semua arah yang dia tuju, tak berapa lama dia pun kembali ketempat untuk dia berganti baju.

“ Sepertinya mood Kyuhyun sedang bagus.” ujar Heechul umma yang tiba-tiba muncul dari belakangku bersama ummaku. Aku sedikit tersentak saat mendengar suaranya. Aku pun membungkukan tubuhku dan tersenyum.

“ Ya aku sedikit khawatir tadi melihatnya gugup pada pagi hari kukira dia akan murung sepanjang hari, tetapi sekarang mood nya sudah berubah lebih baik.” ucapku sembari tersenyum.

“ Ya bukankah itu sangat bagus, Siwon-ah. Dan sepertinya kalian harus memulai pemotretan kembali. Kyuhyun sudah selesai berganti pakaian lagi.” ujar Heechul umma sembari melihat Kyuhyun. Kulihat Kyuhyun menghampiriku dan sedikit berlari kecil.

“ Umma, umma ada disini ? Apakah sudah lama ?” tanyanya sembari memeluk lengan Heechul umma.

“ Tidak, umma baru saja datang. Apa kau menyukai sesi foto hari ini ?” tanya Heechul umma sembari merapikan rambut Kyuhyun. Kyuhyun pun menganggukan kepalanya dan tersenyum. Lihatlah pipi chubby nya yang menggemaskan itu terangkat saat dia tersenyum. Sungguh itu adalah pemandangan yang sangat menyenangkan bagiku, tak ada kata bosan saat melihatnya tersenyum. Dia terlihat berbincang-bincang dan kulihat tingkah dan ekspresinya yang manja terhadap Heechul umma dan ummaku, sepertinya ini adalah pemandangan yang sangat langka bagiku karena dia selalu malu untuk bermanja manja dengan umma saat aku berada disekitarnya. Aku hanya terdiam dan melihat interaksi orang-orang yang kusayangi tanpa kusadari Kyuhyun sudah berada disampingku dan memeluk lenganku. Tak berapa lama kurasakan sakit didaerah pinggangku yang membuatku sedikit terkejut.

“ SIWONNIE ! KAU MENDENGARKANKU TIDAK ?” ujar Kyuhyun dengan nada tinggi sembari melipat tangannya didepan dada dan mengerucutkan bibirnya.

“ Oh ? Kyunie ? Ada apa baby ? Kau bilang apa ?” tanyaku dengan cepat dan menatapnya dengan tatapan bersalah. Kulihat dia mengalihkan pandangannya kearah lain dan berjalan pergi. Oh Damn ! Bagus Choi Siwon, kau membuat orang yang kau cintai marah. Segera saja kukejar dan kutarik tangannya untuk mencegahnya pergi lebih jauh. Kulihat dia berhenti berjalan dan melihat kearahku.

“ Maafkan aku babykyu. Tadi kau bilang apa ? Aku tadi tidak mendengarkannya karena sedang melamun.” ujarku sembari menggenggam tangan halus miliknya. Dia terlihat memandangku dengan pandangan kesal dan sedikit marah. Tak berapa lama dia terlihat menghembuskan nafasnya secara perlahan dan tersenyum.

“ Aku hanya bilang Mr. Kang sudah memanggil kita Siwonnie. Dan dia menyuruh kita untuk melanjutkan pemotretan selanjutnya. Ayo kita cepat selesaikan. “ ujarnya sembari memegang tanganku dan menariknya menuju fotografer kami. Aku hanya terdiam melihat perubahan sifatnya yang sangat cepat.

“ Okay Siwon ah, sekarang kita ambil konsep berlibur. Kyuhyun berdirilah disamping Siwon dan pegang ini. Lihat kedepan dan siwon tunjuk kearah depan. Ya bagus KLIK! KLIK!”

tumblr_mxsyf9oCIo1rdt2lmo1_500.jpg

“ Okay bagus, sekarang lepaskan jaket kalian dan menghadaplah kearah pantai itu. Siwon ah, gunakan topi itu. Ya rentangkan tangan kalian keatas, Ya bagus

!”

