Hold on Love Choice (Part 12)

Tags

, , , , , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                :           Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 3975 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 12

“ Wherever I am, even in a dream
oh, You’re the only one for me
I promise to the rest of my life
There’s no second chance, you’re my last love “

( NCT Dream – My First and Last )

 

SIWON POV

Hari ini hatiku sangat penuh dengan kebahagiaan. Pernikahanku dengan Kyuhyun berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun yang terjadi. Aku sangat bersyukur akan hal itu. Selain itu tepat mulai hari ini kami akan hidup sebagai suami istri yang sesungguhnya. Sekarang ini, kami berdua dalam perjalanan menuju rumah baru kami sembari mendengarkan alunan musik. Tangan kami saling bertautan dan senyuman terpatri diwajah kami seakan menggambarkan kenyaman perjalanan kami menuju rumah.

“ Apa rencana kita besok hyung ?” tanya Kyuhyun yang berada disampingku sembari menyandarkan kepalanya kebahuku.

“ Apa yang kau inginkan baby ? Jika masih lelah, kita akan berjalan-jalan disekitar rumah atau beristirahat saja dikamar seharian.” jawabku sembari memutar arah mobilku. Tak ada jawaban apapun dari makhluk indah disebelahku. Kulirik Kyuhyun yang terdiam, dapatku lihat wajah Kyuhyun yang merengut kesal. Aku pun berdeham untuk memecahkan kesunyian.

“ Heun, jika sekiranya besok kita sudah dalam keadaan tidak lelah, kita dapat berangkat ke Thailand. Bagaimana baby ?” tanyaku sembari mengusap jemarinya yang berada ditanganku.

“ Thailand ? Pattaya ? Benarkah Siwonnie hyung ? Apa kau sungguh-sungguh ? Aku sungguh bahagia jika itu sungguhan.” tanyanya dengan wajah dan nada antusias.

“ Tentu saja babykyu. Apa aku pernah berbohong padamu ? Bukankah kau tau bahwa aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia.” jawabku sembari mencubit pipi chubby miliknya. Kyuhyun pun tersenyum dan memelukku dengan erat.

“ Terimakasih hyung. Hyung memang yang terbaik.” ujarnya sembari tersenyum.

“ Baby ? Bukankah aku pernah mengatakan padamu akan pergi ke Thailand bersamamu untuk honeymoon ?” tanyaku sembari meliriknya. Kyuhyun pun menggelengkan kepalanya dengan cepat.

“ Tidak. Hyung tidak pernah mengatakannya kepadaku. Atau aku lupa hal itu ?” jawabnya sembari memerjapkan mata indah miliknya.

“ Bukankah aku baru saja mengatakannya padamu ? Belum berapa lama masa kamu sudah lupa baby.” ujarku sembari terkekeh.

“ Aish hyung. Kau benar-benar menyebalkan dan selalu membuat keputusan sendiri.” ujarnya sembari melepaskan pelukannya dariku dan memukul bahuku dengan keras. Aku pun tertawa perlahan.

“ Apa kau tidak menyukai keputusanku ini ?” tanyaku sembari menusuk pipinya. Kyuhyun hanya memanyunkan bibirnya.

“ Babykyu, lebih baik kau tidur, kau terlihat sangat lelah.” ujarku sembari mengusap kepala kyu. Kyuhyun pun menganggukan kepala.

“ Ya hyung, aku sangat lelah. Bangunkan aku jika kita sudah sampai. Good night hyung.” ujarnya sembari mengecup pipiku. Kulirik pandanganku kearahnya sebentar, dia terlihat sedang menyamankan posisinya untuk tidur.  Tak berapa lama, Kyuhyun pun tertidur lelap. Selama perjalanan, sesekali kupandangi wajahnya yang sedang tertidup lelap. Wajah itu yang selalu membuatku ingin melihatnya lebih lama. Wajah cantik miliknya itu kini akan dapat kupandangi setiap hari, setiap menit, setiap detik seumur hidupku. Selang beberapa jam kamipun tiba di rumah baru kami. Kuparkirkan mobilku dihalaman depan rumah.

“ Babykyu. Kita sudah sampai.” ujarku sembari mengusap perlahan pipi miliknya.

“ Heungg ?” gumamnya sembari menyamankan posisinya dan kembali terlelap dengan tidurnya. Aku pun menggelengkan kepalaku dan tersenyum melihat tingkahnya.

Kulangkahkan kakiku keluar dari mobil dan membuka pintu mobil disampingnya untuk mempermudahku mengangkat Kyuhyun.  Padahal aku sangat ingin menggendongnya seperti ini disaat dia terbangun. Wajah salah tingkah miliknya pasti akan sangat lucu dan menarik untuk digoda. Tetapi wajah tidurnya pun sangat menggemaskan untukku. Kuangkat perlahan tubuh miliknya memasuki rumah kami menuju kamar kami berdua. Kubuka pintu kamar kami dengan susah payah agar tidak membangunkannya kemudian kubaringkan secara perlahan diatas tempat tidur. Kyuhyun tetap terlelap dalam tidurnya. Sungguh beruntung kami sudah tidak memakai baju pengantin, jadi aku tidak perlu membangunkannya untuk mengganti pakaiannya. Kulepas jasku karena merasakan hawa panas pada diriku. Akupun bersiap untuk mandi mungkin mandi pilihan terbaik agar melepaskan lelahku. Kupejamkan mataku untuk menikmati air hangat yang merendam tubuhku. Semua rasa lelah dalam mempersiapkan pernikahan kami, tapi semua rasa lelah tersebut telah terbalas dengan indah.

Kuseka tubuhku yang basah, dan segera kupakai piyamaku. Kulangkahkan kakiku keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju tempat tidur kami dengan sosok kyuhyun yang tertidur lelap tanpa menunjukan tanda-tanda akan bangun. Kubaringkan tubuhku perlahan disampingnya. Kubelai pipi chubby miliknya sembari memandangi wajah indahnya. Mengapa aku tidak pernah bosan memandangi wajahnya ? Aish Siwon ah, memandanginya secara intens membuat otakmu berfikiran yang tidak baik. Sepertinya malam ini aku harus tidur dikamar lain. Kuusap wajahku perlahan dan beranjak dari tempat tidur. Tunggu dulu mengapa aku tidak dapat bergerak turun dari tempat tidur, terasa sedikit berat. Kulihat kearah piyamaku, sejak kapan tangan Kyuhyun memegang piyamaku ? Kulirik wajahnya sepertinya dia masih tertidur. Kucoba melepaskan tangannya perlahan dari piyamaku, dapat kurasakan genggam tangannya semakin erat memegang piyamaku. Hhh.. Maafkan aku babykyu, sepertinya aku harus tidur disampingmu malam ini. Tunggu, mengapa aku merasa bersalah padanya ? Aku sudah menjadi suaminya, jadi tidak apa-apa bukan aku tidur disampingnya ?

Aku pun membaringkan diriku kembali, kurasakan pergerakan darinya, dapat kurasakan bahwa dia memeluk tubuhku secara perlahan. Aku pun tersenyum melihatnya. Kuusapkan surai halus miliknya, sembari mengucapkan kata maaf. Kuselipkan tanganku ke kepalanya untuk menyamankan posisi kami. Kukecup kening Kyuhyunku dan kupejamkan mataku untuk menjemput mimpi indahku.

KYUHYUN POV

Kurasakan bias sinar matahari dimataku, dengan perlahan kucoba untuk membuka mataku. Sungguh terasa berat dan kurasa membutuhkan usaha yang cukup kuat untuk membukanya. Sepertinya kemarin aku sangat lelah sehingga tidur sangat nyenyak dan lama.  Kukerjapkan mataku perlahan untuk mendapatkan kesadaran secara utuh. Kufokuskan pandanganku kedepan, aku sangat terkejut mendapati wajah Siwon hyung yang sangat dekat dengan wajahku. Apakah ini mimpi ? Sepertinya ini bukan mimpi, karena ini terasa sangat nyata. Kuperhatikan wajah tidurnya, terlihat sangat damai dan tampan. Aku pun tersenyum tipis dan mencoba menata detak jantugku yang baru saja terkena shock therapy dipagi hari ini. Mengapa dia sangat tampan ? Aku baru menyadari bahwa wajahnya sangat tampan. Baru hari ini aku melihatnya secara seksama. Mata hitam tajamnya yang terpejam, bentuk hidungnya tegas, garis wajahnya yang menampakan bahwa dia seorang pemuda yang sangat berwibawa.

Tunggu sebentar, mengapa wajahku terasa sangat panas ? Kuturunkan pandanganku kebawah, aku baru saja sadar jika aku sedang memeluk tubuhnya. Apakah dia semalaman membiarkanku memeluknya ? Kupejamkan mataku untuk mengingat kejadian semalam. Tunggu, semalam aku bahkan belum mandi, pasti dia dapat mencium bau tubuhku. Pemuda macam apa aku ini ? Aku pun ingin beranjak dari tempat tidur dan akan segera mandi. Tetapi jika aku melakukan hal itu secara terburu-buru, bagaimana jika dia terbangun karena gerakanku ? Sungguh, posisiku sekarang ini merasa serba salah. Hal yang dapat kulakukan saat ini adalah memandangi wajahnya dan tidak membuat gerakan yang akan mengganggunya. Kuusap wajahnya secara perlahan dengan jari telunjukku mulai dari kening, mata, hidung dan pipi miliknya. Sepertinya aku baru sekali ini menyentuh wajahnya  seintens ini. Wajah tidurnya sangat damai dan terlihat seperti anak-anak. Entah mengapa aku gemas padanya dan ingin menciumnya. Bolehkah aku menciumnya ? Hanya sebentar saja ? Bukankah tidak apa jika aku menciumnya sekarang , aku ini sudah menjadi huswife nya. Kudekatkan wajahku perlahan kearah wajahnya dan kukecup bibir tipis miliknya yang masih tertidur lelap.

“ Heunn, Aku sangat menyukai kau menciumku saat tidur baby. Tapi aku akan lebih menyukai jika kau melakukannya saat aku membuka mataku.”

Mendengar suara khas miliknya, aku sontak memundurkan wajahku dan melepaskan pelukanku karena terkejut. Dapat kurasakan wajahku menjadi panas dalam beberapa detik.

“ Kau ? Kau sudah bangun hyungie ? Pasti kau senang mengerjaiku ya hyung ?” tanyaku sembari mendudukan tubuhku.

“ Tidak babykyu. Aku baru saja bangun beberapa saat yang lalu baby sebelum kau menciumku. Aku sangat bahagia ternyata kau mempunyai keinginan untuk menciumku.” jawabnya sembari tersenyum. Kulemparkan bantal disampingku kearah wajahnya dan aku segera berlari menuju kamar mandi. Terdengar suara tertawa dari kamar kami. Kulihat wajahku dicermin yang berwarna seperti kepiting rebus. Kuputuskan untuk mandi dengan segera agar menghilangkan pikiran-pikiran aneh dari kepalaku. Semoga setelah mandi juga dapat menurunkan suhu tubuhku yang panas akibat malu. Tubuhku yang masih basah segera kuseka dengan handuk dan kubalut dengan piyama mandi. Rambut basahku kubiarkan saja dan kugosokan perlahan dengan handuk kecil. Aku pun keluar dari kamar mandi dan kudapati Siwon hyung yang tengah mempersiapkan barang-barang keperluannya.

“ Kita akan berangkat jam berapa hyung ?” tanyaku sembari mendekatinya. Siwon hyung pun menoleh kearahku karena pertanyaanku. Dia hanya terdiam melihat kearahku tanpa menjawab pertanyaanku, menatapku dengan pandangan yang tidak dapat aku mengerti, beberapa detik kemudian dia menggelengkan kepala dan memalingkan pandangannya. Aish ! Mengapa dia memalingkan wajahnya dariku ? Apa aku memiliki kesalahan ?

“ Hyungie ? Apa hyung tidak mendengar pertanyaanku ? Kita akan berangkat jam berapa hyungie ?” tanyaku sembari mendekati wajahnya yang sedari tadi berusaha tetap berpaling dariku.

“ Jam 10 babykyu.” jawabnya singkat dan berjalan menuju lemari pakaian. Kuikuti langkah kakinya dan memincingkan mataku kearahnya.

“ Mengapa kau menghindariku hyungie ? Coba lihat kearahku hyung. Hyung ini kenapa ?” tanyaku sembari memegang tangannya. Aku tertegun mendapati wajah Siwon yang berwarna merah salah tingkah, eh ? ada apa dengannya ? apakah dia sakit ? Sedari tadi aku tidak melakukan apapun padanya, wajahnya saat ini sangat jarang kulihat. Biasanya aku yang terlihat salah tingkah seperti ini.

“ Hyungie ? Hyungie kenapa ? Hyung sakit ?” kudekati wajahnya yang masih sedikit menghindariku. Kupegang keningnya untuk merasakan suhu tubuhnya.

“ Tidak apa.” Dengan segera tanganku ditepisnya secara perlahan. Aku hanya terdiam dan memincingkan mataku kepadanya. Aku pun tersenyum tipis melihatnya setelah tau jawabannya.

“ Mengapa ? Apa kau terpesona melihatku dalam keadaan rambut basah seperti ini hingga kau salah tingkah seperti ini ?” tanyaku sembari mendekatinya.

“ Tidak, tidak begitu. Kamu terlalu percaya diri babykyu.” jawabnya gugup. Sungguh aku sangat ingin menggodanya. Jarang sekali dia dapat salah tingkah seperti ini karenaku. Biasanya dia selalu menggodaku.

“ Benarkah begitu hyung ? Lalu mengapa wajahmu sangat merah ?” tanyaku semabri mendekatkan tubuhku kearahnya yang mengambil langkah mundur untuk menjauhiku.

“ AC nya kumatikan.” ucapnya sembari melirikku.

“ Benarkah ? Kurasa AC nya tidak mati, kau yakin tidak ada apapun yang kau sembunyikan dariku ?” tanyaku sembari menyentuhkan tanganku kedada bidangnya dan tiba-tiba saja pergelang tanganku digenggamnya dengan erat dan dipandanginya wajahku dalam. Sepertinya dia marah padaku, apa yang harus ku lakukan ? Tapi wajah merahnya terlihat masih belum padam. Dia mendekatkan wajahnya kepadaku secara perlahan hingga aku menelan ludahku, jantungku terasa berdetak sangat cepat sekarang. Kurasakan bibirnya menyentuh bibirku secara lembut dan tak berapa lama beralih kearah telingaku dan kudengarnya berbisik denganku.

“ Jangan kau harap bila aku akan melepaskanmu di Thailand baby jika kau menggodaku seperti ini. Ingat itu my babykyu.” ujarnya secara perlahan. Mendengar perkataannya membuatku kaku seketika. Dia pun melepaskan genggamannya dan mengecup pipiku perlahan kemudian berjalan menuju kamar mandi dan meninggalkanku yang berdiri kaku disamping tempat tidur.

“ Aa..aa..pa ? Apa maksud perkataannya barusan ?” tanyaku sembari memerjapkan mataku. Bagaimana pun fikiranku tidak dapat berpikir logis sekarang.

“ Tidak perlu kujawab bukan baby ? Sebagai huswife yang baik seharusnya kau mengerti bukan ?” tanya Siwon sembari tersenyum. Aku hanya dapat memandanginya yang memasuki kamar mandi sembari bersiul riang. Hah, aku tidak mengerti. Mengapa aku haru memikirkan itu ? Dan mengapa aku selalu kalah dengannya sekarang ? Ya tuhan bantu aku untuk menghadapinya. Aku pun segera menuju lemari untuk berganti pakaian. Tunggu dulu ? Pakaian ? Bukankah barang-barangku belum kubawa semua kerumah ini ? Lalu sekarang aku memakai pakaian apa ?

“ Hyungie !!!” teriakku memanggilnya.

“ Ya baby ? Ada apa ?” tanyanya dari kamar mandi.

“ Bajuku bagaimana hyung ? Aku sekarang memakai baju apa ? Aku tidak memiliki baju.” ujarku sembari mendudukan diriku ditempat tidur.

“ Bajumu ? Bajumu semua berada di lemari putih besar dekat tempat tidur baby.” Setelah mendengar jawaban darinya aku segera membuka lemari yang dikatakannya. Benar yang dikatakan olehnya semua pakaianku tertata rapi didalam lemari. Kuambil satu pakaian dan segera kupakai. Kulihat dengan seksama, sepertinya beberapa pakaian favoritku tidak ada.

“ Kenapa babykyu ? Apakah ada yang kurang ?” tanyanya sembari mendekatiku.

20150227103723138d4_5500.jpg

Aku pun menolehkan kepalaku untuk melihatnya. DEG ! Jantungku terasa berhenti berdetak. Apa ini yang dirasakan olehnya tadi ?

“ Sudah selesai mandinya hyung ?” tanyaku sembari memalingkan wajahku.

“ Jika aku sudah keluar bukankah berarti aku sudah selesai baby ? “ tanya nya sembari mengambil salah satu kaus berlengan pendek.

“ Heun ne hyung.” jawabku sembari mencari pakaian untuk mengatasi kegugupanku padanya.

“ Ah aku lupa mengatakannya padamu, bahwa pakaianmu sudah kupersiapkan, kau tinggal mempersiapkan barang-barang lain yang kau butuhkan.” ucapnya sembari memakai kaus tersebut dan mengusap rambut basah miliknya dengan handuk.

“ Apa ? Kau sudah mempersiapkannya ? Dimana hyungie ?” tanyaku sembari melihat kearahnya. Dia pun menunjuk koper berwarna putih didekat meja nakas. Segera saja kubuka koper tersebut dan melihat isi didalam koper, benar saja semua pakaian favoritku sudah terlipat rapi didalam koper.

“ Bagaimana kau… ?” tanyaku terputus dengan jawabannya.

“ Baby, Aku ini sudah bersamamu dalam waktu yang cukup lama, dengan begitu aku sudah mengerti seleramu seperti apa. Jadi ada beberapa baju yang kulihat cocok untuk kau pakai, jadi kumasukan saja. Oh satu lagi, sepatu dan koleksi tas ranselmu ada diwardrobe sebelah kamar kita. Lalu buku-buku kesukaanmu serta berkas perusahaan sudah berada di ruang kerja kita. Aku tidak tau apa lagi tertinggal baby, sepertinya sudah kubawa semua kerumah ini.” jawabnya sembari duduk ditempat tidur.

“ Dan baju kerja kita sudah ada diruangan itu.” ujarnya sembari menunjuk ruangan disamping kamar kami.

black-and-white-style-modern-bedroom-design-64

Aku hanya terdiam. Sejak kapan dia membawa barang-barangku kemari ? Bahkan semuanya sudah tertata dengan rapi. Mengapa dia melakukan semuanya sendiri tanpa memberitahuku.

“ Ada apa babykyu ? Kau tidak menyukai aku membawakan semua barang-barangmu kemari ?” tanyanya sembari memandangku. Aku hanya menggelengkan kepalaku dan tersenyum tipis.

“ Apakah kau tersinggung karena aku bersama orang tuamu mengurus semua keperluanmu ?” tanyanya sembari menatapku serius. Kubalikan tubuhku memunggunginya dan mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa. Siwon mendekatiku secara perlahan dan memelukku dari belakang.

“ Baby. Maafkan aku sudah melakukan hal yang salah.” ujarnya perlahan. Aku pun menoleh kearahnya dan mengerutkan kening bingung. Kulihat tatapannya yang begitu lembut, tatapan yang selalu membuatku terdiam dan membuat jantungku berdetak lebih cepat.

“ Kau sudah memberikanku begitu banyak hal, semua yang kuberikan padamu bukanlah hal yang berarti dibandingkan semua apa yang telah kau lakukan dan berikan kepadaku babykyu. Jangan merasa kau tidak berguna dan menganggapku melakukan ini untuk membalas budi padamu. Semua yang kulakukan hanya karena aku benar benar mencintaimu. Kurasa itu sudah cukup untukku.” ucapnya perlahan. Untuk kesekian kali perkataannya selalu berhasil mengatasi rasa gundah dalam diriku. Aku merasa malu pada diriku sendiri karena berfikiran kekanakan. Pandangannya begitu dewasa dan membuatku merasa seperti anak-anak. Kulihat kearahnya dan tersenyum. Dia pun ikut tersenyum dan mengecup pipiku perlahan. Kurasakan basah di bajuku bagian bahu, kulirik rambutnya yang masih basah. Kugelengkan kepalaku perlahan dan melepaskan pelukannya.

“ Kemarilah hyung, kita keringkan dahulu rambutmu. Aku tidak ingin kau sakit.” ujarku sembari menariknya ketempat tidur. Kutarik dia untuk duduk dan meletakan handuk kecil diatas kepalanya kemudian mulai mengeringkan rambutnya serta memijat kepalanya perlahan. Kulihat dia memejamkan mata menikmati pijatan dariku, sepertinya dia lelah akhir-akhir ini. Semoga dengan liburan nanti fikirannya kembali fresh seperti sedia kala.

SIWON POV

“ Baby ayo cepat. Kita hampir terlambat.” ujarku sembari menggenggam tangannya.

Kami berdua berlari dibandara untuk mengejar jadwal pesawat kami. Entah bagaimana, jam dirumah kami terlambat setengah jam dan baru kami sadari setelah Kyuhyun melihat ponselnya.

“ Tuan Choi dan Tuan Cho, silakan masuk.”

“ hhh.. kita beruntung hyungie. Sangat tidak lucu bila kita menunggu penerbangan berikutnya. Kita pasti akan bosan menunggu.” ujar Kyuhyun sembari melemparkan tubuhnya di tempat duduk pesawat. Aku hanya mengangguk dan mengatur nafasku karena berlarian tadi. Sebenarnya bisa saja kami menggunakan pesawat pribadi kami, tetapi Kyuhyun lebih menyukai transportasi umum dibandingkan pribadi, jadi aku ingin dia lebih merasa nyaman pergi bersamaku kali ini.

Tak berapa lama pesawat kami pun lepas landas. Kami pun menghabiskan waktu untuk berbincang dan bercanda. Kami pun menonton film bersama, sesaat setelah menonton film ternyata membuat Kyuhyun mengantuk dan dia tertidur dengan kepala yang tersandar di dadaku.  Sedangkan aku ? Aku hanya dapat terjaga karena aku tidak mengantuk sama sekali. Aku juga ingin tidur seperti Kyuhyun namun mataku sungguh tak dapat dipejamkan. Perjalanan udara yang sedikit lama membuatku mulai merasa pusing. Sebenarnya aku tidak terlalu suka melakukan perjalanan udara walaupun itu dengan pesawat pribadi. Mual dan sakit kepala mulai menderaku. Oh, kumohon jangan sekarang. Aku benar-benar tidak ingin terlihat lemah didepan Kyuhyun. Kucoba pejamkan mataku dan menundukan kepalaku. Tetapi mualku sudah parah dan beruntung saja Kyuhyun tertidur jadi dia tidak melihatku yang tampak sangat buruk sekarang. Kudongakan kepalaku dan tetap memejamkan mataku, kurasakan keringat dingin keluar dari tubuhku dan membasahi kemeja yang kupakai. Kurasakan pergerakan dari Kyuhyun dan aku hanya dapat diam dengan perasaan pusing dikepalaku.

“ Hyungie ? Hyung tidak apa-apa ? Hyung sakit ?” tanyanya sembari mengusap pipiku. Oh ini hari kesialanku. Kyuhyun terbangun dari tidurnya, aku pasti terlihat sangat jelek sekarang.

“ Hyung pusing ? Hyung mabuk ? Wajahmu sangat pucat hyung. Kenapa hyung tidak membangunkanku. Tunggu sebentar okay, aku akan meminta obat kepada pramugari.” ujarnya sembari mengusap pipiku. Kyuhyun pun segera menekan tombol untuk memanggil pramugari. Seorang pramugari pun menghampiri kami dan menanyakan keperluan kami. Dengan cepat, pramugari mengambil dan memberikan obat dengan air kepada Kyuhyun. Dia pun pamit untuk pergi yang dibalas ucapan terimakasih dari Kyuhyun. Aku hanya menundukan tubuhku untuk menghindari rasa mualku yang menjadi semakin parah.

“ Hyung, sekarang minum obat dahulu, setelah itu beristirahatlah.” ujar Kyuhyun sembari memberikan obat kepadaku. Kuambil obat tersebut dan segera kuminum dengan cepat. Beruntung Kyuhyun terbangun dan memberikan obat ini, jika tidak sudah dipastikan aku akan tetap meringkuk sekarang. Berkatnya rasa mualku berkurang dan membuatku mulai mengantuk.

“ Maafkan aku babykyu. Kau melihatku disaat aku seperti ini. Aku merasa buruk didepanmu. Kau tau bukan aku tidak ingin terlihat lemah didepanmu.” ujarku perlahan dengan mata tertutup.

“ Hyungie bicara apa. Hyung sedang sakit, lebih baik sekarang hyung tidur. Pada saat seperti inilah aku merasa sangat berguna sebagai huswifemu hyung. Setidaknya biarkan aku merawatmu saat sakit dan menjadi sandaranmu saat kau lemah.” ucapnya sembari menaruh kepalaku dibahu miliknya dan mengusap kepalaku. Ucapannya semakin membuatku nyaman dan mengantarkanku kepada tidur lelapku.

============================================================================================

“ Akhirnya sampai.” ucapku sembari mengibas-kibaskan kemejaku. Kyuhyun tersenyum dan menghampiriku.

“ Panas ?” tanyanya sembari usap kepalaku dengan sapu tangan. Aku menganggukan kepalaku.

“ Ya seperti inilah Thailand. Bagaimana keadaanmu hyung ? Sudah merasa lebih baik ?” tanyanya sembari mengusap keringatku yang mengalir di pipi.

“ Terimakasih sudah membantuku dan membiarkanku tidur bersandar dibahumu yang sangat nyaman itu babykyu. Mualku juga sudah lebih baik dari tadi.” ujarku sembari tersenyum. Kyuhyun pun tersenyum dan mengusak rambutku, sontak saja diriku melihat kearahnya. Dia dan yang lain tidak pernah memperlakukanku seperti anak kecil. Aku hanya terdiam dan memerjapkan mataku.

“ Maafkan aku hyung, aku gemas dengan wajah tidur hyung tadi. Terlihat sangat damai seperti bayi. Sangat manis. Ayo kita pergi.” ujarnya sembari mengalungkan tangannya ke lenganku. Kamipun berjalan untuk menaiki taxi menuju hotel.

===========================================================================================

“ Huaa lelah sekali.” ujar Kyuhyun sembari merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur.

“ Hari ini kita beristirahat dahulu saja baby, esok hari kita baru berjalan-jalan.” ujarku sembari meletakan koper di dekat lemari.

“ Tentu saja hyungie. Hyung harus beristirahat hari ini untuk menghilangkan rasa mual dan pusingmu. Dan lebih baik hyung mandi dahulu lalu beristirahat.” jawab Kyuhyun sembari mendudukan dirinya. Aku pun menyetujui perkataannya dan segera melangkah memasuki kamar mandi.

Sungguh aku tidak menyangka bahwa Thailand cukup panas. Segera kubasuh tubuhku dengan air dingin dan segera menyelesaikan mandiku. Kupakai kaus vneck putih dan celana jeans berwarna hitam. Kemudian aku pun keluar dari kamar mandi.

1002657_1531946637030777_1804697241_n.jpg

“ Babykyu, lekaslah mandi. Sebentar lagi saatnya makan malam.” ujarku sembari merapikan koper.

“ Ya baiklah. Hyung !” teriak nya kearahku sembari memincingkan matanya. Aku pun terkejut mendengar teriakannya. Apa ada yang aneh ?

“ Kau benar-benar akan menggunakan pakaian itu untuk makan malam ? Kita bukan ingin berenang di pantai hyung. Pakailah yang lebih pantas, setidaknya kemeja berwarna bukan kaus polos seperti itu.” ujarnya sembari melipat tangannya.

“ Apakah aku salah dalam berpakaian ? Bukankah seperti ini juga sopan ?” tanyaku dengan wajah bingung.

“ Aku baru mengetahui bahwa kau cuek dalam hal penampilanmu tuan Choi. Bukan seperti tuan muda keluarga Choi. Busana itu mencerminkan diri seseorang. Terserah kau saja hyung. Jika ingin berganti baju silakan, jika tidak ya tidak apa-apa.” ujarnya sembari berjalan kearah kamar mandi. Aku pun terdiam dan mencari pakaian lainnya dikoper.

KYUHYUN POV

Kuberjalan memasuki kamar mandi hotel. Sejujurnya saja tadi aku berbohong mengatakan pakaian yang dipakainya tidak pantas untuk makan malam. Ditempat seperti ini banyak sekali orang yang berwisata menggunakan pakian casual sederhana seperti itu. Namu aku tidak menyukai dengan pakaian vneck putih yang dia kenakan. Pasti akan banyak perempuan dan pemuda yang memperhatikannya karena bayangan tubuhnya yang berotot tercetak jelas. Aku tidak ingin hal seperti itu terjadi. Aku pun segera mandi untuk menyegarkan tubuh dan fikiran ku. Selesai mandi, kuhanduki tubuhku lalu kupakai baju yang tadi kusiapkan. Aku pun keluar dari kamar mandi dan kulihat Siwon sudah menganti pakaiannya dengan kemeja biru. Jauh lebih baik daripada kaus vneck tadi.

1912161_1531935517031889_623200957_n.jpg

Mendengar pintu kamar mandi yang terbuka olehku Sesaat dia terlihat senang dengan pakaian kupakai tetapi tidak lama kemudian wajahnya berubah menjadi kesal.

“ Aku bodoh sekali ya.” ujarnya sembari menyandarkan tubuhnya di meja rias kamar kami.

“ Hnn ? Ada apa hyung ? Apa ada sesuatu yang salah denganku ? Bukankah hyung yang memasukan pakaian ini kekoper untukku ?” tanyaku sembari melihat pakaianku.

“ Tidak babykyu. Kamu terlihat manis, terlalu manis menurutku. Aku takut akan banyak perempuan dan pemuda yang memperhatikanmu. Aku sangat tidak menyukai hal itu.” ujarnya sembari melipat tangan didada. Aku terkejut tak menyangka bahwa fikiran kami sama. Tanpa aku sadari aku tertawa, menertawakan kemiripan kami yang mempunyai sifat posesif terhadap satu sama lain.

“ Babykyu, jangan menertawakanku. Aku sungguh sungguh dengan hal itu.” ujarnya sembari memincingkan mata. Aku menggelengkan kepalaku dan tersenyum.

“ Aku tidak menertawakan hyung. Aku menertawakan diriku sendiri hyung. Aku akan memakai jaket nanti.” jawabku sembari menghampirinya. Siwon pun mengangguk dan tersenyum.

16830631_1275832362505862_2594978554121381821_nn.jpg

“ Bagaimana jika seperti ini ?” tanyaku sembari melihat kearah meja mencari ponselku.

“ Baiklah, itu lebih baik. Ayo babykyu.” jawabnya sembari menggandeng tanganku untuk keluar kamar. Aku pun melepaskan genggamannya dan merangkul lengannya dengan erat. Aku ingin menunjukan bahwa dia adalah suamiku. Aku benar-benar tidak ingin dia diperhatikan oleh perempuan dan pemuda lain karena hotel ini ada hiburan malamnya. Siwon melihatku dengan wajah heran.

“ Ada apa hyung ? Hyung tidak menyukainya ?” tanyaku sembari melihatnya.

“ Tidak baby. Hyung sangat menyukainya. Aku hanya heran melihatmu memeluk lenganku seerat ini.” jawabnya sembari mengusap tanganku dan tersenyum. Apa hari ini sifatku terlalu agresif dengannya ? Tak apa selama dia menyukainya, aku senang. Kamipun berjalan menuju restaurant hotel. Restaurant terlihat tertata rapi dan elegan yang dilengkapi dengan view pantai yang sangat indah.

restaurant-with-sea-view-krabi

 

 

Kami pun makan makanan yang disediakan. Kami bercengkrama satu sama lain membahas hal-hal perusahaan, perjalanan, tata letak rumah kami dan rencana kedepan yang akan kami bangun.

“ Menurutmu apakah kita akan memiliki seorang anak ?” tanyaku sembari melihatnya. Dia pun tersenyum dan menggenggam tanganku.

“ Tentu saja jika tuhan menghendakinya baby. Jangan bersedih baby. Kita hanya perlu berdoa dan berusaha.” jawabnya sembari menggenggam erat tanganku. Aku pun mengangguk dan tersenyum tipis.

“ Menurutku lebih baik jika dirimu sehat babykyu. Memangnya kita akan membuatnya kapan baby ?” tanyany sembari melihatku dengan lekat.

“ Uhuk..uhuk..” pertanyaannya membuatku tersedak. Aku ini terlalu bodoh atau apa ? Aku membuka topic yang membuatku sama sekali tidak mempunyai jawabannya dan aku pun belum siap memulai hal itu sekarang.

“ Heun ? Kenapa baby ? Mengapa kau tersedak ?” tanyanya dengan senyum jahil yang terpatri diwajahnya. Aku pun mengalihkan pandanganku dengan cepat karena bingung harus menjawab apa.

“ Babykyu-ku ini memang sangat menggemaskan. Kita akan membicarakannya lain waktu karena saat ini aku masih ingin menikmati waktu berdua saja denganmu. Jika kamu siap kita akan merencanakannya kembali.” ujarnya sembari mengusap kepalaku dengan lembut. Aku hanya diam dan menusuk-nusuk makanan didepanku untuk menghilangkan salah tingkahku karena memilih topic yang salah untuk dibahas.

“ Siwon-ah ? Kamu benar Siwon ?”

Kudengar suara seorang pemuda memanggil suamiku. Kudongakan kepalaku untuk melihat kearah pemuda tersebut.

“ Oh kau ? Bagaimana kau dapat berada disini ? Bukankah kau sedang berada di Inggris ?” tanya Siwon dengan nada antusias. Aku terdiam menatap mereka berdua dalam kebingunganku. Siwon terlihat sangat akrab dengannya. Dadaku terasa nyeri dalam sekejab. Siapa pemuda itu ?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

Advertisements

Hold on Love Choice (Part 11)

Tags

, , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                :Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 6542 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 11

“All problems are sure to pass and change with happiness”

KYUHYUN POV

Hari ini adalah H-3 pernikahan kami, dan Siwon sibuk dengan pekerjaannya diperusahaan karena menginginkan semua terkendali sehingga pernikahan kami akan berjalan dengan lancar. Sebenarnya appa kami sudah membiarkannya mengambil libur agar dia hanya focus dengan pernikahan kami. Tetapi tetap saja suamiku yang keras kepala itu melakukan pekerjaannya. Hhh. Entah bagaimana dia dapat menjadi seseorang workaholic, walaupun dalam batas yang wajar dan tetap dapat memperhatikanku setiap hari.

Hari ini, aku hanya berdiam diri didalam kamar dengan kedua sahabatku. Aku merasa sedikit pusing, sepertinya aku terkena flu. Bagaimana ini ? Sebentar lagi kami akan menikah namun aku jatuh sakit. Aku dapat merasakan suhu tubuhku yang meningkat sehingga aku merasa lemas dan tidak mampu beranjak dari tempat tidurku. Kedua sahabatku terus saja menyalahkanku karena aku tidak menjaga kondisiku padahal sebentar lagi adalah hari yang paling penting dalam kehidupanku. Aku hanya memejamkan mataku mendengar mereka mengomel. Bukankah aku beruntung mempunyai 2 sahabat yang perhatian padaku ?

“ Kyunie, ayo buka matamu dan makan sarapanmu ini, lalu minum obat. Aku sudah membuatkan mu soup. Bukankah kau menyukai soup buatanku ?” ujar Ryeowook sembari duduk ditempat tidurku. Aku pun membuka mataku perlahan dan melihat kearahnya. Eunhyuk memegang keningku dengan punggung tangannya untuk memastikan demamku tidak terlalu tinggi. Aku hanya terdiam.

“ Sepertinya tidak terlalu parah. Ayo bangun kyunie.” ujar Eunhyuk sembari membantuku duduk. Aku hanya mengikuti perintahnya. Sebenarnya aku tidak selemas itu sehingga dibantu mereka. Aku hanya ingin merasakan perhatian mereka sebelum aku menikah dan itu akan membuatku jarang mendapatkan perhatian mereka. Ryeowook pun memberikan soup dan bubur buatannya kepadaku kemudian memberikanku suapan demi suapan. Aku pun tersenyum tipis melihat perhatian mereka padaku. Bukankah aku seperti mengerjai mereka ? Ya mungkin tidak apa-apa untuk terakhir kalinya. Setelah makan dan minum obat, mereka pun keluar kamar dan membiarkanku untuk beristirahat. Sebenarnya aku ingin mereka didalam kamarku saja, namun mereka memarahiku karena pasti aku tidak akan tidur jika ada mereka didalam kamarku. Sepeninggal mereka, aku hanya berguling-guling karena merasa bosan. Aku pun mengambil ponselku dan melihat pesan, namun tidak ada satu pun pesan penting terutama dari Siwon. Mengapa dia tidak mengabariku pagi ini ? Tidak tau kah dia bahwa aku sedikit merindukannya ? Aku pun menggembungkan pipiku dan melihat sekelilingku. AH! Aku dapat ide. Aku akan mengerjainya hari ini karena dia tidak memberiku kabar.

To : My Husband (Choi)

I’m sick wonnie.

1619222_1531983280360446_18945482_n.jpg

Kukirimkan pesan singkat kepadanya. Dan menunggunya membalas, namun setelah beberapa lama dia tidak membalas pesanku. Sepertinya dia benar-benar sibuk dan tidak memegang ponselnya. Gagal sudah rencanaku untuk mengerjainya. Tak berapa lama aku pun merasa kantuk pada diriku, sepertinya reaksi obat mulai berjalan. Aku pun menaruh ponselku dimeja nakas dan menarik selimut kemudian memejamkan mataku.

Belum juga diriku mencapai gerbang mimpiku, pintu terbuka dengan cepat dan menimbulkan suara yang kencang. Aku pun terkejut dan segera duduk. Siapa yang berani menggangguku ? Belum sempat aku marah, kepalaku terasa sakit dan berdenyut, apakah ini karena aku gerakanku yang tiba-tiba duduk ? Aku pun menundukan wajahku dan memijat pelipisku. Kurasakan seseorang duduk didepanku dengan nafas yang terengah-engah.

“ Babykyu, hhhh. Kau tidak hhh apa hhh apa ?” tanyanya dengan suara khawatir dan nafas yang memburu. Aku pun mengangkat kepalaku untuk melihatnya. Oh ? Siwon ? Mengapa dia disini ? Aku hanya terdiam dan mengerutkan keningku.

“ Apa ada yang sakit ? Sepertinya aku membuatmu terkejut. Maafkan aku.” ujarnya sembari mengusap bahuku. Aku ingin menjawabnya, namun tiba-tiba kepalaku berdenyut kembali. Aku pun memejamkan mataku dan menunduk. Siwon yang melihatku terdiam pun menggendongku dan membenarkan posisiku agar berbaring. Dia pun menaruh bantal serta selimut dengan posisi yang benar agar aku merasa nyaman. Setelah itu dia pun duduk disampingku dan memegang jemariku. Dia mengecup jemariku dan sesekali mengucapkan kata maaf. Sementara aku ? Aku hanya diam menunggu rasa sakit kepala ini berkurang. Setelah merasakan sakit kepalaku berkurang, aku pun membuka mataku dan menggenggam tangannya.

“ Wonnie, mengapa kau disini ? bukankah kau sibuk dengan pekerjaanmu ?” tanyaku pelan sembari menatapnya.

“ Aku kemari karena khawatir denganmu. Saat aku menyerahkan dokumenku ke appa, aku menerima pesan singkat darimu dan aku segera membacanya saat tau itu darimu. Sesaat setelah aku membaca isi dari pesanmu, aku berlari dari ruangan appa menuju mobilku dan menuju kemari. Aku benar-benar khawatir denganmu babykyu. Aku merasa ini kesalahanku karena tidak menjagamu dengan baik. Maafkan aku. ” jawabnya sembari mengecup punggung tanganku.

21052012-siwon-crying.jpg

Oh. Sepertinya perbuatanku kali ini membuatnya benar-benar khawatir. Aku pun menggenggam tangannya erat. Aku harus meminta maaf sekarang.

“ Ini bukan kesalahanmu. Aku hanya demam dan kepalaku sedikit sakit karena flu. Jadi jangan menyalahkan dirimu. Aku mengirimkan pesan kepadamu karena aku tadi sedikit merindukanmu.” ujarku tanpa sadar menyebutkan bahwa aku merindukannya. Aku pun sedikit terkejut ketika menyadari apa yang kukatakan. Segera saja aku menarik tanganku darinya dan menutup wajahku dengan selimut. Siwon sendiri hanya diam terkejut dengan pernyataanku. Kemudian dapat kurasakan dia mengusap kepalaku dari balik selimut dan terdengar juga suara tawanya yang pelan.

“ Hhhh. Babykyu, kau sudah membuatku sangat khawatir. Tapi aku menyukai pernyataanmu ini. Mengapa tidak bilang saja bahwa kau merindukanku dan menyuruhku kemari tanpa membuatku khawatir. Kau benar-benar sangat berbeda babykyu. Aku menyukai semua tindakanmu kepadaku, dan aku selalu tidak dapat marah denganmu. Bukankah seharusnya marah karena kau mengerjaiku hari ini ? Babykyu, lepaskan selimutmu ini, aku juga merindukan wajahmu itu. Biarkan aku melihatnya.” ujarnya sembari menarik selimut dari wajahku. Aku pun menyingkirkan selimut dari wajahku dan melihatnya.

“ Wonnie tidak marah?” tanyaku sembari menatapnya. Siwon pun menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Aku pun segera beranjak duduk dan memeluknya.

“ Maafkan aku wonnie. Aku aahh.” ucapanku terputus karena kepalaku berdenyut kembali. Oh sepertinya aku membuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Mengapa aku sangat bodoh saat ada dirinya ? Dapat kurasakan tubuhku terangkat dan kembali dalam posisi berbaring. Kubuka mataku perlahan untuk melihatnya.

“ Hhhh. Babykyu, kau selalu membuatku khawatir. Jangan berbuat seperti itu lagi. Sekarang pejamkan matamu dan tidur. Bukankah kau habis minum obat ? Aku akan menemanimu disini.” ujar Siwon sembari mengusap kepalaku. Aku pun menarik tangannya dari kepalaku dan menggenggamnya. Dia pun menatapku dengan tatapan bertanya.

“ Hnn, wonnie. Ber.. berbaringlah disebelahku. Aku…. Aku ingin … Aku ingin memelukmu.” ujarku sembari mengalihkan pandanganku kearah lain. Ada apa denganku hari ini ? Mengapa aku dengan semudah itu mengucapkan apa yang kufikirkan ? Dan mengapa aku menjadi manja bersamanya ? Oh, kau kehilangan wajahmu Cho Kyuhyun. Sementara aku sibuk dengan fikiranku, aku tidak sadar bahwa Siwon sudah berbaring disampingku. Ketika aku merasakan tangannya melingkar dipinggangku barulah aku kembali dari alam fikiranku. Kulihat dia tersenyum dan kurasakan dia mengecup keningku dengan lembut.

“ Tidurlah baby. Aku akan menjagamu disini. I love you.” bisiknya perlahan sembari mengecup pelipisku. Aku hanya terdiam dan merasakan kantukku kembali datang. Tak perlu waktu yang lama, aku pun memasuki alam mimpiku.

KYUHYUN POV END

Hari pernikahan.

SIWON POV

“ Hey Siwon ah. Dapatkah kau duduk diam ? Kepalaku pusing melihatmu berjalan tanpa arah seperti itu. Kau itu sedaritadi membuatku kesal saja.” ujar Donghae sembari melihatku dan melipat satu kakinya. Mendengarnya bicara seperti itu, aku pun duduk namun tidak berapa lama aku berdiri kembali dan meneruskan kegiatanku berjalan mengitari ruangan ini.

“ Siwon, kau benar-benar tidak dapat tenang sebentar saja. Kau akan kelelahan jika seperti itu.” ujar Yesung yang sepertinya juga sudah cukup kesal sedaritadi karena melihatku tidak dapat duduk dengan tenang seperti yang lain.

“ Mengapa aku gugup seperti ini ? Aku sangat gugup sekarang. Padahal sebelumnya tidak seperti ini.” ucapku sembari melihat Yesung dan Donghae yang duduk disofa dengan nyaman. Aku pun duduk diantara mereka dan bersandar disofa.

“ Aku tidak mengerti mengapa kau gugup. Mungkin itu biasa terjadi pada saat akan melakukan pernikahan. Tanya saja pada appamu.” ujar Donghae hyung sembari memberiku air mineral yang sedaritadi dipegang olehnya. Aku pun menerimanya dan meminum air tersebut hingga habis. Yesung dan Donghae hanya menggelengkan kepalanya dan mengalihkan pandangan mereka saat mendengar pintu terbuka. Kulihat appa dan umma memasuki ruangan tempat kami menunggu. Kami bertiga pun berdiri dan membungkukan tubuh kami. Umma mengusap pipiku perlahan dan tersenyum.

“ Kau terlihat tampan Wonnie. Umma tidak menyangka kau hari ini akan menikah. Sepertinya umma baru kemarin mengantarkanmu untuk pergi ke sekolah dasar. Apa ini benar-benar Choi Siwon umma ?” ujar umma sembari tersenyum. Aku pun tersenyum dan memeluk ummaku.

“ Ya umma, ini adalah Choi Siwon, anak umma yang telah beranjak dewasa yang dahulu umma selalu antar saat sekolah. Apakah aku terlihat tampan seperti appa saat akan menikah dengan umma ?” tanyaku dengan nada menggoda ummaku. Umma hanya tertawa pelan dan mengusap bahuku.

“ Tentu saja kau tampan seperti appamu ini Choi. Tapi sepertinya appa saat dahulu akan menikah dengan ummamu ini lebih tampan disbanding dirimu sekarang. Lihatlah dirimu, wajahmu terlihat seperti seseorang yang frustasi. Tenangkan dirimu Choi. Kau itu anak dari Choi Young Woon atau Kangin.” ujar appaku sembari menepuk bahuku. Kulihat umma menggelengkan kepala dan menghampiri appaku.

“ Hey, kalian berdua itu adalah Choi, jadi jangan memanggilnya seperti itu. Dan dahulu appamu itu juga gugup sepertimu ini Wonnie. Wajahnya dahulu terlihat pucat namun  dia berhasil melewatinya tanpa gugup sedikit pun.” ujar umma sembari memeluk lengan appaku. Aku pun menatap appa dengan tatapan menggoda. Appa pun tertawa dan mengusap tangan ummaku.

“ Walaupun seperti itu, aku tidak membuat teman-temanku kesal karena tingkahku chagy. Siwon-ah, kau tau. Gugup dalam melaksanakan sebuah pernikahan itu adalah hal yang wajar, semua orang pasti akan melewatinya. Jadi coba tenangkan fikiranmu dan fikirkan saja seseorang yang sangat kau cintai itu.” ujar appa sembari menekan bahuku pelan dan tersenyum. Kulirik Donghae dan Yesung yang tertawa kecil karena perkataan appa. Aku hanya merunduk malu. Hnn, bagaimana dengan Kyuhyun ? Apakah dia sama gugupnya seperti ku ?

“ Siwon-ah, ayo kita kealtar. Para tamu sudah menunggu. 10 menit lagi acara akan dimulai.” ujar Appa sembari berjalan keluar ruangan. Aku pun mengikuti mereka ketempat acara diikuti oleh Yesung dan Donghae .

treetop-ballroom-1

Setelah sesampainya dialtar, aku tetap melakukan kegiatanku seperti didalam ruang tunggu tadi. Berjalan didepan appa,umma dan kedua sahabatku tanpa fikiran dan tujuan yang jelas. Kutolehkan kepalaku kekiri dan kanan. Bermain dengan jemariku, namun semua itu tidak menghentikan kegugupan dalam diriku. Ah~! Mengapa 10 menit itu sangat lama disaat seperti ini ? Kurasakan punggung ku ditepuk oleh seseorang. Aku pun menoleh kan kepala.

“ Hey Siwon ah, kalian kan sudah resmi jadi suami istri di mata hukum. Mengapa kau gugup ?” tanya Yesung sembari menatapku. Aku pun menghela nafas perlahan dan sedikit tersenyum.

“ Tapi hyung, kami belum resmi menjadi suami istri dalam agama. Kau tau bukan, mengucapkan janji didepan banyak orang itu membuatku sangat gugup. Aish apa yang terjadi padaku ?” jawabku sembari mengusap wajahku. Donghae pun menepuk bahuku dengan sedikit keras.

“ Hey, kau sudah terbiasa mempresentasikan proyekmu didepan banyak orang, jadi anggap aja sekarang itu sama seperti itu. Namun, bedanya adalah sekarang kau sedang menangani proyek yang lebih besar untuk dirimu.” ujar Donghae dengan tegas sembari melempar tatapan kesal miliknya. Aku pun tersenyum dan menganggukan kepalaku.

“ Kau benar hyung. Aku sudah terbiasa akan hal ini. Pasti aku dapat melakukannya dengan baik.” ujarku sembari tersenyum dan mengatur nafasku agar lebih tenang

Tak berselang lama, Pintu altarpun terbuka dan menampakan sesosok pemuda manis dengan seorang laki-laki yang lebih tua darinya dan dibelakang mereka pun terlihat 2 pemuda manis sedang tersenyum mengiringi dua sosok ayah dan anak didepan mereka. Kulihat pemuda yang sangat kucintai sedang berjalan menuju arahku. Tanpaku sadari aku tersenyum saat melihat dirinya menatapku.

78a4a-20130507_siwon_metgala-600x800.jpg

Dia terlihat cantik dengan tuxedo pilihannya dahulu. Kulihat senyumnya yang tidak pernah pudar saat berjalan menuju arahku bersama appa dan kedua sahabatnya. Aku merasakan jantungku berdegub sangat cepat karena melihat dia semakin dekat denganku namun aku merasa lebih tenang dan gugupku hilang begitu saja.

302894_200260580098866_1757643192_n.jpg

Tanpa kusadari, Kyuhyun sudah berada didepanku bersama Hangeng appa. Aku pun sedikit membungkukan kepalaku dan tersenyum pada Hangeng appa.

“Kuserahkan anakku kepadamu Choi Siwon, tolong mulai sekarang kau jaga dia dengan baik.” ujar Hangeng appa sembari menyerahkan tangan halus milik Kyuhyun kedepanku. Aku pun mengangguk perlahan dan menggamit tangan Kyuhyun. Kami berdua pun berpandangan dan tersenyum satu sama lain.

“ Kau terlihat sangat cantik dan manis babykyu.” bisikku perlahan sembari tersenyum. Kyuhyun hanya menanggapiku dengan gelengan kepala dan senyuman manisnya. Sepertinya dia juga gugup sepertiku.

“ Gugup ?” tanyaku singkat sembari mengusap jemarinya dengan ibu jariku. Dia pun mengangguk dan menghembuskan nafas perlahan. Setelah sedikit berbicara dengan Kyuhyun, kami pun menghadap ke pendeta yang ada didepan kami. Pendeta pun tersenyum dan berjalan ke depan kami.

“ Kalian sudah siap ?” tanyanya sembari tersenyum. Kami pun menganggukkan kepala kami.

“ Baiklah. Sekarang saling berhadapan dan genggam tangan satu sama lain.” ujarnya sembari melihat kearahku. Kami berdua pun saling berhadapan dan menatap satu sama lain. Genggaman tangan kami terasa begitu hangat dan erat bagiku, sepertinya Kyuhyun benar-benar gugup. Kulemparkan senyuman kepadanya untuk menenangkan dirinya dan menggerakan bibirku tanpa suara “ Tidak apa-apa ”. Dapat kurasakan dia lebih tenang daripada sebelumnya, aku pun tersenyum dan mengangguk kecil kepadanya.

“ Baiklah. Kita mulai sekarang. Didepan tuhan. Kita akan mengikat janji suci dari dua insan yang berada didepan kita semua. Choi Siwon apa kau bersedia Cho Kyuhyun menjadi istrimu, dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan sakit maupun sehat ?” tanya Pendeta kepadaku dengan tegas dan lantang.

“ Ya. Saya bersedia.” jawabku dengan tegas.

“ Cho Kyuhyun apa kau bersedia Choi Siwon menjadi suamimu, dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan sakit maupun sehat ?” tanya Pendeta kepada Kyuhyun dengan tegas dan lantang.

“ Ya. Saya bersedia.” jawab Kyuhyun dengan lembut namun terdengar tegas.

“ Baiklah Choi Siwon dan Choi Kyuhyun dengan ini kalian berdua sudah sah menjadi sepasang suami istri. Dan Choi Siwon, kau dapat mencium istrimu.” ucap Pendeta sembari memundurkan langkahnya. Kami pun melemparkan senyum satu sama lain dan aku memandang Kyuhyun untuk meminta izin untuk menciumnya. Kyuhyun pun mengangguk pelan dan memejamkan matanya. Aku pun mendekatkan wajahku kearah wajah miliknya dan mencium bibirnya secara perlahan.

1017348_479777448778028_793595233_nn.jpg

Kami pun melepaskan ciuman kami dan menghadap kearah para tamu kami. Tak berapa lama kami mendengar tepuk tangan dari para tamu dan sahabat kami. Kami pun memasang cincin dijari kami secara bergantian dan menghampiri orang tua kami.

“ Selamat kyunie sayang. Kau sudah menyandang marga Choi sekarang.” ujar Heechul umma sembari memeluk putra kesayangannya itu. Aku hanya tersenyum melihat Kyuhyun yang tidak malu untuk bermanja-manja dengan Heechul umma. Dia pun memeluk ummaku dan appa kami. Sekarang keluargaku terasa semakin lengkap.

35mjfv7.jpg

“ Kemarilah Siwon. Kau harus berfoto dengan Appa mertuamu. Untuk disimpan dialbum kenangan.” ujar Yesung sembari mengarahkan kameranya kearah Hanggeng appa. Aku pun menghampiri Hanggeng appa dan menghadap kekamera milik Yesung.