Setelah berganti beberapa pakaian, sesi foto prewedding kami pun selesai. Aku sama sekali tidak menyangka bahwa pemotretan ini memakan waktu yang lama dan sangat melelahkan. Padahal sewaktu dahulu di Amerika, aku sering melakukan pemotretan namun tidak melelahkan seperti ini. Kulihat wajah Kyuhyun yang terlihat kelelahan sedang meregangkan tangannya dan sedikit memijat leher miliknya. Kuhampiri dia dan memberikannya minuman yang kuambilkan untuknya.

“ Kau lelah baby?” tanyaku sembari mengusap bahu miliknya. Kulihat dia mengangguk dan mengambil minuman dari tanganku.

“  Ya sedikit lelah, ini juga kesalahanku karena telah pergi diam-diam dalam waktu lama. Jadi kita diharuskan melakukan foto prewedding dalam sehari. Maafkan aku Siwonnie.” jawabnya sembari meletakan kepalanya dibahuku. Aku tersenyum dan mengusap lembut rambut miliknya secara perlahan.

“ Tidak apa-apa babykyu. Apa kau masih kuat untuk berjalan jika aku masih akan mengajakmu pergi kesuatu tempat ?” tanyaku sembari melihat wajahnya. Mendengarkan ucapanku, dia pun mendongakan kepalanya dan menatapku dengan tatapan bertanya. Aku hanya tersenyum dan merangkul pinggang ramping miliknya kemudian mengajaknya berjalan menuju mobilku.

SIWON POV END

KYUHYUN POV

Mengapa Siwon hanya tersenyum dan mengajakku menuju mobil miliknya ? Dia akan mengajakku kemana ? Aku hanya dapat terdiam dan duduk didalam mobilnya. Kulirik dia yang sedang fokus mengemudikan mobilnya.

“ Kita akan kemana Siwonnie ?” tanyaku sembari melihat kearah luar mobil dan memegang kaca mobil.

“ Hnn, kau akan tau nanti babykyu. Jika kuberitahu sekarang itu tidak akan menjadi sebuah kejutan lagi bukan ?” ujarnya sembari tersenyum dan mengusap rambutku dengan lembut. Lihatlah ! Dia mulai bermain rahasia denganku lagi. Mengapa dia suka sekali membuat kejutan untukku ? Aku hanya dapat terdiam dan mengerucutkan bibirku melihatnya tersenyum denganku. Tak berselang lama, kami pun tiba di depan rumah yang cukup besar. Hnn, rumah siapa ini ? Apakah dia sedang mengajakku bertemu dengan kerabatnya ?

29-1024x682.jpg

“ Hnn Siwonnie ? Ini rumah milik siapa ? Apakah kita akan mengunjungi kerabatmu ? Aku belum siap mengunjungi kerabatmu. Dapatkah kita pulang saja dan bertemu dengannya besok ?” ujarku sembari melihat kearah rumah tersebut. Siwon hanya tersenyum dan beranjak keluar dari mobilnya kemudian membukakan pintu mobil untukku. Aku pun beranjak turun dan melihat kearahnya. Dia kembali tersenyum dan menggenggam tanganku erat kemudian mengajakku menuju depan pintu rumah tersebut. Setelah sampai didepan pintu rumah tersebut dia pun membisikan sesuatu kepadaku.

“ 1013.” bisiknya sembari mengecup daun telingaku. Aku pun dengan cepat menatapnya dengan tatapan bingung dan mengerutkan keningku.

“ Apa itu Siwonnie ? Jangan menjahiliku sekarang. Tiba-tiba kau mencium telingaku, kau ingin menggigitku ?” tanyaku sembari menjauhkan diriku dari Siwon. Siwon pun tertawa pelan dan mengusak rambutku.

“ Itu password rumah kita babykyu. Cobalah kau masukan password itu.” ujarnya sembari melihat kearahku.

“ Apa kau berbohong ? Jangan bercanda Siwonnie. Ini rumah milik orang lain.” ujarku sembari menyipitkan mataku.