“ Kerja bagus Choi Siwon. Sudah kubilang kau akan berhasil mengatasi kegugupanmu itu.” ujar Donghae sembari menepuk bahuku. Aku pun menjabat tangan miliknya dan memeluknya kemudian mengucapkan terima kasih. Yesung hyung pun menepuk punggungku dan tersenyum. Aku pun beralih memeluknya dan mengucapkan terima kasih kepadanya. Kulihat Kyuhyun pun memeluk kedua sahabatnya dan tersenyum dengan lebar. Akhirnya kami pun mengakhiri perjalanan cinta kami yang rumit ini dengan janji suci pernikahan hari ini. Aku sangat bersyukur atas semua yang terjadi padaku dengan dirinya beberapa tahun terakhir ini. Jika bukan karena nya mungkin aku tidak akan disini sekarang.

SIWON POV END

KYUHYUN POV

“ Cho Kyuhyun, eh ? Choi Kyuhyun. Akhirnya kau melepas masa lajangmu sekarang. Kau harus dapat mengurus suamimu dengan baik mulai sekarang.” ujar Eunhyuk sembari memelukku. Aku pun mengangguk dan memeluknya dengan erat.

“ Kalau kau membutuhkan pelajaran memasak lagi, hubungi aku saja Kyunie. Aku akan membantumu.” ujar Ryeowook sembari mengusap kepalaku. Aku tersenyum dan beralih memeluknya.

“ Aku akan menelfonmu saat kau tidak sibuk hyung. Cepatlah kalian berdua menyusul kami. Aku tau kalian sudah mempersiapkan semua rencana pernikahan kalian berdua.” jawabku sembari melepaskan pelukanku kepada Ryeowook. Dapat kulihat semburat merah muda di pipi kedua sahabatku itu. Aku pun tertawa pelan dan menggelengkan kepalaku. Mereka berdua masih saja malu untuk mengungkap tentang berita pernikahan mereka. Kurasakan sebuah tangan yang hangat melingkar dibahuku, kutolehkan kepalaku kearah pemilik tangan tersebut yang terlihat tersenyum saat melihatku sedikit terkejut.

“ Ada apa babykyu ? sepertinya seru sekali perbincangan kalian.” ujar pemilik tangan itu yang tidak lain adalah suamiku, Choi Siwon. Aku tersenyum dan menghadap kearahnya kemudian meletakan tanganku didadanya.

“ Itu hyung, Wookie dan Hyukie tidak mau memberitahuku kapan pernikahan dilaksanakan. Aku juga ingin membantu mereka mempersiapkannya. Mereka kan sudah banyak membantu kita dalam pelaksanaan pertunangan hingga pernikahan ini. Tetapi mereka merahasiakannya dariku.” ujarku dengan nada sedikit kesal. Siwon tertawa pelan dan melingkarkan tangannya di pinggangku.

“ Mereka akan memberitahumu nanti babykyu. Mereka masih terlalu malu mengungkapkan kabar bahagia tersebut. Jadi jangan bersedih seperti itu, bukankah ini hari bahagia kita ?” ucap Siwon sembari mencuri kecupan dari bibirku. Kutundukan kepalaku dengan cepat saat merasakan hangat yang menjalar disekitar pipiku. Tak berapa lama terdengar suara rintihan kesakitan darinya. Kudongakan kepalaku melihat kearahnya dan memandangnya khawatir.

“ Kau itu Siwon ah. Jangan bermesraan sekarang. Kau harus berganti pakaian untuk acara resepsi. Para tamu sudah  menunggu di ruang ballroom. Kalian cepat bergantilah pakaian. Kalian berempat temani mereka okay. Kami akan kesana terlebih dahulu untuk menyambut tamu.” ujar ummaku sembari melipat kipas yang berada ditangannya. Sepertinya aku tau mengapa Siwon merintih kesakitan dan mengusap kepalanya. Dapat kulihat orang tua dan sahabat kami menahan tawa mereka melihat Siwon dimarahi oleh ummaku. Siwon hanya menganggukan kepala kearah ummaku dan melihat kearahku.

“ Ayo kita keruang ganti wonnie. Sebelum umma semakin bertambah marah.” ujarku sembari memeluk lengannya. Kami pun berjalan keluar dari altar dan berjalan menuju villa yang didalamnya ada ruang ganti untuk kami berdua. Sahabat kami pun mengikuti kami menuju villa. Sesampainya didepan ruang gantiku, Siwon menghentikan langkahnya dan membukakan pintu untukku. Kedua sahabatku memasuki ruang gantiku terlebih dahulu tanpa menungguku.

“ Masuklah babykyu. Aku akan berganti pakaian dikamar sebelah dan menunggumu di pintu ballroom.” ucapnya sembari tersenyum.

“ Baiklah wonnie. Sampai bertemu nanti.” ujarku sembari mengusap pipinya dan menghampiri sahabatku yang menungguku didalam. Siwon pun menghampiri sahabatnya dan berjalan memasuki ruang ganti untuknya. Kulihat Ryeowook sudah menyodorkan pakaian lain untukku. Aku terkejut melihatnya menyodorkan pakaian itu kepadaku dan melebarkan mataku.

“ Kau bercanda hyung ? Mengapa aku mengenakan itu ? Dimana tuxedoku yang telahku siapkan kemarin ?” tanyaku sembari memundurkan langkahku darinya. Ryeowook dan Eunhyuk pun tersenyum dan menggeleng.

“ Ummamu yang menyuruhku memberikan ini kepadamu. Kau harus memakainya sekarang. Kau tidak dapat menolaknya. Kau tau bukan ummamu seperti apa ? Hanya beberapa jam Kyunie. Tenang saja kami akan selalu berada disampingmu.” ujar Eunhyuk sembari menggenggam tanganku dan menenangkan diriku. Aku pun menghembuskan nafasku perlahan kemudian menerimanya dan memasuki kamar mandi untuk berganti pakaian. Setelah mengganti kemeja dan tuxedoku, kulangkahkan kakiku keluar dan menghampiri mereka.

“ Kyunie, kau tampak cantik dan menggemaskan dengan itu. Aku semakin gemas melihatmu. Kemarilah agar stylish merapihkan rambutmu.” ujar Ryeowook sembari menggenggam tanganku dan membawaku kearah meja rias. Aku hanya tersenyum menanggapinya. Kedua sahabatku selalu mengatakan bahwa diriku cantik dan menggemaskan. Tidakkah mereka berfikir bahwa aku ini seorang laki-laki yang tampan dan keren ? Bahkan mereka lebih menggemaskan, cantik dan imut dibandingkan denganku. Aku pun mendudukan diriku didepan meja rias. Tak berapa lama beberapa stylish menghampiriku dan mulai mengerjakan beberapa pekerjaan mereka terhadapku. Sebenarnya aku tidak menginginkan ini semua namun jika aku menolaknya, aku dipastikan mendapat masalah besar dengan ummaku.

Dalam 30 menit, semua stylish telah menyelesaikan pekerjaannya dan hanya satu stylish yang terlihat sedang merapikan rambut milikku. Setelah merapikan rambutku, dia pun tersenyum kepadaku.

“ Kau tampak sangat cantik Ny.Choi.” ujarnya sembari memberikan sebuket bunga berwarna putih dan ungu kepadaku. Stylish tersebut adalah Jung Jaejoong, istri dari saudara sepupu Siwon yang bernama Jung Yunho. Kami belum pernah bertemu sebelumnya, dan ini pertama kalinya kami bertemu tetapi dia suda menggodaku. Siwon pun pernah bercerita bahwa dia sudah beberapa tahun tidak bertemu dengan saudara sepupunya tersebut dikarenakan pekerjaan mereka yang sangat sibuk dan sepupunya yang memilih menetap di Jepang sejak kami kuliah. Dan pernikahan kami ini memberikan kami kesempatan bertemu dengan mereka. Walaupun aku belum bertemu Yunho secara langsung, aku dapat mengatakan bahwa mereka pasangan yang sempurna dari foto-foto yang ditunjukan Siwon beberapa waktu lalu. Dan sekarang aku bertemu dengan Jung Jaejoong yang ternyata lebih cantik dan baik dibandingkan difoto. Bukankah aku beruntung mendapatkan anggota keluarga baru yang sangat baik denganku ?

“ Heun, terimakasih hyung. Namun aku ini seorang laki-laki. Seharusnya kau mengatakan bahwa aku ini tampan.” ujarku sembari memegang bunga yang diberikannya. Kulihat dia tertawa pelan dan melihat kembali kearah rambutku untuk memastikan pekerjaannya telah sempurna.

jaejoongowow.png

“ Sekarang kau dapat menuju ballroom bersama pangeranmu, permaisuri Choi. Aku akan panggilkan kedua sahabatmu itu. Aku akan pergi ke ballroom terlebih dulu. Sampai bertemu disana kyunie.” ujarnya sembari merapikan lengan kemejanya dan berjalan keluar ruangan. Setelah Jaejoong keluar, kedua sahabatku pun masuk dan melebarkan matanya saat melihat kearahku.

“ Kyunie ? Apakah itu dirimu ?” tanya Eunhyuk sembari memerjapkan matanya dan menghampiriku perlahan.

“ Ya ini aku hyukie.” ujarku sembari berdiri dari kursiku dan melihat kearahnya. Eunhyuk hanya terdiam dan disibuk dengan fikirannya sendiri. Ryeowook pun menghampiriku dan memegang tanganku.

140714-ryeowook-11.jpg

“ Kau sangat menakjubkan Kyunie. Aku hampir tidak mengenalimu. Siwon pasti akan terkejut.” ujar Ryeowook sembari berdiri didepanku.

“ Ya dipastikan dia akan terkejut wookie. Aku sendiri terkejut melihat diriku sekarang ini.” ujarku sembari tersenyum dan melirik kearah cermin. Eunhyuk yang sedari tadi terdiam pun menghampiriku dan memegang bahuku.

“ Panggil aku Oppa hari ini.” ujarnya secara tiba-tiba dengan wajah serius. Aku sedikit membuka mulutku karena terkejut dengan ucapannya yang tiba-tiba. Ryeowook pun tertawa dan menganggukan kepalanya.

“ Ya benar,kyunie. Kau harus memanggil kami Oppa.” ucap Ryeowook sembari beralih menggenggam tangan kiriku.

“ Yak ! Kalian ini apa-apaan ? Aku ini laki-laki. Mengapa aku harus memanggil kalian Oppa ?” tanyaku dengan nada sedikit meninggi karena kesal. Eunhyuk pun menggenggam tangan kananku dan tersenyum.

“ Tidak ada penolakan permaisuri Kyu. Pangeranmu sudah menunggu kita. Mari kita keluar.” ujar Eunhyuk sembari menuntunku berjalan keluar ruang ganti. Aku hanya dapat memutar mata malas menanggapi permintaan kedua sahabatku ini. Mereka sangat baik terhadapku namun mereka juga sering sekali menjahiliku. Walaupun begitu aku sangat menyayangi mereka berdua. Aku bersyukur karena mereka dapat membuat rasa gugupku yang sedaritadi kupendam menghilang begitu saja. Kami pun berjalan beriringan keluar dari ruang ganti dan menuju ballroom.

KYUHYUN POV END

AUTHOR POV

the-reverie-saigon-welcome.jpg

Didepan pintu ballroom, Siwon berserta Donghae dan Yesung menunggu kedatangan dari Kyuhyun dengan Ryeowook dan Eunhyuk. Mereka berbincang-bincang ringan sembari menunggu kedatangan dari orang yang mereka tunggu. Tak beberapa lama, terdengar suara beberapa langkah kaki menghampiri mereka. Mereka pun melirik kearah suara tersebut, mereka pun dapat melihat Eunhyuk yang memakai tuxedo putih berjalan sendiri.

bfe6c4e5dcba0e76de83504bea0076de.jpg

“Hati-hati Kyunie.” ujar Eunhyuk sembari melihat kebelakang. Mereka yang mendengar suara Eunhyuk pun membalikan tubuh mereka kearah suara tersebut berasal. Mereka terkejut melihat apa yang mereka lihat.

5882b2b7d0a20cf418de839776094b36acaf992f.jpg

“ Oh Siapa dia ?” tanya Yesung dengan mulut dan mata terbuka lebar. Ryeowook yang melihat Yesung terkejut pun tertawa pelan. Ryeowook pun menghampiri Yesung dan memeluk lengan Yesung.

“ Kyuhyun semakin cantik bukan ?” tanya Ryeowook dengan wajah cerianya. Yesung pun menoleh kearah Ryeowook dan menganggukan kepalanya. Eunhyuk melihat kearah Donghae yang terdiam pun menepuk lengan Donghae pelan. Donghae pun sadar akan lamunannya dan tersenyum.

donghae-tuxedo-crop.jpg

“ Hallo Kyuhyun ah. Kau terlihat luar biasa hari ini.” ujar Donghae sembari merangkul Eunhyuk. Eunhyuk pun tersenyum dan mengangguk menyetujui ucapan Donghae. Yesung, Ryeowook, Donghae dan Eunhyuk pun melihat kearah Siwon. Dapat dilihat oleh mereka bagaimana ekspresi Siwon yang hanya dapat menatap Kyuhyun dalam diam. Kyuhyun sendiri hanya menundukan wajahnya karena rona merah sudah menjalar diwajah cantiknya. Yesung pun menepuk pelan punggung Siwon. Siwon pun terkejut dan salah tingkah karena sikapnya. Dia pun menghampiri Kyuhyun secara perlahan.

11896173_880580712031031_7426165662038773959_n.jpg

“ Kau sangat cantik dan menakjubkan babykyu.” ujar Siwon sembari mengulurkan tangannya. Kyuhyun pun menggamit tangan Siwon dan tersenyum tipis.

“ Terimakasih wonnie.” ujar Kyuhyun dengan wajah yang semakin memerah. Siwon pun menggamit tangan Kyuhyun dan menaruhnya di lengannya kemudian mereka berjalan kearah pintu masuk ballroom diikuti sahabat mereka.

“ Kedua mempelai memasuki ruangan.” teriak penjaga yang berada di balik pintu ballroom. Perlahan-lahan pintu ballroom pun terbuka. Siwon dan Kyuhyun secara bersamaan menarik nafas perlahan untuk menghilangkan kegugupan mereka.

ballroom_ritz_theatre_style.jpg

Mereka berdua pun memasuki ruangan yang terlihat megah dan mewah tersebut. Terdengar sorak sorai dari tamu undangan pernikahan mereka. Mereka terseyum dan melemparkan pandangan mereka ke setiap undangan yang berada didekat mereka.

AUTHOR POV END

SIWON POV

“ Kedua mempelai memasuki ruangan.” teriak penjaga yang berada di balik pintu ballroom. Perlahan-lahan pintu ballroom pun terbuka. Aku menarik nafasku perlahan. Jika boleh aku berterus terang, aku sama sekali tidak menyukai pesta yang mewah ataupun semacam hal itu. Tetapi semua yang kulakukan hari ini menyangkut nama baik dari perusahaan Cho ataupun perusahaan Choi. Aku tidak ingin karena keegoisanku, semua usaha dan hasil yang kuraih sekarang menghilang begitu saja. Pintu ballroom pun terbuka lebar didepanku. Kami berdua memasuki ruangan yang cukup mewah dan megah. Dapat kudengar sorak sorai para tamu undangan kami saat melihat kami memasuki ruangan. Dan dapat kulihat juga banyak anak laki-laki dari relasi bisnis kami diam terpaku melihat kearah Kyuhyun. Aku hanya tersenyum mengikuti senyuman dari Kyuhyun yang ramah menyambut para tamu kami. Kami berjalan di lantai hall yang terbuat dari marmer berwarna coklat menuju podium hall. Umma kami memang paling terbaik dalam hal-hal seperti ini. Banyak lampu yang menghiasi ruangan ini, kursi dan meja tertata dengan rapi. Ukiran-ukiran di sekitar ruangan menambah kesan mewah pada acara ini.

Ballroom46.jpg

Walaupun aku tidak menyukai hal semacam ini. Tetapi semua penataan di ruangan ini cukup membuatku takjub. Kuedarkan pandanganku kearah para tamu yang hadir. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada seseorang, bukankah itu Zhoumi ? Mengapa Kyuhyun mengundangnya keacara kami ?

C0rxm4XUcAAT1Wh.jpg

“ Kau mengundangnya ?” bisikku kepada Kyuhyun yang telah duduk disampingku. Kyuhyun pun melihat kearahku dengan tatapan bingung.

“ Hnn Siapa maksudmu Wonnie ?” tanyanya sembari memerjapkan mata. Oh. Lihatlah dia tampak sangat menggemaskan.

“ Zhoumi. Apakah kau yang mengundangnya ? Mengapa kau mengundangnya ? Bukankah lebih baik jika dia tidak perlu kau undang ?” ucapku dengan nada sedikit kesal karena perasaan cemburu. Dapatku lihat Kyuhyun memutar matanya dengan malas.

“ Tuan Choi. Apakah kau tidak melihat bahwa disebelah Zhoumi ada istrinya ? Itu Henry dan kau tau, mereka sudah saling mencintai satu sama lain. Masalahku dengannya pun sudah selesai sejak kau berada di Amerika. Bukankah kau sudah tau itu ?” jawab Kyuhyun sembari memincingkan matanya kepadaku. Aku pun menggelengkan kepalaku dan melihat kearahnya.

“ Jadi, selama aku di Amerika, kau bertemu dengannya ?” tanyaku sembari menatapnya. Kyuhyun pun menghembuskan nafasnya dan menatapku.

“ Sudahlah Siwonnie. Sudah kubilang bukan bahwa masalahku dengannya sudah selesai. Kau tidak percaya padaku ? Sangat tidaklah lucu kita bertengkar pada hari ini hanya karena kesalahpahamanmu kepadaku.” jawabnya sembari menggembungkan pipinya kesal. Kutahan tawaku, sebenarnya aku sudah mengetahui semuanya dan aku sangat mempercayainya. Namun aku ingin sekali melihat wajahnya saat marah, karena itu terlihat sangat manis menurutku. Kucubit pipi chubbynya secara perlahan dan dia pun memincingkan matanya kesal.

“ Mengapa kau mencubitku ? Mengapa kau sangat suka mencubit ku ?” tanya Kyuhyun sembari mengusap pipinya. Aku pun tersenyum dan merangkulnya.

“ Ya aku sangat menyukainya. Apakah kau mau mengajukan pernyataan keberatan atas perlakuanku ini padamu Ny. Choi ?” tanyaku sembari tersenyum menggodanya. Kyuhyun pun mencubit pinggangku dengan kencang dan dia segera melepaskannya saat melihat appa dan umma menghampiri kami. Aku hanya dapat meringis pelan dan meliriknya.

“ Ini sangat sakit babykyu.” bisikku perlahan. Dia pun menunjukan wajah bersalahnya dan mengusap bekas cubitannya tersebut. Aku hanya dapat tersenyum karena Kyuhyun itu sangat polos dan mudah sekali merasa bersalah kepadaku. Acara pun dimulai, pada acara awal kami diperkenalkan melalui biografi kami masing-masing. Setelah kami diperkenalkan oleh pembawa acara, acara berlanjut keacara kata sambutan dari orang tua kami kemudian dilanjutkan dengan kerabat terdekat dan sahabat-sahabat kami.

“ Choi Siwon. Dia adalah seorang yang begitu terkenal dikalangan wanita saat masa kuliah. Dan itu menjadikannya sebagai seorang player atau playboy. Namun saat bertemu dengan Kyuhyun, dia berubah 360 derajat menjadi lebih baik. Aku sangat mensyukuri perubahan yang terjadi padanya. Karena Kyuhyun juga dia dapat termotivasi menjadi lebih baik hingga dia berubah menjadi sukses seperti saat ini.” ucap Yesung diatas podium, dan ucapannya itu berhasil membuatku tersedak karena minumanku. Kulihat Kyuhyun terkekeh memandangku. Aku hanya dapat mengusap dadaku yang sedikit sakit karena tersedak.

“ Cho Kyuhyun. Anda semua pasti mengenalnya. Cho Kyuhyun adalah seorang yang perfect, dingin, keras kepala dan tidak suka berbasa-basi. Menurutku Siwon sangat hebat karena dapat bertahan dengan sifatnya yang seperti itu. Seiring berjalannya waktu pula, Siwon dapat merubah Kyuhyun menjadi lebih manis, ramah dan suka tersenyum.” ucap Eunhyuk diatas podium, aku pun mengangguk untuk menyetujui ucapan dari EunHyuk namun aku merasakan cubitan di lenganku karena Kyuhyun melihatku mengangguk.

“ Sakit babykyu. Kau suka sekali mencubitku.” ujarku sembari mengusap lenganku. Kyuhyun hanya menjulurkan lidahnya dan mengalihkan pandangannya. Aku hanya dapat tersenyum dan mengusap rambutnya ketika melihat tingkah kekanakannya yang muncul.

Setelah acara kata sambutan, acara hiburan pun dimulai. Ada beberapa kerabat yang menyuguhkan nyanyian dengan berbagai alat music, dan juga ada yang menari. Kami semua pun sangat menikmati suguhan mereka satu persatu.

“ Eheumm, kami disini tidak akan menyuguhkan sebuah lagu ataupun tarian. Kami disini akan memberikan sesuatu hal yang sedikit berbeda dari yang lainnya. Kami membuat ini hanya untukmu Siwon dan Kyuhyun.” ujar Ryeowook dengan senyuman diwajahnya.

Tak berapa lama ruangan ballroom pun digelapkan. Terlihat sebuah layar LCD yang sangat besar di turunkan dan beberapa saat kemudian tampak slide dengan judul First and Last WONKYU . Slide pertama pun muncul yang menampilkan pertemuan pertama kami dimansionku.Ya dapat kalian lihat wajahku terlihat tidak menyukai pertemuan tersebut, karena kami tidak saling mengenal satu sama lain. Namun Kyuhyun tetaplah menggemaskan sedari dulu hingga saat ini.

img_20150419_2103155

Tunggu sebentar, darimana mereka mendapatkan itu ? Aku pun menoleh kearah Kyuhyun, yang dijawab dengan gelengan kepala oleh Kyuhyun. Sepertinya mereka meminta bantuan orang tua kami. Slide selanjutnya menampilkanku yang sedang memarahi dengan jari menunjuk kepada Kyuhyun. Ya saat itu dimana aku menerima 7x tamparan dari para wanita yang menjadi pacarku karena Kyuhyun menyebarkan fotonya saat menciumku.

10514690_354513608070108_7517837514279495522_n.jpg

Slide selanjutnya terdapat fotoku yang mulai berubah menjadi yang lebih baik. Siapa yang mengambil fotoku saat dikelas ? Pasti Donghae atau Yesung ? Mengapa mereka suka sekali mengambil fotoku diam-diam ?

rw6x18zf7rlzop7lc331

Slide selanjutnya pun muncul, bukankah itu saat kami mulai menerima satu sama lain dan sedang merencanakan peraturan saat mendekatkan diri satu sama lain ? Bagaimana mungkin mereka juga mendapatkannya ?

tumblr_mucmmnWK9Z1rnll76o1_500.png

Kami pun disuguhkan kembali foto saat kami sedang berkencan untuk pertama kalinya di taman bermain. Itu pertama kalinya dan terakhir kalinya kami berkencan sebelum diriku berangkat ke Amerika untuk melanjutkan kuliahku.

tumblr_m9myasTLBw1rxa5j3o5_250.gif

Foto selanjutnya menampilkan kami yang sedang dibandara, dimana Kyuhyun mengantarkanku dan Donghae untuk berangkat ke Amerika.

13920950_1087775431311557_5881804620347162335_n.jpg

Kulihat slide demi slide yang ditampilkan dilayar, mereka membuat setiap adegan kami yang pernah kami lalui seakan terkenang kembali. Semua di tampilkan hingga sampai saat beberapa jam sebelum kami menikah. Setelah slide selesai, tepuk tangan riuh pun mulai terdengar. Kami berdua pun bertepuk tangan dan tersenyum pada mereka sebagai tanda bahwa kami sangat menyukai hasil karya mereka.

“ Untuk Kyuhyun dan Siwon, kami berharap kalian berdua akan berbahagia hingga maut memisahkan kalian berdua. Dan cepat berikan kami keponakan.” ujar EunHyuk sembari tersenyum pada kami. Ucapan EunHyuk sedikit banyak membuat kami berdua saling melirik atu sama lain dan salah tingkah. Mengapa dia mengatakan hal itu sekarang, kami baru saja menikah tetapi sudah dimintai hal seperti itu. Kulirik Kyuhyun yang menundukan kepalanya, dapat kulihat rona merah tersamar di pipinya.

“ Baiklah kita memasuki acara puncak pada malam ini. Ya itu pemotongan kue oleh kedua pengantin. Mempelai kami persilakan kemari untuk memotong kue.” ujar pembawa acara sembari berjalan menjauhi kue pengantin. Aku pun berdiri dan mengulurkan tanganku pada Kyuhyun serta membantunya bangun karena dia terlihat kesulitan dengan gaun yang dikenakan olehnya. Aku pun belum sempat bertanya padanya mengapa dia dapat memakai gaun seperti itu. Kami pun berjalan ke tengah podium hall.

Kue pengantin berwarna emas yang cukup tinggi dengan hiasan mutiara serta bunga yang menghiasinya sudah diletakan dihadapan kami. Seorang pelayan pun memberikan pisau kepada kami dan kami pun memegangnya secara bersamaan kemudian perlahan kami memotong kue tersebut.

metallic-gold-wedding-cake-for-Gatsby-style-wedding-vintage-1920s-image-via-Pinterest.jpg

Potongan pertama tentu saja kami berikan kepada orang tua kami masing-masing kemudian kepada sahabat kami lalu relasi bisnis kami.

“ Silakan menikmati makanan yang telah tersedia, dan yang ingin berdansa silakan ke tengah ballroom.” ujar pembawa acara sembari mempersilakan para tamu menikmati acara. Beberapa pasangan pun ada yang berdansa di tengah ballroom dan ada yang menikmati makanan. Kami berdua hanya duduk dan memperhatikan sekitar kami, tak berapa lama dua orang laki-laki pun menghampiri meja kami berdua dan duduk didepan kami.

oMGPv.jpg

“ Bagaimana kabarmu Choi Siwon ?” tanyanya sembari tersenyum. Aku pun melihat kearahnya dan memeluknya.

“ Oh ! Hyung ! Sejak kapan kau datang ? Dan mengapa kau baru menghampiriku ?” tanyaku dengan nada terkejut. Yunho hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya. Kyuhyun hanya diam dan memperhatikan interaksi kami. Kyuhyun pun menyipitkan matanya kearah pemuda yang datang bersama Yunho. Kyuhyun pun menutup mulutnya dan sedikit memundurkan tubuhnya.

“ Changmin ? Apakah itu kau ?” tanya Kyuhyun sembari memerjapkan matanya. Aku pun melihat kearah pemuda yang dipanggil oleh Kyuhyun. Tunggu sebentar, sepertinya aku pernah melihatnya disuatu tempat. Aku terdiam dan memandang wajahnya dengan seksama. Oh ! Dia itu pemuda yang berada di desa Kibum waktu itu. Mengapa dia dapat kemari ? Dan mengapa dia bersama Yunho ? Aku pun melihat kearah Yunho dengan tatapan bertanya.

“ Oh. Dia Shim Changmin assistant baruku, Jaejoong bertemu dia saat pergi ke Busan. Changmin, dia adik sepupu ku Choi Siwon dan Huswife nya Choi Kyuhyun.” ujar Yunho sembari menepuk bahu Changmin. Changmin pun berdiri dan membungkukan tubuhnya.

“ Senang bertemu kalian kembali tuan Choi dan nyonya Choi. Bagaimana kabar kalian ?” ucap Changmin sembari duduk kembali. Aku pun mengangguk dan melirik kearah Kyuhyun. Kyuhyun pun menoleh kearahku dan memeluk lenganku. Sepertinya dia tau bahwa aku masih menyimpan cemburu dengan pemuda itu.

“ Kami baik-baik saja Changmin. Panggil aku dengan Kyuhyun saja. Bukankah kita ini teman ? Apa kau tidak menganggapku sebagai teman lagi ?” tanya Kyuhyun dengan nada kesal. Changmin pun menggelengkan kepala nya dan melihat kearah Kyuhyun.

“ Ah bukan maksudku begitu Kyuhyun-ssi. Aku tidak bermaksud untuk seperti itu.” ujar Changmin sembari menunjukan wajah bersalahnya. Aku pun menggeleng kan kepalaku, sepertinya BabyKyu-ku ini bermaksud menjahilinya. Kulihat Kyuhyun menggembungkan pipinya dan mengalihkan pandangannya. Dan Changmin pun melirik kearahku dengan ragu seakan meminta bantuan kepadaku. Aku hanya menghembuskan nafas perlahan dan melihat Changmin. Aku harus mengikuti permainan huswifeku ini.

“ Walaupun aku adalah suami dari Kyuhyun. Aku tidak dapat membantumu Changmin ssi. Kau yang tidak menganggapnya sebagai temanmu, padahal dia sudah menganggapmu sebagai temannya. Dan kau harus minta maaf, karena aku tidak mau dia akan marah padaku juga karena seakan-akan aku tidak memperbolehkan kalian berteman.” ujarku sembari melihat kearah Kyuhyun dan Changmin secara bergantian. Dapat kulihat wajah Kyuhyun yang menahan senyum karena aku sudah mengikuti permainannya dan mengizinkannya berteman dengan Changmin. Aku hanya memutar malas mataku dan melihat kearah Yunho yang tertawa karena melihatku mengalah kepada Kyuhyun.

“ Bagaimana dengan perusahaanmu Siwon-ah ? Apakah kau akan membuka cabang kembali ?” tanya Yunho kepadaku mengalihkan suasana. Aku pun mengabaikan pertengkaran Kyuhyun dan Changmin.

“ Ya aku akan membuka cabang kembali. Apa kau akan menawarkan kerja sama kepadaku ?” tanyaku sembari tersenyum menggoda Yunho.

“ Ya jika kau membuka sebuah mall yang besar, aku akan menawarkan kerja sama yang akan menguntungkan kita berdua dan beberapa perusahaan lain.” jawabnya sembari meminum wine yang disediakan oleh pelayan.

“ Benarkah seperti itu ? Biasanya kau tidak ingin bekerja sama dengan perusahaan saudaramu.” ujarku menyindirnya. Dia pun tertawa dan menepuk bahuku.

“ Kau ini selalu mengungkit permasalahan itu. Aku hanya bercanda saat itu, tidak serius. Kau terlalu serius Choi Siwon. Santailah sedikit jangan terlalu kaku. Bahkan aku sudah bekerja sama dengan perusahaan Cho tahun lalu.” ujar Yunho sembari tertawa. Aku hanya memutar mata malas dan menggelengkan kepalaku.

“ Kau pasti mengatakan bahwa aku ini ….”

“ Wonnie. Mengapa kau membahas urusan pekerjaan disaat seperti ini ? Kau ingin mengabaikanku ?” ucapanku terhenti saat Kyuhyun tiba-tiba berbicara dan memeluk lenganku. Yunho tertawa melihatku terdiam karena ucapan Kyuhyun. Disaat yang sama, seorang laki-laki duduk dengan santai di pangkuan Yunho dan mengecup pipinya.

“Kau jangan mengganggu mereka bear. Mereka itu pengantin baru. Dan Changmin ah, kenapa kau diam saja ? Lebih baik kau bersenang-senang di lantai dansa atau makanlah makanan yang disediakan. Pergilah.” ujarnya sembari melingkarkan tangannya di leher milik Yunho. Changmin pun mengangguk dan mengikuti perkataan Jaejoong. Aku pun menggelengkan kepalaku melihat perbuatannya dengan Yunho.

“ Wonnie. Mengapa mereka mengumbar kemesraan mereka didepan kita ? Apakah mereka tidak malu dengan kita ?” bisik Kyuhyun dengan tatapan polos terhadapku. Aku pun menahan tawaku saat mendengar pertanyaan polos dari Kyuhyun. Yunho pun mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun saat mendengar pertanyaan tersebut.

“ Hey Kyunie. Kita tidak perlu malu menunjukan rasa cinta kita pada suami kita. Karena kita itu sudah sah menjadi miliknya dan juga kita harus menjaga mereka agar tidak pergi dari kita. Jadi kita harus selalu jujur, tidak menutupi permasalahan apapun yang terjadi dan selalu menunjukan rasa cinta kita kepada mereka.” jawab Jaejoong sembari menghampiri Kyuhyun dan mendudukan dirinya disamping Kyuhyun. Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya saat mendengar pernyataan dari Jaejoong.

“ Apakah kamu tidak pernah menyatakan rasa cintamu kepada Siwon ?” tanya Jaejoong sembari melihat Kyuhyun. Kyuhyun pun menoleh kearahku kemudian kearah Jaejoong.

“ Aku pernah mengatakannya walaupun tidak sering. Apakah aku harus menunjukan dan melakukan hal yang seperti itu ?” tanya Kyuhyun sembari memerjapkan matanya. Jaejoong pun tersenyum dan mencubit pelan pipi milik Kyuhyun.

“ Ya kau harus melakukannya. Jika kau malu bermesraan didepan umum, kau harus melakukannya saat berdua bersamanya. Itu akan membuat ikatan cinta kita semakin kuat dan menjauhkan hal-hal buruk pada hubungan kita. Kau tidak ingin hal buruk terjadi antara kalian bukan ? Jadi Kau harus melakukannya, mengerti ?” jawab Jaejoong sembari tersenyum.Kyuhyun pun mengangguk dengan cepat dan mengeratkan pelukannya pada lenganku.

“ Sekarang berdansalah dengan Siwon.” ujar Jaejoong sembari melihat Kyuhyun dan diriku. Aku pun melihat kearah Kyuhyun. Terlihat sekali dari  wajahnya jika Kyuhyun sedang berfikir dengan mengerutkan kening dan pandangannya tengah mengamati beberapa pasangan yang berdansa.

“ Mau berdansa denganku babykyu ?” tanyaku sembari mengusap tangannya. Kyuhyun pun mengalihkan pandangannya kearahku.

“ Heun aku mau wonnie. Tetapi.. hnn aku tidak pandai berdansa.” ujarnya sembari menatapku. Aku pun tersenyum dan beranjak berdiri kemudian menggamit tangannya. Dia pun berdiri dan menggenggam tanganku erat seakan takut terjatuh. Kamipun berjalan ketengah ballroom dan mulai berdansa secara perlahan. Tak kusangka Kyuhyun cukup pandai berdansa. Seiring berjalannya waktu, kami pun menikmati moment berdansa kami.

royalyork.jpg

Tanpa kami sadari pasangan lain yang sedang berdansa perlahan-lahan menyingkir dan mulai mengabadikan moment saat kami berdansa. Lampu disekitar kami meredup dan music berhenti secara perlahan. Kami pun menghentikan dansa kami dan melihat sekeliling kami. Oh sejak kapan hanya kami berdua ditengah hall ini ? Kami pun saling bertatapan dan menundukan kepala malu.

“ Kiss-ue, Kiss-ue, Kiss-ue.” Tiba-tiba terdengar suara para tamu undangan kami dengan nada menggoda kami. Kulihat Kyuhyun terlihat salah tingkah dihadapanku saat mendengar suara para tamu. Aku pun melihat kearah pembawa acara untuk menenangkan teriakan para tamu undangan.

“ Baiklah. Kita akan meredupkan lampunya dan kalian dapat berciuman agar kami tidak dapat melihatnya.” ujar pembawa acara sembari memberikan arahan pada penata lampu. Aku menghembuskan nafasku, sepertinya pembawa acara itu salah paham dengan tatapanku. Kulihat Kyuhyun menghembuskan nafas pelan dan menatapku. Kamipun saling berhadapan satu sama lain. Aku pun menatapnya dengan tatapan bertanya dan dijawab dengan sebuah anggukan pelan. Kudekatkan kepalaku perlahan, seiring mendekatnya wajah kami berdua, lampu ballroom pun semakin meredup dan setelah bibirku bersentuhan dengan bibirnya, ruangan ballroom pun hanya bercahayakan lampu gantung seakan menambah keromantisan malam ini. Teriakan dan tepuk tangan tamu undangan riuh terdengar, namun kami berdua belum memisahkan tautan kedua bibir kami. Sepertinya ciuman ini sedikit lebih lama dibandingkan sebelumnya yang pernah kami lakukan. Seiring diterangkannya lampu ruangan, aku pun menjauhkan wajahku darinya. Kulihat wajah Kyuhyun memerah sempurna, menambah kesempurnaan kecantikannya malam ini.

“ You’re mine. Always mine.” ujarku sembari mengusap pipi chubby miliknya. Kyuhyun pun menatapku dengan senyuman malu. Kupastikan dia tetap menjadi milikku selamanya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

 

Hold on Love Choice (Part 10)

Tags

, , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                : Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 4322 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 10

“My Happiness is not perfect without you by my side”

 

KYUHYUN POV

Kutarik nafasku perlahan dan kutatap wajahku didepan cermin kamarku. Kulihat tatanan rambutku dan pakaianku dengan seksama. Perfect. Itu yang kufikirkan ketika melihat penampilanku di cermin. Tak berapa lama, kudengar deru mobil yang menuju kearah mansionku. Kulangkahkan kakiku kearah jendela kamarku dan kulihat kearah mobil yang berhenti tepat dipintu masuk mansionku.

boysinthecityparis4superjunior-210.jpg

Kulihat pemuda tinggi dengan senyuman yang menawan keluar dari mobil tersebut. Kuhembuskan kembali nafasku perlahan untuk menghilangkan kegelisahan dalam diriku. Degub jantungku semakin cepat dan terdengar cukup kencang, tubuhku terasa lemas dan tidak mampu untuk beranjak dari kamarku. Oh tenanglah Cho Kyuhyun, semua akan berjalan seperti hari sebelumnya, tenanglah kau itu seorang Cho Kyuhyun. Kucoba untuk tersenyum tenang seperti biasa yang kulakukan didepan pemuda tersebut.

“ Kyunie. Siwon sudah datang. Turunlah sekarang.”

DEG !

Mendengar suara ummaku memanggilku membuat jantungku semakin berdegub dengan cepat. Kulangkahkan kakiku keluar dari kamarku menuju ruang tamu. Kulihat raut wajah Siwon yang tersenyum saat melihatku datang kearahnya. Aku hanya dapat membalas senyumannya dengan senyuman tipis dan sedikit gugup.

tumblr_m1jrb1QYUV1r68kbko4_250.png

“ Apakah kau sudah siap babykyu ?” tanyanya dengan suara lembut. Akupun menganggukan kepalaku perlahan dan tersenyum.

“ Ayo kita berangkat.” ujar ummaku sembari menggamit lengan appaku dan berjalan keluar dari mansion kami. Kulihat Siwon berjalan kearahku dan mengisyaratkan padaku untuk menggamit lengannya. Akupun menggamit lengannya dengan ragu. Oh tidak degub jantungku semakin kencang, mengapa aku dapat segugup ini. Kulirik Siwon yang tampak sangat tenang disampingku. Bagaimana dia dapat setenang itu ? Apa hanya aku yang merasakan segugup ini ? Kuhembuskan nafasku perlahan dan mencoba tenang.

“ Gugup ?” tanyanya singkat sembari melihat kearahku. Aku sedikit tersentak saat mendengarnya berbicara. Aku pun menganggukan kepalaku perlahan. Diusapnya tanganku yang menggamitnya.

“ Akupun demikian.” ujarnya sembari tersenyum. Kutatap wajahnya dengan pandangan tidak percaya.

“ Kau ? Gugup ? Sepertinya itu tidak mungkin. Kulihat sedaritadi kau sangat tenang wonnie.” ujarku dengan nada tidak percaya. Digenggamnya tanganku yang tadi menggamit lengannya dan meletakkannya didadanya. Kurasakan degub jantungnya yang kencang dan cepat.

“ Apa kau percaya sekarang ?” tanyanya sembari menatapku. Aku pun tersenyum dan menganggukan kepalaku. Dibukakannya pintu mobilnya dan akupun beranjak menaiki mobilnya. Hari ini adalah H-7 dari acara pernikahan kami, dan sekarang kami berserta orang tua kami menuju kantor catatan sipil untuk mendaftarkan dan mencatatkan aku serta Siwon sebagai Suami Istri. Bisa dibilang bahwa status kami hari ini adalah sepasang suami istri walaupun pernikahan kami masih 7 hari lagi. Dan itulah mengapa aku tampak gugup sedaritadi.

Kumainkan ponselku, membuka menu, pesan, e-mail tanpa tujuan yang jelas. Kulirikan mataku kearah Siwon yang tampak menikmati kegiatan menyetirnya. Kutarik nafas panjang dan kuhembuskan perlahan. Tiba-tiba kurasakan sentuhan perlahan dikepalaku.

“ Tenanglah babykyu. Menikah bukanlah hal serumit yang kau fikirkan sekarang.” ucapnya sembari tersenyum untuk menenangkanku. Aku hanya dapat membalasnya dengan senyuman dan mengalihkan pandanganku kearah luar jalan. Tak berapa lama, kami pun sampai di kantor catatan sipi. Orangtua kami memasuki kantor tersebut terlebih dahulu. Siwon beranjak keluar dari mobil dan membukakan pintu untukku. Digamitnya tanganku perlahan dan mengisyaratkanku untuk mengikutinya.

============================================================================================

“ Baiklah, tolong isi formulir ini, jika sudah selesai anda dapat memanggil saya kembali.” ujar seorang pegawai sembari menyerahkan beberapa formulir kepada kami.

“ Terimakasih.” ujar kami sembari menerima formulir tersebut. Kuamati formulir tersebut dengan seksama dan kurasakan keringat dingin mulai membasahi tanganku.

“ Aku atau kau dahulu babykyu ?” tanya Siwon kepadaku sembari mengusap bahuku. Kuraih ballpoint milikku dengan cepat dan kububuhkan tandatangan diatas formulir tersebut. Setelah selesai mengisi beberapa pernyataan, kuberikan formulir tersebut kepada Siwon dan dengan cepat dibubuhkan olehnya tanda tangan. Setelah kami selesai, orang tua kami pun mencantumkan tanda tangan masing-masing sebagai saksi kami.

“ Semua sudah selesai. Sekarang kalian sudah resmi menjadi suami istri, Siwon ah, Kyuhyun ah.” ujar Leeteuk umma sembari mengusap pipiku. Aku pun tersenyum dan menggenggam tangan Leeteuk umma.

“ You are my huswife now.” bisik Siwon sembari memeluk bahuku secara mendadak dan membuatku sedikit menjauh darinya karena terkejut. Orangtua kami hanya tertawa pelan karena melihat sikap malu-maluku. Kini secara resmi kami berdua telah menjadi suami istri, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan status kami saat ini. Tetapi entah mengapa ada keterikatan khusus dengan status ini. Status yang membuat kami merasa semakin dekat satu sama lain. Setelah selesai, kami pun keluar dari kantor tersebut bersama orang tua kami.

“ Kami harus kembali kekantor sekarang. Kalian uruslah semua keperluan pernikahan kalian, tidak perlu memikirkan masalah kantor. Serahkan semua kepada kami.” ujar Kangin appa sembari menepuk bahu Siwon.

“ Terimakasih appa, maafkan aku telah merepotkan appa.” ujar Siwon sembari membungkukan kepalanya.

“ Tidak perlu berkata seperti itu Siwon-ah. Kami juga mempunyai tanggung jawab besar diperusahaan kami. Jadi tidak perlu sungkan. Dan umma kalian akan membantu kalian mempersiapkan semuanya.” ujar Hanggeng appa, appaku. Siwon pun menganggukan kepala dan tersenyum. Kulihat umma kami terlihat sedang membicarakan sesuatu.

“ Kami pergi dulu, nanti kami akan menemui kalian kembali. Ada beberapa yang harus kami urus.” ujar ummaku sembari memasuki mobilnya. Leeteuk umma hanya tersenyum kemudian mengusap kepalaku dan memasuki mobilnya. Mereka semua pun pergi meninggalkan kami berdua didepan kantor catatan sipil. Kulihat kearah Siwon dan menggamit lengannya.

“ Kita akan kemana setelah ini ? Bukankah permasalahan pernikahan kita sudah selesai ?” tanyaku. Dia pun tersenyum dan mencubit pipiku pelan.

“ Apa kau lupa babykyu bahwa kita belum melakukan foto prewedding karena acara menghilangmu itu ?” tanyanya sembari melepaskan tangannya dari pipiku. Aku pun tersenyum polos dan menggelengkan kepalaku. Kulihat Siwon hanya mengusak rambutku dan membuka pintu mobilnya mempersilakan diriku untuk masuk. Aku pun beranjak memasuki mobilnya tanpa dapat mengajukan protes.

“ Tenang saja babykyu, kita tidak akan melakukan pemotretan prewedding yang rumit. Kita hanya akan prewedding di tempat yang disarankan Heechul umma.” ujar Siwon sembari menjalankan mobilnya.

KYUHYUN POV

SIWON POV

“ Hey Siwon ah, gamit tanganmu di pinggang Kyuhyun. Ah benar seperti. Perfect. Cobalah saling berpandangan. Kyuhyun pertahankan ekspresimu yang malu itu.” KLIK! KLIK! KLIK!

super-junior-siwon-kyuhyun1

“ Coba sekarang kalian saling memeluk. Yup bagus sekali. KLIK ! Coba lepas blazermu Kyu, dan Siwon coba bercanda dengannya dan seperti ingin mengelitiki lehernya dengan hidung anda. Ya Perfect. Pertahankan ekspresimu Kyuhyun. KLIK !”

tumblr_mt5t98MxZg1rdt2lmo1_500.jpg

Setelah beberapa foto diambil, beberapa pegawai pun menghampiri kami dan merapikan make up kami kemudian memakaikan Kyuhyun jas panjang. Sepertinya mereka tau bahwa Kyuhyun tidak bersahabat dengan cuaca dingin seperti sekarang ini. Kulihat Kyuhyun tampak menikmati pemotretan hari ini dan dia tidak terlihat gugup sedikitpun. Aku senang melihatnya tampak bersenang-senang hari ini walaupun sedikit khawatir dengan kegugupannya pagi tadi.

“ Sekarang, coba kalian berdiri menghadap kesana, dan siwon rangkul pinggang Kyuhyun dari belakang. KLIK! KLIK! Coba Siwon kau seperti membisikan sesuatu kepada Kyuhyun, dan Kyuhyun bersikaplah tertawa malu. Oh bagus bagus. KLIK!KLIK!KLIK!”

tumblr_n1rrgtojuz1rl2o8io10_250

tumblr_n1i6gqbMSK1qc9g1uo3_500.jpg

“ Siwon ah, coba kau berpose seperti berbisik kepada Kyuhyun, dan Kyuhyun pertahankan ekspresimu itu. KLIK! KLIK!”

tumblr_n1gowxQk5z1qfwvmmo1_500.jpg

“ Okay Perfect ! Kurasa cukup setting ini. Sekarang kalian dapat berganti pakaian dan beralih ke setting yang lainnya.” Kulihat Kyuhyun mengangguk dan mengikuti stylish yang sudah disiapkan untuknya. Melihatnya tersenyum, akupun merasa lega dengan apa yang terjadi hari ini.

Tak berapa lama, kulihat Kyuhyun berlari kecil dan membawa beberapa balon biru. Beberapa fotografer kami pun berlari kearahnya dan mengikutinya berlari. Mereka mengambil foto Kyuhyun dari berbagai sudut.

kyuhyun_by_madpotato13-d388c0k.jpg

Sepertinya ini bukanlah seperti rencana untuk prewedding kami,  namun para fotografer itu tetap mengikuti Kyuhyun yang sedang membagikan balon balon tersebut kepada anak-anak yang berada ditaman itu.

tumblr_m3ac7hPFE51qjrp0ao3_1280.jpg

Kulihat tawanya yang lepas membuatku ikut tersenyum. Seperti nya itu akan menjadi foto yang bagus untuk koleksi fotoku. Mataku pun selalu mengikuti semua arah yang dia tuju, tak berapa lama dia pun kembali ketempat untuk dia berganti baju.

“ Sepertinya mood Kyuhyun sedang bagus.” ujar Heechul umma yang tiba-tiba muncul dari belakangku bersama ummaku. Aku sedikit tersentak saat mendengar suaranya. Aku pun membungkukan tubuhku dan tersenyum.

“ Ya aku sedikit khawatir tadi melihatnya gugup pada pagi hari kukira dia akan murung sepanjang hari, tetapi sekarang mood nya sudah berubah lebih baik.” ucapku sembari tersenyum.

“ Ya bukankah itu sangat bagus, Siwon-ah. Dan sepertinya kalian harus memulai pemotretan kembali. Kyuhyun sudah selesai berganti pakaian lagi.” ujar Heechul umma sembari melihat Kyuhyun. Kulihat Kyuhyun menghampiriku dan sedikit berlari kecil.

“ Umma, umma ada disini ? Apakah sudah lama ?” tanyanya sembari memeluk lengan Heechul umma.

“ Tidak, umma baru saja datang. Apa kau menyukai sesi foto hari ini ?” tanya Heechul umma sembari merapikan rambut Kyuhyun. Kyuhyun pun menganggukan kepalanya dan tersenyum. Lihatlah pipi chubby nya yang menggemaskan itu terangkat saat dia tersenyum. Sungguh itu adalah pemandangan yang sangat menyenangkan bagiku, tak ada kata bosan saat melihatnya tersenyum. Dia terlihat berbincang-bincang dan kulihat tingkah dan ekspresinya yang manja terhadap Heechul umma dan ummaku, sepertinya ini adalah pemandangan yang sangat langka bagiku karena dia selalu malu untuk bermanja manja dengan umma saat aku berada disekitarnya. Aku hanya terdiam dan melihat interaksi orang-orang yang kusayangi tanpa kusadari Kyuhyun sudah berada disampingku dan memeluk lenganku. Tak berapa lama kurasakan sakit didaerah pinggangku yang membuatku sedikit terkejut.

“ SIWONNIE ! KAU MENDENGARKANKU TIDAK ?” ujar Kyuhyun dengan nada tinggi sembari melipat tangannya didepan dada dan mengerucutkan bibirnya.

“ Oh ? Kyunie ? Ada apa baby ? Kau bilang apa ?” tanyaku dengan cepat dan menatapnya dengan tatapan bersalah. Kulihat dia mengalihkan pandangannya kearah lain dan berjalan pergi. Oh Damn ! Bagus Choi Siwon, kau membuat orang yang kau cintai marah. Segera saja kukejar dan kutarik tangannya untuk mencegahnya pergi lebih jauh. Kulihat dia berhenti berjalan dan melihat kearahku.

“ Maafkan aku babykyu. Tadi kau bilang apa ? Aku tadi tidak mendengarkannya karena sedang melamun.” ujarku sembari menggenggam tangan halus miliknya. Dia terlihat memandangku dengan pandangan kesal dan sedikit marah. Tak berapa lama dia terlihat menghembuskan nafasnya secara perlahan dan tersenyum.

“ Aku hanya bilang Mr. Kang sudah memanggil kita Siwonnie. Dan dia menyuruh kita untuk melanjutkan pemotretan selanjutnya. Ayo kita cepat selesaikan. “ ujarnya sembari memegang tanganku dan menariknya menuju fotografer kami. Aku hanya terdiam melihat perubahan sifatnya yang sangat cepat.

“ Okay Siwon ah, sekarang kita ambil konsep berlibur. Kyuhyun berdirilah disamping Siwon dan pegang ini. Lihat kedepan dan siwon tunjuk kearah depan. Ya bagus KLIK! KLIK!”

tumblr_mxsyf9oCIo1rdt2lmo1_500.jpg

“ Okay bagus, sekarang lepaskan jaket kalian dan menghadaplah kearah pantai itu. Siwon ah, gunakan topi itu. Ya rentangkan tangan kalian keatas, Ya bagus

!”

Setelah berganti beberapa pakaian, sesi foto prewedding kami pun selesai. Aku sama sekali tidak menyangka bahwa pemotretan ini memakan waktu yang lama dan sangat melelahkan. Padahal sewaktu dahulu di Amerika, aku sering melakukan pemotretan namun tidak melelahkan seperti ini. Kulihat wajah Kyuhyun yang terlihat kelelahan sedang meregangkan tangannya dan sedikit memijat leher miliknya. Kuhampiri dia dan memberikannya minuman yang kuambilkan untuknya.

“ Kau lelah baby?” tanyaku sembari mengusap bahu miliknya. Kulihat dia mengangguk dan mengambil minuman dari tanganku.

“  Ya sedikit lelah, ini juga kesalahanku karena telah pergi diam-diam dalam waktu lama. Jadi kita diharuskan melakukan foto prewedding dalam sehari. Maafkan aku Siwonnie.” jawabnya sembari meletakan kepalanya dibahuku. Aku tersenyum dan mengusap lembut rambut miliknya secara perlahan.

“ Tidak apa-apa babykyu. Apa kau masih kuat untuk berjalan jika aku masih akan mengajakmu pergi kesuatu tempat ?” tanyaku sembari melihat wajahnya. Mendengarkan ucapanku, dia pun mendongakan kepalanya dan menatapku dengan tatapan bertanya. Aku hanya tersenyum dan merangkul pinggang ramping miliknya kemudian mengajaknya berjalan menuju mobilku.

SIWON POV END

KYUHYUN POV

Mengapa Siwon hanya tersenyum dan mengajakku menuju mobil miliknya ? Dia akan mengajakku kemana ? Aku hanya dapat terdiam dan duduk didalam mobilnya. Kulirik dia yang sedang fokus mengemudikan mobilnya.

“ Kita akan kemana Siwonnie ?” tanyaku sembari melihat kearah luar mobil dan memegang kaca mobil.