“ Tidak mungkin aku membohongimu babykyu. Kita sudah menikah sekarang, tidak mungkin bukan jika kita belum mempunyai rumah ? Bukankah sudah lama kita merencanakan mempunyai rumah baru setelah kita menikah ? Dan aku membangun rumah ini sebagai hadiah pernikahan kita ini, apakah kau tidak menyukainya ?” tanya Siwon sembari melihat kearahku. Aku pun membelalakan mataku dengan mulut sedikit terbuka.

“ Apakah benar kau adalah Choi Siwon ?” tanyaku tanpa sadar. Siwon pun tertawa dan mengusak rambutku.

“ Aish kau ini benar-benar tidak sopan dan selalu tidak percaya bahwa aku ini Choi Siwon. Sudah ayo cepat buka pintunya babykyu.” ujarnya sembari mencubit pipiku. Aku pun tersadar dan segera memasukan passcode yang diberitahukan oleh Siwon dan TRING! Terdengar suara dari alat tersebut dan pintu rumah terbuka secara perlahan. Aku pun memasuki rumah tersebut perlahan dengan Siwon yang mengikutiku dari belakang. Saat pertama kali memasuki rumah ini, dapat ku lihat dua buah tangga disisi kanan dan kiri rumah. Detail dari tangga tersebut benar-benar terlihat mewah. Kulihat Siwon tersenyum melihat kearahku. Dinding dan lantainya pun berwarna senada dan membuat rumah ini terlihat semakin mewah. Aku tidak tau jika dia benar-benar menggemari akan seni bernilai tinggi. Sejak kapan dia mulai menyukai seni sepertiku ?

le-palais-royal-mansion-2-690x388.jpg

Aku pun berjalan kearah pintu didepanku dan berjalan memasukinya. Kulihat ruang besar dengan sebuah lampu ditengah ruangan dengan beberapan ukiran disekeliling ruangan. Ini semua sangat indah. Apakah dia seorang jin yang dapat menciptakan sesuatu dengan mudah dan sangat indah?

queluz-palace.jpg

Aku pun berlari menuju ruangan yang berada di samping kiri. Pemandangan yang menakjubkan bagiku. Kulihat sekelilingku, sangat terlihat mewah dan elegan.Aku sedikit membuka mulutku seakan tidak percaya apa yang kulihat. Ini benar-benar indah. Betapa beruntungnya aku melihat rumah seindah ini dan akan menempatinya bersama orang yang paling kucintai. Bukankah ini hal yang sangat menakjubkan dan sangat perlu di syukuri ? Sepertinya aku harus sering-sering ke gereja seperti Siwon Hyung untuk mengucapkan rasa syukurku.

le-palais-royal-mansion-10.jpg

Kurasakan pelukan hangat dari belakang punggungku. Aku terdiam dan masih menikmati pemandangan menakjubkan didepanku.

“ Apa kau menyukainya babykyu ? Bukankah ini sesuai dengan keinginan kita berdua ?” tanyanya sembari meletakan dagu miliknya diatas bahuku. Aku pun menoleh kearahnya dan tersenyum.

“ Ini sangat indah Siwonnie, aku sangat menyukainya, bukankah ini sangat mahal ? Mengapa kau menghabiskan uangmu hanya untuk membuat semua ini ?” ujarku sembari membalikan tubuhku kearahnya. Kulihat dia tersenyum dan mengusap pipiku dengan ibu jari miliknya.

“ Ini tidak sebanding dengan pengorbananmu yang telah menungguku babykyu. Aku tidak keberatan akan hal ini. Aku hanya ingin kita merasakan kenyamanan dirumah kita ini. Aku sangat senang jika kau menyukai semua ini bukahkah itu berarti perbuatanku ini sesuai dengan harapanmu.” ujarnya sembari tersenyum. Aku pun menganggukan kepalaku dan tersenyum.

“ Ini semua diluar ekspektasiku Siwonnie. Ternyata kau benar-benar Choi Siwon-ku yang hebat seperti di beberapa majalah bisnis milik ummaku. Sekarang antarkan aku ketempat yang lainnya.” Ujarku sembari memeluk lengannya. Siwon pun tersenyum dan berjalan menyusuri kolam renang yang berada didepan kami kemudian mengajakku keruangan lain dirumah ini. Kami pun memasuki ruangan yang didominasi warna coklat dengan sofa merah ditengah ruangan. Aku terdiam dan melepaskan tanganku dari lengan Siwon kemudian berjalan menyusuri ruangan tersebut sendiri.

43-1024x682.jpg

Kulihat sebuah pintu yang terbuka di pojok ruangan, kulangkahkan kakiku memasuki ruangan tersebut tanpa ragu. Dan sekali lagi aku hanya dapat membuka mulutku tidak percaya. Oh Choi Siwon mengapa kau membangun rumah dengan sarana selengkap ini ? Lihat saja, dia bahkan membuat teater mini didalam rumah. Mengapa suami ku ini dapat terfikir hal semacam ini ?

115-1024x682.jpg

Kulangkah kan kakiku keluar dari teater mini tersebut dan melihat Siwon. Siwon hanya mengangkat bahu dan tersenyum.

“ Mungkin saja kau ingin menonton saja berdua baby suatu hari nanti. Kita tidak tau kedepannya bukan ?” ucapnya sembari tersenyum. Aku hanya menggelengkan kepalaku dan berjalan menyusuri ruangan lain. Kubuka pintu lain yang berada di samping teater mini tersebut. Kulihat ruang kamar yang berdesain klasik dan antik menurutku.

Classic-Royal-Bedroom-Sets.jpg

Kulangkahkan kembali diriku untuk menyusuri rumah yang dapat kukatakan terlalu besar untuk kami berdua. Kemudian dapat kulihat ruangan yang didominasi warna putih gading dan ada beberapa kursi makan.

62-1024x682.jpg

“ Ini ruang makan jika ada acara keluarga babykyu. Jadi kubuat banyak kursi disini.” ujarnya sembari merangkul bahuku. Aku pun menganggukan kepalaku dan memperhatikan sekelilingku. Kuikuti langkahnya menuju ruangan yang berada di samping ruang makan rumah ini.

le-palais-royal-mansion-5

Dapur dirumah ini benar-benar mewah menurutku. Bukankah begitu ? Aku sudah akan megomentari perbuatannya namun sebelum aku mengucapkannya, Siwon sudah berbicara dengan cepat.

“ Sttt. Jangan berkomentar, karena ini dipesankan oleh ummamu babykyu. Aku tidak dapat berbuat apapun. Karena ummamu akan kemari jika dia bosan dirumah.”

Mendengar ucapannya pun aku langsung terdiam dan menggelengkan kepalaku. Umma memang selalu menang dari kami semua. Aku pun memutar pandanganku kearah lain sembari menarik tangan Siwon untuk mengikutiku.

82-1024x682

Kulangkah kan kakiku keluar dari rumah dan kami pun berjalan melewati jalan setapak dengan kolam air yang terlihat dibawah kami. Jalan setapak ini indah menurutku, dikelilingi beberapa pohon dan bunga.

Kumasuki pintu yang berada di tengah jalan setapak yang kami lewati. Oh ada tangga lain menuju keatas rumah kami. Kulihat Siwon yang berada disampingku. Dia pun menganggukan kepalanya ketika melihatku menoleh kearahnya.

54-1024x682.jpg

Kulangkahkan kakiku menaiki tangga tersebut dan menarik tangan Siwon untuk mengikutiku. Kulihat perbedaan konsep yang sedikit mencolok bagiku. Kutolehkan kepalaku kepadanya. Dia tersenyum dan mendudukan dirinya disofa putih didepan kami. Aku pun mengikutinya dan mendudukan diriku disampingnya.

5-Desain_Rumah_Mewah_Tepi_Pantai_desainrumahtips.blogspot.com.jpg

“ Aku hanya ingin membedakan konsep ruang bawah dan ruang atas babykyu. Karena dibawah kemungkinan akan dikhususkan untuk keluarga kita dan para kolega keluarga kita. Kau tau bukan mereka seperti apa ? Aku tidak ingin membuat keluarga kita malu karena membuat rumah yang tidak sesuai dengan hnn derajat keluarga kita berdua terutama keluargamu.” ujarnya sembari merangkulku. Aku terdiam dan melihat kearahnya.