“ Hnn, kau akan tau nanti babykyu. Jika kuberitahu sekarang itu tidak akan menjadi sebuah kejutan lagi bukan ?” ujarnya sembari tersenyum dan mengusap rambutku dengan lembut. Lihatlah ! Dia mulai bermain rahasia denganku lagi. Mengapa dia suka sekali membuat kejutan untukku ? Aku hanya dapat terdiam dan mengerucutkan bibirku melihatnya tersenyum denganku. Tak berselang lama, kami pun tiba di depan rumah yang cukup besar. Hnn, rumah siapa ini ? Apakah dia sedang mengajakku bertemu dengan kerabatnya ?

29-1024x682.jpg

“ Hnn Siwonnie ? Ini rumah milik siapa ? Apakah kita akan mengunjungi kerabatmu ? Aku belum siap mengunjungi kerabatmu. Dapatkah kita pulang saja dan bertemu dengannya besok ?” ujarku sembari melihat kearah rumah tersebut. Siwon hanya tersenyum dan beranjak keluar dari mobilnya kemudian membukakan pintu mobil untukku. Aku pun beranjak turun dan melihat kearahnya. Dia kembali tersenyum dan menggenggam tanganku erat kemudian mengajakku menuju depan pintu rumah tersebut. Setelah sampai didepan pintu rumah tersebut dia pun membisikan sesuatu kepadaku.

“ 1013.” bisiknya sembari mengecup daun telingaku. Aku pun dengan cepat menatapnya dengan tatapan bingung dan mengerutkan keningku.

“ Apa itu Siwonnie ? Jangan menjahiliku sekarang. Tiba-tiba kau mencium telingaku, kau ingin menggigitku ?” tanyaku sembari menjauhkan diriku dari Siwon. Siwon pun tertawa pelan dan mengusak rambutku.

“ Itu password rumah kita babykyu. Cobalah kau masukan password itu.” ujarnya sembari melihat kearahku.

“ Apa kau berbohong ? Jangan bercanda Siwonnie. Ini rumah milik orang lain.” ujarku sembari menyipitkan mataku.

“ Tidak mungkin aku membohongimu babykyu. Kita sudah menikah sekarang, tidak mungkin bukan jika kita belum mempunyai rumah ? Bukankah sudah lama kita merencanakan mempunyai rumah baru setelah kita menikah ? Dan aku membangun rumah ini sebagai hadiah pernikahan kita ini, apakah kau tidak menyukainya ?” tanya Siwon sembari melihat kearahku. Aku pun membelalakan mataku dengan mulut sedikit terbuka.

“ Apakah benar kau adalah Choi Siwon ?” tanyaku tanpa sadar. Siwon pun tertawa dan mengusak rambutku.

“ Aish kau ini benar-benar tidak sopan dan selalu tidak percaya bahwa aku ini Choi Siwon. Sudah ayo cepat buka pintunya babykyu.” ujarnya sembari mencubit pipiku. Aku pun tersadar dan segera memasukan passcode yang diberitahukan oleh Siwon dan TRING! Terdengar suara dari alat tersebut dan pintu rumah terbuka secara perlahan. Aku pun memasuki rumah tersebut perlahan dengan Siwon yang mengikutiku dari belakang. Saat pertama kali memasuki rumah ini, dapat ku lihat dua buah tangga disisi kanan dan kiri rumah. Detail dari tangga tersebut benar-benar terlihat mewah. Kulihat Siwon tersenyum melihat kearahku. Dinding dan lantainya pun berwarna senada dan membuat rumah ini terlihat semakin mewah. Aku tidak tau jika dia benar-benar menggemari akan seni bernilai tinggi. Sejak kapan dia mulai menyukai seni sepertiku ?

le-palais-royal-mansion-2-690x388.jpg

Aku pun berjalan kearah pintu didepanku dan berjalan memasukinya. Kulihat ruang besar dengan sebuah lampu ditengah ruangan dengan beberapan ukiran disekeliling ruangan. Ini semua sangat indah. Apakah dia seorang jin yang dapat menciptakan sesuatu dengan mudah dan sangat indah?

queluz-palace.jpg

Aku pun berlari menuju ruangan yang berada di samping kiri. Pemandangan yang menakjubkan bagiku. Kulihat sekelilingku, sangat terlihat mewah dan elegan.Aku sedikit membuka mulutku seakan tidak percaya apa yang kulihat. Ini benar-benar indah. Betapa beruntungnya aku melihat rumah seindah ini dan akan menempatinya bersama orang yang paling kucintai. Bukankah ini hal yang sangat menakjubkan dan sangat perlu di syukuri ? Sepertinya aku harus sering-sering ke gereja seperti Siwon Hyung untuk mengucapkan rasa syukurku.

le-palais-royal-mansion-10.jpg

Kurasakan pelukan hangat dari belakang punggungku. Aku terdiam dan masih menikmati pemandangan menakjubkan didepanku.

“ Apa kau menyukainya babykyu ? Bukankah ini sesuai dengan keinginan kita berdua ?” tanyanya sembari meletakan dagu miliknya diatas bahuku. Aku pun menoleh kearahnya dan tersenyum.

“ Ini sangat indah Siwonnie, aku sangat menyukainya, bukankah ini sangat mahal ? Mengapa kau menghabiskan uangmu hanya untuk membuat semua ini ?” ujarku sembari membalikan tubuhku kearahnya. Kulihat dia tersenyum dan mengusap pipiku dengan ibu jari miliknya.

“ Ini tidak sebanding dengan pengorbananmu yang telah menungguku babykyu. Aku tidak keberatan akan hal ini. Aku hanya ingin kita merasakan kenyamanan dirumah kita ini. Aku sangat senang jika kau menyukai semua ini bukahkah itu berarti perbuatanku ini sesuai dengan harapanmu.” ujarnya sembari tersenyum. Aku pun menganggukan kepalaku dan tersenyum.

“ Ini semua diluar ekspektasiku Siwonnie. Ternyata kau benar-benar Choi Siwon-ku yang hebat seperti di beberapa majalah bisnis milik ummaku. Sekarang antarkan aku ketempat yang lainnya.” Ujarku sembari memeluk lengannya. Siwon pun tersenyum dan berjalan menyusuri kolam renang yang berada didepan kami kemudian mengajakku keruangan lain dirumah ini. Kami pun memasuki ruangan yang didominasi warna coklat dengan sofa merah ditengah ruangan. Aku terdiam dan melepaskan tanganku dari lengan Siwon kemudian berjalan menyusuri ruangan tersebut sendiri.

43-1024x682.jpg

Kulihat sebuah pintu yang terbuka di pojok ruangan, kulangkahkan kakiku memasuki ruangan tersebut tanpa ragu. Dan sekali lagi aku hanya dapat membuka mulutku tidak percaya. Oh Choi Siwon mengapa kau membangun rumah dengan sarana selengkap ini ? Lihat saja, dia bahkan membuat teater mini didalam rumah. Mengapa suami ku ini dapat terfikir hal semacam ini ?

115-1024x682.jpg

Kulangkah kan kakiku keluar dari teater mini tersebut dan melihat Siwon. Siwon hanya mengangkat bahu dan tersenyum.

“ Mungkin saja kau ingin menonton saja berdua baby suatu hari nanti. Kita tidak tau kedepannya bukan ?” ucapnya sembari tersenyum. Aku hanya menggelengkan kepalaku dan berjalan menyusuri ruangan lain. Kubuka pintu lain yang berada di samping teater mini tersebut. Kulihat ruang kamar yang berdesain klasik dan antik menurutku.

Classic-Royal-Bedroom-Sets.jpg

Kulangkahkan kembali diriku untuk menyusuri rumah yang dapat kukatakan terlalu besar untuk kami berdua. Kemudian dapat kulihat ruangan yang didominasi warna putih gading dan ada beberapa kursi makan.

62-1024x682.jpg

“ Ini ruang makan jika ada acara keluarga babykyu. Jadi kubuat banyak kursi disini.” ujarnya sembari merangkul bahuku. Aku pun menganggukan kepalaku dan memperhatikan sekelilingku. Kuikuti langkahnya menuju ruangan yang berada di samping ruang makan rumah ini.

le-palais-royal-mansion-5

Dapur dirumah ini benar-benar mewah menurutku. Bukankah begitu ? Aku sudah akan megomentari perbuatannya namun sebelum aku mengucapkannya, Siwon sudah berbicara dengan cepat.

“ Sttt. Jangan berkomentar, karena ini dipesankan oleh ummamu babykyu. Aku tidak dapat berbuat apapun. Karena ummamu akan kemari jika dia bosan dirumah.”

Mendengar ucapannya pun aku langsung terdiam dan menggelengkan kepalaku. Umma memang selalu menang dari kami semua. Aku pun memutar pandanganku kearah lain sembari menarik tangan Siwon untuk mengikutiku.

82-1024x682

Kulangkah kan kakiku keluar dari rumah dan kami pun berjalan melewati jalan setapak dengan kolam air yang terlihat dibawah kami. Jalan setapak ini indah menurutku, dikelilingi beberapa pohon dan bunga.

Kumasuki pintu yang berada di tengah jalan setapak yang kami lewati. Oh ada tangga lain menuju keatas rumah kami. Kulihat Siwon yang berada disampingku. Dia pun menganggukan kepalanya ketika melihatku menoleh kearahnya.

54-1024x682.jpg

Kulangkahkan kakiku menaiki tangga tersebut dan menarik tangan Siwon untuk mengikutiku. Kulihat perbedaan konsep yang sedikit mencolok bagiku. Kutolehkan kepalaku kepadanya. Dia tersenyum dan mendudukan dirinya disofa putih didepan kami. Aku pun mengikutinya dan mendudukan diriku disampingnya.

5-Desain_Rumah_Mewah_Tepi_Pantai_desainrumahtips.blogspot.com.jpg

“ Aku hanya ingin membedakan konsep ruang bawah dan ruang atas babykyu. Karena dibawah kemungkinan akan dikhususkan untuk keluarga kita dan para kolega keluarga kita. Kau tau bukan mereka seperti apa ? Aku tidak ingin membuat keluarga kita malu karena membuat rumah yang tidak sesuai dengan hnn derajat keluarga kita berdua terutama keluargamu.” ujarnya sembari merangkulku. Aku terdiam dan melihat kearahnya.

“ Untuk diatas kita dapat gunakan bersama dengan teman-teman semasa kuliah kita. Ini terlihat cukup nyaman dan dapat membuat hangat suasana berkumpul kita. Aku tau bahwa kau lebih menyukai sesuatu yang simple dan tidak berlebihan.” ujarnya sembari melihat keseluruh penjuru ruangan. Aku sedikit menghembuskan nafasku dan Siwon yang melihatku sedikit marah pun memelukku kemudian mengecup belakang telingaku.

” Maafkan aku babykyu.” bisiknya dengan lembut.

11018601_354907748030694_2370241231798170075_n.jpg

“ Aku benar-benar tidak mengetahui pemikiranmu itu Siwonnie. Mengapa kau masih memikirkan perkataan orang lain tentang kita. Aku benar-benar berterimakasih karena dirimu sudah memilihku menjadi huswifemu dan selalu memikirkan keluargaku. Mengapa kau selalu berbuat semaumu Siwonie. Bukankah kita dapat mendiskusikan semua ini sebelum membuatnya ? Bukan aku tidak menyukai semua ini, namun menurutku, kau sangat tidak adil kepadaku karena kau selalu menanggung beban itu sendirian, sedangkan aku, aku hanya dapat menikmati semuanya tanpa berbuat apapun. Kau jahat Siwonnie. Kau membuatku seperti pemuda yang lemah dan bodoh.” ujarku sembari memukul dada milik Siwon. Siwon pun memelukku erat dan mengusap kepalaku perlahan.

“ Maafkan aku babykyu. Aku hanya tidak ingin membuatmu terbebani karena perkataan orang lain. Aku hanya ingin melindungimu dan keluarga kita. Mulai sekarang aku akan membicarakan semuanya kepadamu terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu. Aku berjanji.” ucapnya sembari mengusap pipiku. Aku hanya terdiam dan mendongakan wajahku kearahnya.

“ Kau janji ?” tanyaku singkat sembari menatapnya dalam. Dia pun tersenyum dan mengangguk.

“ Lalu bagaimana aku membayar semua yang kau perbuat ini.” ujarku sembari melepaskan pelukanku darinya. Dia tersenyum dan mengusap kepalaku.

“ Kau cukup tersenyum dan menyambutku dengan hangat jika aku pulang kerumah. Ayo kutunjukan bagian lain dari rumah ini.” ucapnya sembari berdiri dan menggenggam tanganku. Aku hanya terdiam dan mengikutinya. Tak berapa lama, dapat kulihat dapur modern kecil didepan kami. Aku tersenyum dan mengusap permukaan meja depan kami.

7-Black-and-white-kitchen-island-665x444.jpg

“ Bukankah dapur ini sempurna untuk kita ? Aku dapat duduk disini dan memperhatikanmu yang sedang memasak untukku.” tanya Siwon sembari mendudukan dirinya di kursi dekat counter dapur. Aku pun mengangguk dan memperhatikan segala yang berada didapur. Kulihat pintu berwarna hitam yang berada didekat dapur. Kubuka pintu tersebut melangkahkan kakiku masuk kedalam ruangan tersebut.

futuristic-black-white-interiors.jpg

Ruang keluarga berkonsep Futuristik ? Bagaimana dia mengetahui bahwa aku ingin memiliki ruangan semacam ini ? Aku pun melihat kearah Siwon. Siwon hanya mengangkat bahu miliknya. Kembali kulangkahkan kakiku berjalan kearah ruangan lain. Ruang kamar ? Apakah ini kamar kami ? Kulihat sekelilingku dan memperhatikan beberapa furniture yang berada dikamar ini. Aku menyukai kamar ini, terlihat simple dan luas.

5-Black-and-white-modern-bedroom.jpg

“ Ini bukan kamar kita babykyu.” ujarnya sembari melipat tangannya didepan dada bidangnya. Aku pun mengerutkan keningku dan menatapnya dengan tatapan bertanya. Siwon pun menggendongku dengan cepat dan membawaku keluar kamar dan memasuki pintu lain yang berada di dekat ruang keluarga. Dan dapat kulihat kamar yang ber wallpaper gunung dengan salju diatasnya. Aku pun melihat kearahnya dengan cepat.

Black-and-White-Style-Modern-Bedroom-Design-64.jpg

“ Bukankah kau bilang kau menyukai salju walapun kau tidak menyukai dingin ? jadi kudatangkan salju dikamar kita babykyu walaupun hanya sekedar wallpaper saja. Bukankah ini bagus ?” ujarnya sembari menurunkanku diatas tempat tidur dikamar tersebut.

“ Siwonnie, kau benar-benar menanggapinya dengan serius.” ujarku sembari menuruni tempat tidur dan melihat kearah Siwon. Siwon hanya melihatku dengan tatapan tidak berdosa dan menganggukan kepalanya dengan semangat. Aku hanya memijat pelipisku dan berjalan menuju ruangan disamping tempat tidur kami. Apakah ini ruangan untuk kami berganti pakaian ? Didalam ruangan ini dapat kulihat pakaian kami yang tergantung rapi dan ada pintu lain yang kuyakini itu adalah kamar mandi. Kulihat sekeliling kamar kami dan kulihat pintu lain yang terbuka dengan lebar. Aku berlari memasuki ruangan tersebut dan senyum ku semakin melebar saat melihat ruangan ini. Kulihat berbagai macam buku-buku yang tersedia lengkap di rak.

30.jpg

Aku pun menghampiri Siwon yang duduk diam diatas tempat tidur kamar kami dan segera memeluknya. Siwon sedikit terkejut dengan perbuatanku.

“ Terimakasih siwonnie. Aku menyukai perpustakaan itu. Aku mencintaimu.” ujarku sembari mengecup pipinya dengan cepat. Siwon hanya dapat membuka mulutnya dan menatap kearahku. Aku pun menggaruk pipiku yang tidak gatal karena bingung dengan reaksinya. Siwon pun memegang kedua bahuku dan memerjapkan matanya cepat.

“ Tunggu babykyu. Kau bilang apa barusan ? Apa aku salah dengar ?” tanyanya dengan nada tidak percaya. Aku pun mengerutkan keningku karena bingung dengan ucapannya. Salah dengar ? Memang ada yang salah dengan perkataanku ?

“ Babykyu, coba katakan sekali lagi. Hyung ingin mendengarnya.” ujarnya sembari memegang kedua pipiku. Aku pun menggelengkan kepalaku dan melepaskan kedua tangannya dari pipiku.

“ Ayolah babykyu. Sekali lagi. Kumohon.” ujarnya kembali sembari memegang tanganku. Aku hanya memutar mata malas dan menghembuskan nafas perlahan. Sebenarnya ada apa dengannya ? Apakah ada kesalahan dari ucapanku ini ?

“ Aku hanya berterimakasih siwonnie atas perpustakaan mini yang kau buat dikamar kita. Dan aku bilang Aku mencintaimu. Ada apa denganmu siwonnie ? Mengapa menyuruhku mengatakan hal itu kembali ?” tanyaku sembari melihat kearahnya. Kulihat senyuman mengembang di wajahnya.

“ Aku juga mencintaimu babykyu.” ujarnya sembari mencubit pipiku. Aku terdiam sejenak mendengar jawaban dari mulutnya. Ah! Aku baru ingat jika aku tidak pernah mengucapkan bahwa aku mencintainya terlebih dahulu, pantas saja dia terlihat sangat senang. Aku hanya tersenyum melihat tingkah lakunya dihadapanku dan mengusap rambut hitam miliknya ketika dia mulai berbaring dan meletakan kepalanya dipangkuanku.

“ Siwonnie, kapan rumah ini dapat ditempati ?” tanyaku sembari mengusap rambut miliknya

“ Heun, sekarang pun sudah dapat kita tempati. Semua sudah selesai, kau ingin pindah kemari hari ini babykyu ?” tanyanya sembari tersenyum dengan tatapan nakal miliknya. Aku pun mencubit pipi miliknya dengan keras.

“ Aku hanya bertanya Siwonnie. Jangan menunjukan wajah nakalmu lagi. Kita menempati rumah ini setelah kita resepsi saja. Aku masih ingin bersama umma dan appa.” jawabku sembari mengerucutkan bibirku kesal.

“ Iya babykyu, iya. Kita akan menempati rumah ini satu minggu lagi, jangan mengerucutkan bibirmu sembarang babykyu. Atau kau akan berakhir ditempat tidur ini malam ini.” ujarnya sembari mengecup bibirku dengan cepat dan mendudukan dirinya didepanku. Aku hanya terdiam karena terkejut atas perbuatannya, tak berapa lama aku pun memukul lengannya untuk membalas perbuatannya kepadaku. Aku dapat merasakan hangat didaerah pipi hingga telingaku. Kumohon jangan sampai menimbulkan kemerahan pada pipiku. Aish, mengapa suamiku ini suka sekali melakukan hal yang membuatku malu. Eh ? Suami ? Hah memikirkannya saja membuatku malu. Dan lihatlah situasinya sekarang, kami sedang berdua dikamar kami. Mengapa aku sudah memikirkan hal yang tidak-tidak dengannya. Tidak tidak, Cho Kyuhyun. Hentikan fikiran kotor mu. Aku pun mengipaskan wajahku dengan tanganku.

“ Hey babykyu. Kau tidak apa-apa ? Apakah kau kepanasan ? “ tanyanya sembari mendekatkan wajahnya kearahku. Aku pun beranjak dari tempat tidur dan menarik tangannya.

“ Le Le Lebih baik kita pulang sekarang. Ini sudah larut malam, aku hnn aku sangat lelah wonnie.” ujarku sembari menarik tangan miliknya. Siwon hanya terdiam dan mengerutkan keningnya kemudian tak berapa lama di wajahnya terpasang smirk yang menurutku cukup menakutkan untuk situasi seperti ini. Kurasakan tubuhku ditarik olehnya dan dihempaskan dengan sedikit keras keatas tempat tidur. Aku sangat terkejut atas perbuatannya yang sangat cepat. Dia pun mengunci pergerakan tanganku disamping kepalaku dan tubuhnya pun berada tepat diatasku. Aku hanya dapat terdiam dan memejamkan mataku saat merasakan hembusan nafasnya yang semakin mendekati wajahku. Dalam hitungan detik, aku dapat merasakan benda kenyal dan lembut menempel dikeningku.

“ Istirahat yang cukup babykyu, seminggu ini kita akan jarang bertemu dan sampai bertemu di altar nanti.” bisiknya sembari menjauhi wajahnya dari wajahku. Kubuka mataku secara perlahan saat merasakan hembusan nafasnya menjauh dariku. Dapat kulihat bahwa di wajah tampan itu tersirat kelelahan dan kerinduan saat menatapku. Aku pun memeluknya secara perlahan dan membawanya berbaring disampingku.

“ Aku akan beristirahat dengan cukup, begitu pula denganmu tuan Choi, aku tidak ingin kau terlalu sibuk bekerja menjelang hari resepsi pernikahan kita. Aku juga pasti akan merindukanmu. Berjanjilah akan menungguku didepan altar dan jaga kesehatanmu selama tidak bertemu denganku.” ujarku sembari menatap mata hitam miliknya. Kuusap wajah tampan miliknya dengan lembut dan berharap semua kasih sayangku dapat tercurah disetiap sentuhanku pada wajahnya. Siwon tersenyum dan mengecup keningku sedikit lebih lama dari sebelumnya. Setelah itu dia melepaskan kecupannya dan mengusap pipiku.

“ Tentu saja babykyu. Aku akan selalu menunggumu didepan altar dan tidak akan membiarkanmu pergi lagi dari sisiku.”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

20 review akan dilanjut jika tidak ada review di hentikan 😢

 

Hold on Love Choice (Part 9)

Tags

, , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                :Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Ki bum as Kim Ki bum ( Siwon’s ex boyfriend)

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 4907 words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 9

“I wanted to tell you that wherever I am, whatever happens, I’ll always think of you, and the time we spent together, as my happiest time. I’d do it all over again, if I had the choice. No regrets.”

––Boundless by Cynthia Hand

KYUHYUN POV

Aku hanya dapat terdiam ketika melihat kenyataan yang berada didepanku. Kakiku sedang disentuh oleh pemuda yang sangat kucintai dan membuat kakiku tidak merasakan sakit sedikit pun. Siwon dengan sangat berhati-hati mengompres kakiku dan membersihkannya secara perlahan. Dengan cekatan dia memerban kakiku dan pandangan matanya yang tampak sangat mengkhawatirkanku. Pandangan itu membuatku semakin merasa bersalah kepadanya.

“ Sementara ini istirahatlah terlebih dahulu, jangan berjalan-jalan, biarkan aku yang membantu mereka. Kau baik-baik saja bukan ?” tanya Siwon kepadaku. Aku hanya dapat menganggukan kepalaku. Kulihat Siwon akan meninggalkanku, namun kutarik tangannya dengan cepat.

wonkyu171.png

“ Ada apa lagi babykyu ?” tanya Siwon dengan lembut kepadaku. Aku pun mendongakan kepalaku kearahnya.

“ Hnn, kau akan kemana hyung ?” tanyaku dengan nada ragu. Kulihat dia terdiam dan menatapku.

“ Aku hanya ingin membantu mereka. Ada apa ?” tanyanya kembali kepadaku. Aku pun menggigit bawahku dan menatapnya.

“ Hnn, kau tidak marah padaku hyung ?” tanyaku dengan nada ragu. Kulihat Siwon menghembuskan nafas perlahan dan berlutut didepanku. Dia menatapku sebentar lalu menundukan kepalanya dan terdiam. Aku hanya dapat terdiam dan menelan ludahku untuk bersiap dengan ledakan kemarahan dari nya. Aku menundukan kepalaku dan terdiam menantikan kalimat yang siap keluar dari pemuda didepanku kapan saja.

“ Kau bertanya seperti itu kepadaku ? Menurutmu sendiri bagaimana perasaanku ? Marah ? Ya, jelas sekali aku sangat marah kepadamu. Kau tidak tahu bagaimana khawatirnya kami semua mencarimu ? Aku bahkan meminta bantuan sahabat kita untuk mencarimu. Aku hampir saja gila karena memikirkanmu yang tiba-tiba menghilang. Kau benar-benar tidak mengerti semua itu Kyuhyun.” jawabnya dengan tenang  sembari menatap wajahku. Kulihat wajahnya sekilas, dia menatapku dan menghembuskan nafas perlahan, seperti ada kelegaan atas kekhawatirannya selama ini. Apakah dia benar-benar mengkhawatirkanku selama aku pergi ?

“ Kau mengkhawatirkanku atau mengkhawatirkan pernikahan kita ?” tanyaku dengan tegas. Aku tidak menginginkan dia hanya mencariku karena tidak mau terkena malu akibat undangan pernikahan kami yang sudah disebarkan. Sangat tidak lucu bukan kalau pernikahan itu tiba-tiba batal dikarenakan salah satu pengantinnya melarikan diri. Kudengar suara tawa Siwon meledak kemudian kurasakan belaian di kepalaku. Kukenyitkan keningku karena bingung.

“ Kau bodoh sekali kyu. Tentu saja aku hanya mengkhawatirkan dirimu, dan melihatmu seperti ini membuatku terlupa akan rasa amarahku kepadamu. Aku sangat bersyukur bahwa kau terlihat sehat.” ucapnya sembari mengusap kepalaku perlahan. Aku terdiam dan sedikit menundukan kepala. Aku merasa bersalah karena mengajukan pertanyaan itu.

“ Maafkan aku.” ucapku perlahan sembari menundukan kepalaku. Rasa malu dan bersalah bercampur menjadi satu didalam benakku dan fikiranku.

“ Jika kau ingin, kita dapat membatalkan pernikahan ini. Aku sama sekali tidak keberatan melakukan hal itu.” ujarnya sembari memandang lurus kedepan. Kalimat yang diucapkan oleh Siwon saat ini membuatku sangat terkejut dan membelalakan mataku. Apa yang dikatakannya ? Membatalkan ? Membatalkan pernikahan kami ? Tidak bisa ! Aku sudah sangat menantikan pernikahan kami, Mengapa dia berkata seperti itu ? Mengapa dia ingin membatalkan pernikahan kami ? Apakah karena kesalahanku ini, dia menjadi merubah fikirannya ? Dia sudah melihatku bahwa aku tidak akan dapat menjadi istri yang baik ? Aku menggelengkan kepalaku dengan cepat menandakan bahwa aku tidak setuju dengan perkataannya tersebut. Entah mengapa aku tidak dapat mengeluarkan kata-kataku, bingung dengan ucapan apa yang akan kupilih untuk menolak perkataannya itu.

1947570_892245244152847_2204154093995219160_n.jpg

“ Hhh ? Apa maksudmu menggeleng seperti itu ? Kau ingin membatalkan pernikahan kita ? atau kah kau ingin pernikahan kita tetap berjalan ?” tanya Siwon dengan nada dan wajah yang bingung. Aku menganggukan kepalaku dan melirik wajah Siwon yang sedang kebingungan. Aku pun menundukan kepalaku dan memikirkan kalimat yang tepat untuk menjawab pertanyaan darinya yang dapat kutebak akan ditanyakan olehnya.

“ Hnn ? sebenarnya apa yang kau maksud ? Sebenarnya apa yang terjadi denganmu ? Bolehkah aku bertanya ? Apakah kau terbebani dengan rencana pernikahan kita ?” tanya Siwon dengan nada bingung dan menatapku dalam.

“ Ah tidak.. Bukan seperti itu… Aku.. aku tidak sama sekali keberatan dengan pernikahan kita. Hanya saja …” jawabku ragu dan terbata-bata.

“ Lalu ? Mengapa kau melakukan hal ini ? Melarikan diri dari semuanya. Hanya saja apa ?” tanya Siwon dengan tatapan lurus kearah wajahku tanpa sedikitpun mengalihkan perhatiannya.

“ Hnnn, aku hanya ingin mempersiapkan hatiku. Dan lagi aku menggantikan posisi Kibum sebagai istrimu, aku masih merasa belum sepantasnya menggantikan tempatnya.” jawabku dengan nada ragu. Siwon pun menghembuskan nafas kasar dan kulihat tatapannya berubah menjadi marah. Aku dengan cepat menundukan wajahku kembali. Aku benar-benar tidak dapat melakukan apapun sekarang. Apalagi kesalahan yang kubuat ?

“Apa maksudmu menggantikan Kibum ? Sepertinya kau banyak mengalami salah paham soal perasaanku kepadamu ya ? Kau fikir aku mencintaimu sebagai pengganti dari seorang Kim Kibum. Kau fikir perasaanku kepadamu itu hanya sedangkal itu ? Hanya untuk mengisi rongga perasaanku yang kosong karena ditinggalkan oleh Kibum ?” tanya dengan nada sedikit naik. Kurasa dia benar-benar akan marah kepadaku sekarang.

“ Lalu apa ? Aku harus mengartikan perasaanmu kepadaku itu seperti apa hyung ? Bagaimana perasaaanmu kepadaku ? Aku benar-benar tidak mengerti semua itu.” ujarku pelan. Dia pun mengusap wajahnya perlahan dan menatapku kembali.

“ Kau tau, memoryku dengan Kibum selalu kuingat sampai kapanpun dan itu tidak akan pernah tergantikan dengan apapun, demikian juga dengan perasaanku kepadanya. Walaupun pada awalnya kita dipertemukan karena Kibum, tetapi perasaanku kepadamu ini murni terbentuk tanpa andil darinya sama sekali. Aku sangat tulus mencintai dirimu, dengan segala apapun yang ada didalam dirimu. Dan juga kau yang berada dihadapanku sekarang ini, bukanlah Kibum. Dan itu kenyataannya, Kyuhyun. Mungkin kau terlalu menganggap segala sesuatu dengan menempatakan dirimu selalu berada dibawah. Sesekali tolong berfikirlah egois dan tempatkan dirimu diatas segalanya. Kau terlalu memusingkan perasaan orang lain, tanpa memikirkan perasaanmu sendiri. Bahkan aku tidak meminta papun darimu, kau dapat membalas perasaanku padamu dan mencintaiku itu bagiku sudah lebih dari cukup, dan satu lagi alasan kita untuk menikah adalah menjadi pasangan yang saling mendukung satu sama lain nantinya. Kau dan Kibum itu memiliki tempat yang berbeda dihatiku. Kibum adalah cinta di masalaluku dan kau adalah cintaku sekarang dan dimasa yang akan datang.” ucap Siwon dengan nada tegas namun terdengar sangat tenang. Aku pun menghembuskan nafasku perlahan dan mencoba menetralkan suaraku agar tidak bergetar.

“ Apakah menurutmu aku dapat menjadi istri yang baik untukmu ? Aku sama sekali tidak yakin dapat melakukan hal itu.” ucapku dengan nada ragu. Kulihat Siwon menaikan salah satu alisnya dan menatapku sejenak kemudian tertawa.

“ Semua itu ada proses yang berjalan kyu, Kita saling mencintai dan kurasa itu sudah lebih dari cukup. Tidak ada manusia yang sempurna, akupun belum yakin dapat menjadi suami yang baik untukmu namun aku akan berusaha bagaimanapun juga. Lalu bagaimana denganmu ? Apakah kamu akan berusaha ?” tanyanya dengan nada lembut seperti biasa. Aku menatapnya dengan menggigit bibir bawahku dan kembali merunduk. Aku hanya dapat terdiam tanpa dapat menjawab pertanyaannya.

“ Hnn, atau kau masih meragukanku untuk menjadi suamimu ?” tanyanya sembari merundukan wajahnya untuk melihatku. Dengan cepat aku menggelengkan kepalaku dan menatapnya.

“ Tidak hyung. Aku hanya merasa bahwa kau terlalu sempurna untukku. Aku tidak yakin dapat mengimbangimu.” jawabku dengan cepat.

“ Hey, tunggu dulu. Kau fikir Amerika untuk apa ? Kau yang terlalu sempurna untukku dan akulah yang seharusnya mengimbangimu. Kau adalah seorang Cho dan semua orang mengetahuinya. Mengapa kau harus berfikir seperti itu kepadaku ?” tanyanya dengan nada sedikit kesal. Aku pun sedikit terkejut dengan perkataannya.

“ Kau menganggapku seperti itu ?” tanyaku dengan ragu. Entah mengapa hari ini aku selalu bicara dengan ragu-ragu kepadanya.

“ Ya Cho Kyuhyun. Kau itu dapat diibaratkan seperti bunga yang berada di atas gunung yang sangat sulit untuk diraih, didapatkan dan disejajarkan. Kau fikir perjuanganku selama ini untuk apa jika bukan untukmu ? Mengapa fikiranmu itu susah sekali diterka.” jawabnya dengan tegas dan terselip nada kesal padanya. Kurasakan semua beban yang berada difikiranku seketika menghilang entah kemana. Sungguh aku menjadi sangat ingin menikah dengan pemuda yang berada dihadapanku ini. Pandangan dirinya yang tegas, dewasa dan berwibawa dengan mudahnya menuntunku dari segala kerisauan yang ada di hatiku. Tiba-tiba saja tubuhku merasakan hangat dan entah sejak kapan aku berada didalam dekapannya. Baru kusadari bahwa dia mendekapku sangat erat.

tumblr_n0ktusgSiI1qlgou6o8_500.jpg

“ Hhhh.. Bicara seserius ini bukanlah type ku sama sekali. Sebenarnya kenyataan yang harus kau hadapi sekarang adalah satu Cho Kyuhyun. Aku sangat merindukanmu hingga merasa akan gila dan kau harus bertanggung jawab sekarang.” ujarnya sembari mengusap kepalaku. Kurasakan dekapannya sangat nyaman dan membuatku sangat menikmati hal ini. Kusandarkan kepalaku di dada bidang miliknya dengan mata terpejam.

“ Tanggung jawab ? Tanggung jawab seperti apa siwonnie ?” tanyaku dengan pelan sembari menyamankan diri di pelukannya.

“ Hey apa kau tidak tau bahwa hatiku ini sangat panas bahkan sudah terbakar saat melihatmu berjalan berdua dengan pemuda tinggi tadi. Aku sama sekali tidak menyukai hal itu.” ujarnya sembari melirikku.

“ Dia itu hanya seorang teman wonnie. Itupun aku baru mengenalnya 3 minggu yang lalu. Apakah kau cemburu dengannya ? Untuk apa cemburu dengannya ?” tanyaku tetap dengan mata terpejam, rasanya enggan sekali meninggalkan kenyamanan ini.

“ Aish, kau ini. Apa kau tidak dapat melihat pandangan matanya terhadapmu ? Dia itu menyukaimu babykyu. Kau ini mengapa terlalu menarik dan mempesona para pria ?” keluhnya dengan nada terdengar kesal. Aku pun membuka mataku dan mengangkat wajahku.

“ Lalu ? Apa kau menginginkan mempunyai seorang istri yang jelek ? huswife yang jelek ? Kau menginginkan aku menjadi jelek agar kau tidak cemburu lagi ?” tanyaku dengan sedikit emosi. Aku pun menghembuskan nafasku kasar dan mengalihkan pandanganku darinya.

“ Bukan seperti itu baby. Aku hanya menginginkan sebuah bukti. Bukti lisan dari perasaanmu kepadaku. Katakan padaku bahwa kau mencintaiku. Dapatkah itu terjadi ? Itu pasti akan sangat melegakanku, setidaknya dengan kalimat itu aku dapat yakin bahwa pernikahan kita akan berjalan lancar.” ucapnya dengan serius. Aku pun mengerutkan keningku.

“ Eh ? Mengapa seperti itu ?” tanyaku bingung. Permintaan kali ini benar-benar membuatku terkejut dan tidak dapat menduganya.

“ Kau tau bukan, aku selalu mengatakan bahwa aku mencintaimu, dan kau hanya mengatakan sekali kepadaku, ketika kau menangis di malam pertunangan Henry dengan Zhoumi dahulu. Aku sangat ingin memperbaiki memori itu.” jawabnya dengan nada semakin serius. Aku pun menundukan wajahku yang sedikit memerah. Jangankan mengucapkan hal itu, memikirkannya saja sudah membuat wajah hingga telingaku memerah.

“Mengapa kau selalu dapat mengelak perkataanku dengan sikap diammu itu babykyu. Katakan sekarang atau akan kucium kau. Hmmm. Tapi tidak sekarang, sepertinya tempatnya tidak memungkinkan untuk melakukannya.” ujarnya dengan nada sedikit frustasi namun digantikan nada menggoda. Sejenak aku pun melihat sekelilingku, dan kusadari bahwa kami sedang berada di kamar dan diatas tempat tidur berdua. Kulepaskan diriku dari dekapannya dan mendorongnya perlahan. Dan dapat terdengar suara tawa dari Siwon yang melihatku panik dengan wajah yang memerah.

“ Babykyu, wajahmu sangat merah, wajah salah tingkahmu itu benar-benar menggemaskan sekali. Sudah sangat lama aku tidak melihatnya.” ujarnya dengan tawa yang sedikit keras. Kulemparkan beberapa bantal kepadanya sehingga membuatnya dengan cepat berlari meninggalkanku dikamar sendiri.

“ Aku akan membantu Umma dan Appa terlebih dahulu. Dan jangan lupa kunci pintu ini, aku takut jika aku berbuat yang ….” ucapannya terputus saat bantal yang kulemparkan kepadanya sukses mendarat diwajah tampan miliknya. Dan tak berapa lama terdengar kembali tawanya yang tidak kunjung berhenti walaupun sudah menjauh dari kamar tempatku berada sekarang. Pemuda itu.. Ah ! Mengapa aku tidak dapat membalasnya ? Bagaimana aku dapat membalasnya ? Sepertinya menjadi istrinya akan membuat usiaku semakin berkurang. Kejahilan dirinya itu ternyata membuatku merindukannya. Selama 3 minggu tanpa senyuman dan tingkah jahil dan manjanya ternyata benar-benar membuatku merasakan kesepian. Kibummie, sepertinya aku sudah melupakan semua bebanku yang kufikirkan beberapa minggu ini. Terimakasih telah memberikanku tempat terbaik untuk menyampaikan kegelisahanku. Aku benar-benar bersyukur atas semua yang telah terjadi hari ini walaupun ada sedikit kesalah pahaman dalam diriku.

Tak beberapa lama, karena aku sedikit merasa bosan, aku memutuskan keluar dari kamar Kibum. Kumencoba berjalan secara perlahan-lahan dan menuruni tangga. Kulihat sekelilingku ternyata sangat sepi, dimana semua orang ? Apakah mereka sedang diluar ? Kulangkahkan kakiku berjalan keluar dari rumah keluarga Kim. Hhhh.. ketenangan ini pasti akan kurindukan karena tidak lama lagi aku harus kembali ke Seoul bersama Siwon. Ngomong-ngomong soal Siwon, dimana dia ? Aku tidak melihatnya.

“ Siwon ah. Taruh saja box itu disana. Nanti biar appa yang merapikannya.” Kudengar suara appa Kim sedang memerintahkan sesuatu kepada Siwon. Kulangkahkan kakiku kearah suara tersebut. Kulihat dari kejauhan Siwon sedang membantu Appa dan Umma Kim.

10155401_741343739231331_4056506705910531991_n.jpg

Aku terdiam melihat dirinya dari kejauhan, dia benar-benar seorang pemuda yang sangat rajin dan suka membantu orang lain. Aku semakin merasa beruntung mendapatkannya dan sedikit merasa bersalah karena telah meninggalkannya beberapa minggu ini sehingga membuatnya kelelahan mencariku.

“ Hey babykyu. Mengapa kau ada disini ? Bukankah sudah kubilang kau harus beristirahat?” tanya Siwon yang berada didepanku. Aku sedikit terkejut dan hampir terjatuh karena kemunculannya yang tiba-tiba, namun dengan sigap Siwon menangkap tubuhku agar tidak jatuh untuk kedua kalinya. Aku terdiam dan hanya dapat memerjapkan mataku beberapa kali. Dapat kudengar suara degub jantung Siwon yang kencang dari posisi ini.

“ Hey babykyu. Mengapa kau suka sekali membuatku khawatir ?” tanya Siwon sembari menggendong tubuhku. Dia pun membawaku kembali masuk kedalam rumah keluarga Kim. Aku pun mendongakan kepalaku untuk melihat wajahnya.

“ Aku hanya sedikit bosan didalam kamar wonnie. Aku ingin melihatmu yang sedang membantu appa dan umma Kim. Jangan marah padaku. Maafkan aku.” jawabku sembari menusuk pipi Siwon dengan jari telunjukku. Kulihat Siwon tersenyum dan mengalihkan pandangannya kearahku kemudian mengecup pelipisku.

“ Aku tidak marah padamu babykyu, aku hanya khawatir luka dikakimu semakin sakit. Jadi beristirahatlah sementara, bukankah nanti malam kau ingin melihat festival desa ini ? Atau kau merindukanku sehingga selalu ingin melihatku ?” ujarnya sembari mendudukanku di tempat tidur milik Kibum.

“ Hnn, aku ingin melihatnya. Baiklah aku akan beristirahat sekarang. Dan berhenti mengatakan itu.” ujarku sembari menjatuhkan diriku ditempat tidur. Kulihat Siwon sedikit terkejut dengan gerakanku yang tiba-tiba. Aku pun hanya tersenyum dan menunjukan 2 jari ku untuk meminta maaf.

KYUHYUN POV END

SIWON POV

Kubantu Kyuhyun berjalan menuju tempat duduk yang disediakan penyelenggara festival. Setelah semua penduduk desa berkumpul, acara pun dimulai. Kami sangat menikmati setiap acara yang ditampilkan oleh para pengisi acara, walaupun sebenarnya pandanganku hanya tertuju kepada wajah Kyuhyun yang tampak berubah-ubah seiring dengan acara yang ditampilkan, wajahnya tampak sangat bahagia dengan tangannya yang tidak dapat berhenti bertepuk tangan ketika para pengisi acara selesai mempertunjukan kemampuannya diatas panggung. Kulihat Kyuhyun menoleh kearahku dan kusambut dengan senyuman diwajahku, sepertinya dia menyadari bahwa aku memperhatikannya sedari tadi.

“ Siwonnie, panggungnya berada didepan sana. Mengapa kau menatapku seperti itu ? Apakah wajahku ini lebih menarik dibandingkan pertunjukan didepan ?” ucapnya dengan nada sedikit kesal karena aku tidak sedikitpun mengalihkan pandanganku darinya.

“ Ya memang wajahmu itu lebih menarik dibanding apapun disini. Aku lebih terhibur karena menatapmu seperti ini. Apa tidak boleh jika aku melakukan hal ini ?” tanyaku sembari mengusap pipi chubbynya. Kulihat wajahnya sedikit memerah dan dia pun memincing matanya kepadaku.

“ Jangan menggodaku dan membuatku malu wonnie. Kau selalu menggodaku setiap hari, apa kau tidak lelah.” ujarnya sembari menepuk bahuku. Aku pun tertawa pelan dan memegang tangannya.

“ Hey babykyu. Hyung tidak menggodamu, hyung membicarakan tentang kenyataan. Kau fikir bagaimana perasaanku ini setelah lebih dari 3 minggu tidak mendengar suaramu, melihat wajahmu, menyentuh tanganmu bahkan terkadang aku merasa sangat sulit melepaskan dirimu dari fikiranku. Apakah hanya aku yang sangat merindukanmu ? Apakah kau tidak merindukanku ?” tanyaku sembari menggenggam tangannya. Kulihat dia menatapku sejenak lalu mengalihkan pandangannya kedepan panggung kembali.

“ Hey, Mengapa kau selalu menghindariku setiap aku bertanya seperti itu ?” tanyaku sembari melipat tangan didada. Dan kulihat dia merundukan wajahnya, betapa terkejutnya aku ketika melihat wajahnya yang memerah dan dia sangat berusaha untuk menutupinya dariku.

“ Ada apa denganmu babykyu ? Apa kau sakit ? Dimana yang sakit ?” tanyaku secara perlahan dengan nada khawatir. Kudengar samar-samar suara menggerutu darinya.

“ Aish, kau yang membuatku seperti ini. Aku masih tidak mengerti bagaimana harus menanggapi perkataanmu itu seperti apa. Lebih dari 3 minggu tidak bertemu denganmu, membuat jantungku semakin tidak bersahabat jika berdekatan denganmu, menatapmu, mendengar suaramu dan bersentuhan denganmu.” gerutunya dengan pelan, namun aku dapat mendengar semua perkataannya. Aku tersenyum mendengar semua perkataannya, entah mengapa pemuda ini selalu menggemaskan dimataku baik tingkah lakunya, perkataannya dan apapun yang diperbuatnya.

“ Kau tau babykyu. Semua perkataanmu itu dapat membuatku kehilangan akal sehatku.” ujarku sembari mencubit perlahan pipinya. Kulihat wajahnya berkerut bingung.

“ Hnn memangnya aku mengatakan apa ?” tanyanya sembari menunjukan wajah bingungnya. Aku hanya tersenyum dan mengusak rambutnya secara perlahan.

“ Aku mencintaimu.” ujarku perlahan, entah mengapa ucapan itu tiba-tiba saja meluncur dari mulutku tanpa kusadari. Kulihat Kyuhyun menegakan tubuhnya dengan ekspresi wajahnya yang terkejut dan menatapku dengan lekat.

“ Entah mengapa aku yang mengatakan itu kembali babykyu. Tak apalah. Hnn, apa kau benar-benar merasa tidak keberatan jika aku menjadi suamimu ?” tanyaku perlahan. Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum kepadaku. Sepertinya dia masih belum dapat membalas perkataanku dan hanya dapat menundukan kepalanya kembali. Aku tersenyum karena mendapat gelengan dan senyuman itu. Itu sudah lebih dari cukup bagiku. Kualihkan pandanganku kearah panggung tanpa melepaskan genggaman tanganku padanya. Kurasakan dia membalas genggaman tanganku dengan perlahan-lahan, aku hanya dapat tersenyum melihat tingkah malu-malunya.

“ Baiklah, sekarang adalah acara terakhir dari festival malam ini, yaitu Katakanlah isi hatimu sejujurnya. Bagi siapapun yang berminat silakan saja naik keatas panggung. Silakan semua !” ujar MC yang berada diatas panggung. Kulihat beberapa orang menaiki panggung secara bergantian. Ada beberapa diantara mereka yang menyatakan cinta kepada orang yang mereka cintai, ada yang mengatakan kegelisahan mereka dan teriakan penyemangat lainnya keluar dari suara penonton sekitarnya. Aku hanya tersenyum tipis dan menikmati acara ini. Kulirik Kyuhyun yang sepertinya masih sibuk dengan fikirannya sendiri.

“ CHO KYUHYUN SSI!!!”

Tiba-tiba saja terdengar suara lantang dari atas panggung dan membuat kami menolehkan pandangan kami kearah panggung, siapa yang berani memanggil Babykyu dengan selantang itu ? Kulihat pemuda yang tadi siang bersama Kyuhyun sekarang berdiri tegap diatas panggung dengan mata yang berbinar. Apa yang dia lakukan diatas sana ?

changmin

“ Aku mencintaimu, benar-benar mencintaimu, Cho Kyuhyun ssi. Walaupun baru 3minggu berkenalan, saya sudah jatuh cinta kepada anda. Aku mencintaimu.” ucapnya dengan lantang. Oh dia sedang menyatakan cinta. Tunggu sebentar. Menyatakan cinta ? Menyatakan cinta dengan Babykyu ? APA ! Apa dia mengetahui bahwa babykyu yang dicintainya ini akan segera menikah ? Hatiku sedikit merasa panas karena pernyataan cintanya.

“ Ya kepada yang bernama Cho Kyuhyun. Silakan anda naik keatas panggung untuk menjawab pernyataan cinta dari Changmin ssi.” ujar MC dengan senyuman diwajahnya. Kulihat Kyuhyun memegang tanganku erat dan menatapku.

tumblr_m4hedtRPrC1r68kbko2_250.png

“ Bagaimana ini Siwonnie ? Mengapa dia menyatakan cinta padaku ? Apa yang harus kuperbuat ?” tanyanya dengan wajah polos nan menggemaskan miliknya. Aku hanya dapat membuka mulutku karena terkejut dengan sikapnya dan perkataannya yang tiba-tiba.

“ Hnn. Bagaimana jika langsung kau tolak saja ? Mudah bukan ? Itu tidak sulit babykyu.” jawabku sembari melihatnya. Kulihat Kyuhyun menghempaskan tanganku dan cubit lenganku.

“ Saat seperti ini kau masih saja cemburu. Lebih baik aku memikirkannya sendiri saja.” ujarnya sembari berdiri dengan cepat dan kulihat dia sedikit meringis kesakitan. Kupegang tubuhnya dengan cepat dan melihatnya.

“ Kau tak apa ? Perlu kubantu kesana ?” tanyaku dengan nada khawatir. Kyuhyun pun menggelengkan kepalanya dan berjalan menuju panggung sendiri. Aku hanya dapat menghembuskan nafas kesal tetapi itu keputusannya. Entahlah, fikirannya tidak dapat kutebak sama sekali.  Aku hanya dapat menunggu bagaimana keputusannya menanggapi pernyataan cinta dari pemuda itu. Semakin hari perasaaan posesifku ini semakin membesar kepadanya.

“ Wah ternyata ini Cho Kyuhyun ssi. Silakan naik dan jawab pernyataan cinta dari Changmin ssi. Silakan.” ujar MC sembari membantu Kyuhyun naik keatas panggung dan memberikan microphone kepadanya. Kulihat Kyuhyun tersenyum dan menerima microphone tersebut kemudian dia menatap pemuda dihadapannya dengan tersenyum. Oh babykyu jangan tampakan senyuman itu kepadanya.

“ Oh, Hai Changmin ssi. Terimakasih atas pernyataan cintamu kepadaku. Aku sangat senang jika kau mempunyai perasaan seperti itu terhadapku. Tetapi maafkan aku, karena aku hanya menganggapmu sebagai temanku. Sungguh, maafkan aku.” jawabnya dengan nada lembut namun tersirat ketegasan disetiap perkataannya. Aku pun tersenyum puas mendengar semua perkataannya. Kusadari Kyuhyun menatapku sedari tadi saat menjawab pernyataan itu. Aku sangat puas dengan tatapan itu karena tatapan itu menunjukan bahwa dia mencintaiku dan itu lebih dari cukup bagiku walaupun dia tidak pernah mengatakan pernyataan cinta kepadaku.

“ Baiklah, Cho Kyuhyun ssi. Apakah ada yang ingin anda sampaikan lagi ?” tanya MC tersebut sembari tersenyum. Kyuhyun pun melihat kearah MC dan tersenyum.

“ Bolehkah saya mengungkapkan isi hati saya juga ?” tanya Kyuhyun dengan ragu sembari melihat MC. Pertanyaan Kyuhyun yang terdengar dari pengeras suara membuatku terkejut dan pandanganku kembali terfokus kepadanya yang berada diatas panggung.

“ Oh silakan, Cho Kyuhyun ssi. Kami senang mendengarkan kejujuran dari isi hatimu.” Ujar MC sembari menempatkan dirinya di sisi panggung. Kulihat Kyuhyun tersenyum gugup dan berjalan menuju tengah panggung.

“ Hmm, sebelumnya maafkan saya, saya bukanlah penduduk local desa ini. Namun saya kemari hanya untuk berkunjung beberapa minggu. Desa ini sudah memberikanku banyak ketenangan dan saya sungguh-sungguh berterimakasih kepada semua penduduk karena telah menerima saya disini. Terimakasih banyak.” ujar Kyuhyun sembari membungkukan tubuhnya dan diiringi tepuk tangan dari penduduk desa. Kyuhyun pun tersenyum dan melihat kesekeliling.

“ Jika saja bukan karena mendiang sahabat saya dan keluarga besarnya, mungkin saya tidak akan pernah mengenal desa ini. Saya sangat senang dapat berkunjung kemari dan saya bangga dapat menikmati keindahan kota ini. Sekali terimakasih.” Kulihat Kyuhyun terdiam sejenak lalu melanjutkan perkataannya.

“ Dan berkat dirinya pula saya bertemu dengan seorang pemuda yang sekarang sangat berarti bagi saya. Dia sangat memperhatikan saya, selalu menuruti keegoisan serta sikap kekanakan saya dan yang selalu dapat saya banggakan. Sampai saat ini saya tidak pernah menyangka bahwa pemuda itu dapat mencintai saya dengan sepenuh hati bahkan dalam beberapa minggu kedepan kami akan menikah. Sungguh tak dapat kupercaya.” ucapannya sedikit terputus karena perkataan selamat dari semua penduduk desa yang menontonnya, namun itu tidak dapat mengalihkan keseriusanku menatap pemuda yang membuatku terkejut itu.

“ Dan terus terang saja, bahwa saya tidak yakin apakah saya akan pantas bersama dengannya dan dapat menjadi seorang huswife yang baik untuknya. Tetapi saya sangat ingin memastikan perasaan saya kepadanya terlebih dahulu. Saya sangat berterimakasih karena dia dapat menerimaku apa adanya dan sangat menjagaku. Aku tidak dapat mengungkapkannya selain dengan kata-kata ini.” Kulihat bibirnya sedikit bergetar dan dia menarik nafas panjang serta menatapku dari kejauhan.

 

“ Choi Siwon. Terimakasih kau telah menginginkanku menjadi seorang istri bagimu, terimakasih telah mencintaiku dengan segala sifat dan sikapku yang seperti ini. Aku Cho Kyuhyun benar-benar mencintai dirimu seorang.” ujarnya sembari tersenyum tulus kepadaku. Aku hanya dapat terdiam dan menghembuskan nafas panjang seperti ada beban berat yang ikut keluar dari hatiku melalui hembusan nafasku. Aku pun berjalan kearah Kyuhyun yang berada diatas panggung ditengah riuhan suara penduduk desa yang tidak ada hentinya. Kupeluk erat tubuh pemuda itu tanpa meminta persetujuan darinya.

tumblr_n0ktusgSiI1qlgou6o9_250.gif

“ Bukankah ini cara terbaik untuk menutupi wajahmu yang memerah itu ?” tanyaku dengan nada menggoda. Kulihat wajahnya semakin memerah hingga ke telinganya akibat malu. Kuraih microphone dari tangannya dan kurasakan dia menutupi wajahnya dengan meletakannya di dada bidangku.