“ Untuk diatas kita dapat gunakan bersama dengan teman-teman semasa kuliah kita. Ini terlihat cukup nyaman dan dapat membuat hangat suasana berkumpul kita. Aku tau bahwa kau lebih menyukai sesuatu yang simple dan tidak berlebihan.” ujarnya sembari melihat keseluruh penjuru ruangan. Aku sedikit menghembuskan nafasku dan Siwon yang melihatku sedikit marah pun memelukku kemudian mengecup belakang telingaku.

” Maafkan aku babykyu.” bisiknya dengan lembut.

11018601_354907748030694_2370241231798170075_n.jpg

“ Aku benar-benar tidak mengetahui pemikiranmu itu Siwonnie. Mengapa kau masih memikirkan perkataan orang lain tentang kita. Aku benar-benar berterimakasih karena dirimu sudah memilihku menjadi huswifemu dan selalu memikirkan keluargaku. Mengapa kau selalu berbuat semaumu Siwonie. Bukankah kita dapat mendiskusikan semua ini sebelum membuatnya ? Bukan aku tidak menyukai semua ini, namun menurutku, kau sangat tidak adil kepadaku karena kau selalu menanggung beban itu sendirian, sedangkan aku, aku hanya dapat menikmati semuanya tanpa berbuat apapun. Kau jahat Siwonnie. Kau membuatku seperti pemuda yang lemah dan bodoh.” ujarku sembari memukul dada milik Siwon. Siwon pun memelukku erat dan mengusap kepalaku perlahan.

“ Maafkan aku babykyu. Aku hanya tidak ingin membuatmu terbebani karena perkataan orang lain. Aku hanya ingin melindungimu dan keluarga kita. Mulai sekarang aku akan membicarakan semuanya kepadamu terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu. Aku berjanji.” ucapnya sembari mengusap pipiku. Aku hanya terdiam dan mendongakan wajahku kearahnya.

“ Kau janji ?” tanyaku singkat sembari menatapnya dalam. Dia pun tersenyum dan mengangguk.

“ Lalu bagaimana aku membayar semua yang kau perbuat ini.” ujarku sembari melepaskan pelukanku darinya. Dia tersenyum dan mengusap kepalaku.

“ Kau cukup tersenyum dan menyambutku dengan hangat jika aku pulang kerumah. Ayo kutunjukan bagian lain dari rumah ini.” ucapnya sembari berdiri dan menggenggam tanganku. Aku hanya terdiam dan mengikutinya. Tak berapa lama, dapat kulihat dapur modern kecil didepan kami. Aku tersenyum dan mengusap permukaan meja depan kami.

7-Black-and-white-kitchen-island-665x444.jpg

“ Bukankah dapur ini sempurna untuk kita ? Aku dapat duduk disini dan memperhatikanmu yang sedang memasak untukku.” tanya Siwon sembari mendudukan dirinya di kursi dekat counter dapur. Aku pun mengangguk dan memperhatikan segala yang berada didapur. Kulihat pintu berwarna hitam yang berada didekat dapur. Kubuka pintu tersebut melangkahkan kakiku masuk kedalam ruangan tersebut.

futuristic-black-white-interiors.jpg

Ruang keluarga berkonsep Futuristik ? Bagaimana dia mengetahui bahwa aku ingin memiliki ruangan semacam ini ? Aku pun melihat kearah Siwon. Siwon hanya mengangkat bahu miliknya. Kembali kulangkahkan kakiku berjalan kearah ruangan lain. Ruang kamar ? Apakah ini kamar kami ? Kulihat sekelilingku dan memperhatikan beberapa furniture yang berada dikamar ini. Aku menyukai kamar ini, terlihat simple dan luas.

5-Black-and-white-modern-bedroom.jpg

“ Ini bukan kamar kita babykyu.” ujarnya sembari melipat tangannya didepan dada bidangnya. Aku pun mengerutkan keningku dan menatapnya dengan tatapan bertanya. Siwon pun menggendongku dengan cepat dan membawaku keluar kamar dan memasuki pintu lain yang berada di dekat ruang keluarga. Dan dapat kulihat kamar yang ber wallpaper gunung dengan salju diatasnya. Aku pun melihat kearahnya dengan cepat.

Black-and-White-Style-Modern-Bedroom-Design-64.jpg

“ Bukankah kau bilang kau menyukai salju walapun kau tidak menyukai dingin ? jadi kudatangkan salju dikamar kita babykyu walaupun hanya sekedar wallpaper saja. Bukankah ini bagus ?” ujarnya sembari menurunkanku diatas tempat tidur dikamar tersebut.

“ Siwonnie, kau benar-benar menanggapinya dengan serius.” ujarku sembari menuruni tempat tidur dan melihat kearah Siwon. Siwon hanya melihatku dengan tatapan tidak berdosa dan menganggukan kepalanya dengan semangat. Aku hanya memijat pelipisku dan berjalan menuju ruangan disamping tempat tidur kami. Apakah ini ruangan untuk kami berganti pakaian ? Didalam ruangan ini dapat kulihat pakaian kami yang tergantung rapi dan ada pintu lain yang kuyakini itu adalah kamar mandi. Kulihat sekeliling kamar kami dan kulihat pintu lain yang terbuka dengan lebar. Aku berlari memasuki ruangan tersebut dan senyum ku semakin melebar saat melihat ruangan ini. Kulihat berbagai macam buku-buku yang tersedia lengkap di rak.

30.jpg

Aku pun menghampiri Siwon yang duduk diam diatas tempat tidur kamar kami dan segera memeluknya. Siwon sedikit terkejut dengan perbuatanku.

“ Terimakasih siwonnie. Aku menyukai perpustakaan itu. Aku mencintaimu.” ujarku sembari mengecup pipinya dengan cepat. Siwon hanya dapat membuka mulutnya dan menatap kearahku. Aku pun menggaruk pipiku yang tidak gatal karena bingung dengan reaksinya. Siwon pun memegang kedua bahuku dan memerjapkan matanya cepat.

“ Tunggu babykyu. Kau bilang apa barusan ? Apa aku salah dengar ?” tanyanya dengan nada tidak percaya. Aku pun mengerutkan keningku karena bingung dengan ucapannya. Salah dengar ? Memang ada yang salah dengan perkataanku ?

“ Babykyu, coba katakan sekali lagi. Hyung ingin mendengarnya.” ujarnya sembari memegang kedua pipiku. Aku pun menggelengkan kepalaku dan melepaskan kedua tangannya dari pipiku.

“ Ayolah babykyu. Sekali lagi. Kumohon.” ujarnya kembali sembari memegang tanganku. Aku hanya memutar mata malas dan menghembuskan nafas perlahan. Sebenarnya ada apa dengannya ? Apakah ada kesalahan dari ucapanku ini ?

“ Aku hanya berterimakasih siwonnie atas perpustakaan mini yang kau buat dikamar kita. Dan aku bilang Aku mencintaimu. Ada apa denganmu siwonnie ? Mengapa menyuruhku mengatakan hal itu kembali ?” tanyaku sembari melihat kearahnya. Kulihat senyuman mengembang di wajahnya.

“ Aku juga mencintaimu babykyu.” ujarnya sembari mencubit pipiku. Aku terdiam sejenak mendengar jawaban dari mulutnya. Ah! Aku baru ingat jika aku tidak pernah mengucapkan bahwa aku mencintainya terlebih dahulu, pantas saja dia terlihat sangat senang. Aku hanya tersenyum melihat tingkah lakunya dihadapanku dan mengusap rambut hitam miliknya ketika dia mulai berbaring dan meletakan kepalanya dipangkuanku.