“ Semuanya, mohon doakan kelancaran dari pernikahan kami berdua. Terimakasih banyak.” ucapku sembari membungkukan tubuhku. Riuh penduduk pun semakin keras ketika melihatku menggendong Kyuhyun untuk menuruni panggung. Kyuhyun hanya dapat menutupi wajahnya dan memeluk punggungku dengan erat. Aku pun berjalan menuju rumah keluarga Kim untuk mencari tempat yang cukup sepi untuk kami berdua, terutama Kyuhyun. Kududukan dia diatas pasir pantai yang berada dibeberapa meter dari rumah keluarga Kim. Dan kurebahkan tubuhku disampingnya sembari menikmati angin laut yang saat ini berhembus dengan cukup kencang. Hatiku sangat bahagia sehingga aku tidak dapat berkata apapun lagi. Hatiku seakan penuh dengan kebahagian dengan kejadian malam hari ini. Sedari tadi senyum diwajahku tidak pernah terhapus.

“ Terimakasih Babykyu.” ucapku perlahan.

SIWON POV END

KYUHYUN POV

Degub jantungku terasa sangat cepat dan kencang sedaritadi tanpa ada tanda-tanda akan normal kembali. Kurasakan tubuhku diturunkan olehnya diatas hamparan pasir yang luas. Kulepaskan tanganku dari dirinya, dan kulihat Siwon merebahkan dirinya disamping dengan senyuman yang menghiasi wajah tampan miliknya.

“ Terimakasih Babykyu.” ucapnya dengan nada pelan.

“ Apakah kau menyukainya siwonnie ?” tanyaku sembari melihat wajahnya. Dia pun menganggukan kepalanya dan menatapku.

“ Aku sangat menyukainya. Aku benar-benar tidak menyangka bahwa kau akan mengucapkannya didepan banyak penduduk desa seperti itu. Terutama didepan pemuda itu. Hey babykyu kenapa wajahmu masih memerah ? Apakah kamu masih malu padaku ?” tanyanya sembari mengusap pipiku. Aku pun menganggukan kepala dan menundukan wajahku. Kudengar dia tertawa dengan lepas dan mengusak rambutku. Aku terdiam dan memuaskan diriku mendengar tawa yang sangat kurindukan beberapa minggu ini. Tak berapa lama dia pun memiringkan tubuhnya menghadapku dan mengambil ponsel yang kukenal dari disakunya. Dia pun memberikannya kepadaku.

“ Ini ponselmu babykyu. Maafkan aku  karena telah membukanya tanpa seizinmu untuk mencari petunjuk dimana keberadaanmu beberapa hari yang lalu.” ujarnya sembari tersenyum. Kulebarkan kedua mataku dan mengambil ponselku dengan cepat.

“ Ada apa babykyu ? Apa kau merasa malu karena telah ketahuan mengambil fotoku secara diam-diam ?” tanyanya sembari tertawa pelan. Aku pun memukul pelan lengannya agar dia menghentikan tawanya. Mengapa dia selalu menertawakan semua yang kuperbuat ? Apakah aku ini terlihat lucu baginya ? Kurebahkan diriku disampingnya dan kupejamkan mataku.

tumblr_n1elzzVPNC1rq7ozmo1_r1_400.gif

“ Apakah kau sudah ketempat Kibummie ?” tanyaku sembari membuka mataku. Kulihat dia menolehkan wajahnya kearahku dan tersenyum.

“ Tentu saja sudah babykyu. Karena itu aku mengetahui bahwa kau ada disini. Dan kapan kau ingin pulang ? Umma dan Appa sangat mengkhawatirkanmu.” ujarnya sembari memegang tanganku.

“ Bagaimana jika besok ? Dan sebelum pulang kita harus menemui Kibummie terlebih dahulu. Bagaimana ?” tanyaku sembari menatap matanya. Dia pun menganggukan kepalanya dan tersenyum. Aku pun tersenyum dan terdiam. Kami berdua terdiam menikmati angin laut yang berhembus menerpa kami. Kesunyian ini membuatku sedikit gugup, entah mengapa sedari tadi Siwon hanya diam. Kulirik pandanganku kearah Siwon. Dan aku sedikit terkejut karena melihat dirinya sudah berada didekatku dan wajahnya cukup dekat denganku.

“ Babykyu ? Bolehkah aku menciummu ?” tanyanya sembari menatapku. Aku pun tersenyum dan menggelengkan kepalaku. Dia pun mengerutkan keningnya bingung.

“ Aku ingin kau menciumku saat dialtar pernikahan kita. Kurasa itu akan sangat mengesankan.” ucapku sembari mengusap rahang tegas miliknya. Kulihat dia menganggukan kepala pasrah dan memejamkan mata untuk menikmati kembali angin laut yang berhembus. Kukecup perlahan pipi kanan miliknya secara perlahan, dan dia pun membuka matanya kemudian mengalihkan pandangannya padaku.

“ Sementara ini di pipi saja dulu okay Siwonnie.” ujarku sembari memeluk lengannya dan menyandarkan kepalaku dibahunya tanpa melihat reaksi dari dirinya. Kurasakan kecupan-kecupan ringan dipucuk kepalaku

======================================================================================

“ Kibummie, kami pulang dahulu ya. Kami akan berkunjung dilain waktu.” ucapku sembari mengusap batu nisan milik Kibum.

“ Kibum-ah doakan kami untuk selalu bersama okay.” ujarnya sembari mengusap kepalaku. Kulihat wajahnya yang sedikit murung. Aku pun melihat kearahnya dan berdiri disampingnya kemudian kupeluk lengannya sehingga membuatnya tersenyum.

wpid-5107919221.jpg

“ Tenang saja Kibummie. Aku akan selalu menjaganya agar Mr.Dimplemu ini tidak akan pernah jauh dariku.” ucapku dengan tegas dan membuat tersenyum. Kurasakan dia mengecup pelipisku dan berbisik.

“ Aku selalu mempercayai bahwa kau akan selalu menjagaku babykyu.” bisiknya tepat ditelingaku. Aku pun tersenyum dan menusuk pipinya dengan telunjukku.

“ Jangan menciumku didepan Kibummie. Kau membuatku malu siwonnie.” ujarku dengan nada sedikit manja. Kulihat dia tertawa dan semakin gencar menciumi wajahku bertubi-tubi. Aku pun tertawa karena geli atas tindakannya dan kumundurkan wajahku. Kulihat dia memajukan bibirnya untuk menggodaku.

“ Aish wonnie. Kau itu itu geli sekali.” ujarku sembari menepuk pelan bibirnya. Dia pun tertawa kembali dan merangkul tubuhku.

“ Kibummie kau lihat bukan, aku tidak akan dapat lepas darinya sekarang. Ah iya, kami pulang dulu. Selamat tinggal Kibummie. Kami merindukanmu.” ujarnya sembari mengusap nisan milik Kibum. Dia pun mengajakku untuk meninggalkan bukit ini dan menemui Appa dan Umma Kim yang berada didekat mobil kami.

“ Kalian sudah akan pulang ? Mainlah kemari lagi kapan-kapan.” ujar Umma Kim sembari melihatku. Aku pun menganggukan kepala dan melihat Siwon sekilas.

“ Kami pasti akan kembali kemari umma. Maafkan aku selama ini merepotkan umma.” ucapku sembari membungkukan tubuhku.

“ Kau sama sekali tidak merepotkan kami Kyuhyun-ah. Kami senang kau main kerumah kami. Dan Siwon-ah jaga Kyuhyun baik-baik. Jangan melepaskan nya lagi.” ujar Appa Kim sembari mengusak rambutku. Aku pun menggembungkan pipi karena perkataan appa Kim.

“ Tenang saja appa, aku pasti akan menjaganya baik-baik dan tidak akan membiarkan lepas dari pengawasanku kembali.” ujarnya sembari mencubit pipiku pelan. Aku hanya terdiam dan memincingkan mataku kepada Siwon.

“ Terimakasih telah menjaga Kyuhyun selama disini, appa umma. Aku benar-benar berterimakasih. Kami pamit terlebih dahulu. Terimakasih sekali lagi.” ujarnya kembali sembari membungkukan tubuhnya. Appa dan Umma Kim pun menganggukan kepalanya dan tersenyum.

“ Ayo pulang Babykyu.” Ucapnya sembari membukakan pintu mobil untukku. Aku pun memasuki mobil dan membuka kaca mobil kemudian melambaikan tanganku kepada appa dan umma Kim. Mobil kami pun melaju perlahan meninggalkan desa yang penuh kenangan ini. Mobilku sendiri sudah dibawa oleh sekertaris dari Siwon sendiri sejak kemarin.

Diperjalanan menuju Seoul, kami saling berbicara tentang apa yang kami lakukan saat berpisah selama lebih dari 3 minggu. Dimulai sejak aku melarikan diri, bagaimana aku bekerja sama dengan kepolisian Seoul, bagaimana cara aku kabur dari rumah dan sebagainya.

“ Kau benar-benar siap untuk menikah denganku dan tidak akan melarikan diri lagi ?” tanyanya sembari melihatku. Aku pun melihat kearahnya dan mendorong pelan wajahnya yang menyebalkan itu.

427896_479788228720218_1098297705_n.jpg

“  Aku sudah bilang bukan kemarin ? Apa kau masih belum percaya kepadaku ? Apa pernyataanku kemarin masih belum cukup untukmu.” jawabku dengan kesal sembari melipat tanganku didada. Kudengar Siwon tertawa dengan lepas dan mengusak rambutku.

“ Tentu saja aku sangat mempercayaimu babykyu. Aku hanya ingin melihat ekspresimu yang menggemaskan itu.” ujarnya sembari mencubit pipiku perlahan. Kurasakan pipiku kembali menghangat dan dipastikan wajahku akan memerah beberapa saat lagi. Aku pun memeluk lengannya dan menutupi wajahku agar tidak terlihat olehnya. Dia pun mengecup pelipisku dan membisikan sesuatu.

“ Kau akan bersamaku selamanya babykyu. Karena aku tidak akan pernah melepaskanmu sedikitpun. Jika kau sendiri tidak memintaku untuk melepaskanmu.” Bisiknya tepat ditelingaku. Aku pun tersenyum mendengarnya.

“ Aku tidak akan pernah meminta hal itu kepadamu hyung. Tidak akan pernah.”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.

Hold on Love Choice (Part 8)

Tags

, , ,

Hold on love choice

Created by       : rdl0106

Casts                : Choi Si won as Choi Si won

Cho Kyu hyun as Cho Kyu hyun

Kim Ki bum as Kim Ki bum ( Siwon’s ex boyfriend)

Kim Young woon aka Kangin as Choi Young woon ( Siwon’s Father)

Park Jung soo aka Leeteuk as Choi Jung soo ( Siwon’s Mother)

Hang geng as Cho Hang kyung ( Kyuhyun’s Father)

Kim Hee chul as Cho Hee chul ( Kyuhyun’s Mother)

Lee Dong hae as Lee Dong hae (Siwon’s friend)

Kim Jong hoon aka Yesung ( Siwon’s friend)

Lee Hyuk jae as Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk ( Kyuhyun’s friend)

Kim Ryeo wook as Kim Ryeo wook ( Kyuhyun’s friend)

Etc ….

Rated                : G (General)

Genre               : AU/ Drama/ Friendship/ Married Life

Length              : 4952words

Disclaimer       : Cerita ini mungkin pasaran atau hampir sama dengan FF karya orang lain tapi ini hasil karya saya.

Warning          : YAOI, Typo(s), Gaje, Tidak sesuai EYD yang benar, Crossover, Copy-Cat, Judul dan  isi berbeda, membosankan dll

.

.

.

.

DON’T LIKE, DON’T READ

.

.

.

.

.

Chapter 8

“Love lets you find those hidden places in another person, even the ones they didn’t know were there, even the ones they wouldn’t have thought to call beautiful themselves.”

––Wild Awake by Hilary T. Smith

 

 

SIWON POV

Kumulai pencaharian pagi ini ketempat yang sering Kyuhyun kunjungi, yaitu taman didekat perusahaan Cho Corp. Kupacu kecepatan mobilku membelah jalan Seoul di pagi hari yang sepi. Sesampainya di taman tersebut, kuberhentikan mobilku dan beranjak turun dari mobil. Kulihat sekeliling taman yang masih sepi dari orang-orang yang berlalu lalang. Tak ada seorang pun ditaman tersebut. Aku hanya dapat menghembuskan nafasku dan berlari memasuki mobilku kemudian melanjutkan kembali pencaharianku. Sekarang aku akan mencarinya ke Perpustakaan yang berada di Central kota Seoul. Aku terdiam disepanjang perjalanan dengan fikiran yang bertanya-tanya dimana keberadaannya. Aku pun tersadar saat memikirkan keberadaannya, sepertinya aku tidak mungkin mencarinya sendirian. Kuambil ponselku didashboard mobilku dan memasang earphone ditelingaku kemudian aku mendial nomor sahabatku, Lee Donghae. Tak berapa lama, terdengar suara yang parau dari sebrang sana.

Calling Donghae Lee …

be6d45b2135fb135ce0692108b47d52c.jpg

“ Hallo, Siwon ah. Mengapa kau menelfon sepagi ini ? Ini masih pukul 7, kau tau.” tanyanya dengan suara khas seseorang bangun tidur.

“ Oh maafkan aku, Donghae. Kau pasti lelah karena pertemuan bisnis semalam, tapi bolehkah aku meminta tolong padamu, ini hal yang sangat penting. Aku benar-benar membutuhkan bantuanmu.” ujarku dengan cepat. Karena fikiranku yang terfokus mencari Kyuhyun, aku tidak menyadari bahwa lampu merah sudah menyala dan terdengar suara klakson disusul dengan suara kemarahan seorang pemuda yang memarahiku karena aku hampir menabrak mobilnya. Aku pun memberhentikan mobilku dan membuka kaca mobilku kemudian meminta maaf kepadanya.

“ Maafkan aku tuan.” ujarku dengan keras dan membungkukan kepalaku. Aku pun melanjutkan perjalananku menuju Perpustakaan.

“ Tunggu dulu, aku mendengar suara klakson mobil. Hey Siwon ah. Apa kau berada dijalan raya ? Ada apa sebenarnya ? Sepertinya kau sedang kacau. Kendalikan dirimu, focus dalam mengemudi. Kau dapat membahayakan dirimu.” ujarnya dengan suara khawatir.

“ Ya Donghae-ah. Aku sedang berada di jalan raya menuju Perpustakaan kota. Kau bisa membantuku untuk mencari Kyuhyun ? Dia sudah menghilang selama 3 hari.” jawabku sembari memarkirkan mobilku. Aku pun beranjak keluar dari mobilku dan mulai mencari keberadaan Kyuhyun disekitar gedung perpustakaan karena kulihat perpustakaan itu belum di buka.

“ Kyuhyun ? Kyuhyun menghilang ? Kau serius ? Sudah menghubungi kolega nya ? Mungkin dia sedang berlibur bersama mereka. Kau tenangkanlah dirimu, aku akan membantumu dan menelfon yang lain untuk membantumu.” ujar Donghae dari ujung line telfon. Aku hanya terdiam dan sedikit tersenyum. Aku benar-benar beruntung karena memilik sahabat seperti dirinya dan Yesung hyung.

“ Heechul umma sudah menghubungi semua saudara, kolega dan teman dari Kyuhyun, dan mereka berkata tidak mengetahui keberadaan Kyuhyun. Aku pun sudah menghubungi beberapa kolega ku yang kukenal dekat dengannya dan jawaban mereka pun sama.” jawabku sembari melihat sekitarku.

“ Ah seperti itu, baiklah kututup telfonmu sekarang. Aku akan bersiap-siap untuk menemuimu. Tenangkan dirimu dan carilah Kyuhyun di sekitar Perpustakaan itu dahulu, kami akan menemuimu 30 menit lagi. Jangan pergi kemana pun.” ujarnya lagi sembari menutup line telfon kami.

CLICK! Aku pun melepaskan earphoneku dan berjalan menyusuri jalan yang berada disekitar Perpustakaan tersebut. Aku menyusuri semua sudut dan tempat yang berada di sekitar Perpustakaan namun nihil, tak ada tanda-tanda keberadaannya. Kyuhyun sebenarnya kau ada dimana ? Mengapa kau seperti ini ? Kuberjalan mengikuti jalan setapak menuju mobilku. Seperti nya aku harus pindah ketempat lain lagi.

Tak lama kemudian. Kulihat Donghae dan Eunhyuk datang menghampiriku.

dsc_0681.png

“ Bagaimana ? Apakah kau sudah menemukan tanda-tanda keberadaan Kyuhyun ?” tanya Donghae sembari melihat kearahku. Aku hanya menggelengkan kepala. Eunhyuk pun menundukan kepala dan terlihat seperti berfikir. Donghae hanya menghembuskan nafasnya perlahan.

“ Sebenarnya apa yang terjadi dengan kalian ? Mengapa tiba-tiba seperti ini ? Apa kalian memiliki masalah sebelumnya ?” tanya Donghae kembali sembari menatapku tajam. Aku kembali menggelengkan kepalaku dan sedikit memijat pelipisku. Sepertinya sakit kepalaku kembali datang. Aku hanya terdiam dan kembali melihat kesekelilingku.

“ Kita tunggu Ryeowook dan Yesung hyung dahulu. Lalu kita ketempat lain dan berpencar mencari keberadaan Kyuhyun. Kau tenangkanlah dirimu dan beristirahat sebentar, kau terlihat pucat. Apakah kau sakit ? Duduklah dahulu.” ujar Eunhyuk sembari mengusap bahuku.

“ Aku baik-baik saja. Aku tidak sakit. Aku hanya khawatir pada Kyuhyun. Jangan khawatirkan aku. Lebih baik kita kembali mencarinya.” ujarku perlahan dan mulai berjalan kembali. Namun langkahku ditahan oleh Donghae, dan dia menarikku kearah kursi taman disekitar Perpustakaan. Aku hanya diam dan menurutinya, karena dari ekspresi Donghae, dia terlihat sedang tidak bersahabat sekarang. Mungkin karena aku sudah mengganggu tidurnya. Aku tidak ingin membuatnya semakin marah. Karena itu pasti akan berdampak buruk bagi ku.

“ Duduklah dahulu, aku akan membelikan minuman untukmu. Hyuk-ah, jaga dia. Jangan sampai dia pergi tanpa kita.” ujarnya dengan tegas sembari berjalan pergi. Aku hanya duduk diam dan menundukan wajahku. Sesekali aku menghembuskan nafas perlahan dan mengusap wajahku. Eunhyuk pun duduk disampingku dan melihat kearahku.

“ Hey, Apa ada sesuatu yang terjadi pada kalian berdua ? Mengapa Kyuhyun tiba-tiba saja menghilang seperti ini, Siwon ah ?” tanya Eunhyuk dengan nada pelan. Aku pun menggelengkan kepalaku perlahan.

“ Aku tidak mengetahui apapun yang terjadi padanya, karena kami tidak bertemu selama 3 hari yang lalu. Dan kufikir hubungan kami baik-baik saja. Tidak ada pertengkaran yang terjadi diantara kami. Hnnn namun sejak sebulan yang lalu, kulihat Kyuhyun lebih sering terlihat merenung walaupun sedang bersamaku. Sepertinya dia menyesali keputusan untuk menikah denganku. Mungkin ini kesalahanku karena membuatnya tertekan dengan rencana pernikahan kami. Entah aku harus seperti apa dengannya sekarang.” jawabku sembari mengusap wajahku. Kuhembuskan nafasku untuk kesekian kalinya karena kepalaku sedikit berdenyut memikirkan kesalahan yang kuperbuat Kyuhyun. Kututupi wajahku dengan tanganku untuk menetralkan ekspresi wajahku.

“ Kau sama sekali tidak menekannya Siwon ah. Aku sangat mengenal Kyuhyun, dia itu sama sekali tidak tertekan karena hal itu. Yang kutahu dia sangat mencintaimu, bahkan saat kau pergi beberapa tahun, dia selalu bilang padaku bahwa dia merindukanmu, padahal kalian selalu berkirim pesan setiap hari. Pasti dia hanya gugup karena akan menikah denganmu. Jadi jangan menyalahkan dirimu dan jangan bersedih karena kami semua pasti akan membantumu untuk menemukan dirinya dengan cepat.” Kudengar suara lain menjawab perkataanku.  Aku terdiam mendengar jawaban itu kemudian kudongakan kepalaku kearah depan.

687474703a2f2f693932392e70686f746f6275636b65742e636f6d2f616c62756d732f61643133322f4c696c6c794a61652f7965776f6f6b2d6c75766c75765f7a7073616b39746b6b33322e6a7067

Kulihat Ryeowook dan Yesung Hyung berjalan kedepanku. Aku hanya terdiam melihat Ryeowook.

“ Hey, kau tidak percaya dengan ucapanku ? Aku dan Yesung hyung yang menemaninya setiap hari selama kau berada di luar negeri. Jadi aku, Yesung hyung serta Eunhyuk sangat mengetahui tentang Kyuhyun. Kyuhyun pasti akan kembali bersamamu, jadi jangan khawatir. Kita pasti akan menemukannya. Fighting. ” ujar Ryeowook kembali karena melihatku terdiam. Aku hanya tersenyum dan menggelengkan kepala perlahan.

“ Aku tau kau pasti mengetahui tentangnya Ryeowook ah, aku bukan tidak percaya kepadamu. Aku tadi hanya sedang sibuk memikirkan kesalahan yang kuperbuat kepadanya, jadi aku sedikit kesulitan mencerna perkataanmu.” jawabku sembari menegakan tubuhku. Kulihat Donghae berjalan kearahku dan menyodorkan minuman dan makanan kepadaku.

“ Minum dan makanlah itu, kurasa kau belum sarapan pagi juga. Kita akan mencari Kyuhyun kembali setelah kau makan itu. Karena tidak mungkin mencarinya dengan keadaanmu yang sedang tidak sehat.” ujar Donghae dengan nada tegas dan tatapan tajam kearahku. Aku pun mengangguk dan menuruti semua perintahnya. Dan sepertinya yang lain tersenyum melihat aku menuruti semua perkataan Donghae.

========================================================================================

Tidak terasa kami mencari Kyuhyun hingga larut malam. Dan pencarian hari ini tidak membuahkan hasil yang baik bagi kami.

“ Sepertinya kita harus menghentikan pencarian hari ini, ini sudah larut malam. Kita sudah cukup lelah hari ini, kita juga sudah mencarinya di beberapa tempat yang sering dia kunjungi. Lebih baik kita pulang dan istirahat sekarang. Terutama kau Siwon.” ujar Yesung sembari  berhenti berjalan dan berdiri didepan mobilku. Aku pun melihat kearah yang lain. Kulihat wajah lelah yang terpancar dari mereka. Aku sangat merasa bersalah karena meminta mereka membantuku.

“ Hey, jangan menunjukan wajah bersalah seperti itu. Kami membantumu itu juga atas kemauan kami sendiri. Kyuhyun sudah kami anggap sebagai adik kami sendiri.” ucap Yesung sembari menepuk bahuku. Aku hanya tersenyum tipis menanggapinya.

“ Lebih baik besok aku saja yang mencarinya sendiri, terimakasih atas bantuan kalian hari ini. Aku tidak tau harus seperti apa tanpa kalian. Besok juga kita harus kembali bekerja jadi pulanglah terlebih dahulu.” ujarku sembari melihat mereka.

“ Jangan berkata seperti itu. Kita akan mencarinya kembali sepulang dari kantor. Dan beritahu semua perkembangan yang terjadi. Jangan kau pendam sendiri Siwon ah. Kita ini bersahabat tidak sebentar. Kita sudah bertahun tahun bersahabat. Aku dan Eunhyuk akan pulang sekarang. Jangan mencoba untuk mencarinya lagi Siwon ah. Ini sudah terlalu larut. Itu akan membahayakanmu jika terlalu lelah dan tidak focus dalam mencarinya. Pulanglah.” ujar Donghae sembari menepuk bahuku. Eunhyuk pun menghampiriku dan mengusap bahuku.

“ Tenang saja Kyuhyun pasti akan kita temukan secepatnya.” bisiknya sembari berjalan kearah Donghae yang menunggunya. Donghae dan Eunhyuk pun berjalan kearah mobil Donghae yang berada didepan mobilku. Kulihat mereka berdiri disamping mobilnya dan melihat kearahku. Aku tersenyum tipis dan menganggukan kepala.

995202_211563395681265_223198445_n.jpg

“ Tenang saja, aku akan pulang. Kalian pulanglah terlebih dahulu. Berhati hatilah.” ujarku sembari melambaikan tanganku. Mereka berdua pun memasuki mobil mereka dan meninggalkan kami bertiga.

“ Sekarang masuklah ke mobilmu Siwon. Jangan mencarinya lagi karena kau butuh beristirahat. Jangan membantahku.” ujar Ryeowook sembari membuka pintu mobilku. Aku pun tersenyum dan memasuki mobil.

“ Hey Ryeowook-ah. Kau sudah seperti ummaku jika sedang memarahiku.” ujarku menggoda Ryeowook. Ryeowook pun memukul bahuku dan memincingkan matanya. Yesung pun tertawa dan menggelengkan kepalanya.

“ Kau benar Siwon. Dia memang cocok menjadi seorang umma karena sikapnya. Sekarang turutilah permintaan ummamu itu. Jangan membantahnya atau kau akan terkena amarahnya.” kata Yesung sembari menahan tawanya karena Ryeowook mulai menggerutu dan melipat tangannya didada. Aku pun mengangguk dan melambaikan tanganku.

“ Selamat malam hyung. Sampai bertemu besok. Ryeowook ah selamat tidur. Terimakasih untuk hari ini.” ujarku sembari menutup pintu mobilku. Dan kami semua pun pulang menuju rumah masing-masing untuk beristirahat. Tetapi tetap saja dalam fikiranku tidak tenang karena memikirkan keberadaan Kyuhyun. Kuberhentikan mobilku sejenak dan aku pun memasang earphoneku kemudian menghubungi seseorang.

“ Selamat malam. Saya Choi Siwon. Apakah ini dengan kepolisian Seoul ?”

SIWON POV END

KYUHYUN POV

Kukemudikan mobilku yang terbuka secara perlahan sembari menikmati pemandangan sekitar dan semilir angin yang berhembus. Sudah lama aku tak merasa senyaman sekarang. Kulihat kembali buket bunga yang kuletakan di jok sebelahku. Sebuket bunga mawar putih yang tertata rapi dan indah. Sesekali aku tersenyum melihatnya dan kulempar kembali pandanganku ke pemandangan sekitarku. Apakah semua orang di Seoul sedang bingung untuk mencariku ? Kupikir pasti seperti itu. Kalian tau bukan siapa seseorang yang paling bingung diantara mereka semua. Ya, dia adalah tunanganku. Walaupun aku meninggalkan banyak pesan untuknya agar tidak mencariku, pasti dia akan tetap mencariku. Maafkan aku siwonnie. Aku yang sangat manja ini sangat ingin melepaskan penat yang melandaku sekarang ini. Aku berjanji kepadamu akan menjadi istri yang baik untukmu jika sudah melepaskan semua penat ini.