“ Siwonnie, kapan rumah ini dapat ditempati ?” tanyaku sembari mengusap rambut miliknya

“ Heun, sekarang pun sudah dapat kita tempati. Semua sudah selesai, kau ingin pindah kemari hari ini babykyu ?” tanyanya sembari tersenyum dengan tatapan nakal miliknya. Aku pun mencubit pipi miliknya dengan keras.

“ Aku hanya bertanya Siwonnie. Jangan menunjukan wajah nakalmu lagi. Kita menempati rumah ini setelah kita resepsi saja. Aku masih ingin bersama umma dan appa.” jawabku sembari mengerucutkan bibirku kesal.

“ Iya babykyu, iya. Kita akan menempati rumah ini satu minggu lagi, jangan mengerucutkan bibirmu sembarang babykyu. Atau kau akan berakhir ditempat tidur ini malam ini.” ujarnya sembari mengecup bibirku dengan cepat dan mendudukan dirinya didepanku. Aku hanya terdiam karena terkejut atas perbuatannya, tak berapa lama aku pun memukul lengannya untuk membalas perbuatannya kepadaku. Aku dapat merasakan hangat didaerah pipi hingga telingaku. Kumohon jangan sampai menimbulkan kemerahan pada pipiku. Aish, mengapa suamiku ini suka sekali melakukan hal yang membuatku malu. Eh ? Suami ? Hah memikirkannya saja membuatku malu. Dan lihatlah situasinya sekarang, kami sedang berdua dikamar kami. Mengapa aku sudah memikirkan hal yang tidak-tidak dengannya. Tidak tidak, Cho Kyuhyun. Hentikan fikiran kotor mu. Aku pun mengipaskan wajahku dengan tanganku.

“ Hey babykyu. Kau tidak apa-apa ? Apakah kau kepanasan ? “ tanyanya sembari mendekatkan wajahnya kearahku. Aku pun beranjak dari tempat tidur dan menarik tangannya.

“ Le Le Lebih baik kita pulang sekarang. Ini sudah larut malam, aku hnn aku sangat lelah wonnie.” ujarku sembari menarik tangan miliknya. Siwon hanya terdiam dan mengerutkan keningnya kemudian tak berapa lama di wajahnya terpasang smirk yang menurutku cukup menakutkan untuk situasi seperti ini. Kurasakan tubuhku ditarik olehnya dan dihempaskan dengan sedikit keras keatas tempat tidur. Aku sangat terkejut atas perbuatannya yang sangat cepat. Dia pun mengunci pergerakan tanganku disamping kepalaku dan tubuhnya pun berada tepat diatasku. Aku hanya dapat terdiam dan memejamkan mataku saat merasakan hembusan nafasnya yang semakin mendekati wajahku. Dalam hitungan detik, aku dapat merasakan benda kenyal dan lembut menempel dikeningku.

“ Istirahat yang cukup babykyu, seminggu ini kita akan jarang bertemu dan sampai bertemu di altar nanti.” bisiknya sembari menjauhi wajahnya dari wajahku. Kubuka mataku secara perlahan saat merasakan hembusan nafasnya menjauh dariku. Dapat kulihat bahwa di wajah tampan itu tersirat kelelahan dan kerinduan saat menatapku. Aku pun memeluknya secara perlahan dan membawanya berbaring disampingku.

“ Aku akan beristirahat dengan cukup, begitu pula denganmu tuan Choi, aku tidak ingin kau terlalu sibuk bekerja menjelang hari resepsi pernikahan kita. Aku juga pasti akan merindukanmu. Berjanjilah akan menungguku didepan altar dan jaga kesehatanmu selama tidak bertemu denganku.” ujarku sembari menatap mata hitam miliknya. Kuusap wajah tampan miliknya dengan lembut dan berharap semua kasih sayangku dapat tercurah disetiap sentuhanku pada wajahnya. Siwon tersenyum dan mengecup keningku sedikit lebih lama dari sebelumnya. Setelah itu dia melepaskan kecupannya dan mengusap pipiku.

“ Tentu saja babykyu. Aku akan selalu menunggumu didepan altar dan tidak akan membiarkanmu pergi lagi dari sisiku.”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

20 review akan dilanjut jika tidak ada review di hentikan 😢