Tidak terasa aku sampai di kota tujuanku, yaitu Busan. Disinilah aku sangat ingin melepaskan penatku. Kota ini adalah kota dimana Kibummie dibesarkan sekaligus tempat peristirahatannya yang terakhir. Kutelusuri jalan untuk kekota ini, desa ini cukup bersih dengan hamparan laut biru yang menenangkan. Dan didesa inilah keluarga Kibum tinggal sejak Kibumie meninggal. Sebenarnya dahulu orang tua Kibummie tinggal dan bekerja di Seoul tetapi setiap akhir pecan mereka pasti akan pulang ke Busan. Sudah beberapa kali aku mengunjungi mereka dan aku cukup akrab dengan mereka.

Kuberhentikan mobilku dan beranjak turun dari mobilku. Dapat kurasakan angin laut berhembus kencang menerpa tubuhku. Kupejamkan mataku perlahan dan menghirup aroma laut yang menenangkan tersebut. Kubuka sepatuku dan berlari kencang kearah pantai. Pasirnya yang putih sangat menggodaku untuk bermain diatasnya. Tanpa memikirkan apapun akupun berlarian dan berputar-putar kemudian kuakhiri dengan duduk dan merentangkan tanganku lebar-lebar. Kulihat langit biru yang sangat indah terbentang diatas. Andaikan aku tidak sendiri kemari, pasti akan menjadi perjalanan yang romantic untuk kami berdua. Hhhh bukan kah aku sendiri yang menginginkan pelarian diri ini ? Mengapa aku memikirkan Siwonnie ? Sepertinya cintaku kepadanya terlalu dalam semakin hari semakin membuatku tamak untuk selalu bersama dan bertemu dengannya. Setidaknya aku harus bersabar beberapa hari ini untuk melepaskan rasa penatku ini.

“ tuan Cho ? Apakah itu kau ?” tanya seseorang yang membuatku terkejut dari lamunan panjangku. Aku pun menoleh dan beranjak berdiri kemudian membungkukan diriku untuk memberikan salam. Siapa yang akan menyangka bahwa aku akan bertemu dengan Appa dari Kibummie dipantai ini.

“ Oh ? Appa ? Hallo, selamat sore.” ujarku sembari tersenyum. Kalian tau, aku memanggilnya dengan sebutan Appa karena permintaan dari tuan Kim sendiri. Karena dia bilang sudah menganggapku sebagai anak sendiri.

“ Kau sedang apa disini Kyu ? Bukankah kau sedang sibuk mempersiapkan pernikahanmu itu ? Dan dimana Siwon ? Mengapa dia tidak bersamamu ?” tanya Appa Kim kepadaku sembari menghampiriku. Sudah dugaanku, pasti akan keluar pertanyaan ini dan aku hanya dapat tersenyum tipis mendengarnya.

“ Semuanya sudah selesai Appa. Aku kemari untuk mengunjungi makam Kibum sekaligus mengantarkan undangan kepada appa dan umma. Dan Siwonnie ? Dia akan menyusulku dihari lain. Dia sedang sibuk dengan urusan perusahaannya.” ucapku berbohong. Aku merasa bersalah karena telah berbohong pada Appa Kim. Kulihat Appa Kim tersenyum dan mengusak rambutku.

“ Ternyata seperti itu. Syukurlah kalau seperti itu. Sebenarnya appa sedikit terkejut melihatmu disini dan appa fikir kau melarikan diri karena gelisah dan gugup akan menikah.” ujar Appa Kim sembari mengusap bahuku. Aku terdiam dan melihat appa Kim kemudian sedikit tersenyum kecut. Appa Kim memang perasaannya lumayan tajam, bagaimanapun perasaan seseorang yang sudah merasakan asam-garam kehidupan memang tidak dapat ditipu dengan mudah. Melihatku tersenyum kecut sepertinya Appa Kim mengetahui bahwa tebakan dirinya sangat benar adanya. Ditepuknya punggungku perlahan dan dirangkulnya bahuku.

“ Ternyata benar dugaanku Kyu. Tenangkanlah dirimu dirumah kami, okay ?” ujarnya sembari mengajakku berjalan. Aku pun mengangguk dan mengikutinya. Kami berdua berjalan bersama menuju rumah mereka.

============================================================================================

“ Tolong izinkan saya menginap untuk beberapa hari saja , umma appa. Kumohon.” ucapku kepada umma dan appa Kim. Umma Kim melihat kearahku dan mengernyitkan keningnya.

“ Bukankah lebih baik kau mengabari keluargamu Kyu ? Kurasa itu adalah keputusan yang lebih baik.” ucap umma Kim sembari mengusap bahuku. Umma Kim adalah umma dari Kibummie. Sekarang aku mengerti darimana sifat itu menurun. Umma Kim benar-benar sosok ibu yang lemah lembut dan sangat bijaksana. Aku terdiam dan menundukan wajahku tanpa menjawab perkataan umma Kim. Umma Kim menggelengkan kepalanya dan mengusak rambutku.

“ Sepertinya dia ingin dicari oleh keluarganya dan calon suaminya. Bukankah begitu Kyu ?” tanya appa Kim sembari menepuk punggungku pelan. Mengapa semua perkataan appa Kim selalu benar ? Tebakannya itu tak sepenuhnya salah, dan sedikit terbesit di benakku agar Siwon mencariku, tetapi pelarian ini lebih cenderung kufikirkan untuk mempersiapkan penuh hatiku sebelum menikah dengannya dan entah mengapa, seperti ada yang mengganjal di hatiku sebelumnya.

“ Biarkan saja dia menginap disini sementara dia mungkin dapat membantu kita disini. Bukankah begitu kyu ?” ujar appa Kim, perkataan appa Kim kali ini membuatku bersemangat dan menganggukan kepala. Mereka sudah seperti keluargaku sendiri dan mereka selalu dapat membuatku nyaman bersama mereka. Kupeluk appa Kim dengan erat dan bicara seperti anak kecil.

“ Terimakasih appa Kim.” ucapku sembari bergerak kekanan dan kekiri. Umma Kim hanya tertawa melihat tingkahku dan mengusak rambutku.

“ Tinggallah disini sampai hatimu tenang. Oh umma ingat, beberapa minggu lagi didesa akan ada festival tahunan, kau harus datang okay ? Dan sekarang apa rencanamu kyu ?” tanya umma Kim sembari melihatku.

“ Benarkah ? Aku pasti akan datang umma. Hnn aku ? Ah.. aku akan mengantarkan ini kepada Kibummie.”

============================================================================================

C0b-ydEUAAA9ilV.jpg

Kulangkahkan kakiku di tempat pemakaman yang berada diatas bukit yang berada di desa. Pemakaman yang ada diatas bukit ini tepat mengarah ke arah lautan. Desa ini terlihat begitu bagus bila dipandang dari atas bukit ini. Aku berjalan diantara batu nisan yang tertata rapi diatas bukit ini. Kakiku berhenti ketika melihat salah satu batu nisan yang terlihat sangat terawatt dan bersih dengan tulisan Kim Kibum. Kuletakan rangkaian bunga mawar putih diatas makam tersebut dan meletakan beberapa didepan batu nisan tersebut. Perlahan kuusap batu nisan tersebut.

“ Hay Kibummie, Maafkan aku karena sudah lama tidak menemuimu. Hnn sekitar 1 tahun ? Apakah kau tau ? Sekarang umurku sudah 24 tahun. Berarti sudah hampir 8 tahun kita berteman, bukan kah begitu ? Eh ? Apa yang kubicarakan ? Maafkan aku karena membicarakan yang tidak penting hehe. Hnn sebenarnya aku kemari membawakan kabar bahagia untukmu, karena kurang dari 2 bulan lagi aku akan menikah dengan your Mr.Dimple. Aku bahagia dengannya, sangat bahagia sehingga aku tidak tahu harus berbuat apa sekarang.” ujarku dengan nada ceria. Aku pun terdiam sejenak dan duduk disamping nisan tersebut.

“ Hey Kibummie. Hnn Menurutmu, apakah aku akan dapat menjadi seorang istri yang baik untuknya ? Aku sedikit meragukan hal itu.”

KYUHYUN POV END

3 minggu kemudian.

SIWON POV

Kulemparkan tubuhku yang sudah sangat lelah diatas sofa dikamarku. Aku menghembuskan nafas perlahan dan menatap langit-langit kamarku. Pencaharianku terhadap Kyuhyun selama 3 minggu ini sama sekali tidak membuahkan hasil yang baik. Tidak kusangka sama sekali bahwa dia sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian Seoul untuk melancarkan aksi melarikan dirinya kali ini. Semua tempat yang sering dia singgahi sudah kukunjungi tetapi tidak ada hasilnya sama sekali. Tidak ada yang dapat menunjukan keberadaan dirinya.Aku sedikit merasa lelah karena hal ini. Entah bagaimana lagi aku harus menyikapi hal ini ? Haruskah aku menyerah ? Kuusap wajahku dan menggelengkan kepalaku. Entah mengapa selalu terbesit pemikiran hal itu didalam fikiranku. Padahal aku sama sekali tidak menginginkan hal itu. Aku harus bersabar dan terus mencarinya walau bagaimanapun, aku sudah berjanji pada Heechul umma dan aku pun sangat mencintainya. Aku tidak akan membiarkannya pergi begitu saja.

tumblr_mllyoymIYZ1r68kbko3_250.jpg

Kupandangi ponsel dirinya yang tidak pernah dapat kubuka, aku mengambilnya dari kamar miliknya kemarin. Aku berfikir, mungkin akan mendapatkan petunjuk dari ponsel miliknya ini. Namun dia menguncinya dengan kata sandi dan semua kata sandi yang kuketahui selalu gagal untuk membukanya, dari angka sampai huruf sudah kucoba seperti namaku, nama dirinya, tanggal ulang tahun kami, tanggal pertunangan, tanggal aku melamarnya, tanggal aku meninggalkannya, semua sudah kumasukkan namun gagal. Kupejamkan mataku sejenak dan memikirkan hal lain. Aku pun membuka mataku saat terfikir angka yang belum pernah kumasukan. Dengan ragu kucoba dan berharap angka tersebut tidak gagal kembali. Kutekan angka tersebut dan TRING! PERFECT! Mengapa tidak pernah terfikir oleh ku bahwa dia akan memakai angka ini, kau sangat bodoh Choi Siwon. Ternyata dia memakai tanggal dimana kami pertama kali bertemu diacara keluarga. Hari dimana aku seorang pemuda yang bodoh mengenal pemuda dingin nan menyebalkan yang merupakan anak dari pasangan pengusaha Cho bernama Cho Kyuhyun.

Dengan rasa penasaranku, aku mencoba membuka note yang berada di ponselnya dan berharap dapat menemukan petunjuk untuk menemukan keberadaannya. Tetapi tidak sesuai dengan harapanku, ternyata isi dari note diponselnya tidak lain adalah catatan kegiatannya di perusahaan, jadwal rapat perusahaan, catatan project perusahaan dan pertemuan dengan kolega bisnisnya. Dan itu semua tidak dapat ku jadikan petunjuk untuk menemukannya. Aku melihat semua aplikasi yang ada di ponselnya dan kulihat folder gallery diponselnya. Apakah aku boleh membukanya ? Tentu saja aku harus membukanya sekarang walaupun tidak diperbolehkan olehnya, mungkin ini akan menjadi titik terang pencaharianku tentang keberadaannya. Aku memejamkan mata sejenak dan berdoa supaya mendapatkan petunjuk darinya. Kubuka dengan ragu folder tersebut dan kulihat kumpulan foto foto tersebut. Tak kusangka banyak sekali foto-foto selca dirinya.

tumblr_offhp5muzE1sgmu7io1_1280.jpg

Foto terakhir dirinya yaitu saat bersama Heechul umma. Melihat foto dirinya aku menjadi semakin merindukannya. Kulihat foto yang lainnya kembali. Foto saat dirinya bangun tidur, dengan koleganya, pemandangan dari ruangan kantornya, foto bersama sahabat kami, foto foto kami berdua, hnn ternyata dia termasuk orang yang suka mengabadikan momentnya saat bersama orang disekitarnya, dan tunggu! Mengapa banyak sekali fotoku dari berbagai sudut ? Aku tidak pernah menyadari bahwa dia memotretku sebanyak ini. Foto saat menunggunya, saat akan menemuinya di acara koleganya, saat kami sekeluarga bermain tenis bersama bahkan saat bertemu dicafe.

 

1509940_335410319963238_2629454000502415473_n.jpg

300754_original.jpg

20130713-051203.jpg

tumblr_m1bbxmND4K1r68kbko4_250.png

 

Apa dia sangat mencintaiku ? Atau aku yang terlalu tampan untuk dirinya ? Aku hanya dapat tersenyum mikirkan hal itu. HEY! Ini bukan saatnya aku berfikir macam-macam. Aku pun menggelengkan kepalaku kemudian menscroll bagian lain yang ada dibawahnya.

sibum

DEG! Aku pun terdiam saat melihat salah satu foto yang membuat degub jantungku serasa berhenti seketika. Sangat tak kusangka bahwa Kyuhyun menyimpan fotoku saat berdua dengan Kibum, foto yang dahulu kupajang di meja nakas kamarku. Kapan dia menyimpan ini ? Kibum-ah ? Sepertinya aku sudah sangat lama tidak menjenguk dirimu. Bagaimana kabarmu sekarang ? Setelah masalah ini selesai, kupastikan kami berdua akan menjengukmu disana. Tunggu sebentar !! Apakah Kyuhyun sedang berada di Busan ? Apa dia sedang menjengukmu, Kibum ah ? Sejak kemarin aku tidak pernah terfikir untuk mencarinya kesana. Kubuka kembali foto-foto Kyuhyun yang berada di ponsel tersebut dan

C0b-ydeUAAEj8xx.jpg

Ya! Benar dugaanku. Aku menemukan keberadaannya sekarang. Aku menemukan dia berfoto di tempat yang sangat kukenali. Setidaknya ada sedikit titik terang keberadaan dirinya. Kupandangi foto dirinya, pemuda ini, Mengapa dia senang sekali membuat segala sesuatu disekitarnya berjalan sesuai kehendaknya ? Tidak dengan jantungku, fikiranku bahkan semua persiapan acara pernikahan kami pun tidak dibiarkan berjalan dengan normal dan mulus olehnya. Aku menghembuskan nafas perlahan dan memejamkan mataku. Sepertinya aku menyerah dengan sifatnya yang benar-benar tidak terduga olehku. Semoga saja esok hari aku akan menemukan dirinya disana, jika tidak, entah aku harus melakukan apalagi untuk menemukannya. Aku nanti akan menghubungi yang lain agar tidak mencarinya besok. Kuraih bantalku dan memeluknya, kuharap aku akan menemukannya dengan cepat. Dan sepertinya aku akan tertidur lebih cepat malam ini karena tubuhku lelah mencarinya hari ini.

==========================================================================================

Pagi hari ini, kupersiapkan diriku untuk menuju kota Busan. Setelah berpamitan dengan kedua orang tuaku dan Heechul umma, kumasuki mobilku dan kukendarai dengan cepat. Akupun sudah memberitahu kepada sahabatku bahwa aku akan pergi ke Busan untuk mencarinya. Dan sebenarnya mereka semua ingin ikut bersamaku namun kularang karena mereka pasti akan meninggalkan pekerjaan penting mereka dikantor. Itu membuatku semakin merasa bersalah pada mereka.

Sepanjang perjalanan aku memikirkan mungkin aku berharap sesuatu hal yang tidak pasti tetapi entah mengapa keyakinanku sangat besar kali ini bila Kyuhyun berada disana. Aku sama sekali tidak mengindahkan pemandangan sekitarku yang dahulu sangat kusukai. Difikiranku hanya terfokus kepada Kyuhyun, untuk mencari keberadaan seseorang yang sangat kucintai. Setelah beberapa jam menempuh perjalanan yang melelahkan akhirnya aku sampai di kota Busan. Udara yang bersih dan angin laut yang menyegarkan membuatku melupakan sejenak permasalahanku dan rasa lelah pada tubuhku. Kupacu kecepatan mobilku kembali menuju salah satu bukit yang berada di desa ini. Tidak berapa lama aku sudah sampai di bukit tersebut, bukit dimana tempat terakhir Kibum beristirahat.

Kubuka perlahan pintu mobilku dan beranjak keluar dari mobilku, sesaat setelah aku keluar, angin laut menerpa tubuhku. Sepertinya sudah sangat lama aku tidak merasakan ketenangan seperti ini. Aku berjalan diantara batu nisan yang berada disekitarku dan berhenti didepan nisan dengan tulisan Kim Kibum. Kulihat satu buket bunga mawar putih yang sudah sedikit layu berada tepat didepan nisan tersebut. Aku tersenyum tipis menatapnya.

“ Hey Kibum-ah. Apakah dia berada disekitar sini ? Sahabatmu ? Kau tau, sahabatmu itu sangat membuatku sakit kepala dengan semua yang dilakukannya, bahkan kau dahulu tidak pernah membuatku seperti ini. Dia benar-benar berbeda denganmu, dan itu membuatku mensyukurinya. Karena aku tidak terbayang-bayang dengan sikapmu yang dahulu kepadaku. Aku mencintainya tulus dari dalam hatiku dan kalian berdua memiliki tempat yang berbeda dihatiku. Kami akan selalu saling mencintai satu sama lain dan menerima kekurangan kami masing-masing. Hhhh.. Hey Kibum-ah. Apa kau tau bahwa kami akan menikah ? 3 minggu lagi kami akan menyelenggarakan pernikahan, kau pasti sudah mengetahuinya dari sahabatmu itu.” ujarku perlahan sembari mengusap nisan tersebut.

“ Hey Kibum-ah. Apakah menurutmu aku dapat menjadi suami yang baik untuknya ? Dahulu ketika aku melamarnya, aku sangat yakin tetapi ketika dia menghilang dariku, aku menjadi meragukan hal itu. Kejadian ini meruntuhkan semua kesombongan dan keyakinanku untuk menjadi seorang suami untuknya. Begitupun dengan kepercayaan diriku dalam mencintai dirinya. Apakah caraku untuk mencintai dirinya itu salah ? Apakah aku terlalu memberikannya tekanan dengan memaksanya menuju pernikahan denganku sekarang ? Aku sebenarnya hanya menginginkan kami berdua berbahagia bersama sama. Apakah aku melakukan suatu kesalahan, Kibum-ah ?”

==========================================================================================

“ Hey cepat kemari ! Benar pasang seperti itu ! Papan selanjutnya di pasang di sebelah sana! Berhati-hatilah jangan sampai terjatuh!”

Kuperhatikan dari kejauhan sepertinya ada persiapan festival yang akan dilaksanakan malam nanti. Kulangkahkan kakiku menyusuri pantai tersebut dan kubiarkan saja mobilku terparkir di pinggir pantai. Kupejamkan mataku untuk menikmati hembusan angin laut yang begitu menenangkan dan menyegarkan fikiranku.

“ Kyuhyun ah kemarilah ! Cepat bantu aku, aku tidak kuat mengangkat ini.”

Kukerutkan keningku dan kubuka mataku perlahan. Kyuhyun ? Suara itu tidak asing ditelingaku, aku sepertinya mengenal suara itu. Apakah itu suara Umma Kibum ? Tetapi apa aku tidak salah mendengarnya ? Dia memanggil nama Kyuhyun ? Cho Kyuhyun ?

“ Sebentar umma, aku sedang mengurus payung ini dahulu. Aku akan kesana.”

Kutolehkan kepalaku kearah suara itu berasal. Kulihat seorang pemuda dengan hoodie berwarna biru tua sedang berlari menuju umma Kibum yang sedang mencoba mengangkat sekeranjang penuh udang yang terlihat berat. Aku pun menghembuskan nafasku panjang, entah menyiratkan kelegaan, kekesalan, senang, semua itu tercampur aduk saat melihat tawa dari Kyuhyun yang sangat lepas. Aku sangat ingin memeluk tubuh mungilnya sekarang, setelah 3 minggu tidak melakukan kontak apapun dengan dirinya membuatku sangat merindukannya. Tetapi entah mengapa tubuhku ini hanya dapat berdiri kaku melihatnya tertawa tanpa beban apapun yang menyelimuti fikirannya selama ini. Apakah dia menganggap pernikahan kami adalah suatu beban yang berat ? Selama mempersiapkan pernikahan kami, aku tidak pernah melihatnya tertawa seperti itu, tawa yang sangat tulus dan sangat bahagia seperti sekarang ini. Rasa bersalah kembali menggelayuti benakku sampai terbesit di fikiranku untuk membatalkan pernikahan kami. Apalah arti dari sebuah pernikahan bila salah satu dari kami tidak tulus untuk menjalani hal itu.

1111.jpg

“ Tuan muda Cho, mari saya bantu untuk menutupnya.” Kulihat seorang pemuda lain mengulurkan tangannya untuk membantu Kyuhyun untuk menutup payung tersebut. Tetapi entah mengapa dapat kulihat dengan jelas bahwa pemuda itu mempunyai maksud lain kepada Kyuhyun, dia ingin menarik perhatian dari Kyuhyun, itu menurut pemikiranku. Mengapa tunanganku begitu menarik sampai semua pemuda selalu menghampirinya dan tertarik kepadanya ? Kulihat dia membantu menutup payung tersebut dan menaruhnya di tempat yang disuruh oleh pria yang lainnya. Tak berapa lama kemudian, Kyuhyun mencoba mengangkat keranjang yang berisi udang segar yang tadi ditunjuk oleh umma Kibum. Dan sekali lagi, pemuda itu mendekati Kyuhyun.

“ Mari kubantu, keranjang itu terlihat berat untukmu.” ujarnya sembari mengangkat keranjang tersebut.

“ Tidak perlu,Changmin-ssi. Aku dapat melakukannya sendiri.” ucap Kyuhyun dengan perlahan. Namun Kyuhyun tak dapat menolaknya, karena sepertinya beban itu terlalu berat untuknya. Melihatnya berjalan beriringan dengan pemuda itu, membuat hatiku panas. Aku pun berjalan dengan cepat untuk menghampiri mereka berdua. Selang beberapa meter dari mereka berdua, saat Kyuhyun meletakan keranjang tersebut, kulihat Kyuhyun tersandung batu didekatnya sehingga membuatnya terjatuh dengan keras. Dasar pemuda bodoh ! Mengapa kau diam saja melihatnya terjatuh seperti itu ? Apa saja yang kau lakukan disamping sedari tadi ? Mengapa kau tidak menangkap tubuhnya sebelum dia terjatuh. Pemuda itu benar-benar bodoh! Aku merutuki semua kebodohan pemuda tersebut karena melihatnya tidak melakukan apapun melihat Kyuhyun terjatuh.

SIWON POV END

AUTHOR POV

“ Kau tak apa tuan Cho ?” tanya Changmin kepada Kyuhyun yang berada didepannya.

“ Aku tidak apa-apa Changmin ssi. Panggil aku Kyuhyun, bukankah sudah kubilang sedari kemarin.” ujar Kyuhyun dengan nada kesal. Kyuhyun pun mencoba berdiri dari posisinya.

“ Auch!!” rintih Kyuhyun. Changmin pun menghampiri Kyuhyun dan berjongkok didepan Kyuhyun.

“ Ada apa Kyuhyun ssi ? Apakah ada yang sakit ?” tanyanya sembari melihat Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum tipis dan mengusap pergelangan kakinya.

“ Sepertinya pergelangan kakiku terkilir.” ujar Kyuhyun sembari meringis menahan sakit di kakinya.

“ Ah begitu. Bagaimana kalau aku akan menggendong mu hingga ke …” ucapan Changmin terputus saat dengan sigap Siwon menggendong tubuh tunangannya tersebut dan perlakuan itu sukses membuat Kyuhyun terkejut hingga membulatkan matanya. Kyuhyun tidak percaya sekaligus merasa sangat malu karena ditemukan oleh Siwon ditempat tersebut. Dia pun menundukan wajahnya dengan cepat tanpa berani memandang wajah milik Siwon. Siwon yang melihat reaksi dari tunangannya itu hanya dapat tersenyum miris.

“ Biar saya saja yang membawa Kyuhyun. Terimakasih sudah membantunya, saya permisi.” ujar Siwon dengan nada dingin dan sedikit membungkuk kepada Changmin dengan membawa Kyuhyun dalam dekapannya. Siwon tidak berbicara sedikitpun kepada Kyuhyun. Masih banyak pemikiran lain yang menyelimuti otaknya karena melihat Kyuhyun yang terus merundukan kepalanya tanpa mau menatap wajahnya sedikitpun. Dia pun terus berjalan menuju rumah keluarga Kim.

“ Selamat sore. Appa umma.” ucap Siwon memberikan salam kepada keluarga Kim yang sedang siuk mempersiapkan segala sesuatu untuk festival malam nanti. Keluarga Kim pun menoleh kearah Siwon dan berjalan menghampirinya.

“ Oh, Siwon ah. Sejak kapan kau datang ? EH ? Kyuhyun-ah, ada apa denganmu ? Ayo bawa dia masuk Siwon ah.” tanya umma Kim sembari melihat Kyuhyun dengan wajah terkejutnya. Siwon pun membungkukan tubuhnya dan berjalan memasuki rumah keluarga Kim.

“ Kyuhyun hanya sedikit terkilir umma, tidak perlu khawatir. Hnn apakah ada kamar yang dapat dipakai umma ? Karena kaki kyuhyun harus segera dikompres sebelum semakin membengkak.” ujar Siwon dengan nada sopan dan sesekali melihat kearah Kyuhyun. Kyuhyun hanya terdiam dan tetap merundukan kepalanya tanpa berkata apapun.

“ Ah, seperti itu. Lebih baik kalian gunakan saja kamar Kibum yang berada dilantai 2, kamar itu dapat digunakan untuk kalian.” ujar appa Kim sembari menunjuk pintu berwarna coklat. Siwon pun menganggukan kepala dan sedikit membungkuk kemudian beranjak menuju kamar yang ditunjuk oleh appa Kim. Siwon pun berjalan dengan cepat memasuki kamar tersebut dan mendudukan Kyuhyun secara perlahan diatas tempat tidur. Siwon pun berjalan keluar dari kamar dan mengambil tempat berisi air es dan washlap yang diberikan oleh umma Kim. Kemudian Siwon masuk kembali kekamar tersebut dan mendudukan diri tepat dibawah kaki Kyuhyun. Dengan cekatan Siwon mengompres kaki Kyuhyun secara perlahan-lahan.

“ Auch!” ringis Kyuhyun sembari menggigit bibirnya.

“ Tahanlah sebentar kyu. Ini sedikit sakit namun ini akan mencegah kakimu menjadi bengkak.” ujar Siwon yang focus mengompres kaki Kyuhyun. Kyuhyun terdiam menatap pemuda yang sudah 3 minggu tidak dilihat oleh nya. 3 minggu tidak bertemu dan mendengar suara miliknya memunculkan rasa rindu yang membuncah pada dirinya. Tetapi perasaan bersalah yang besar karena pelariannya masih menyelimuti dirinya. Ketakutan dan kegelisahan berkecamuk didalam fikirannya saat ini.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUE

Or

END ?

.

.

.

.

.

Please, Don’t be a silent reader

 

Note     : Maaf cerita semakin membosankan ,pendek dan tidak menarik.  Maklumi saja karena masih belajar.